Anda di halaman 1dari 11

MATRIKS PEMANTAUAN 2014

TABEL 5.4. MATRIKS PEMANTAUAN LINGKUNGAN HIDUP

UPAYA PEMANTAUAN
DAMPAK LINGKUNGAN
NO. SUMBER TINDAKAN
YANG HARUS DIPANTAU TOLOK UKUR
DAMPAK LOKASI HASIL YANG PERBAIKAN
SERTA PARAMETERNYA CARA/TEKNIK MEMANTAU
PEMANTAUAN DICAPAI PEMANTAUAN
(jika diperlukan)
A. OPERASIONAL
a. Rekrutmen Tenaga Kerja
1. Terbukanya Rekrutmen Jumlah Metode pengumpulan dan analisis data : Areal Cukup baik, Tidak ada
kesempatan kerja dan Tenaga Kerja persentase tenaga Metode pengumpulan data berupa observasi dan pergudangan PT. sebagian besar
Bangka Alam
berusaha kerja yang diserap wawancara dengan masyarakat sekitar Kelurahan Dul tenaga kerja di
Sejahtera dan
dalam kegiatan serta melalui data sekunder dalam hal ini data dari pemukiman PT. Bangka Alam
Gudang PT. Badan Pusat Statistik (Kecamatan Pangkalan Baru penduduk Sejahteran
Bangka Alam Dalam Angka). Kelurahan Dul menggunakan
Sejahtera. Metode analisis yang digunakan adalah analisis hingga kecamatan tenaga kerja dari
kuantitatif Pangkalan Baru.
masyarakat
Jangka waktu pemantauan dilakukan saat rekrutmen
karyawan, atau sebelum tahap operasional sekitar lokasi
berlangsung kegiatan.

b. Pengangkutan Barang-barang Sembako dan Lada


1. Peningkatan PAD Pengadaan Nilai nominal Metode pengumpulan data dilakukan dengan Areal Cukup baik, pajak Tidak ada
Barang- dan persentase pengumpulan data sekunder (literatur) dan laporan pergudangan PT. dan retribusi dari
barang sumbangan data keuangan. Bangka Alam pengadaan
pemrakarsa Metode analisis yang digunakan adalah deskriptif
sembako Sejahtera. barang-arang
dalam bentuk berupa tabulasi dan frekwensi.
pajak, retribusi, Kegiatan pemantauan dilakukan selama kegiatan sembako
dan iuran operasional berlangsung dengan frekuensi 1 kali dalam langsung dibayar
terhadap 6 bulan. kegiatan gudang
peningkatan sembako dan
Pendapatan lada PT. Bangka
Negara Alam Sejahtera
sesuai dengan
peraturan
Perundang-
undangan yang

DPLH- GUDANG SEMBAKO DAN LADA PT. BANGKA ALAM SEJAHTERA V - 19


MATRIKS PEMANTAUAN 2014

UPAYA PEMANTAUAN
DAMPAK LINGKUNGAN
NO. SUMBER TINDAKAN
YANG HARUS DIPANTAU TOLOK UKUR
DAMPAK LOKASI HASIL YANG PERBAIKAN
SERTA PARAMETERNYA CARA/TEKNIK MEMANTAU
PEMANTAUAN DICAPAI PEMANTAUAN
(jika diperlukan)
ada.

2. Penurunan Kualitas Lalu Lintas Tingkat Metode pengumpulan data Areal gudang Pemantauan Perlu
Udara kedaraan partikulat debu Metode pengumpulan data dilakukan dengan sembako dan yang dilakukan pemantauan yang
pegangkut dan kebauan pengukuran langsung secara in situ di lapangan lada PT. Bangka cukup baik, tidak intensif terhadap
yang menyebar Alam Sejahtera menimbulkan upaya
barang- dengan menggunakan gas sampler.
di sekitar lokasi di badan jalan pencemaran pengelolaan
barang kegiatan. Metode analisis data: raya di sekitar udara dan tidak sumber dampak
sembako dan Udara ambien dianalisis di laboratorium dan pemukiman ada keresahan pencemaran
lada dibandingkan dengan baku mutu udara, yaitu penduduk yang sosial masyarakat udara dan untuk
Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor terdekat dengan sekitar lokasi memastikan
41 tahun 1999 tentang Pengendalian Pencemaran areal gudang kegiatan. tingkat
Udara, kemudian dilakukan tabulasi data. sembako dan pencemaran
Jangka waktu pemantauan dilakukan selama lada PT. Bangka udara yang dapat
kegiatan operasional berlangsung, dengan frekuensi Alam Sejahtera. dilakukan dengan
pemantauan setiap 1 kali dalam 6 bulan. pengukuran
kualitas udara
ambien
(menggunakan
gas sampler)
secara in-situ dan
pengambilan
sampel serta uji
laboratorium
terhadap
parameter-
parameter
kualitas udara
ambien. Dan data
partikel debu
sebagai
komponen
perusak kualitas
udara Kemudian
DPLH- GUDANG SEMBAKO DAN LADA PT. BANGKA ALAM SEJAHTERA V - 20
MATRIKS PEMANTAUAN 2014

UPAYA PEMANTAUAN
DAMPAK LINGKUNGAN
NO. SUMBER TINDAKAN
YANG HARUS DIPANTAU TOLOK UKUR
DAMPAK LOKASI HASIL YANG PERBAIKAN
SERTA PARAMETERNYA CARA/TEKNIK MEMANTAU
PEMANTAUAN DICAPAI PEMANTAUAN
(jika diperlukan)
dibandingkan
dengan baku
mutu udara, yaitu
Peraturan
Pemerintah
Republik
Indonesia Nomor
41 Tahun 1999
tentang Baku
Mutu Ambien
Kualitas Udara,
SO2 dengan baku
mutu 900 g/m3,
NO2 dengan baku
mutu 400 g/m3,
CO dengan baku
mutu 30.000
g/m3, dan TSP
dengan baku
mutu 230 g/m3.

3. Peningkatan Lalu lintas Intensitas Metode pengumpulan data dengan melakukan Lokasi Pemantauan yang Perlu
Kebisingan kendaraan kebisingan di pengukuran dan pengambilan sampel secara langsung pemantauan dilakukan cukup pemantauan
pengangkut lokasi kegiatan di lapangan menggunakan sound level meter. lingkungan yaitu baik, tidak lebih intensif
gudang sembako Metode analisis data dengan pentabulasian data menimbulkan
barang- lokasi kegiatan terhadap upaya
dan lada PT. kemudian dianalisis secara kuantitatif-deskriptif sesuai kebisingan yang
barang Bangka Alam dengan Keputusan Menteri Lingkungan Hidup Nomor gudang sembako berlebihan dan pengelolaan
sembako dan sejahtera 48 Tahun 1996 tentang Baku Mutu Tingkat Kebisingan. dan lada PT. tidak ada yang telah
lada Jangka waktu pemantauan dilakukan selama kegiatan Bangka Alam keresahan sosial dilakukan
operasional berlangsung, dengan frekuensi pemantauan Sejahtera. akibat kegiatan gudang sembako
setiap 1 kali dalam 6 bulan. gudang sembako dan lada PT.
dan lada PT. Bangka Alam
Bangka Alam
Sejahtera dan
Sejahtera.

DPLH- GUDANG SEMBAKO DAN LADA PT. BANGKA ALAM SEJAHTERA V - 21


MATRIKS PEMANTAUAN 2014

UPAYA PEMANTAUAN
DAMPAK LINGKUNGAN
NO. SUMBER TINDAKAN
YANG HARUS DIPANTAU TOLOK UKUR
DAMPAK LOKASI HASIL YANG PERBAIKAN
SERTA PARAMETERNYA CARA/TEKNIK MEMANTAU
PEMANTAUAN DICAPAI PEMANTAUAN
(jika diperlukan)
untuk
memastikan
tingkat
kebisingan bisa
dilakukan
dengan cara
pengukuran dan
pengambilan
sampel secara
langsung di
lapangan
menggunakan
sound level
meter, kemudian
dianalisis secara
kuantitatif-
deskriptif sesuai
dengan
Keputusan
Menteri
Lingkungan
Hidup Nomor 48
Tahun 1996
tentang Baku
Mutu Tingkat
Kebisingan.

DPLH- GUDANG SEMBAKO DAN LADA PT. BANGKA ALAM SEJAHTERA V - 22


MATRIKS PEMANTAUAN 2014

UPAYA PEMANTAUAN
DAMPAK LINGKUNGAN
NO. SUMBER TINDAKAN
YANG HARUS DIPANTAU TOLOK UKUR
DAMPAK LOKASI HASIL YANG PERBAIKAN
SERTA PARAMETERNYA CARA/TEKNIK MEMANTAU
PEMANTAUAN DICAPAI PEMANTAUAN
(jika diperlukan)

4. Gangguan Kelancaran Proses Tingkat Pemantauan program pengelolaan lingkungan Lokasi Pemantauan Perlu
Lalulintas pengangkutan kepadatan dilaksanakan dengan cara memastikan bahwa pekerja pemantauan yang dilakukan pemantauan
barang-barang lalulintas di melakukan jadwal jam kerja dan aturan lalulintas lingkungan yaitu cukup baik, tidak yang intensif
sekitar lokasi
sembako dan sesuai dengan prosedur yang telah ditentukan. di sekitar kegiatan ada gangguan terhadap upaya
gudang
lada sembako dan Jangka waktu pemantauan dilakukan selama kegiatan gudang sembako lalulintas di jalan pengelolaan
lada PT. operasional berlangsung, dengan frekuensi dan lada PT. sekitar lokasi sumber dampak
Bangka Alam pemantauan setiap 1 kali dalam 6 bulan Bangka Alam kegiatan dan sehingga tidak
Sejahtera. Sejahtera. tidak ada menimbulkan
Ketersediaan keresahan sosial gangguan
rambu di lingkungan lalulintas di jalan
lalulintas
masyarakat sekitar lokasi.
pengatur
operasional sekitar lokasi
kendaraan kegiatan.
pengangkut
barang-
barang
sembako dan
lada.

5. Gangguan kesehatan Proses Jumlah Metode pengumpulan data dilakukan dengan Pemantauan Cukup baik Perlu
dan keselamatan kerja pengangkuta insiden melakukan observasi langsung dan data rekapitulasi lingkungan pemantauan
n barang- kecelakaan data kuantitatif kecelakaan kerja. dilaksanakan di yang lebih
dan intensif
barang
gangguan Metode analisis yang digunakan adalah deskriptif sekitar kegiatan
terhadap upaya
sembako dan gudang sembako
kesehatan berupa tabulasi dan frekwensi. pengelolaan
lada akibat kerja dan lada PT. sumber dampak
yang terjadi Jangka waktu pemantauan dilakukan selama kegiatan Bangka Alam Keselamatan
selama operasional berlangsung, dengan frekuensi Sejahtera. dan Kesehatan
kegiatan pemantauan setiap 1 kali dalam 6 bulan. Kerja (K3)
operasional karyawan.
berlangsung
DPLH- GUDANG SEMBAKO DAN LADA PT. BANGKA ALAM SEJAHTERA V - 23
MATRIKS PEMANTAUAN 2014

UPAYA PEMANTAUAN
DAMPAK LINGKUNGAN
NO. SUMBER TINDAKAN
YANG HARUS DIPANTAU TOLOK UKUR
DAMPAK LOKASI HASIL YANG PERBAIKAN
SERTA PARAMETERNYA CARA/TEKNIK MEMANTAU
PEMANTAUAN DICAPAI PEMANTAUAN
(jika diperlukan)
.
Standar
Operating
Prosedur
(SOP) yang
ditetapkan
oleh oleh
pihak
perusahaan.
Tingkat
kedisiplinan
pekerja
dalam
penggunaan
alat
keselamata
n dan
kesehatan
kerja (K3)
yang sesuai
dengan
Standar
Operating
Prosedur
(SOP).

c. Penampungan Barang-barang sembako dan lada

1. Timbulan Limbah Pembelian Banyaknya Parameter yang dipantau adalah tingkat kebersihan Lokasi Cukup baik Perlu
Padat barang- volume Limbah lingkungan yang berkorelasi dengan volume limbah pemantauan pemantauan
barang yang padat yang padat atau sampah. lingkungan yaitu yang lebih
dilakukan PT. dihasilkan oleh Gudang Sembako intensif
DPLH- GUDANG SEMBAKO DAN LADA PT. BANGKA ALAM SEJAHTERA V - 24
MATRIKS PEMANTAUAN 2014

UPAYA PEMANTAUAN
DAMPAK LINGKUNGAN
NO. SUMBER TINDAKAN
YANG HARUS DIPANTAU TOLOK UKUR
DAMPAK LOKASI HASIL YANG PERBAIKAN
SERTA PARAMETERNYA CARA/TEKNIK MEMANTAU
PEMANTAUAN DICAPAI PEMANTAUAN
(jika diperlukan)
Bangka Alam kegiatan gudang Jangka waktu pemantauan dilakukan selama kegiatan dan Lada PT. terhadap upaya
Sejahtera dari Sembako dan operasional berlangsung, dengan frekuensi Bangka Alam pengelolaan
Pabrik Lada PT. Bangka Sejahtera sumber dampak
pemantauan setiap 1 kali dalam 6 bulan.
barang- Alam Sejahtera. Limbah Padat
barang akibat dari
sembako penampungan
yang berasal atau
dari luar penyimanan
Pulau Bangka barang-barang
(Jakarta) yang sembako dan
kemudian lada di gudang.
dikirim
mengunakan
mobil
container
serta
pembelian
lada dari
pengumpul
atau
masyarakat
yang
kemudian
ditampung/di
simpan dalam
gudang akan
menimbulkan
dampak yaitu
timbulan
limbah padat.

d. Penggunaan listrik, air bersih, dan genset

DPLH- GUDANG SEMBAKO DAN LADA PT. BANGKA ALAM SEJAHTERA V - 25


MATRIKS PEMANTAUAN 2014

UPAYA PEMANTAUAN
DAMPAK LINGKUNGAN
NO. SUMBER TINDAKAN
YANG HARUS DIPANTAU TOLOK UKUR
DAMPAK LOKASI HASIL YANG PERBAIKAN
SERTA PARAMETERNYA CARA/TEKNIK MEMANTAU
PEMANTAUAN DICAPAI PEMANTAUAN
(jika diperlukan)

1. Penggunaan listrik Penggunaan, Parameter yang Metode pengumpulan data berupa observasi Lokasi Cukup baik, tidak Perlu
Perawatan dan dipantau adalah secara langsung. pemantauan menimbulkan pemantauan
Pemeliharaan spesifikasi Metode analisis data yang digunakan adalah deskriptif lingkungan yaitu terjadinya yang intensif
penggunaan berupa tabulasi persentase dan frekwensi. di sekitar konsleting listrik terhadap
material Jangka waktu pemantauan dilakukan selama kegiatan kegiatan gudang pada areal kegiatan
instalasi listrik, sembako dan gudang sembako operasional
operasional berlangsung, dengan frekuensi
teknik lada PT. Bangka dan gudang PT. Peralatan listrik
pemantauan setiap 1 kali dalam 6 bulan.
pemasangan Alam Sejahtera. Bangka Alam dan memastikan
instalasi listrik, Sejahtera. semua
dan alat peralatan listrik
pemadam sudah terpasang
kebakaran. sesuai dengan
SOP.

2. Penggunaan Genset Sumber Parameter yang Memantau kondisi penampungan oli bekas (drum yang Lokasi Cukup baik, tidak Perlu
dan air bersih yang dampak dipantau adalah digunakan untuk menampung oli bekas) dari kegiatan pemantauan menimbulkan pemantauan
menyebabkan berasal dari parameter fisik penanganan limbah. yaitu di lokasi kelurahan yang intensif
penurunan kualitas air kegiatan MCK dan kimia Memantau kondisi fisik tangki penyimpan bahan bakar sekitar kegiatan masyarakat terhadap
permukaan di gudang meliputi kadar minyak solar. gudang sembako sekitarnya kegiatan
sembako dan TSS, pH dan Memantau kondisi fisik kolam penampungan air limbah. dan lada PT. terhadap operasional
lada PT. jumlah debit air Memantau kondisi septicktank yang digunakan untuk Bangka Alam pencemaran pemeliharaan
Bangka Alam dari masing- menampung limbah domestik. Sejahtera. perairan dan perawatan
Sejahtera masing Memantau kondisi Tempat Penampungan Sementara sekitarnya. dan untuk
serta peralatan dan (TPS) sampah yang digunakan oleh kegiatan gudang memastikan
Penggunaan mesin penghasil sembako dan lada PT. Bangka Alam Sejahtera. pengaruh
,perawatan limbah serta Jangka waktu pemantauan dilakukan selama kegiatan terhadap
dan debit limbah operasional berlangsung, dengan frekuensi pemantauan pencemaran air
pemeliharaan yang mengalir setiap 1 kali dalam 6 bulan. dapat dilakukan
genset. pada rawa . pengambilan
sampel (air
permukaan)

DPLH- GUDANG SEMBAKO DAN LADA PT. BANGKA ALAM SEJAHTERA V - 26


MATRIKS PEMANTAUAN 2014

UPAYA PEMANTAUAN
DAMPAK LINGKUNGAN
NO. SUMBER TINDAKAN
YANG HARUS DIPANTAU TOLOK UKUR
DAMPAK LOKASI HASIL YANG PERBAIKAN
SERTA PARAMETERNYA CARA/TEKNIK MEMANTAU
PEMANTAUAN DICAPAI PEMANTAUAN
(jika diperlukan)
dan dilakukan
tes
laboratorium
terhadap
parameter fisik,
kimia dan
mikrobiologis
sesuai dengan
Peraturan
Pemerintah
Republik
Indonesia No.
82 Tahun 2001
tentang
Pengelolaan
Kualitas Air dan
Pengendalian
Pencemaran
Air.

B. PASCA OPERASIONAL
a. Pemutusan Hubungan Kerja (PHK)

1. Hilangnya Pemutusan Jumlah Metode pengumpulan data berupa observasi dan Lokasi Tidak ada
Kesempatan kerja Hubungan persentase wawancara dengan karyawan yang akan di PHK. pemantauan
Kerja (PHK) tenaga kerja Metode analisis yang digunakan adalah analisis yaitu di
kuantitatif. lingkungan yang
yang akan di
Kegiatan pemantauan dilakukan selama kegiatan mencakup semua
PHK. Selain itu pemutusan hubungan kerja (PHK) kegiatan yang
adanya dilakukan oleh
kompensasi atas Kegiatan Gudang
kegiatan Sembako dan
Pemutusan Lada PT. Bangka

DPLH- GUDANG SEMBAKO DAN LADA PT. BANGKA ALAM SEJAHTERA V - 27


MATRIKS PEMANTAUAN 2014

UPAYA PEMANTAUAN
DAMPAK LINGKUNGAN
NO. SUMBER TINDAKAN
YANG HARUS DIPANTAU TOLOK UKUR
DAMPAK LOKASI HASIL YANG PERBAIKAN
SERTA PARAMETERNYA CARA/TEKNIK MEMANTAU
PEMANTAUAN DICAPAI PEMANTAUAN
(jika diperlukan)
Hubungan Kerja Alam Sejahtera.
(PHK).

b. Demobilisasi Peralatan
1. Peningkatan Demobilisasi Metode pengumpulan data : pengukuran langsung di Lokasi Pemantauan yang Perlu
Kebisingan Peralatan lapangan dengan menggunakan Sound Level Meter. pemantauan dilakukan cukup pemantauan
Metode analisis : hasil pengukuran dibandingkan adalah dilakukan baik, tidak lebih intensif
di sekitar lokasi menimbulkan
dengan baku mutu sesuai tolok ukur dampak. terhadap upaya
kegiatan/ kebisingan yang
Jangka waktu pemantauan dilakukan selama kegiatan pemukiman berlebihan dan pengelolaan
operasional berlangsung, dengan frekuensi pemantauan penduduk tidak ada yang telah
setiap 1 kali dalam 6 bulan. terdekat yang keresahan sosial dilakukan
dilalui oleh akibat kegiatan Gudang
kendaraan yang Gudang Sembako Sembako dan
mengangkut dan Lada PT. Lada PT. Bangka
peralatan Bangka Alam
Alam Sejahtera
Kegiatan Gudang Sejahtera.
Sembako dan dan untuk
Lada PT. Bangka memastikan
Alam Sejahtera. tingkat
kebisingan bisa
dilakukan
dengan cara
pengukuran dan
pengambilan
sampel secara
langsung di
lapangan
menggunakan
sound level
meter, kemudian
dianalisis secara
DPLH- GUDANG SEMBAKO DAN LADA PT. BANGKA ALAM SEJAHTERA V - 28
MATRIKS PEMANTAUAN 2014

UPAYA PEMANTAUAN
DAMPAK LINGKUNGAN
NO. SUMBER TINDAKAN
YANG HARUS DIPANTAU TOLOK UKUR
DAMPAK LOKASI HASIL YANG PERBAIKAN
SERTA PARAMETERNYA CARA/TEKNIK MEMANTAU
PEMANTAUAN DICAPAI PEMANTAUAN
(jika diperlukan)
kuantitatif-
deskriptif sesuai
dengan
Keputusan
Menteri
Lingkungan
Hidup Nomor 48
Tahun 1996
tentang Baku
Mutu Tingkat
Kebisingan.

DPLH- GUDANG SEMBAKO DAN LADA PT. BANGKA ALAM SEJAHTERA V - 29