Anda di halaman 1dari 3

KERANGKA ACUAN, METODE, INSTRUMEN ANALISIS KEBUTUHAN

MASYARAKAT/ SASARAN KEGIATAN UKM

A. Pendahuluan

Dalam upaya meningkatkan derajat kesehatan masyarakat maka kegiatan Upaya


Kesehatan Masyarakat diharapkan dapat bermutu dan mempunyai kinerja yang baik dengan
memperhatikan kebutuhan dan harapan masyarakat. Masyarakat menjadi fokus utama dalam
penyelenggaraan kegiatan karena masyarakat membutuhkan pelayanan kesehatan tidak saja
hanya pada saat sakit, tetapi saat tidak sakit juga sangat membutuhkan agar terhindar dari
paparan penyakit.

Untuk dapat menggali kebutuhan dan harapan masyarakat maka harus ada mekanisme
guna menggali kebutuhan dan harapan masyarakat tersebut. Terpenuhinya kebutuhan, harapan
dan penilaian masyarakat terhadap kinerja dan manfaat kegiatan UKM yang diberikan akan
menghasilkan kepuasan. Setiap pelanggan dalam hal ini masyarakat memiliki standar
pembanding untuk menilai kinerja kegiatan UKM yang diterimanya.

Hasil penilaian tersebut menunjukkan persepsi apakah kebutuhan dan harapan dipenuhi
atau tidak, yang akan menghasilkan kepuasan atau ketidakpuasan. Hal ini akan menentukan
apakah kegiatan UKM yang dilaksanakan bermanfaat atau malah mereka akan mengajukan
komplain dan mengajukan complain tersebut tidak pada waktu dan tempat yang tepat. Semua
itu akan berpengaruh terhadap eksistensi Puskesmas I Mendoyo dalam melaksanakan kegiatan
UKM.

B. Latar Belakang

Semakin tingginya kebutuhan masyarakat terhadap pelayanan kesehatan membawa


konsekuensi bagi puskesmas untuk meningkatkan sistem manajemen pelayanan puskesmas yang
baik. Oleh sebab itu puskesmas harus bisa memberikan pelayanan yang berkualitas seperti cepat
dan akurat. Selain itu harus dapat menjamin terhadap keselamatan, keamanan dan kenyamaan
pasien.

Melihat data yang ada, kunjungan masyarakat ke Puskesmas I Mendoyo dari tahun ke
tahun selalu mengalami peningkatan. Pada tahun 2016, kunjungan masyarakat ke Puskesmas I
Mendoyo sebesar 29.529. Angka ini meningkat dibanding tahun 2015 sebanyak 28.335. Oleh
karena itu kami yakin bahwa masyarakat akan tetap dapat memanfaatkan pelayanan yang
diberikan puskesmas.
Pukesmas sebagai penyedia pelayanan kesehatan dasar perlu menetapkan jenis-jenis
pelayanan yang disediakan bagi masyarakat sesuai dengan kebutuhan masyarakat dan
permasalahan kesehatan yang ada di wilayah kerjanya dengan mendapatkan masukan dari
masyarakat melalui proses pemberdayaan masyarakat.

C. Tujuan

Tujuan umum:
Untuk mengetahui kebutuhan dan harapan masyarakat terhadap pelayanan puskesmas
Tujuan khusus:
1. Mengidentifikasi kebutuhan masyarakat
2. Mengetahui umpan balik tentang mutu pelayanan
3. Mengetahui umpan balik kinerja pelayanan
4. Mengetahui umpan balik tentang kepuasan pelayanan puskesmas

D. Kegiatan Pokok dan Rincian

Kegiatan pokok : mengidentifikasi kebutuhan masyarakat tentang pelayanan kesehatan

Rincian kegiatan :

1. Menentukan instrument yang digunakan untuk menganalisa kebutuhan dan harapan


masyarakat / sasaran program terhadap kegiatan program yaitu dengan kuesioner
2. Pembuatan kuesioner
3. Mengidentifikasi kebutuhan dan harapan masyarakat dengan kuesioner

4. Menganalisa hasil identifikasi


5. Merencanakan tindaklanjut/kegiatan program

6. Pelaksanaan kegiatan program

E. Cara melaksanakan kegiatan

1. Metode yang digunakan dalam identifikasi kebutuhan masyarakat terhadap program


UKM adalah dengan melakukan survei dengan instrument yang sudah disusun oleh tim
UKM
2. Hasil survei di analisa menggunakan metode USG :
U : Urgensi
S : Seriusnest
G : Growth
Hasil analisis dibuat prioritas kegiatan sesuai dengan hasil USG.
3. Hasil analisa dituangkan dalam RUK
F. Sasaran
Sasaran kegiatan identifikasi kebutuhan masyarakat adalah aparat desa, ketua PKK dan
tokoh masyarakat.

G. Jadwal Pelaksanaan Kegiatan

No Kegiatan Des Jan Peb Mar Apr Mei Jun Jul Agst Sept Okt Nop

16 17 17 17 17 17 17 17 17 17 17 17

1. Menyiapkan X

Istrumen

2 Melaksakan X
survai

3 Analisa hasil x
survai

4 Menuangkan x
hasil analias
ke RUK

H. Pencatatan , Pelaporan dan Evaluasi Kegiatan

Dokumentasi yang diperlukan dalam kegiatan ini adalah:

Kerangka acuan survei.


Bukti pelaksanaan survei.
Hasil survei.
SOP tentang cara mendapatkan umpan balik.
Pelaporan kegiatan ini dilakukan ketika telah selesai melakukan kegiatan. Laporan dibuat
oleh tim survei kemudian dilaporkan kepada Kepala Puskesmas. Evaluasi dilakukan setelah
selesai kegiatan.