Anda di halaman 1dari 2

Soal

a) Dalam percobaan tertentu, diperlukan banyak gas yang diserap pada permukaan
padatan. Sarankan beberapa faktor yang mungkin bisa membantu sesuai dengan
penjelasan yang sesuai.
b) Apa maksud tandaH dan S pada kasus adsorpsi fisik? Jelaskan!
c) Tuliskan catatan tentang chemisorpsi
Jawaban
a) Diperlukan banyak gas yang diserap pada permukaan padatan karena pada dasarnya
sifat gas yang mempunyai sifat bentuk berubah-ubah dan volume berubah-ubah.
Bentuknya berubah-ubah dikarenakan partikel-partikel pada zat gas berjauhan, tersusun
tidak teratur, gaya tarik antar partikel sangat lemah. Volumenya berubah-ubah
dikarenakan partikel pada zat gas dapat bergerak bebas meninggalkan kelompoknya.
Oleh karena itu dibutuhkan banyak gas agar dapat terserap maksimal pada permukaan
adsorben.
Luas permukaan adsorben : Semakin luas permukaan adsorben maka semakin
cepat efektif kemampuan menyerap zat-zat impuritis sehingga larutan menjadi
lebih murni dan cenderung lebih bersih dari zat-zat impuritis atau zat-zat pengotor
tersebut.
Konsentrasi zat yang diadsorpsi (adsorbate) : Semakin tinggi konsentrasi maka ion
yang dihasilkan juga semakin banyak sehingga mempengaruhi adsorpsi atau
penyerapan larutan tersebut.
Temperatur : Semakin tinggi temperatur semakin sulit untuk menyerap zat,
temperatur lebih efektif digunakan untuk adsopsi adalah temperatur kamar (suhu
ruang, yaitu 298 K)
b) H
Perubahan entalpi adalah perubahan energi yang menyertai peristiwa perubahan
kimia pada tekanan tetap. Entalpi adalah istilah dalam termodinamika yang menyatakan
jumlah energi dari suatu sistem termodinamika. Pada adsorpsi perubahan entalpi
mengalami reaksi endoterm karena pada pembentukan ikatan antara adsorben dan
adsorbat membutuhkan energi (dengan tanda -kJ/mol)
S
Nilai tertentu yang mengukur berapa banyak energi yang dilepaskan dalam
sistem ketika mengendap menjadi energi potensial terendah. Entropi menilai jumlah
gangguan, dipahami sebagai perubahan dalam panas, dari titik sebelumnya ke titik
kemudian seiring waktu. Ini harus terjadi dalam sistem tertutup, di mana tidak ada
kebocoran energi ke dalam atau keluar. Secara teoritis, yang dapat diukur, tetapi secara
praktis sangat sulit untuk membuat skenario benar-benar tertutup.
c) Kimisorpsi yang merupakan kependekan dari adsorpsi kimia, partikel melekat pada
permukaan dengan membentuk ikatan kimia (biasanya ikatan kovalen) dan cenderung
mencari tempat yang memaksimumkan bilangan koordinasinya dengan substrat.
Entalpi kimisorpsi jauh lebih besar dibandingkan fisisorpsi dan nilai khasnya sekitar -
411 kJ/mol, molekul yang terkimisorpsi dapat terpisah karena tuntutan valensi atom
permukaan yangtidak terpenuhi. Adanya fragmen molekul pada permukaan, sebagai
hasil kimisorpsi merupakan salah satu alasan mengapa permukaan mengkatalisa reaksi.