Anda di halaman 1dari 3

PERTOLONGAN PERTAMA

PADA KORBAN BENCANA ALAM

DESI TRI ASTUTI

DEWI AGUSTINA

MARGARETA TARANG

YONI INDRA LESMANA

MAFRI EDI SUMANTRI

YULIANTY NOERHASANA

ETI MARTIANA MARTIUS

NUR AMIRA SARIKA

RAHMADHANI
AKADEMI KEPERAWATAN KALTARA

TARAKAN

2017

KATA PENGANTAR

Dengan menyebut nama Allah SWT yang Maha Pengasih lagi Maha Panyayang, Kami
panjatkan puja dan puji syukur atas kehadirat-Nya, yang telah melimpahkan rahmat, hidayah,
dan inayah-Nya kepada kami, sehingga kami dapat menyelesaikan tugas ini tepat pada
waktunya. Tugas ini telah kami susun dengan maksimal dan mendapatkan bantuan dari berbagai
pihak sehingga dapat memperlancar pembuatan tugas ini. Untuk itu kami menyampaikan
banyak terima kasih kepada semua pihak yang telah berkontribusi dalam pembuatan tugas ini.
Terlepas dari semua itu, Kami menyadari sepenuhnya bahwa masih ada kekurangan baik dari
segi susunan kalimat maupun tata bahasanya. Oleh karena itu dengan tangan terbuka kami
menerima segala saran dan kritik dari pembaca agar kami dapat memperbaiki tugas ilmiah ini.
Akhir kata kami berharap semoga tugas ilmiah tentang limbah dan manfaatnya untuk
masyarakat ini dapat memberikan manfaat maupun inpirasi terhadap pembaca.
Tarakan, 10 november 2017

Penulis

BAB I

PENDAHULUAN

A. LATAR BELAKANG

Indonesia merupakan negara kepulauan terbesar di dunia yang mencakup 17.508 pulau terbesar
di lintasan garis khatulistiwa, berada di antara dua benua, asia dan Australia, serta dua samudra,
hindia dan pasifik, dan terletak pada pertemuan tiga lempeng kerak bumi ( eruasia, indo-
australia dan lempeng pasifik ). Secara georafis, hal ini memungkinkan indonesia mempunyai
berbagai budaya sumber daya alam dan sebaran penduduk yang menempatka Indonesia sebagai
salah satu negara terpadat didunia. Disisi lain, kondisi ini juga memunculkan resiko bencana
mulai dari bencana alam letusan gunung merapi, banjir, longsor, gempa bumi hingga masalah
kesehatan. Data dari penanggulanga krisis dapartemen kesehatan indonesia menunjukka bahwa
kecendrungan bencana diindonesia terus meningkat yakni 691 kejadian bencana yang tercatat
pada tahun 2005 dan 2232 pada tahun 2010. Dalam kurun waktu 1980 sampai 2009, sedikitnya
18 juta warga diindonesia terkena dampak bencana yang diantaranya adalah anak, remaja,
pemuda da tenaga pendidik. Adapun data bencana tahun 2000 sampai 2011 menyatakan bahwa
bencaa diindonesia didominasi oleh hidrometeorologi seperti banjir bandang, kekeringan, tanah
longsor, putting beliung dan gelombag pasang, sedangakan bencana geologis seperti gempa
bumi, tsunami, da letusan gunung merapi.

B. TUJUAN

Untuk mengtahui pertolonga dan penanggulangan pada bencana alam