Anda di halaman 1dari 3

Kehamilan

Usia kehamilan k-40 bulan

Kehamilan Usia kehamilan k-40 bulan Kala I : Pembukaan BAB II SKEMA UMUM POST PARTUM Kala

Kala I : Pembukaan

Kehamilan Usia kehamilan k-40 bulan Kala I : Pembukaan BAB II SKEMA UMUM POST PARTUM Kala

BAB II SKEMA UMUM POST PARTUM

Kala II : Pengeluaran bayi Farmakologi : Post partum adalah masa 6 minggu sejak bayi
Kala II : Pengeluaran bayi
Farmakologi :
Post partum adalah masa 6 minggu sejak bayi lahir sampai
organ-organ reproduksi sampai kembali ke keadaan
normal sebelum hamil (Bobak, 2010).
Penatalaksanaan medis
Diet postpartum
Kala III : Lepasnya plasenta
- oksitosin
1.
- ergometrin dan
metilergometrin
Kala IV : pengawasan
makanan yang mengandung
protein,banyak cairan, sayur-sayuran dan
buah-buahan, cukup protein , dan vitamin
- prostaglandin
Post Partum
- obat tokolitika
- etanol dan mg-sulfat
POST PARTUM
- agonis adrenoreseptor beta
Penanganan rupture perineum diantaranya dapat
dilakukan dengan cara melakukan penjahitan luka
lapis demi lapis dan mempertahankan jangan
sampai terjadi ruang kosong terbuka kearah vagina
yang biasanya dapat dimasuki bekuan-bekuan
darah yang akan menyebabkan tidak baiknya
penyembuhan luka, selain itu dapat dilakukan
dengan cara memberikan antibiotic yang cukup (
moctar,1998 )
Perubahan
Estrogen dan
psikososial
Perubahan Fisiologis
progesteron
Perubahan peran
Steroid gonad
Sistem Reproduksi
Nic :
Sistem Endokrin
Sistem Gastrointesrtinal
Eliminasi usus
involusi
,kontinensi usus
Memodulasi sistem
neurotransmitter
Pengetahuan
Tidak mampu
Penurunan motilitas usus
yang terbatas
beradaptasi
Pelepasan
Mampu beradaptasi
dengan peran baru
Vagina &
dengan peran
Endometrium
Perineum
IMD (inisiasi
Menyusui Dini )
mengenai
plasenta
Konstipasi
Serviks
perawatan diri
baru
Regulasi suasana
Susah BAB
dan bayi
hati
Bekas melekatnya
placenta
Post
Hipotalamus
Penurunan
Trauma,
episiotomi
hormon esterogen
Nic: pemberian enema,
perawatan postpartum
,pemberian obat rectum
Baby blues
Ibu mengekspresikan keinginan
untuk merawat diri dan bayi
pembeng
dan progesteron
syndrome
kakan,
S.Hematology
Hipofisis
Perdarahan
Monitor
luka
Tindakan
Posterior
warna,
Mempengaruhi
hubungan ibu dan
bayi
penjahitan luka
Ibu tidak mampu
merawat diri dan
bayi
jumlah dan
(hetching)
Kontraksi
Oksitosin
Pemeriksaan
bau lochea
Lochea
Tromboplebitis
(PD menginflamasi
dan pembekuan)
Leukosit meningkat
> 12 hari
mioma
darah
melemah
Merangsang sel-sel alveoli
Ibu kesulitan dalam
merawat diri dan
bayi
Motivasi orang tua
untuk memegang,
memeluk, memijat dan
menyentuh bayi
Defisit
Monitor
Ovarium
 Monitor
pengetahuan
REEDA
skala
Fibrinogen
Tidak
Hipofisis anterior
hasil lab
nyeri
mampu
Bakteri mudah
Penurunan
Risiko infeksi
 Pantau
berkembang
mengeluark
progesteron dan
Kemampuan
Prolaktin meningkat
TTV
an lochea
Monitor
esterogen
penggumpalan 
dengan
tanda-
Nic :
Potensial
Produksi asi
maksimal
tanda
Tidak menyusui
meningkat
Post
infeksi
Pembeng
i
f
k
i
Postpartum
Terganggunya
partum
depression
monitor
keterampilan
orang tua dalam
mengenali
kebutuhan
fisiologis bayi
-pendidikan orang tua bayi
kakan
proses ovulasi
S. perkemihan
Lochea
Engorgement/
-pengajaran nutrisi bayi 0-3 bulan
Risiko infeksi
Risiko infeksi
statis
bengkak
Nyeri akut
Nyeri akut
Oligomenorae
Nic :
-pengajaran stimulasi bayi 0-4
bulan
Ansietas
-perawatan post
Nic :
-perawatan postpartum
partum
Penurunan kadar
-pemberian
Perineum
Otolisis uterus
Noc :
Post partum sikosis
analgesic
Nic :
esterogen
-kontrol infeksi
membengkak
-pengetahuan menyusui
-manajemen nyeri
-
-perawatan
intrapartum
-terapi music
Berikan informasi
faktual terkait
diagnosis,
perawatan dan
prognosis.
Ibu takut BAK urine
karena sakit
Hilngnya
-Pengetahuan perawatan bayi
peningkatan vena
Pemecahan kelebihan
protein dlm otot uterus
-perawatan perineum
suasana hati labil, tearfulness,
kecemasan atau mudah marah
-pemberian obat
-pengetahuan kesehatan ibu post
partum
Proteinuria
Noc :
Distensi kandung
- Berada di sisi klien
untuk meningkatkan
rasa aman dan
kemih
Noc :
Hilangnya peningkatan
vol.darah akibat
kehamilan
Suasana hati tertekan atau sedih,
tearfulness, kehilangan minat dalam
kegiatan yang biasa, perasaan bersalah,
perasaan tidak berharga atau
ketidakmampuan, kelelahan, gangguan
tidur, perubahan selera makan,
konsentrasi yang buruk, pikiran untuk
bunuh diri
-Status maternal
Risiko
postpartum
Pemeriksaan
-Control nyeri
infeksi
Retensi urin
urin
Noc :
- tingkat nyeri
Dikeluarkan melalui
keringat dan urine
-
Tingkat
Noc :
Risiko
Nic :
Risiko syok
kecemasan
kekurangan
Gangguan eliminasi
urin
-keseimbangan cairan
-pencegahan
volume cairan
perdarahan
Nic :
-keparahan infeksi
baru lahir
Nic :
-Pencehagan perdarahan
Noc :
-keberhasilan
-pengurangan
perdarahan uterus
post partum
Gelisah, lekas marah, dan insomnia, pergeseran cepat
depresi atau gembira suasana hati, disorientasi atau
kebingungan, dan perilaku tidak menentu atau tidak
teratur, halusinasi pendengaran yang
menginstruksikan ibu untuk menyakiti dirinya sendiri
atau bayinya
-perawatan
menyusui bayi
-pengurangan perdarahan
-Keparahan syok hipovolemik
inkontenesia urin
-monitor cairan
-kontrol infeksi, monitor
tanda’’ fital.
-status sirkulasi
-keparahan infeksi baru lahir
Noc :
-perawatan retensi
urin
-mempertahankan
pemberian asi
Ketidakefektifan performa peran
-eliminasi urin
-Perawatan
Manifestasi klinis :
postpartum
-kontenensia urin
Nic :
1. Sistem reproduksi
6.
Payudara
Noc :
-perawatan perineum
a.
Proses involusi
a. Ibu tidak menyusui
Lochea lubra
Lochea sanguinolenta
Monitor cairan
b.
Kontraksi
b. Ibu menyusui
(berwarna merah dan hitam,
terdiri dari sel desidua, verniks
kaseosa, rambut, sisa
mekonium, sisa darah)
(3 sampai 7 hari, berwarna
putih bercampur merah)
c. Tempat plasenta
7.
Sistem kardiovaskuler
(Penampialn Peran)
Melakukan peran
sesuai harapan
d. Lochea
a.
Volume darah
e. Serviks
b.
Curah jantung
f. Vagina dan perineum
c.
Tanda-tanda vital
Lochea alba
2. Sistem endokrin
8.
Sistem neurologi
a. Hormone plasenta
9.
Sistem muskulokeletal
-(Peningkatan
peran)Berikan
kesempatan rawat
gabung / rooming in
utk membantu
mengklarifikasi peran
sbg ortu dg cara yg
tepat
Lochea serosa
(setelah hari ke 14,
berwarna putih
b. Hormone hipofisis
10.
Sistem integumen
(7 sampai 14 hari,
berwarna putih)
3. Abdomen
4. Sistem urinarius
5. Sistem cerna
a. nafsu makan
b. mortalitas
c. devekasi

Post paratum sectio cesar

Kehamilan

Kelahiran lebih dari 40 minggu atau kurang dari 40 minggu Posisi bayi, letak bayi, letak
Kelahiran lebih dari 40 minggu atau
kurang dari 40 minggu
Posisi bayi, letak bayi, letak
plasenta
Kekuatan / his dari ibu yang
tidak adekuat
Ibu dengan penyakit serius
Lambatnya proses
persalinan
Ibu dengan penyakit serius Lambatnya proses persalinan Tidak mampu melahirkan secara normal Tindakan sectio cesar

Tidak mampu melahirkan secara normal

Tindakan sectio cesar Induksi Vorcep vakum Postpartum Post partum Psikologis Fisiologis Anastesi Luka post
Tindakan sectio cesar
Induksi
Vorcep
vakum
Postpartum
Post partum
Psikologis
Fisiologis
Anastesi
Luka post operasi
Kelahiran normal
Jaringan terputus
Jaringan terbuka
Bed rest
Penurunan saraf
Perdarahan
simpatik
Proteksi kurang
Penurunan
Regenerasi sel darah merah
peristaltik
Merangsang area
sensorik
Kondisi diri
Invasi bakteri
menurun
Konstipasi
Penuruan HB
Nyeri akut
Resiko infeksi
Penurunan suplai O 2 dan sirkulasi

Sistem reproduksi

Penurunan suplai O 2 dan sirkulasi Sistem reproduksi Perineum Post episiotomi Tindakan penjahitan luka (hetching)
Penurunan suplai O 2 dan sirkulasi Sistem reproduksi Perineum Post episiotomi Tindakan penjahitan luka (hetching)
Penurunan suplai O 2 dan sirkulasi Sistem reproduksi Perineum Post episiotomi Tindakan penjahitan luka (hetching)

Perineum

suplai O 2 dan sirkulasi Sistem reproduksi Perineum Post episiotomi Tindakan penjahitan luka (hetching) Ovarium

Post episiotomi

O 2 dan sirkulasi Sistem reproduksi Perineum Post episiotomi Tindakan penjahitan luka (hetching) Ovarium Penurunan

Tindakan penjahitan luka (hetching)

Ovarium
Ovarium

Penurunan

progesteron dan

esterogen

(hetching) Ovarium Penurunan progesteron dan esterogen Terganggunya proses ovulasi Vagina & Serviks Trauma,

Terganggunya

proses ovulasi

progesteron dan esterogen Terganggunya proses ovulasi Vagina & Serviks Trauma, pembengkakan, luka Endometrium

Vagina & Serviks

Trauma, pembengkakan, luka

Endometrium

Vagina & Serviks Trauma, pembengkakan, luka Endometrium Bekas melekatnya placenta Perdarahan Lochea Bakteri mudah

Bekas melekatnya placenta

Perdarahan Lochea
Perdarahan
Lochea

Bakteri mudah berkembang

luka Endometrium Bekas melekatnya placenta Perdarahan Lochea Bakteri mudah berkembang Potensial infeksi Risiko infeksi

Potensial infeksi

Risiko infeksi
Risiko infeksi