Anda di halaman 1dari 3

SKEMA UMUM HENTI JANTUNG DAN HENTI NAFAS

Iskemia otot Ketidakseimbangan Intoktikasi Trauma kepala Kardiomiopati


jantung, dan elektrolit obat-obatan (kelaianan
Infark (hipo/hiperglikemi) otot jantung)
miokard.
Gangguan
Mengubah
pengaturan sistem
repolarisasi Dilatasi sel
saraf otonom
Perubahan Perubahan sel otot otot jantung
permeabilitas jantung
elektrofisiologi Gagal
terhadap ion K
sel-sel Jantung
miokardium Aktivasi N.
Vagus Memicu
fokus
ektopik
Potensial istirahat sel
otot jantung memendek Penurunan
/memanjang aktivitas. Sel pacu
jantung SA node

Gangguan pembentukan atau penghantaran impuls (konduksi jantung)

1
Bronkiolitis, status asmatikus,
Trauma Dada
pneumonia, emboli paru

Menekan PD di Intercosta
Penurunan respon pernafasan

ARITMIA
Ritme jantung tidak normal (normal) : Perdarahan Kegagalan pernafasan ventilasi
Fibrilasi ventrikel

Takikardi ventrikel
Akumulasi darah di rongga pleura
Hipoventilasi alveoli
PEA

Asistol (tidak ada aktivitas elektrik pada Tekanan pleura meningkat terus menerus
Gangguan difusi & retensi CO2
EKG, tidak ada denyut jantung)
Kolaps Paru
Hipoksia jaringan

O2 menurun
JANTUNG TIDAK DAPAT Paru
MENGOMPENSASI
Metabolisme anaerob CO2 PaCO2> 50 mmH
PaO2< 50mmH
PENURUNAN FUNGSI VENTRIKEL & KONTRAKTILITAS
Depresi pusat pernafasan
(Tidak ada kontraksi, tidak ada darah yang dipompa)
GANGGUAN

Hiperventilasi &Takipnea PERTUKARAN GAS

2
PENURUNAN COP PENURUNAN
CURAH JANTUNG

Tidak ada stroke volume

Perfusi Jaringan di seluruh tubuh

Perfusi Jaringan di miokard Proses difusi

Bradipnea
HENTI JANTUNG HENTI NAFAS

Dilakukan tindakan CPR Tidak dilakukan tindakan CPR


(CardioPulmonary Resusitation)

Kembalinya nadi, pernafasan,


akral dingin, pucat Kematian

Koping keluarga tidak


GANGGUAN GANGGUAN adekuat
PERTUKARAN PERFUSI
GAS JARINGAN
PERIFER DUKACITA
3