Anda di halaman 1dari 14

MATRIKS MATLAB

JURNAL PRAKTIKUM

OLEH :

Moch Jonny Putra

151810301045

LABORATORIUM MATEMATIKA

JURUSAN MATEMATIKA

FAKULTAS MATEMATIKA DAN ILMU PENGETAHUAN ALAM

UNIVERSITAS JEMBER

2015
BAB 1 PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang

Dewasa ini, banyak hal yang sangat membutuhkan kehadiran suatu


teknologi baik itu berupa software ataupun hardware. Di dalam penggunaannya,
sotware dan hardware tersebut, tumbuh secara bersamaan. Namun, pada
pembahasan kali ini, kita akan membahas tentang software pengolah atau
pengoperasi perhitungan matematika MATLAB yang sangat berguna dalam
kehidupan perkuliahan ini.

Banyak operasi matematika yang dapat dikatakan adalah operasi


matematika yang dapat dioperasikan dengan cara manual maupun otomatis.
Salahsatu contohnya adalah matriks. Matriks adalah ialah sekelompok bilangan
yang tersusun dalam segi-empat 2-dimensi. Pada pertemuan kali ini, praktikan
akan membahas penggunaan aplikasi MATLAB pada pengoperasian matriks. Di
dalam MATLAB, matriks didefinisikan dengan jumlah baris dan kolomnya. Di
MATLAB terdapat pula matriks berdimensi 3, 4, atau lebih, namun dalam buku
ini kita batasi hingga 2-dimensi saja.

Praktikum kali ini, akan membahas penggunaan matriks secara


otomatisdan cepat. Dan agar memperdalam tentang perhitungan materi matriks
pada perkuliahan ini. Namun, pengoperasian MATLAB khususnya pada
pembahasan tentang matriks kali ini, masih sangat awam bagi para mahasiswa
baru. Sehingga mahasiswa diharapkan mampu untuk memahami dan
mengoperasikan operasi matriks pada aplikasi MATLAB kali ini.

1.2 Rumusan Masalah

Adapun rumusan masalah pada praktikum kali ini, adalah sebagai berikut :

1. Bagaimana definisi matriks pada aplikasi MATLAB ini ?


2. Bagaimana penggunaan syntax yang akan digunakan pada pengoperasian
matriks pada MATLAB ini ?
3. Bagaimana mengoperasikan matriks dengan aplikasi MATLAB ini ?

1.3 Tujuan

Apaun tujuan dilaksanakannya praktikum kali ini, adalah sebagai berikut :

1. Praktikan mampu mendefinisikan matriks pada aplikasi MATLAB


2. Praktikan mampu mengetahui syntax yang akan digunakan pada
pengoperasian matriks pada aplikasi MATLAB ini.
3. Praktikan mampu mengoperasikan matriks dengan aplikasi MATLAB,
sesuai synta yang digunakan pada pengoperasian matriks.

1.4 Manfaat

Adapun manfaat penggunaan aplikasi MATLAB pada pengoperasian


matriks ini adalah mempermudah mahasiswa dalam pengerjaan tugas-tugas
ataupun penyelesaian operasi matriks. Dan mahasiswa dapat memperdalam
maupun mengembangkan kegunaan aplikasi MATLAB khususnya pada materi
matriks kali ini.
BAB 2 TINJAUAN PUSTAKA

2.1 Skalar, Vektor, dan Matriks

Terdapat tiga jenis format data di MATLAB, yaitu skalar, vektor,


dan matriks.
Skalar, ialah suatu bilangan tunggal
Vektor, ialah sekelompok bilangan yang tersusun 1-dimensi. Dalam MATLAB
biasanya disajikan sebagai vektor-baris atau vektor-kolom
Matriks, ialah sekelompok bilangan yang tersusun dalam segi-empat 2 dimensi.
Di dalam MATLAB, matriks didefinisikan dengan jumlah baris dan kolomnya. Di
MATLAB terdapat pula matriks berdimensi 3, 4, atau lebih(Desiani dan Arhani,
2004).
Sebenarnya, semua data bisa dinyatakan sebagai matriks. Skalar bisa
dianggap sebagai matriks satu baris satu kolom (matriks 11), dan vektor bisa
dianggap sebagai matriks 1-dimensi: satu baris n kolom, atau n baris 1 kolom
(matriks 1n atau n1). Semua perhitungan di MATLAB dilakukan dengan
matriks, sehingga disebut MATrix LABoratory(Ahlersten, 2012).
Matriks didefinisikan dengan kurung siku ( [ ] ) dan biasanya dituliskan
baris-per-baris. Tanda koma (,) digunakan untuk memisahkan kolom, dan titik
koma (;) untuk memisahkan baris. Kita juga bisa menggunakan spasi untuk
memisahkan kolom dan menekan Enter ke baris baru untuk memisahkan
baris(Marchand, 1999).
Perhatikan cara mendefinisikan skalar dengan ataupun tanpa
kurung siku.
>> skalar1 = 3.1415 skalar1 = 3.1415
>> skalar2 = [2.71828] skalar2 = 2.7183
Contoh vektor-baris dan vektor-kolom
>> vektor1=[3,5,7] vektor1 = 3 5 7
>> vektor2=[2;4;6] vektor2 = 2 4 6
Berikutnya kita coba contoh berikut untuk mendefinisikan matriks 33.
>> matriks1=[10 20 30 40 50 60 70 80 90]
>> matriks2=[10 20 30; 40 50 60; 70 80 90]
Terlihat bahwa matrix1 dan matrix2 isinya sama, karenanya kita bisa
menekan Enter untuk membuat baris baru, ataupun menggunakan titik-koma. Kita
juga bisa mendefinisikan matriks elemen per elemen(Lestefo dan Oky, 2008).
>> mat(1,1)=100; mat(1,2)=200; mat(2,1)=300;
>> mat(2,2)=400 mat =100 200
300 400
Kita sekarang akan mencoba menggabungkan variabel yang ada untuk
membentuk matriks baru.
>> gabung1=[vektor2 matriks1] gabung1 = 2 10 20 30
4 40 50 60
6 70 80 90
>> gabung2=[vektor1; matriks2] gabung2 = 3 5 7
10 20 30
40 50 60
70 80 90

2.2 Matriks Khusus

MATLAB menyediakan berbagai command untuk membuat dan


memanipulasi matriks secara efisien. Di antaranya ialah command untuk membuat
matriks-matriks khusus, manipulasi indeks matriks, serta pembuatan deret. Mari
kita bahas terlebih dahulu mengenai matriks khusus(Marchand, 1999)
BAB 3 METODOLOGI

3.1 3.1 Alat

Adapun alat yang digunakan adalah sebagai berikut :

1. Komputer
2. Laptop

3.2 Bahan

Adapun bahan yang digunakan adalah sebagai berikut :

1. Software MATLAB
BAB 4 HASIL DAN PEMBAHASAN

4.1 Hasil
Adapun hasil yang dapat diperoleh dari praktikum tentang matriks pada
MATLAB, adalah sebagai berikut :
1. Penddefinisian skalar dengan ataupun tanpa kurung siku.

2. Vektor Baris dan Vektor Kolom

3. Pendefinisian Matriks 3 x 3
4. Mendefinisikan Matriks Elemen per Elemen

5. Menggabung Variabel untuk Membentuk Matriks Baru

6. Menentukan Ukuran Matriks


4.2 Pembahasan

Pembahasan kali ini, akan membahas tentang pengoperasian matriks,


vektor dan skalar pada MATLAB. Untuk mengoperasikan skalar, dapat
didefinisikan menggunakan syntaq :
>> skalar1=xxxxx
Yaitu sebagai pendefinisan pertama untuk melakukann syntaq lanjutan dalam
pengoperasian matriks, skalar, dan vektor menggunakan MATLAB ini.
Sedangkan pada pendefinisian matriks, digunakan syntaq sebagai berikut :
>>matriks1=[10 20 30; 40 50 60; 70 80 90]

Matriks =
10 20 30
40 50 60
70 80 90
Sedangkan untuk mendeinisikan vektor,dapat digunakan syntaq sebagai berikut :

>> vektor1=[3,5,7] ................ (Baris)

Vekor1 =
3 5 7

>> vektor2=[2;5;8] .................(Kolom)


Vektor2 =
2
5
8

Untuk mendefinisikan matriks elemen per elemen, dapat didefinisikan


menggunakan sytaq sebagai berikut :
>> mat(1,1)=100; mat(1,2)=200; mat(2,1)=300; mat(2,2)=400

Mat =
100 200
300 400

Untuk menggabugkan matriks dan vektor, dapat kita gunakan syntaq


sebagai berikut :
>> gabung=[vektor1; matriks1]

Gabung =
3 5 7
10 20 30
40 50 60
70 80 90
Seddangkan untuk menentukan ukuran matriks yang sudah dibuat, dapat
didefinisikan dua bentuk ukuran yang akan diukur, yaitu kolom dan kolom
matriks tersebut yang sudah dibuat.
>> length(vektor 1)
Ans =
3
>> size(matrix1)
Ans =
3 3
BAB 5 PENUTUP

5.1 Kesimpulan

Adapun kesimpulan dari praktikum ini, adalah sebagai berikut :

1. Didalam penggunaan atau fungsi Matlab sendiri dapat difungsikan untuk


mengoperasikan berbagai macam operasi matematika, salah satu
contohnya matriks. Matriks dapat didefinisikan dalam syntaq
>>matriks=[a b; c d]
2. Untuk mengoperasikan operasi matriks, secara sempurna yaitu dengan
penggunaan vektor, matriks, skalar, maupun penggabungan diantaranya
dapat digunakan berbagai syntaq. Syntaq yang digunakan dapat
pengoperasian matriks adalah
>>matriks
>>vektor
>>gabung

5.2 Saran

Adapun saran dari setelah pelaksanaan praktikum tentang matriks


menggunakan aplikasi MATLAB adalah kurang telitinya praktikan dalam
menggabungkan matriks. Sehingga terjadi kesalahan atau error pada lembar kerja
MATLAB. Sebaiknya praktikan lebih teliti lagi dalam penggunaan tanda-tanda
yang harus digunakan.
DAFTAR PUSTAKA

Ahlersten, Krister . 2012 . An Introduction to Matlab . USA : BookBoon

Desiani, Anita dan Arhani, Muhammad . 2004 . Pemrogaman MATLAB .


Yogyakarta : Penerbit Andi

Lestefo, Peddy Barnabas dan Oky Dwi Nurhayati . 2008 . Analisis Statistika
Deskriptif Menggunakan MATLAB . Yogyakarta : Graha Ilmu

Marchand, Patrick . 1999 . Gaphics and GUIs with MATLAB Second Edition .
USA :CRC Press LLC
LAMPIRAN

1.

2.
3.a.

3.b. vn