Anda di halaman 1dari 2

PEMBERDAYAAN MASYARAKAT

No. Dokumen : Ditetapkan Oleh


Ka. PuskesmasTapalang
Nomor Revisi : -
Tanggal terbit : Januari 2015
SOP

PUSKESMAS Halaman : 1/1


MASINA
TAPALANG NIP. 19621231 198703 1365

1. Pengertian Pemberdayaan Masyarakat pada program adalah Upaya meningkatkan peran aktif
masyarakat mencegah dan mengatasi masalah dengan kegiatan dari, oleh dan untuk
masyarakat dalam program. Sasaran Pemberdayaan Masyarakat adalah Aparat
Pemerintahan, Tokoh Masyarakat, Organisasi Masyarakat dan Masyarakat.
2. Tujuan Prosedur ini Sebagai acuan di dalam melaksanakan pemberdayaan masyarakat
untuk meningkatkan kemandirian masyarakat dan keluarga dalam bidang kesehatan,
dengan cara meningkatkan pengetahuan, kemauan dan kemampuan masyarakat
sehingga masyarakt dapat berkonstribusi dalam program.
3. Kebijakan SK Kepala Puskesmas tentang kewajiban Penanggung jawab UKM Puskesmas dan
Pelaksana untuk memfasilitasi peran serta masyarakat
4. Referensi 1. Undang undang No 36 Tahun 2009 tentang kesehatan.
2. Keputusan Menteri Kesehatan Nomor 1457/MENKES/SK/X/2003 tentang
Standar Pelayanan Minimal Bidang Kesehatan di Kabupaten/Kota
3. Undang-undang No 25 Tahun 2005 tentang perencanaan pembangunan;
Keputusan Menteri Kesehatan RI No. 131/Menkes/SK/II/2004 Tahun 2004
tentang sistem kesehatan nasional
5. Prosedur 1. Alat :
a. Alat tulis kantor
b. Ruang pertemuan
c. Laptop dan OHP
2. Bahan :
a. Kerangka acuan program yang memuat pemberdayaan masyarakat
b. Undangan, notulen dan daftar hadir pemberdayaan masyarakat
6. Langkah- 1. Penanggung jawab dan pelaksana program mengidentifikasi dan menentukan
Langkah peserta yang akan di undang.
2. Penanggung jawab dan pelaksana program menentukan Fasilitator
3. Penanggung jawab dan pelaksana program membuat undangan untuk peserta
4. Penanggung jawab meminta tanda tangan Kepala Puskesmas dan meminta
nomer surat kepada Tata Usaha.
5. Pelaksana program yang ditunjuk mengedarkan surat undangan kepada peserta
sesuai dengan daftar yang di undang
6. Penanggung jawab program menyiapkan bahan pembelajaran yang
diperlukan.
7. Penanggung jawab program menentukan metode pelaksanaan yang akan
digunakan.
8. Penanggung jawab dan pelaksana program mempersiapkan ruangan yang akan
digunakan sesuai dengan setting yang sudah di tentukan.
9. Pada saat pelaksanaan, Pelaksana Program yang ditunjuk menyiapkan
administrasi dan mempersilahkan peserta mengisi daftar hadir yang
dipersiapkan.
10. Penanggung jawab Program memimpin pertemuan Pemberdayaan
Masyarakat.
11. Penanggung jawab Program mempersilahkan Kepala Puskesmas memberikan
sambutan (bila diperlukan).
12. Pelaksana Program yang ditunjuk memyampaikan tujuan dan materi
pertemuan.
13. Fasilitator yang ditunjuk menggali pengetahuan peserta tentang masalah
kesehatan dan faktor resiko yang berhubungan dengan Program.
14. Fasilitator yang ditunjuk menggali kemauan peserta dalam menyelesaikan
masalah kesehatan utama dan faktor risiko yang berhubungan dengan
Program.
15. Fasilitator yang ditunjuk menggali kemampuan peserta dalam menyelesaikan
masalah dan faktor resiko yang berhubungan dengan program.
16. Peserta pertemuan membuat kesepakatan dari hasil pertemuan bila perlu
disusun rekomendasi.
17. Pelaksana program yang ditunjuk sebagai notulen, mencatat semua hasil
pertemuan.
18. Notulen membacakan hasil pertemuan dan kesepakatan kesepakatan yang di
ambil dan Penanggung jawab menutup pertemuan.
19. Penanggung jawab melapor kepada Kepala Puskesmas hasil pertemuan
dengan buku laporan/konsultasi kepada Kepala Puskesmas.
20. Kepala Puskesmas menerima laporan dengan member rekomendasi/arahan
dan menandatangani pada buku / konsultasi.

Penanggung jawab dan Pelaksana Program melaksanakan kegiatan sesuai


yang direkomendasikan/arahan dan di catat dalam kegiatan harian.
7. Unit Terkait Pelaksana Program

8. Dokumen Catatan Mutu


Terkait 1. Daftar Hadir Rapat.
2. Undangan.
3. Notulensi rapat koordinasi.
4. Foto Kegiatan