Anda di halaman 1dari 3

SOAL UJIAN AKHIR SEMESTER

MATA KULIAH : LOGISTIK DAN FARMASI


DOSEN : Dr. JAMMALUDIN., MARS

1. Sebutkan berbagai pengertian mutu yang lazim


Pengertian Mutu Menurut Phillip B. Crosby
Mutu adalah confermance to requirement, yaitu sesuai dengan yang diisyaratkan. Suatu
produk memiliki mutu apabila sesuai dengan yang standar atau kriteria mutu yang telah
ditentukan, standar mutu tersebut meliputi bahan baku proses produks dan produksi jadi.
Pengertian Mutu Menurut Edwards Deming
Mutu adalah kesesuaian dengan kebutuhan pasar atau konsumen. Perusahaan yang
bermutu adalah perusahaan yang menguasai pangsa pasar karena hasil produksinya sesuai
dengan kebutuhan konsumen, sehingga menimbulkan kepuasan konsumen. Jika
konsumen merasa puas, maka mereka akan setia membeli produk perusahaan tersebut
baik berupa barang maupun jasa.
Pengertian Mutu Menurut Feigenbaum
Mutu adalah kepuasan pelanggan sepenuhnya (full customer satisfaction). Suatu
produk dianggap bermutu apabila dapat memberikan kepuasan sepenuhnya kepada
konsumen, yaitu sesuai dengan harapan konsumen atas produk yang dihasilkan
perusahaan.
Pengertian Mutu Menurut Gravi dan Davis
Mutu adalah suatu kondisi dinamis yang berhubungan dengan produk, tenaga kerja,
proses dan tugas serta lingkungan yang memenuhi atau melebihi harapan pelanggan.
Perubahan mutu produk tersebut memerlukan peningkatan atau perubahan keterampilan
tenaga kerja, proses produksi, dan tugas serta perubahan lingkungan perusahaan agar
produk dapat memenuhi dan melebihi harapan konsumen.

2. jelaskan bagaimana kegiatan pembelian logistik di rumah sakit dapat mempengaruhi


mutu jasa layanan kesehatan di Rumah Sakit tersebut
Kegiatan logistik sangat penting dalam menunjang kegiatan
pengadaan barang atau j a s a d a n p i h a k p e r u s a h a a n a t a u o r g a n i s a s i t i d a k
m a m p u m e n g o p t i m a l k a n p e m a n f a a t a n sumberdaya yang dimiliki, secara umum
kegitan logistik memiliki tujuan, yaitu:
a. Tujuan operasional: agar tersedia barang serta bahan dala mjumlah yang
tepat dan mutu yang memadai.
b. T u j u a n k e u a n g a n : d a p a t m e l a k s a n a k a n t u j u a n o p e r a s i o n a l d e n g a n
b i a ya p a l i n g r e n d a h .
c. Tujuan pengamanan: agar persediaan tidak terganggu oleh kerusakan,
pemborosan, penggunaan tanpa hak, pencurian, dan penyusutan yang tidak wajar
lainnya.
Dalam menjalankan suatu perusahaan atau organisasi tidak dapat
melepaskan peran logistik. Dua alasan utama mengapa logistik diperlukan dalam
menjalankan usaha :
a. Barang dan jasa sangat dibutuhkan oleh unit
o p e r a s i o n a l u n t u k m e n d u k u n g kegiatan operasionalnya, yang dapat
diwujudkan melalui kegiatan logistik.
b. Logistik memberikan multiplier effect bagi efisiensi dan efektivitas dalam
rangka pencapaian tujuan perusahaan. Kegiatan logistik mempengaruhi
efesiensi kegiatan u n i t t e r t e n t u d a l a m l e m b a g a u s a h a d a n e f e s i e n s i
p e r u s a h a a n d a n a k h i r n ya a k a n menentukan sejauh mana kemampuan
perusahaan untuk mendapatkan keuntungan bagi pengembangan usaha dan
kemakmuran pemilik perusahaan.

Rumah sakit merupakan suatu usaha yang melakukan produksi jasa sehingga logistik dalam
rumah sakit bukan logistik pendistribusian barang, tetapi hanya menyangkut manajemen
persediaan bahan barang serta peralatan yang dibutuhkan untuk memproduksi jasa tersebut.
Logistik dalam rumah sakit bermula dari perolehan (procurement) dan berakhir dengan
dokumen penuh dari usaha pembedahan dan pengobatan. Sehingga dapat dikatakan bahwa
manajemen logistik dalam lingkungan rumah sakit adalah suatu proses pengolahan secara
strtegis terhadap pengadaan, penyimpanan, pendistribusian, serta pemantauan persediaan
barang (stock, material, supplies, inventory, etc) yang diperlukan bagi produksi jasa rumah
sakit.

3. sebutkan 2 jenis biaya kegagalan internal dan eksternal yang paling merugikan rumah
sakit, jelaskan dengan menggunakan contoh
Biaya gagal internal
Biaya ini timbul karena produk dan jasa tidak sesuai dengan spesifikasi atau kebutuhan
pelanggan. Ketidaksesuaian ini dideteksi sebelum produk dan jasa dikirimkan ke pihak
luar. Biaya-biaya ini tidak ada jika barang cacat tidak ada.
Biaya gagal eksternal.
Biaya ini timbul karena produk dan jasa gagal memenuhi persyaratan atau memenuhi
kebutuhan pelanggan setelah dikirim ke pelanggan. Dari semua biaya, kategori ini
merupakan biaya yang paling menghancurkan perusahaan. Seperti halnya biaya gagal
internal, biaya ini tidak akan timbul jika tidak ada barang cacat.

4. Apa yang dimaksud dengan


a. Bill of materials Bill of Material (BOM) adalah definisi produk akhir yang terdiri dari
daftar item, bahan, atau material yang dibutuhkan untuk merakit, mencampur atau
memproduksi produk akhir.
b. product life cycle Siklus hidup produk (bahasa Inggris: Product life cycle) adalah
siklus suatu produk/ organisasi dengan tahapan-tahapan proses perjalanan hidupnya
mulai dari peluncuran awal (soft launching), peluncuran resmi (grand launching),
perubahan dari target awal, lalu mulai berjuang dan berkompetisi dengan produk-
produk yang sejenis, hingga melewati persaingan dan kompetisi produk memiliki
tingkat penerimaan/ penjualan/ distribusi yang luas dan tersebar. Setelah mencapai
puncaknya maka produk akan turun dengan alamiah. Perubahan citra produk/
organisasi lalu dilakukan untuk mendukung inovasi dan menghindari penurunan
drastis akibat kejenuhan produk. Jangka waktu titik jenuh tidak saja ditentukan dari
jenis produk tetapi bisa dilihat menggunakan indikator seperti penjualan produk,
komplain yang tidak tertangani, distribusi dll.

c. master production Master Production Schedule atau Jadwal Induk Produksi adalah
perencanaan produksi jangka pendek pada suatu perusahaan yang berisi tentang
rencana menyeluruh serta perinciannya dalam menghasilkan produk akhir (produk
jadi). Dalam Jadwal Induk Produksi juga memuat prioritas model produk yang akan
diproduksi, jadwal pembelian bahan-bahan produksi, jadwal pelaksanaan proses
produksi dan jadwal kerja karyawan serta jadwal operasional mesin. Jadwal Induk
Produksi ini juga bermanfaat dalam merencanakan kapasitas produksi dan kebutuhan
material untuk aktivitas produksi.

5. Jelaskan dalam pengadaan barang dan jasa


a. KPA/ PA Pengguna anggaran adalah pejabat pemegang kewenangan penggunaan
anggaran Kementerian Negara/Lembaga/Satuan Kerja Perangkat Daerah atau Pejabat
yang disamakan pada Institusi Pengguna APBN/APBD, sedangkan Kuasa Pengguna
Anggaran adalah adalah pejabat yang ditetapkan oleh PA untuk menggunakan APBN
atau ditetapkan oleh Kepala Daerah untuk menggunakan APBD.
b. PPK Pejabat Pembuat Komitmen adalah pejabat yang diangkat oleh Pengguna
Anggaran/Kuasa Pengguna Anggaran sebagai pemilik pekerjaan, yang bertanggung
jawab atas pelaksanaan pengadaan barang/jasa.
c. ULP Unit Layanan Pengadaan (ULP) adalah unit yang dibentuk oleh
Menteri/Pimpinan Lembaga/Kepala Daerah/Pimpinan Institusi yang dapat
memberikan pelayanan dan pembinaan dibidang Pengadaaan Barang/Jasa.