Anda di halaman 1dari 21

USULAN PROGRAM KREATIVITAS MAHASISWA

Pemanfaatan Model Resealable Zip Lock Sebagai Kemasan Pakai Ulang


(REUSE) Pada Produk KUNSA Keripik Sukun Aneka Rasa

BIDANG KEGIATAN:
PKM KEWIRAUSAHAAN

Diusulkan oleh:

Yayu Maria Ulfah 1300676 (Angkatan 2013)


Lulut Azmi Supardi 1307086 (Angkatan 2013)
Siti Nur Aeni M. 1302123 (Angkatan 2013)

UNIVERSITAS PENDIDIKAN INDONESIA


BANDUNG
2013
PENGESAHAN PKM -KEWIRAUSAHAAN

1. Judul Kegiatan : Pemanfaatan Model Resealable Zip Lock


Sebagai Kemasan Pakai Ulang (REUSE) Pada
Produk KUNSA Keripik Sukun Aneka Rasa
2. Bidang Kegiatan : PKMK
3. Ketua Pelaksana Kegiatan
a. Nama Lengkap : Yayu Maria Ulfah
b. NIM : 1300676
b. Jurusan : Pendidikan Biologi
c. Universitas : Universitas Pendidikan Indonesia
d. Alamat Rumah/Tel/HP : Kp. Ciekek Masjid II RT.01 RW.02 No.13
Kecamatan Majasari Kabupaten Pandeglang
Banten
e. Alamat email : yayunemoralis@yahoo.co.id
4. Anggota Pelaksana : 2 orang
5. Dosen Pendamping
a. Nama Lengkap : Kusnadi, S. Pd, M. Si
b. NIP : 196805091994031001
c. Alamat Rumah/Tel/HP : Kp. Cirateun Peuntas RT. 01/RW. 03
Wangunsari Lembang Bandung Barat
6. Biaya Kegiatan Total : Rp. 10.000.000,00
a. Dikti : Rp. 12.500.000,00
7. Jangka Waktu Pelaksanaan : 5 bulan

ii
DAFTAR ISI

HALAMAN SAMPUL .............................................................................................. i


HALAMAN PENGESAHAN .................................................................................... ii
DAFTAR ISI ............................................................................................................... iii
RINGKASAN.............................................................................................................. 1
BAB I PENDAHULUAN ............................................................................................ 2
BAB II GAMBARAN UMUM RENCANA USAHA ................................................ 5
BAB III METODE PELAKSANAAN ........................................................................ 8
BAB IV BIAYA DAN JADWAL KEGIATAN.......................................................... 9
4.1 Anggaran Biaya............................................................................................. 9
4.2 Jadwal Kegiatan ............................................................................................ 9
DAFTAR PUSTAKA.................................................................................................10
LAMPIRAN-LAMPIRAN ..........................................................................................11

iii
RINGKASAN

Semakin berkembangnya zaman dan teknologi menyongsong kegiatan


pasar bebas, masyarakat dituntut untuk mengimbangi dengan kemampuan/ skill
agar mampu memanfaatkan peluang usaha terampil dan profesional. Namun pada
kenyataannya banyak sekali masyarakat menganggur karena kurangnya keterampilan
dalam menangkap peluang usaha yang ada.
Berangkat dari kesadaran tersebut diatas, penulis yang merupakan seoang
mahasiswa berniat mendirikan dan menjalankan beberapa usaha yang bergerak
dibidang bisnis makanan yaitu bisnis keripik Kunsa Keripik Sukun Aneka
Rasa dengan memanfaatkan model kemasan resealable zip lock sebagai
kemasan pakai ulang (reuse). Model kemasan resealable zip lock dipilih dengan
tujuan untuk menjaga kualitas keripik sekaligus sebagai upaya dalam
meminimalisir banyaknya sampah plastik yaitu penggunaan kembali kemasan
untuk diisi ulang dengan produk yang sama dengan mendatangi kios produksi
keripik Kunsa atau diisi dengan makanan kiloan. Hal tersebut menjadi inovasi
baru dalam pemasaran produk.
Pemasaran produk ditujukkan kepada masyarakat umum, kalangan bawah
sampai kalangan atas. Dalam hal ini, media promosi yang akan digunakan untuk
menarik minat konsumen adalah dengan penawaran langsung menggunakan
brosur, pamflet dan pemasaran via internet. Bahkan akan dilakukan metode free
tasting sehingga calon pembeli tidak akan merasa menyesal telah membeli produk
Kunsa.
Jadi, pada dasarnya luaran yang kami harapan dengan adanya usaha
pembuatan produk Kunsa ini adalah menekan banyaknya jumlah
penggangguran di Indonesia, menyediakan makanan yang sehat dan berkualitas
baik, meminimalisasi banyaknya sampah plastik di bumi ini dengan penggunaan
model kemasan resealable zip lock , dan yang tidak kalah penting, kepuasan
pembeli adalah kepuasan kami.

1
BAB I
PENDAHULUAN

Sukun merupakan tanaman pangan alternatif di Indonesia sejak tahun


1920, yang pada awalnya tanaman ini tidak banyak ditanam orang, namun
sekarang sudah cukup populer karena digunakan sebagai bahan baku pembuatan
berbagai produk, misalnya keripik sukun, sukun goreng, getuk sukun, kolak
sukun, kue sukun, mie sukun, dodol sukun, bolu sukun, apem sukun, dan lain-lain.
Kudapan kecil bernama keripik memang sudah akrab di lidah masyarakat
Indonesia. Camilan ini cocok dinikmati di sela-sela waktu santai. Salah satunya
keripik sukun. Sukun merupakan tanaman tropis sehingga dapat tumbuh hampir
disemua daerah di Indonesia. Sukun dapat tumbuh di dataran rendah (0 m) hingga
dataran tinggi (700 m dpl). Pertumbuhan optimal pada suhu dengan kisaran 20-
400 C. Daerah dingin kurang mendukung pertumbuhan tanaman sukun. Kalaupun
mampu tumbuh, sukun tidak akan berbuah optimal, melainkan cenderug
menghasilkan daun yang rimbun. Kelembaban udara yang diinginkan sukun ialah
70-90 persen. Kelembaban penting untuk menunjang pertumbuhan, pembungaan,
dan pembesaran buah.
Selama ini baru empat jenis tanaman yang dianggap sebagai pendamping
padi atau beras sebagai makanan pokok yaitu jagung, ubi kayu, ubi jalar dan
kentang. lronisnya sukun belum dilirik sama sekali, padahal kandungan gizi
(karbohidrat dan energi) sukun sesungguhnya tidak kalah dengan keempat
komoditi pendamping padi atau beras tersebut. Sukun mempunyai peluang besar
sebagai makanan pokok alternatif terhadap kebutuhan pangan dalam rangka
ketahanan nasional bidang pangan. Apabila dibandingkan dengan bahan pangan
lainnya, kandungan gizi sukun tidak kalah dan bahkan melebihi kandungan gizi
kentang yang saat ini sangat digemari anak-anak maupun masyarakat umum di
berbagai belahan dunia sebagai makanan cepat saji. Adapun potensi lain dari
sukun yang telah ditemukan sebagai pendamping padi adalah waktu panen. Sukun
dapat terjadi sepanjang musim, saat bahan pangan lainnya dalam keadaan paceklik
karena baru melalui periode musim kemarau, namun pohon sukun tetap berbuah

2
sehingga keadaan seperti ini dapat membantu kehidupan ekonomi petani atau
masyarakat pedesaan bila menanam pohon sukun.
Semakin berkembangnya zaman dan teknologi menyongsong kegiatan
pasar bebas, maka manusia dituntut harus dapat mengimbangi agar mampu
memanfaatkan peluang usaha terampil dan profesional. Dalam dunia pemasaran
dan kuliner kini muncul berbagai bentuk dan aneka ragam makanan dan camilan.
Hal tersebut mendorong para pemasok makanan dan kuliner untuk mengeluarkan
inovasi pada kemasan atau bungkus produk mereka guna menjaga kualitas produk
dan meningkatkan daya tarik konsumen.
Keripik Kunsa Keripik Sukun Aneka Rasa dengan model kemasan
resealable zip lock sebagai kemasan pakai ulang (Reuse) menjaga kualitas
kerenyahan produk lebih lama. Resealable zip lock artinya kemasan dapat ditutup
ataupun dibuka kembali dengan mudah karena telah dilengkapi dengan zipper
atau zip lock dengan kemampuan air tight sehingga udara luar tidak mudah masuk
ketika kemasan sudah dibuka. Menambah kenyamanan konsumen ketika produk
keripik tidak langsung habis, produk dapat disimpan lebih lama tanpa harus
mengikat kemasannya atau memindahkan isi produk ke tempat lain. Selain untuk
menjaga kualitas produk, kemasan resealable zip lock juga mampu digunakan
kembali (reuse) untuk kepentingan lainnya sebelum akhirnya dibuang. Kemasan
tersebut bisa diisi ulang dengan produk yang sama dengan mendatangi kios
produksi keripik Kunsa atau diisi dengan makanan kiloan. Hal tersebut menjadi
inovasi dalam usaha mengurangi jumlah sampah plastik di bumi. Alasannya
sampah plastik sangat sulit terurai, dibutuhkan 50 sampai 100 tahun untuk
menguraikan bahan plastik, selain itu plastik juga menghambat daya serap air
dalam tanah.
Meningkatnya makanan dan minuman di Indonesia khususnya jajanan
pasar berbanding lurus dengan keunikan kemasan yang membungkus produk
makanan dan minuman tersebut. Semakin unik dan kreatif kemasan dapat
meningkatkan daya tarik konsumen. Kemasan produk juga harus dapat menjaga
kualitas dan kondisi produk agar tetap dalam keadaan baik. Akan tetapi kedua
faktor tersebut mendorong timbulnya masalah baru dalam lingkungan, yaitu
meningkatnya jumlah sampah kemasan makanan terutama sampah berbahan

3
plastik dan styrofoam. Dari latar belakang diatas dapat dikemukakan
permasalahan yaitu bagaimana mengambil jalan untuk mengantisipasi terjadinya
hal tersebut. Salah satunya dengan pemanfaatan model kemasan resealable zip
lock sebagai kemasan pakai ulang (reuse) pada produk Kunsu keripik sukun
aneka rasa dapat menekan sampah plastik dilingkungan.
Luaran yang diharapkan dari usaha Kunsa Keripik Sukun Aneka Rasa
ini adalah menghasilkan produk Kunsa yang dapat diterima oleh masyarakat.
Produk ini dikemas dalam kemasan resealable zip lock yang dapat ditutup
kembali dan dapat dipakai ulang untuk kepentingan lain. Kemasan produk kunsa
dapat menekan tingginya jumlah sampah plastik di lingkungan.
Manfaat dari usaha Kunsa diantaranya dapat membuka lapangan kerja
baru bagi masyarakat, menambah keanekaragaman jenis produk makanan di
Indonesia, mengurangi penggunaan kantong plastik yang sifatnya sulit terurai dan
merusak lingkungan.

4
BAB II
GAMBARAN UMUM RENCANA USAHA

Buah sukun mengandung niasin, vitamin C, riboflavin, karbohidrat,


kalium, thiamin, natrium, kalsium, dan besi. Pada kulit kayunya ditemukan
senyawa turunan flavanoid yang terprenilasi, yaitu artonol B dan
sikloartobilosanton. (Makmur, L., et al., 1999).
Sukun mempunyai komposisi gizi yang relatif tinggi. Dalam 100 gram
berat basah sukun mengandung karbohidrat 35,5%, protein 0,1%, lemak 0,2%,
abu 1,21%, fosfor 35,5%, protein 0,1%, lemak 0,2%, abu 1,21%, fosfor 0,048%,
kalsium 0,21%, besi 0,0026%, kadar air 61,8% dan serat atau fiber 2%. Buah
sukun berbentuk hampir bulat atau bulat panjang. Pada buah yang telah matang,
diameternya dapat mencapai 19,24 sampai 25,4 cm dan beratnya kurang lebih
4,54 kg. Kulit buah yang masih mudah berwarna hijau dan daging buah berwarna
putih. Setelah tua, warna kulit hijau kekuningan atau kecoklatan, sedangkan
daging buah berwarna putih kekuningan. Bagian yang bisa dimakan (daging buah)
dari buah yang masih hijau sebesar 70 persen, sedangkan dari buah matang adalah
sebesar 78 persen. Buah sukun yang telah dimasak cukup bagus sebagai sumber
vitamin A dan B komplek tetapi miskin akan vitamin C. Kandungan mineral Ca
dan P buah sukun lebih baik daripada kentang dan kira-kira sama dengan yang ada
dalam ubi jalar.

Energi Protein Lemak Karbohidrat Bagian yang


Jenis
(kal) (g) (g) (g) dimakan (%)
Tepung Sukun 302 3,6 0,8 78,9 100
Sukun Tua 108 1,3 0,3 28,2 70
Beras 360 6,8 0,7 78,9 100
Jagung 129 4,1 1,6 30,3 28
Ubi Kayu 146 1,2 0,3 34,7 75
Ubi Jalar 123 1,8 0,7 27,9 86
Kentang 83 2,0 0,1 19,1 85

5
Kelemahan keripik adalah cepat alot atau tidak renyah ketika kemasan
sudah dibuka karena udara memasuki kemasan, selain itu dalam proses
pengolahan sukun juga membutuhkan teknik untuk menghilangkan getah dan
menghasilkan sukun yang renyah tahan lama. Selain produk, kemasan produk
juga menjadi penyebab utama tingginya limbah sampah di lingkungan. Oleh
karena itu, diperlukan inovasi baru pada kemasan-kemasan makanan untuk
meminimalisasi banyaknya limbah sampah di lingkungan, khususnya limbah
plastik.
Kunsa Keripik Sukun Aneka Rasa dengan memanfaatkan model
kemasan Resealable zip lock sebagai kemasan pakai ulang (reuse) adalah sebuah
produk keripik dengan kemasan teknologi modern dilengkapi dengan berbagai
rasa yang unik seperti rasa susu, coklat, stroberi, jeruk, kacang hijau, moka,
pisang, keju, jangung bakar, original, pedas, dan melon. Keripik dibentuk seperti
waffle agar renyah dan berbeda dari produk keripik pada umumnya.
Segmen pasar yang dibidik adalah masyarakat umum kalangan bawah
sampai kalangan atas. Dalam hal ini, media promosi yang akan digunakan untuk
menarik minat konsumen adalah dengan penawaran langsung menggunakan
brosur, pamflet dan pemasaran via internet.
Kunsa sebagai brand produk keripik sukun dengan teknologi resealable
zip lock pada kemasan selanjutnya akan dipasarkan dengan metode pemasaran
langsung pada masyarakat. Langkah-langkah yang digunakan untuk
pengembangkan usaha kedepan diantaranya melalui perencanaan dan pelaksanaan
produksi, meliputi pengumpulan bahan, kemasan, dan desain kemasan didasarkan
pada ketertarikan konsumen dan tren masa kini.
Selanjutnya yaitu menentukan strategi pemasaran. Hal ini dilakukan
dengan cara membuka dan mengembangkan pasar. Strategi dilakukan dengan
menggunakan free testing atau pencobaan gratis produk Kunsu. Free testing
akan dilakukan di sekitar kampus UPI (Universitas Pendidikan Indonesia) yang
memiliki populasi sebanyak 40.000 mahasiswa yang merupakan pasar yang besar
dikarnakan mahasiswa sebagian besar merupakan orang-orang yang menyukai
jajanan baru, olehkarenanya Kunsa menjadi produk yang disarankan untuk
dibeli disamping melihat tujuan utamanya yaitu menekan tingginya limbah plastik

6
di lingkungan. Setelah free testing, produk akan dipasarkan ke berbagai toko oleh-
oleh khas kota Bandung.
Kunsa memiliki konsep bisnis yang berbeda dengan para kompetitor,
sehingga Kunsa dapat menghasilkan sebuah pasar baru walaupun dengan target
konsumen yang sama yang pada akhirnya dapat berujung pada market share yang
besar. Metode ini digunakan dengan mengandalkan citra new product. Juga
ditonjolkan bahwa produk merupakan hasil kreativitas mahasiswa. Dengan itu,
calon pembeli akan lebih memperhatikan serta turut serta untuk membeli
Kunsa. Selain itu, dilakukan penambahan-penambahan seperti:
1) Desain Kemasan
Kunsa dikemas dengan teknologi resealable zip lock yang dapat ditutup
atau dibuka dengan memiliki variasi rasa yang unik, diantaranya susu, coklat,
stroberi, jeruk, kacang hijau, moka, pisang, keju, jangung bakar, original, pedas,
dan melon. Hal ini bertujuan agar kerenyahan produk dapat terjaga dalam waktu
yang lama walaupun kemasan telah dibuka. Selain itu, kemasan resealable zip
lock mengajak masyarakat agar peduli terhadap lingkungan dengan sifat yang
dimiliki model resealable zip lock yaitu pemakaian ulang (reuse).
2) Perijinan
Perijinan dari BPOM (Badan Pengawas Obat dan Makanan) dan Majelis
Ulama Indonesia. Hal ini bertujuan untuk menghilangkan kekhawatiran konsumen
terhadap kebersihan serta kehalalan dari produk.

7
BAB III
METODE PELAKSANAAN

Metode yang kami formulasikan adalah sebagai berikut:


1. Produksi
Buah Sukun dari kebun M embeli kemasan p lastik zip lock

Dikup as, dicuci, dibentuk segitiga waffle Pelabelan

Goreng setengah matang Kemasan zip lock siap di isi

Celup kan p ada camp uran


Camp urkan kerip ik Produk jadi
air kap ur, air hangat, dan garam dan bahan taburan,
kocok hingga kerip ik
Kuns a
terbalut semp urna
Goreng diatas ap i sedang
samp ai matang dan kering

M embuat taburan: Gula


Angkat dan tiriskan halus dan bubuk p erasa

Gambar 1. Proses Produksi Kunsa Keripik Sukun Aneka Rasa


2. Uji Ketahanan Pangan: Setiap Kunsa yang sudah jadi akan dilihat kelayakan
konsumsi dan kesesuaian, serta kesepakatan hasil. Kami juga mennyertakan
nama produk, manfaat, kandungan gizi, masa kadaluarsa, tempat produksi,
dan tahun pembuatan dalam bentuk catatan.
3. Pengemasan: Produk Kunsa aman sehingga tidak terkontaminasi dengan
udara luar, agar produk dapat bertahan lama. Selain itu desain pengemasan
akan dilakukan semenarik mungkin, agar konsumen lebih tertarik dengan
produk ketika dipasarkan.
4. Evaluasi: Evaluasi akan segera dilakukan setelah kami melakukan uji coba, tes
dan mengambil beberapa sampel.

8
BAB IV
BIAYA DAN JADWAL KEGIATAN

4.1 Anggaran Biaya

Tabel 1.1 Format Ringkasan Anggaran Biaya PKM -K


No Jenis Pengeluaran Biaya (Rp)
1 Peralatan penunjang Rp 2.500.000
2 Bahan habis pakai Rp 4.000.000
3 Perjalanan, biaya pengiriman bahan baku ke Rp 2.500.000
Bandung
4 Lain-lain: administrasi, publikasi, laporan Rp 1.000.000
Jumlah Rp10.000.000

4.2 Jadwal Kegiatan


Tabel 1.2 Format Jadwal Kegiatan
Bulan ke-
No Rencana Kegiatan
1 2 3 4 5
Observasi lapangan (bahan baku, alat dan
1 ###
tenaga kerja)
2 Survey pasar dan target ### ###
3 Uji coba pembuatan produk ###
4 Produksi dan launching produk ### ###
4 Pengemasan dan pemasaran produk ### ### ###
5 Evaluasi program ### ###
6 Penulisan laporan ###

9
DAFTAR PUSTAKA

Angkasa S dan Nazaruddin, 1994. Sukun dan Keluwih. Jakarta:PT. Penebar


Swadaya.
Chaidir, Ari. 2009. Bukan nasi, tapi buah roti. Trubus-473/XL.
Badan Pengawas Obat dan Makanan. 2009. Peringatan Publik/Public Warning
Tentang Kantong Plastik Kresek Nomor KH.00.02.1.55.2890 Tanggal 14
Juli 2009.
Artikel Lingkungan Hidup. 2013. 4 Parameter Pencemaran Lingkungan [online].
Tersedia: http://www.artikellingkunganhidup.com/4-parameter-
pencemaran-lingkungan.html. (26 Oktober 2013).
Muliarta. 2013. Penanganan Sampah Plastik di Indonesia Masih Sebatas Wacana
[online]. Tersedia: http://www.voaindonesia.com/content/penanganan-
sampah-plastik-di-indonesia-sebatas-wacana-138284324/104144.html. (26
Oktober 2013).
Rahardi, Yovita H. 1999. Agribisnis Tanaman Swadaya. Jakarta : PT Penebar
Swadaya.

10
LAMPIRAN-LAMPIRAN

Lampiran 1. Biodata Ketua dan Anggota


1. Ketua
A. Identitas Diri
1 Nama Lengkap (dengan gelar) Yayu Maria Ulfah
2 Jenis Kelamin Perempuan
3 Program Studi Pendidikan Biologi
4 NIM 1300676
5 Tempat dan Tanggal Lahir Pandeglang, 28 Februari 1995
6 E-mail yayunemoralis@ yahoo.co.id
7 No Telepon/HP 085774240609

B. Riwayat Pendidikan
SD SMP SMA
SDN SMPN 1
Nama Institusi SMAN CMBBS
Kedaleman 1 Pandeglang
Jurusan - - IPA
Tahun Masuk-Lulus 2001-2007 2007-2010 2010-2013

Semua data yang saya isikan dan tercantum dalam biodata ini adalah benar
dan dapat dipertanggungjawabkan secara hukum. Apabila di kemudian
hari ternyata dijumpai ketidaksesuaian dengan kenyataan, saya sanggup
menerima sanksi.
Demikian biodata ini saya buat dengan sebenarnya untuk memenuhi salah
satu persyaratan dalam pengajuan PKM-K.

Bandung, 24-Oktober-2013
Pengusul

(Yayu Maria Ulfah)

11
2. Anggota 1
A. Identitas Diri
1 Nama Lengkap (dengan gelar) Lulut Azmi Supardi
2 Jenis Kelamin Perempuan
3 Program Studi Pendidikan Biologi
4 NIM 1307108
5 Tempat dan Tanggal Lahir Tasikmalaya, 23 Oktober 1994
6 E-mail lulutazmi@ yahoo.com
7 No Telepon/HP 085221349139

B. Riwayat Pendidikan
SD SMP SMA
SMP SMA
Nama Institusi SDN Citapen 2
Al-Mutaqin Al-Mutaqin
Jurusan - - IPA
Tahun Masuk-Lulus 2001-2007 2007-2010 2010-2013

Semua data yang saya isikan dan tercantum dalam biodata ini adalah benar
dan dapat dipertanggungjawabkan secara hokum. Apabila di kemudian
hari ternyata dijumpai ketidaksesuaian dengan kenyataan, saya sanggup
menerima sanksi.
Demikian biodata ini saya buat dengan sebenarnya untuk memenuhi salah
satu persyaratan dalam pengajuan PKM-K.

Bandung, 24-Oktober-2013
Pengusul

(Lulut Azmi Supardi)

12
3. Anggota 2
A. Identitas Diri
1 Nama Lengkap (dengan gelar) Siti Nur Aeni M
2 Jenis Kelamin Perempuan
3 Program Studi Pendidikan Biologi
4 NIM 1302123
5 Tempat dan Tanggal Lahir Tasikmalaya, 19 Oktober 1995
6 E-mail si_nuraeni@yahoo.com
7 No Telepon/HP 085294392744

B. Riwayat Pendidikan
SD SMP SMA
SDN SMPN 2 SMAN 2
Nama Institusi
Sukamanah 1 Tasikmalaya Tasikmalaya
Jurusan - - IPA
Tahun Masuk-Lulus 2001-2007 2007-2010 2010-2013

Semua data yang saya isikan dan tercantum dalam biodata ini adalah benar
dan dapat dipertanggungjawabkan secara hokum. Apabila di kemudian
hari ternyata dijumpai ketidaksesuaian dengan kenyataan, saya sanggup
menerima sanksi.
Demikian biodata ini saya buat dengan sebenarnya untuk memenuhi salah
satu persyaratan dalam pengajuan PKM.

Bandung, 24-Oktober-2013
Pengusul

(Siti Nur Aeni M)

13
Lampiran 2. Justifikasi Anggaran Kegiatan

1. Peralatan Penunjang
Harga
Justifikasi
Material Kuantitas Satuan Keterangan
Pemakaian
(Rp)
Kompor Untuk memasak 2 270.000 540.000
Dandang Untuk memasak 4 50.000 200.000
Baskom Untuk menyimpan 12 25.000 300.000
Pisau Untuk memotong 5 5.000 25.000
Pisau Khusus Untuk membentuk 5 10.000 10.000
Talenan Sebagai alas 6 5.000 30.000
Timbangan Untuk menimbang 2 50.000 100.000
Ember Untuk mencuci 5 20.000 100.000
Spatula Untuk memasak 4 10.000 40.000
Saringan Untuk meniriskan 4 10.000 40.000
Sendok Untuk mengaduk 7 5000 35.000
Toples Kecil Untuk menyimpan 12 10.000 120.000
Toples Sedang Untuk menyimpan 12 15.000 180.000
Toples Besar Untuk menyimpan 12 20.000 240.000
Tabung LPG
Sebagai bahan bakar 2 250.000 500.000
12 kg
Untuk
Lap kain 4 10.000 40.000
membersihkan
SUB TOTAL (Rp) 2.500.000

2. Bahan Habis Pakai


Harga
Justifikasi
Material Kuantitas Satuan Keterangan
Pemakaian
(Rp)
Sukun Bahan utama 300 buah 5.000 1.500.000

14
Gas LPG 12 Sebagai bahan
2 250.000 500.000
kg bakar
Susu Perasa 7 bungkus 30.000 210.000
Perasa Perasa 5 bungkus 20.000 100.000
Gula halus Bahan tambahan 5 kg 10.000 50.000
Garam Bahan tambahan 5 bungkus 2.000 10.000
Minyak
Untuk menggoreng 15 liter 20.000 300.000
Goreng
Plastik Zipper Untuk mengemas 37 bungkus 25.000 925.000
Pelengkap
Label kemasan 900 buah 1.000 900.000
kemasan
Menghilangkan
Kapur 1 kg 5.000 5.000
getah
SUB TOTAL (Rp) 4.000.000

3. Perjalanan
Harga
Justifikasi
Material Kuantitas Satuan Keterangan
Perjalanan
(Rp)
Pengiriman
Dari kebun sukun 500.000 500.000
sukun
Ke daerah Dago,
Distribusi
PVJ, Gasibu, kantin 1.500.000 1.500.000
produk
universitas
Perjalanan ke Untuk membeli
500.000 500.000
pasar bahan
SUB TOTAL (Rp) 2.500.000

15
4. Lain-lain
Harga
Justifikasi
Material Kuantitas Satuan Keterangan
Perjalanan
(Rp)
Untuk
Dokumentasi mengabadikan hal 500.000 500.000
penting
Pembukuan Untuk arsip 200.000 200.000
Untuk makan dan
Konsumsi 300.000 300.000
minum
SUB TOTAL (Rp) 1.000.000
Total (Keseluruhan) 10.000.000

Lampiran 3. Susunan Organisasi Tim Kegiatan dan Pemberian Tugas

Program Bidang Alokasi Waktu Uraian


No Nama / NIM
Studi Ilmu (jam/minggu) Tugas

Yayu Maria Pend. Sosial


1 10 Pemasaran
Ulfah Biologi Ekonomi
Pend. Sosial
2 Siti Nur Aeni 10 Produksi
Biologi Ekonomi
Lulut Azmi Pend. Sosial
3 10 Pembukuan
Supardi Biologi Ekonomi

16
Lampiran 4. Surat Pernyataan Ketua Kegiatan

SURAT PERNYATAAN KETUA PENELITI/PELAKSANA


Yang bertanda tangan di bawah ini:

Nama : Yayu Maria Ulfah


NIM : 1300676
Program Studi : Pendidikan Biologi
Fakultas : FPMIPA

Dengan ini menyatakan bahwa usulan saya dengan judul:


Pemanfaatan Model Resealable zip lock Sebagai Kemasan Pakai Ulang
(REUSE) Pada Produk KUNSA Keripik Sukun Aneka Rasa
Yang diusulkan untuk tahun anggaran 2013 bersifat original dan belum pernah
dibiayai oleh lembaga atau sumber dana lain.

Bilamana di kemudian hari ditemukan ketidaksesuaian dengan pernyataan ini,


maka saya bersedia dituntut dan diproses sesuai dengan ketentuan yang berlaku
dan mengembalikan seluruh biaya penelitian yang sudah diterima ke kas Negara.
Demikian pernyataan ini dibuat dengan sesungguhnya dan dengan sebenar-
benarnya.

17
Lampiran 5. Gambaran Kemasan Produk

Lampiran 6. Denah Detail Lokasi Mitra Kerja

Gambar 2. Peta Lokasi Usaha

18