Anda di halaman 1dari 1

BAB II

RETINOPATHY OF PREMATURITY (ROP)

2.1 Definisi ROP

ROP adalah suatu keadaan retinopati proliferatif dimana terjadi perkembangan abnormal
pada pembuluh darah retina pada bayi prematur. ROP seringkali mengalami regresi atau
membaik tetapi dapat menyebabkan terjadinya gangguan visual berat atau kebutaan. ROP secara
signifikan dapat mengakibatkan kebutaan seumur hidup bagi bayi prematur. Semakin kecil berat
badan dan usia neonatus, maka insiden ROP semakin meningkat. Kejadian ROP menjadi suatu
masalah terutama dengan adanya kemajuan teknologi pada bidang neonatologi yang
memungkinkan bayi prematur dengan berat lahir rendah dan usia kehamilan yang sangat muda
dapat dipertahankan untuk hidup.1,2,9

2.2 Patofisiologi ROP

ROP merupakan kelainan vaskular retina imatur. Pembuluh darah retina belum
berkembang penuh sampai sekitar kehamilan 40-42 minggu. Semakin kurang masa kehamilan,
semakin besar resiko mengalami ROP. ROP terutama terjadi pada bayi dengan berat badan lahir
amat sangat rendah (BBLASR). Sebagian besar penelitian menunjukkan bahwa berat badan lahir
rendah, usia kehamilan yang rendah, dan penyakit penyerta yang berat (misalnya respiratory
distress syndrome, displasia bronkopulmoner, dan sepsis) merupakan faktor-faktor yang terkait.
Bayi yang lebih kecil, lebih tidak sehat, dan lebih imatur memiliki risiko yang jauh lebih tinggi
untuk menderita penyakit ini.1,9
Vaskularisasi retina mulai berkembang pada usia kehamilan kurang lebih 16 minggu.
Pembuluh darah retina tumbuh keluar dari diskus optikus sebagai perpanjangan dari sel spindel
mesenkimal. Sementara sel-sel spindel mesenkimal ini mensuplai sebagian besar aliran darah,
sehingga terjadilah proliferasi endotelial dan pembentukan kapiler-kapiler. Kapiler-kapiler baru
ini akan