Anda di halaman 1dari 6

PEMERINTAH PROVINSI JAWA TIMUR

DINAS KESEHATAN
UPT RUMAH SAKIT UMUM MOHAMMAD NOER PAMEKASAN
Jl. Bonorogo No. 17 Pamekasan TELP. (0324) 322594 FAX. (0324) 323085
E-mail: bp4.pamekasan@gmail.com

KEPUTUSAN KEPALA UPT RUMAH SAKIT UMUM MOHAMMAD NOER


PAMEKASAN
NOMOR:
TENTANG
KEBIJAKAN PELAYANAN KLINIS DI
RUMAH SAKIT UMUM MOHAMMAD NOER PAMEKASAN

KEPALA UPT RUMAH SAKIT UMUM MOHAMMAD NOER PAMEKASAN

Menimbang :
a. Bahwa dalam rangka meningkatkan mutu pelayanan di UPT Rumah
Sakit Umum Mohammad Noer, diperlukan penyelenggaraan pelayanan
klinis yang bermutu tinggi sesuai dengan kebutuhan pasien dan
memperhatikan keselamatan pasien.
b. Bahwa agar pelayanan di Rumah Sakit Umum Mohammad Noer dapat
terlaksana dengan baik, perlu adanya kebijakan Direktur Rumah Sakit
Umum Mohammad Noer sebagai landasan bagi penyelenggaraan
pelayanan klinis di Rumah Sakit Umum Mohammad Noer Pamekasan.
c. Bahwa berdasarkan pertimbangan sebagaimana dimaksud dalam a dan
b, perlu ditetapkan dengan Keputusan Direktur Rumah Sakit Umum
Mohammad Noer Pamekasan.

Mengingat :
1. Undang Undang Republik Indonesia Nomor 36 tahun 2009 tentang
kesehatan ( Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2009
Nomor 144, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia
Nomor 5063 );
2. Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 741/Menkes/Per/VII/2008 tentang
Standar Pelayanan Minimal bidang Kesehatan di Kabupaten/Kota;
3. Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 46 tahun
2015, tentang Akreditasi Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama;
4. Keputusan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor
1457/MENKES/SK/X/2003 tentang Standar Pelayanan Minimal
Bidang Kesehatan di Kabupaten/Kota

MEMUTUSKAN
KEBIJAKAN PELAYANAN KLINIS PADA
RUMAH SAKIT UMUM MOHAMMAD NOER PAMEKASAN

Menetapkan :
KESATU : Kebijakan pelayanan klinis Rumah Sakit Umum Mohammad Noer
Pamekasan sebagaimana tercatum dalam Lampiran Keputusan ini.
KEDUA : Pembinaan dan pengawasan penyelenggaraan pelayanan klinis Rumah
Sakit Umum Mohammad Noer dilaksanakan oleh Kepala UPT Rumah
Sakit Umum Mohammad Noer Pamekasan.
KETIGA : Keputusan ini berlaku sejak tanggal ditetapkannya, dan apabila
dikemudian hari terdapat kekeliruan dalam penetapan ini akan diadakan
perbaikan sebagaimana mestinya.

DITETAPKAN DI : PAMEKASAN
TANGGAL :

KEPALA UPT
RUMAH SAKIT UMUM MOHAMMAD NOE

dr. Setya Budiono, M,Kes


PEMBINA
NIP. 19710514 200012 1 002
Lampiran : Keputusan Kepala UPT Rumah Sakit Umum Mohammad Noer Pamekasan
Nomor :
Tanggal :

KEBIJAKAN PELAYANAN KLINIS PADA


RUMAH SAKIT UMUM MOHAMMAD NOER PAMEKASAN

A. PENDAFTARAN PASIEN
1. Pendaftaran pasien harus dipandu dengan prosedur yang jelas.
2. Pendaftaran dilakukan oleh petugas yang kompeten yang memenuhi kriteria.
3. Pendaftaran pasien memperhatikan keselamatan pasien.
4. Identitas pasien harus dipastikan minimal dengan identifikasi sebagai berikut :
nama pasien,alamat / tempat tinggal, umur dan nomor rekam medis.
5. Informasi tentang jenis pelayanan klinis yang tersedia dan informasi lain yang
dibutuhkan masyarakat, meliputi tarif, jenis pelayanan, jadwal pelayanan dan
informasi tentang kerjasama dengan fasilitas kesehatan yang lain harus dapat
disediakan di tempat pendaftaran.
6. Hak dan kewajiban pasien harus diperhatikan pada keseluruhan proses pelayanan
yang dimulai dari pendaftaran.
7. Hak hak pasien meliputi :
a. Memperoleh informasi mengenai tata tertib dan peraturan yang
berlaku di Rumah Sakit.
b. Memperoleh informasi tentang hak dan kewajiban pasien.
c. Memperoleh layanan yang manusiawi, adil, jujur, dan tanpa
diskriminasi.
d. Memperoleh layanan kesehatan yang bermutu sesuai dengan standar
profesi dan standar prosedur operasional.
e. Memperoleh layanan efektif dan efisien sehingga pasien terhindar dari
kerugian fisik dan materi.
f. Mengajukan pengaduan atas kualitas pelayanan yang ditetapkan.
g. Memilih dokter dan kelas perawatan sesuai dengan keinginannya dan
peraturan yang berlaku di Rumah Sakit.
h. Meminta konsultasi tentang penyakit yang dideritanya kepada dokter
lain yang mempunyai Surat Izin Praktik (SIP) baik di dalam maupun di
luar Rumah Sakit.
i. Mendapatkan privasi dan kerahasiaan penyakit yang diderita termasuk
data-data medisnya.
j. Mendapat informasi yang meliputi diagnosis dan tata cara tindakan
medis, tujuan tindakan medis, alternatif tindakan, risiko, dan
komplikasi yang mungkin terjadi, dan prognosis terhadap tindakan
yang dilakukan serta perkiraan biaya pengobatan.
k. Memberikan persetujuan atau menolak atas tindakan yang akan
dilakukan oleh tenaga kesehatan terhadap penyakit yang dideritanya.
l. Didampingi keluarganya dalam keadaan kritis.
m. Menjalankan ibadah sesuai agama atau kepercayaan yang dianutnya
selama hal itu tidak mengganggu pasien lainnya.
n. Memperoleh keamanan dan keselamatan dirinya selama dalam
perawatan di Rumah Sakit.
o. Mengajukan usul, saran, perbaikan atas perlakuan Rumah Sakit
terhadap dirinya.
p. Menolak pelayanan bimbingan rohani yang tidak sesuai dengan
agama dan kepercayaan yang dianutnya.
q. Mengeluhkan pelayanan Rumah Sakit yang tidak sesuai dengan
standar pelayanan melalui media cetak dan elektronik sesuai dengan
ketentuan peraturan perundangundangan.
r. Menggugat dan/atau menuntut Rumah Sakit apabila Rumah Sakit
diduga memberikan pelayanan yang tidak sesuai dengan standar, baik
secara perdata ataupun pidana.
8. Kewajiban pasien meliputi :
a. Memberikan informasi yang lengkap dan jujur tentang masalah
kesehatannya.
b. Mematuhi nasihat dan petunjuk dokter atau dokter gigi.
c. Mematuhi ketentuan yang berlaku di sarana pelayanan kesehatan.
d. Memberikan imbalan jasa atas pelayanan yang diterima.
9. Kendala fisik, bahasa dan budaya serta penghalang lain wajib diidentifikasi
dan ditindaklanjuti.

B. PENGKAJIAN, KEPUTUSAN DAN RENCANA LAYANAN


1. Kajian awal dilakukan secara paripurna dilakukan oleh petugas yang
kompeten melakukan pengkajian.
2. Kajian awal meliputi kajian medis, kajian keperawatan, kajian kebidanan dan
kajian lain oleh tenaga profesi kesehatan sesuai dengan kebutuhan.
3. Proses kajian dilakukan mengacu pada standar profesi dan standar asuhan.
4. Proses kajian dilakukan dengan memperhatikan tidak terjadinya pengulangan
yang tidak perlu.
5. Informasi kajian baik medis, keperawatan, kebidanan dan profesi kesehatan
lain wajib diidentifikasi dan di catat dalam rekam medis.
6.

a. Setiap pasien yang mendapatkan pelayanan kesehatan gawat darurat, rawat jalan dan
rawat inap wajib dibuatkan dokumen rekam medis.
b. Setiap pasien yang mendapatkan pelayanan kesehatan wajib dibuatkan identifikasi
selengkap mungkin dan pencacatan nama disesuikan dengan bukti diri yang sah seperti :
KTP/SIM/Paspor.
c. Identifikasi pasien dewasa harus dilakukan secara lengkap dan memberikan nomor RM
tunggal, nomor RM tersebut digunakan selama menjalani proses pelayanan di unit
pelayanan (Rawat Jalan, UGD maupun Rawat Inap).
d. Khusus identifikasi bayi baru lahir wajib diberikan dengan cara membuat cap kaki bayi
kanan kiri, membuat cap ibu jari tangan dari ibunya bayi serta pemberian gelang nama
kepada bayi.
e. Setiap pasien yang pertama kali datang untuk mendapatkan pelayanan kesehatan wajib
dibuatkan kartu berobat.
f. Setiap pasien yang ingin mendapatkan pelayanan kesehatan wajib identitasnya disimpan
dalam data SIMRS (Sistem Informasi Manajemen Rumah Sakit).

Kebijakan Khusus :
a. Setiap pasien Rumah Sakit Umum Mohammad Noer Pamekasan memiliki satu nomor
rekam medis.
b. Penyimpanan rekam medis pasien rawat jalan dan rawat inap disimpan didalam satu
tempat.
c. Setiap pasien yang pulang rawat inap dibuatkan ringkasan perawatan pasien (Resume).
d. Seluruh pelayanan dokumen rekam medis dilaksanakan oleh petugas rekam medis.
e. Setiap pasien yang masuk ke Rumah Sakit Umum Mohammad Noer di entry melalui
petugas rekam medis.
f. Permintaan rekam medis hanya bisa diberikan untuk kepentingan pengobatan pasien dan
untuk kepentingan lain harus sesuai aturan.
g. Kepala ruangan rawat inap bertanggungjawab atas kembalinya berkas rekam medis
pasien rawat inap yang keluar perawatan dalam waktu tidak lebih 2 x 24 jam.
h. Semua profesi tenaga kesehatan yang memberikan pelayanan kepada pasien diwajibkan
menulis seluruh pelayanan yang diberikan pada lembar rekam medis yang sudah
ditentukan, dilengkapi dengan tanda tangan / paraf dan inisial nama.
i. Penanggung jawab berkas rekam medis bertanggung jawab atas pengembalian dan
pendistribusian berkas rekam medis.
j. Berkas rekam medis rawat inap dan rawat jalan yang telah dikembalikan ke unit rekam
medis yang belum lengkap, wajib dilengkapi oleh profesi tenaga kesehatan yang
bersangkutan.
k. Unit rekam medis bertanggung jawab atas laporan berkala yang telah ditetapkan, baik
untuk kepentingan eksternal maupun internal.
l. Seluruh hasil pemeriksaan pelayanan penunjang wajib ditempelkan pada lembar rekam
medis yang telah ditetapkan.
m. Unit rekam medis bertanggung jawab atas tersedianya informasi kegiatan pelayanan dan
indikator rumah sakit yang telah ditetapkan.
n. Bagi pasien yang memerlukan data rekam medis, dapat diberikan resume atau ringkasan
perawatan pasien, hasil pemeriksaan dan riwayat pelayanan telah diberikan.

KEPALA UPT
RUMAH SAKIT UMUM MOHAMMAD NOER PAMEKASAN

dr. Setya Budiono, M,Kes


PEMBINA
NIP. 19710514 200012 1 002