Anda di halaman 1dari 4

Role Play Keperawatan Keluarga Imama Mnyusui ASI Ekslusif

Pemain Peran

1. Narrator : Astrid Kartikaningrum


2. Imama Menyusui (Ny. D) : Dian Novarina
3. Suami imama menyusui (Tn. H) : Lalu Nur Halid
4. Imama Mertua (M) : Istiyadatul F
5. Petugas Puskesmas (U) : Maelia Unayah
6. Perawat (Konselor) (P. Eka) : I Kadek Eka P

Peralatan
1. Pantom Bayi
2. Kursi (ruang tamu, pendaftaran puskesmas, ruang konsultasi)
3. Meja (ruang tamu, pendaftaran puskesmas, ruang konsultasi)
4. SAP (satuan acara penyuluhan)
5. Lembar balik (penkes Asi Ekslusif)
6. Leaflet (penkes Asi Ekslusif)
7. Mamaku pendaftaran
8. Bolpoint
9. Jas lab (untuk perawat)

Naskah cerita

Alkisah ada pasangan baru yang sudah dikaruniai anak pertama. Sang istri bernama
Ny.Dian dan sang suami bernama Tn.Halid. Anak mereka lahir secara normal dan berjenis
kelamin perempuan. Mereka memberi nama anak cantik tersebutt dengan, sebut saja Mawar.
Keluarga Tn.Halid masih tinggal dengan orang tuanya, ibunya super cerewet dan gaul. Suatu
hari Tn.Halid sedang berbincang bincang dengan istrinya diruang tamu :

Tn. H : Dek , alhamdulilah ya anak kita cantik sekali, secantik kamu.

Ny. D : Ah bisa aja mas.

Tn. H : Eh mah, kira-kira mas harus membeli susu tambahan tidak untuk
anak kita ini supaya badannya tambah gendut, kaya aku ini.
Ny. D : Aku rasa jangan dulu mas ini ASI punyaku sudah mencukupi
untuk anak kita, mending uangnya buat syukuran aja mas.

Kemudian datanglah ibu dari Tn.Halid bergabuang untuk berbincang bincang :

M : Iya Halid kapan mau mengadakan syukuran untuk anak kalian? malu
dong sama tetangga kalo nggak syukuran.

Tn. H : Iya mama secepatnya ini lagi ngomongin susu tambahan untuk
dedek cuantik.

M : Iya nggak apa-apa belikan susu, kata temen mama kalau memberikan
susu pada anak jangan yang murahan lho ya. Harus yang bermerk,
supaya anak kalian itu tetap sehat. Sama diberikan pisang juga, kata
mbah kamu dulu biar cepet gendut dan biar nggak rewel. Kamu dulu
juga mama berikan pisang saat umur 6 bulan.

Ny. D : Tapi ma iklan di tv, bayi umur 6 bulan tidak boleh diberikan susu
formula atau susu tambahan dan hanya ASI.

M : Kamu itu manut kok sama tv to nduuuk, dari pada omongan mama
mu ini.

Setelah itu, Ny. Dian pun bimbang, kemudian ia ingat temannya yang bekerja dipuskesmas.

Ny. D : hmm... aku telefon Una saja lah dari pada bingung.

Haloo, Assalamualaikum Na.

U : Waalaikumsalam, iya Dian ada apa?

Ny. D : Begini Na, aku mau cerita nih. Anak ku ini usianya sekitar 6 bulan,
kan kalau di iklan TV dari kementrian kesehatan tidak boleh memberikan susu
Formula. Hanya boleh ASI Ekslusif. Tetapi suami dan mertuaku juga
menyarankan untuk memberi susu Formula. Aku jadi bingung nih Na, antara
kemauan suami dan mertuaku dengan iklan.

U : Oalah jadi begitu, gini aja Dian besok pagi kamu ajak suami dan
mertua mu itu ke puskesmas. Agar konsultasi tentang pemberian ASI untuk anak
mu itu. supaya diberikan pemahaman.
Ny. Dian : wah cocok itu Na, ya sudah sampai berjumpa besok ya dipuskesmas.
Terimakasih atas sarannya.

U : Iya Dian sama-sama. Assalamualaikum.

Ny. D : Waalaikumsalam.

Ny. Dian pun menghampiri suami dan mertuanya yang masih duduk diruang tamu.

Ny. D : mama dan mas, bagaimana kalau besok kita ke puskesmas saja ,
besok akan ada jadwal imunisasinya dedek sekalian konsultasi kesana
mengenai susu tambahan untuk dedek. Kesana bertiga ya.

M : Iya Dian

Tn. H : jam berapa dek ?

Ny. D : Jam 9 ya mas.

Tn. H : Oke, siap sayang.

Keesokan harinya mereka bersiap-siap pergi ke puskesmas, dan sampai dipendaftaran.

U : Bapak, ibua apakah ada yang bisa saya bantu?

Tn. H : Mau mendaftar mbak untuk imunisasi dan konsultasi.

U : Oh iya pak silahkan, nama istri dan anaknya siapa ya pak?

Tn. H : Istri saya namanya Dian dan anak saya Nur Hanis.

U : Baiklah pak sudah saya daftar, langsung saja bapak ke ruang


konsultasi yang berada diujung sebelah kanan sana ya pak. Baru
setelah itu disampingnya ada ruangan untuk imunisasi nanti ada
petugas yang berjaga disana.

Tn. H : Iya mbak matursuwun.

Sesampainya diruang konsultasi mereka bertemu dengan perawat Eka

P. Eka : Selamat pagi pak mama ada yang bisa saya bantu?
Ny. D : Ini mas, saya sama keluarga saya mau memberikan tambahan
makanan berupa pisang dan susu formula untuk anak saya itu
bagaimana iya mas.

P. Eka : Umur anaknya berapa mamalan mama.

Ny. D : 6 bulan nan mas.

P. Eka : (Penjelasan materi ASI eksklusif)

M : Waaaaah jadi begitu iya jaman dulu belum ada informasi seperti ini
jadi saya menyuruh menantu saya memberikan susu tambahan dan
pisang supaya anaknya cepat gendut biar seperti bapaknya.

Tn. H : Iya sudah, saya tidak jadi membelikan susu formula berarti nih.
Uangnya buat ditabung saja kalau begitu. hehehe

Ny. D : Baiklah mas sekarang kami paham mengenai ASI eksklusif.

P. Eka : Iya sama sama , ini ada leaflet bisa imama bawa pulang untuk dibaca
baca di rumah.

Semua : Iya mas terimakasih.