Anda di halaman 1dari 3

Revitalisasi Wawasan Kebangsaan Di Kalangan

Generasi Muda Indonesia


A. Pendahuluan
Di era globalisasi dengan kemjuan tegnologi yang sangat tinggi memberikan
pengaruh yang sangat besar terhadap sikap para pemuda indonesia yaitu dengan
semangkin egoisnya mereka terhadap negerinya sendiri. Mereka tidak mau tahu labih
tentang indonesia, karena telah terjajah oleh dunia barat dengan kemajuan tegnologi
yang ditawarkannya kepada dunia terutama terhadap indoneisa yang senantiasa menjadi
konsumen.
Pemuda yang merupakan investasi negara dan merupakan sumber kekuatan
utama terhadap negaranya, kini fungsi sentral mereka sudah tidak lagi bisa diharapkan
lagi sebagaimana mestinya. Padahal peran pemuda sangatlah besar utamanya dalam
mengawal negara tercinta ini, karena dengan pemuda negara akan tetap tetap dan selalu
eksis bahkan dengan pemuda dunia ini bisa digoncangakan sebagaimana yang pernah
dikatakan oleh sukarno dalam pidatonya berikan aku sepuluh pemuda akan
kugoncangkan dunia. Namun demikian jika mlihat bagaimana pola hidup para pemuda
di era global saat ini sangat jauh sekali dari harapan-harapan dan fungsi sentral yang
seharusnya menjadi benteng dan kekuatan negaranya justru pemuda saat ini menjadi
ancaman terhadap negaranya sendiri. Dengan pola hidup hidup yang individualis dan
hedonis seakan mereka terlepas dari semua beban termasuk beban seorang pemuda
terhadap negaranya sendiri.
Modernitas kini telah mengubah sistem dan pola hidup seorang pemuda, yaitu
dengan nilai-nilai budaya yang jauh dari hakikat budaya sendiri. Nalai budaya negerinya
kini sudah mereka lupakan, seperti kesopanan dan kesantunan dalam berperilaku sudah
tidak lagi diindahkan dalam hidupnya sebagai anak bangsa indonesia. Dengan
modernitas yang ditawarkan oleh dunia barat menjadikan para pemuda semangkin
kebarat-baratan, sebagaimana ideologi libralisme yang mereka tawarkan yaitu tentang
kebebasan.
Dengan semangkin modernnya dunia planet ini menjadikan para pemuda
indonesia lebih asyik berkenalan dengan dunia luar dari pada harus mengenal tentang
negara dan bangsanya sendiri. Keadaan yang seperti ini sangat dinikmati oleh para
pemuda saat ini. Sehingga hal ini sangat berpengaruh besar terhadap nilai-nilai
nasionalisme para pemuda, jika nilai nasionalisme sudah tidak lagi terpatri dalam diri
seorang pemuda maka apa yang bisa diharapkan lagi darinya? tentunya harapan-harapan
besar negara terhadap peran pemuda hanya menjadi impian, ocehan dan historitas
belaka.
Ketidak pedulian pada saat ini merupakan salah satu bentuk dari pada alienasi
sebagaimana yang dikemukakan oleh tokok sosial barat. Alienasi yang bisa juga kita
fahami sebagai bentuk keterasingan, dan sikap pemuda yang semangkin jauh dari nilai-
nilai tradisi dan budaya bangsanya adalah salah satu dari bentuk keterasingan itu
sendiri. Keterasingan pemuda dari nilai-nilai bangsanya maka akan berpengaruh besar
terhadap pola hidupnya sendiri. Dan hal itu sangat berbahaya terhadap eksistensi negara
kita, karena keterasingan seorang pemuda dari negaranya sendiri merupakan salah satu
penyakit yang akan mematikan nilai-nilai luhur yang menjadi aspek dari ke eksistensian
nagera kita, yang harus senantiasa dijungjung tinggi. Oleh karena itulah penting sekali
penting sekali dilakukan revitalisasi wawasan kebangsaan di kalangan generasi muda
indonesia agar mereka tersadar bahwa dirinya bukanlah apa-apa dan siapa-siapa kecuali
dirinya adalah bagian dari rakyat indonesia.

Rumusan masalah :
Berdasarkan apa yang dipaparkan di atas, maka penulis akan mencoba
memberikan beberapa rumusan masalah yang akan menjadi fokus penulis dalam karya
tulis ini.
a. Apa yang dimaksud dengan revitalisasi?
b. Mengapa harus dilakukan revitalitalisasi wawasan kalangan di kalangan generasi
muda indonesia?
c. Apa yang akan terjadi jika revitalisasi ini tidak dilakukan?
d. Apa pentingnya dari revitalisasi ini dilakukan?

Tujuan :
Tujuan dari karya tulis ini tidak terlepas dari rumusan masalah sebagaimana
teretulis di atas, tujuan tersebut antara lain sebagaimana deskripsi di bawah ini :
a. Memahami arti atau maksud dari revitalisasi;
b. Supaya seorang pemuda mempunyai kesadaran bahwa dirinya adalah bagian
dari rakyat indonesia, dan menjungjung tinggi nilai-nilai luhur indonesia;
c. menyadari bahwa perannya sebagai pemuda sangat dinantikan;
d. Agar pemuda mengetahui hakikat indonesia sebagai negaranya, sehingga nilai-
nilai nasionalisme tumbuh kembali dalam dirinya;

Manfaat :
a. Memberikan wawasan yang luas baik terhadap penulis sendiri maupun para
pembaca;
b. Membrikan kesadaran bahwa peran pemuda itu sangat besar;
c. Lebih mencintai Indonesia sebagai tanah air kita;
d. Menumbuhkan nilai-nilai nasionalisme terhadap generasi muda.

B. Pembahsan dan Analisis


1. Revitasasi