Anda di halaman 1dari 3

ALUR PELAPORAN INSIDEN

KESELAMATAN PASIEN

No. Dokumen :

No. Revisi :
SOP
Tanggal Terbit :

DINAS KESEHATAN Halaman : 1 dari


KAB. PANGANDARAN

UPTD PUSKESMAS Yana Taryana, S.Kep,Ners


LANGKAPLANCAR NIP 197206241993031003

1. Pengertian Insiden keselamatan pasien merupakan setiap kejadian yang tidak


disengaja dan tidak diharapkan, yang dapat mengakibatkan atau
berpotensi mengakibatkan cedera pada pasien.
2. Tujuan 1. Terlaksananya sistem pelaporan dan pencatatan insiden keselamatan
pasien rumah sakit
2. Diketahui penyebab insiden keselamatan pasien sampai pada akar
masalah
3. Didapatkannya pembelajaran untuk perbaikan asuhan kepada pasien.
3. Kebijakan SK Kepala Puskesmas No. Tentang

4. Referensi
5. Prosedur 1. Apabila terjadi suatu insiden (kejadian nyaris cidera / kejadian tidak
diharapkan), segera ditindaklanjuti (dicegah/ditangani) untuk
mengurangi dampak / akibat yang tidak diharapkan.
2. Setelah ditindaklanjuti, segera buat laporan insidennya dengan
mengisi formulir laporan insiden pada akhir jam kerja/shift kepada
atasan langsung.
3. Buat rekapitulasi incident report setiap bulannya dan dilaporkan
kepada Sub Komite Keselamatan Pasien Puskesmas
4. Pengawasan pencatatan data incident report dilakukan oleh Kepala
Unit pada masing-masing unit kerja
5. Secara administratif setiap minggunya dilakukan monitoring apakah
terjadi suatu kejadian
6. Sub Komite Keselamatan Pasien Puseksmas bersama-sama dengan
Kepala Unit yang bersangkutan melakukan analisa terhadap data
incident report apabila terjadi suatu kejadian.
7. Kepala Bagian/Kepala Unit/Kepala Pelayanan Medis terlapor
memeriksa laporan dan melakukan garding risk terhadap insiden
yang dilaporkan.
8. Hasil grading akan menentukan bentuk investigasi dan analisis yang
akan dilakukan sebagai berikut :
- Grade biru : investigasi sederhana oleh atasan langsung, waktu
maksimal 1 minggu
- Grade hijau : investigasi sederhana oleh atasan langsung, waktu
maksimal 2 minggu\
- Grade kuning : investigasi komprehensif/analisis akar
masalah/RCA oleh Sub Komite Keselamatan Pasien Rumah Sakit,
waktu maksimal 45 hari.
- Grade merah : investigasi komperhensif/analisis akar
masalah/RCA oleh Sub Komite Keselamatan Pasien Rumah Sakit,
waktu maksimal 45 hari.
9. Setelah selesai melakukan investigasi sederhana, laporan hasil
investigasi dan laporan insiden dilaporkan ke Sub Komite
Keselamatan Pasien Rumah Sakit
10. Sub Komite Keselamatan Pasien Rumah Sakit akan menganalisis
kembali hasil investigasi dan laporan insiden untuk menentukan
apakah perlu dilakukan investigasi lanjutan (RCA) dengan melakukan
regarding
11. Untuk grade kuning/merah, Sub Komite Keselamatan Pasien Rumah
Sakit akan melakukan analisis akar masalah (Root Cause
Analysis/RCA)
12. Setelah melakukan RCA, Sub Komite Keselamatan Pasien Rumah
Sakit akan membuat laporan dan rekomendasi untuk perbaikan serta
pembelajaran berupa petunjuk atau safety alert untuk mencegah
kejadian yang sama terulang lagi.
13. Hasil RCA, rekomendasi dan rencana kerja dilaporkan kepada
direktur
14. Rekomendasi untuk perbaikan dan pembelajaran diberikan umpang
baik kepada unit kerja terkait
15. Unit kerja membuat analisis dan trend kejadian di satuan kerjanya
masing-masing
16. Monitoring dan evaluasi perbaikan oleh Sub Komite Keselamatan
Pasien Rumah Sakit
17. Laporan hasil investigasi sederhana/analisis akar masalah/RCA yang
terjadi pada pasien dilaporkan oleh Sub Komite Keselamatan Pasien
Rumah Sakit dan mengetahui Direktur kepada Komite Keselamatan
Pasien Rumah Sakit (KKP-RS) PERSI dengan mengisi formulir
laporan insiden keselamatan pasien.
6. Unit Terkait

Rekaman Historis Perubahan


No Isi perubahan Tgl. Mulai diberikan