Anda di halaman 1dari 3

1) ila dicermati definisi K3 di atas maka definisi tersebut dapat dipilah-pilah dalam

beberapa kalimat yang menunjukkan bahwa K3 adalah :


a. Promosi dan memelihara deraja tertinggi semua pekerja baik secara fisik, mental,
dan kesejahteraan sosial di semua jenis pekerjaan.
b. Untuk mencegah penurunan kesehatan kesehatan pekerja yang disebabkan oleh
kondisi pekerjaan mereka.
c. Melindungi pekerja pada setiap pekerjaan dari risiko yang timbul dari faktor-faktor
yang dapat mengganggu kesehatan.
d. Penempatan dan memelihara pekerja di lingkungan kerja yang sesuai dengan
kondisi fisologis dan psikologis pekerja dan untuk menciptakan kesesuaian antara
pekerjaan dengan pekerja dan setiap orang dengan tugasnya.

Dari pengertian di atas dapat diambil suatu tujuan dari K3 yaitu untuk menjaga dan
meningkatkan status kesehatan pekerja pada tingkat yang tinggi dan terbebas dari
factor - faktor di lingkungan kerja yang dapat menyebabkan terjadinya gangguan
kesehatan.

2) Pedoman K3 Pemadatan
Pekerjaan Pemadatan pada Pekerjaan Lapis Pondasi Tanah Semen mempunyai potensi
bahaya terhadap tenaga kerja yaitu :
1) Terjadi iritasi pada kulit dan paru-paru oleh debu pada pemadatan yang kering,
2) Terjadi gangguan lalu lintas kendaraan,
3) Terjadi gangguan lalu lintas penduduk sekitar,
4) Kecelakaan akibat tanah bagian pinggir jalan tidak stabil,
5) Terluka akibat pengoperasian mesin pemadat (grader) tidak benar,
6) Terluka oleh alat kerja akibat jarak antar pekerja terlalu dekat.

Antisipasi pencegahan terhadap bahaya yang ditimbulkan akibat Pekerjaan Pemadatan pada
Pekerjaan Lapis Pondasi Tanah Semen yaitu :

1) Harus dilakukan penyiraman hamparan sebelum dipadatkan,


2) Pemasangan rambu-rambu lalu lintas serta penugasan petugas bendera pengatur lalu
lintas,
3) Pembuatan jalan sementara bagi penduduk sekitar,
4) Dilakukan pemeriksaan stabilitas tanah terutama dibagian pinggir jalan, bila perlu
diadakan pengujian,
5) Dilakukan pengecekan kelayakan mesin pemadat, operator harus tenaga terampil
danberpengalaman dan pengoperasian alat pemadat harus benar,
6) Senantiasa menjaga jarak aman antara pekerja satu dengan pekerja lainnya.
.
BAB III
KESIMPULAN DAN SARAN

3.1 Kesimpulan
Alat Berat atau Heavy Equipment, adalah alat bantu yang di gunakan oleh manusia untuk
mengerjakan pekerjaan yang berat / susah untuk di kerjakan dengan tenaga manusia /
membantu manusia dalam mengerjakan pekerjaan yang berat seperti pekerjaan
pembangunan suatu struktur bangunan baik gedung, jalan,jembatan, irigasi dan pelabuhan
udara .Roller adalah alat berat yang berfungsi untuk memadatkan tanah,memadatkan lapis
atas, lapis perkerasan dan biasa disebut juga sebagai mesin penggilas. Produktivitas Roller
tergantung pada lintasan kondisi jalan, kecepatan alat, atau efesiensi alat. Pemadatan sangat
penting dilaksanakan sebelum proyek konstruksi dilaksanakan. Yang harus diperhatikan
dalam proses pemadatan antara lain: Gradasi material, Kadar air tanah,Usaha pemadatan.
Roller terdiri dari beberapa bagian dengan masing-masing fungsinya Jenis peralatan
pemadatan antara lain: tamping roller,Three wheel roller,Tandem Roller, smootroller,
pneumatic tired roller, vibrating roller, pelat vibrator manual, Meshgrid roller ,Sheepfoot
roller,Portable roller dan trench roller.Pemadatan untuk setiap lapis tanah dengan
ketebalan 15-30 cm.Produksi pemadatan dinyatakan dengan compacted cubic yard per jam
(ccy/jam).
3.2 Saran
Penggunaan alat berat yang kurang tepat dengan kondisi dan situasi lapangan pekerjaan
akan berpengaruh berupa kerugian antara lain rendahnya produksi, tidak tercapainya
jadwal/target yang telah ditentukan,kerugian biaya repair yang tidak semestinya. Oleh
karena itu sebelum menentukan type dan jumlah peralatan dan attachmetnya, sebaiknya kita
fahami lebih dahulu fungsi dan aplikasinya. Hal-hal yang mengenai produktivitas roller
sebaiknya diperhatikan dan dilaksanakan sebagaimana mestinya agar pembangunan
konstruksi bisa lebih cepat dari waktu yang telah ditargetkan sehingga investor akan
mendapatkan balik modal lebih cepat. Selain itu penggunaan alat bantu dalam melakukan
pekerjaan juga sangat disarankan seperti penggunaan roller conveyor yang bias mengurangi
biaya operasi.K3 (Kesehatan dan Keamanan Kerja) Hal ini harus diperhatikan karena
menyangkut keselamatan seseorang reputasi perusahaan