Anda di halaman 1dari 8

D.

INTERVENSI
No. Dx Tujuan Intervensi Rasional
1. Setelah diberikan NIC :
Gangguan asuhan keperawatan Airway Management
Pertukaran selama 3x24 jam 1. Kaji keadaan pasien 1. Mengetahui
Gas diharapkan pertukaran perkembangan pasien
gas pasien membaik 2. Monitor tanda-tanda vital 2. Memantau perubahan
dengan kriteria hasil : TD, suhu, RR, dan nadi
NOC : 3. Berikan dan Monitor aliran 3. untuk memantau
Respiratory status: oksigen oksigen yang masuk ke
Gas Exchange pasien
1. Rentang nafas 4. Beri posisi semifowlwer 4. Agar pasien nyaman dan
dalam keadaan sesak berkurang
normal (18-20 5. Ajarkan pasien dan 5. Agar pasien dan
kali/menit) keluarga teknik batuk keluarga tahu cara batuk
2. Tidak ada dispneu efektik efektif dan sputum
3. Mampu batuk keluar
efektif 6. Kolaborasi dalam 6. Agar sputum cair dan
4. Frekuensi nadi pemberian ventolin keluar
dalam rentang nebulizer
normal 80- 100
kali/menit
5. Ritme nadi kuat
6. TD sistol dalam
rentang normal
100-130 mmHg
7. TD diastole dalam
rentang normal 60-
80 mmHg
2. Setelah diberikan NIC :
Nyeri Akut asuhan keperawatan Pain Management
selama 3x24 jam Analgesic Administration
diharapkan nyeri 1. Kaji karakteristik nyeri 1. pengkajian berguna
pasien berkurang secara komprehensif untuk mengidentifikasi
dengan kriteria hasil : nyeri yang dialami
NOC : pasien
Pain Level 2. Kaji keadaan pasien 2. Mengetahui
1. Nyeri pasien secara komprehensif dan perkembangan konsisi
berkurang dengan monitoring TTV pasien pasien
skala 0-1 3. Ajarkan teknik relaksasi 3. Membuat pasien merasa
2. Pasien tampak nafas dalam dan distraksi nyaman dan nyeri
tenang berkurang dengan teknik
3. Pasien tahu non farmakologi
penyebab nyeri, 4. Tinggikan kaki pasien 4. Meningkatkan aliran
dan mampu dengan penyangga dan balik vena sehingga
menggunakan miring kiri dan kanan nyeri berkurang dan
teknik untuk melindungi pasien nyaman
nonfarmakologi punggung
untuk mengurangi 5. Berikan informasi tentang 5. membantu
nyeri nyeri seperti penyebab memodifikasi dan
4. Menyatakan rasa nyeri, berapa lama nyeri menghindari faktor-
nyaman setelah akan berkurang dan faktor yang dapat
nyeri berkurang antisipasi meningkatkan
5. Tanda vital dalam ketidaknyamanan dari ketidaknyamanan klien
rentang normal prosedur
(TD 100-130/ 60- 6. Delegasi dalam pemberian 6. membantu mengurangi
80 mmHg, Nadi: analgetik paracetamol nyeri yang dirasakan
80-100 x/menit, flash 1gr @8 jam (IV) dengan teknik
RR= 18-20 farmakologi
x/menit)
3 Setelah diberikan NIC
Risiko asuhan keperawatan Fluid management
Kekurangan selama 3x24 jam 1. Monitor vital sign 1. Untuk mengetahui
Volume diharapkan terjadi status
Cairan keseimbangan cairan perkembangan
pada pasien dengan pasien
kriteria hasil : 2. Monitor masukan makanan 2. Untuk mengetahui
NOC / cairan dan hitung intake CM dan CK
Fluid balance kalori harian pasien untuk
Hydration 3. Monitor cairan keluar menghitung
Nutritional Status : pasien balance cairan
Food and Fluid Intake 4. Dorong keluarga untuk 3. Untuk
Kriteria Hasil : membantu pasien memudahkan
1. Mempertahankan makan/minum memenuhi
urine output sesuai kebutuhan pasien
dengan usia dan makan/minum.
BB, BJ urine
normal, HT normal
2. Tanda vital dalam
rentang normal (TD
100-130/ 60-80
mmHg, Nadi: 80-
100 x/menit, RR=
18-20 x/menit)
3. Tidak ada tanda
tanda dehidrasi,
Elastisitas turgor
kulit baik,
membran mukosa
lembab, tidak ada
rasa haus yang
berlebihan
4. Setelah diberikan NIC :
Risiko asuhan keperawatan Infection Control (Kontrol
Infeksi selama 3x24 jam infeksi)
diharapkan kerentanan 1. Pertahankan teknik isolasi 1. Agar bakteri dan
terhadap infeksi penyakit tidak
berkurang dengan menyebar dari
kriteria hasil : lingkungan dan orang
NOC : lain
Immune Status 2. Monitor tanda dan gejala 2. Mengetahui adanya
Knowledge : Infection infeksi tanda dan gejala nfeksi
control 3. Monitor hitung granulosit, 3. Mengetahui
Risk control WBC peningkatan granulosit
Kriteria Hasil : dan WBC
1. Klien bebas dari 4. Ajarkan dan anjurkan 4. Mencegah terjadinya
tanda dan gejala pada pengunjung untuk infeksi dari
infeksi mencuci tangan mikroorganisme yang
2. Menunjukkan menggunakan sabun ada di tangan, mencuci
kemampuan untuk antimikroba saat ingin tangan menggunakan
mencegah menyentuh pasien dan sabun lebih efektif
timbulnya infeksi setelah bersentuhan untuk membunuh
3. Jumlah leukosit dengan pasien bakteri
dalam batas 5. Batasi pengunjung 5. Mencegah infeksi
normal nosokomial.
4. Menunjukkan 6. Rawat luka dengan teknik 6. Supaya luka bersih dan
perilaku hidup steril tidak terjadi infeksi
sehat 7. Bersihkan area terpasang 7. Supaya area CVC
CVC bersih dan resiko
infeksi berkurang
8. Delegasi dalam pemberian 8. untuk mempercepat
antibiotik : Cefoperazone perbaikan kondisi
sulbactam 1gr @12 jam pasien
(IV), levofloxacin 750mg
@24 jam (IV)
5. Setelah diberikan NIC :
Kerusakan asuhan keperawatan Pressure Management
Intergritas selama 3x24 jam 1. Anjurkan pasien untuk 1. Agar memudahkan
Kulit diharapkan integritas menggunakan pakaian yang pasien dalam bergerak
kulit pasien membaik longgar
dengan kriteria hasil : 2. Jaga kebersihan kulit agar 2. Mengurangi kolonisasi
NOC : tetap bersih dan lemab bakteri
Tissue Integrity : 3. Mobilisasi pasien miring 3. Agar tidak terjadi
Skin and Mucous kiri atau kanan) setiap dua dekubitus pada kulit
Membranes jam sekali pasien
Kriteria Hasil : 4. Tutup daerah luka dengan 4. Untuk membuat kulit
1. Integritas kulit kasa dan elastis bandage tidak kering dan terjaga
yang baik bisa dari kuman
dipertahankan 5. Kolaborasi dalam persiapan 5. Untuk mempercepat
(sensasi, pasien operasi seperti penyembuhan pasien
elastisitas, meminta pasien untuk
temperatur, puasa dan istirahat yang
hidrasi, cukup dan menjelaskan
pigmentasi) semua prosedur saat
2. Luka pada kulit operasi
mengering
3. Perfusi jaringan
baik
4. Mampu
melindungi kulit
dan
mempertahankan
kelembaban kulit
5. Setelah diberikan NIC :
Risiko asuhan keperawatan Infection Control (Kontrol
Infeksi selama 3x24 jam infeksi)
diharapkan kerentanan 1. Pertahankan teknik isolasi 1. Agar bakteri dan
terhadap infeksi dan bersihkan lingkungan penyakit tidak
berkurang dengan pasien menyebar dari
kriteria hasil : lingkungan dan orang
NOC : lain
Immune Status 2. Monitor tanda dan gejala 2. Mengetahui adanya
Knowledge : Infection infeksi tanda dan gejala nfeksi
control 3. Monitor hitung granulosit, 3. Mengetahui
Risk control WBC peningkatan granulosit
Kriteria Hasil : dan WBC
1. Klien bebas dari 4. Ajarkan dan anjurkan 4. Mencegah terjadinya
tanda dan gejala pada pengunjung untuk infeksi dari
infeksi mencuci tangan mikroorganisme yang
2. Menunjukkan menggunakan sabun saat ada di tangan, mencuci
kemampuan untuk ingin menyentuh pasien tangan menggunakan
mencegah dan setelah bersentuhan sabun lebih efektif
timbulnya infeksi dengan pasien untuk membunuh
3. Jumlah leukosit bakteri
dalam batas 5. Batasi pengunjung 5. Mencegah infeksi
normal nosokomial.
4. Menunjukkan 6. Rawat luka dengan teknik 6. Supaya luka bersih dan
perilaku hidup steril tidak terjadi infeksi
sehat 7. Bersihkan area terpasang 7. Supaya area CVC
CVC bersih dan resiko
infeksi berkurang
8. Delegasi dalam pemberian 8. untuk mempercepat
antibiotik : Cefoperazone perbaikan kondisi
sulbactam 1gr @12 jam pasien
(IV), levofloxacin 750mg
@24 jam (IV)

6. Setelah diberikan NIC


Hambatan asuhan keperawatan Exercise therapy : Joint
Mobilitas selama 3x24 jam Mobility
Fisik diharapkan aktivitas 1. Kaji kemampuan 1. Untuk mengetahui
fisik pasien meningkat mobilitas pasien dan perkembangan kondisi
dengan kriteria hasil : monitoring TTV pasien pasien dala mobilisasi
NOC 2. Latih ROM aktif dan 2. Untuk mempertahankan
Joint movement : pasif pada pasien dan dan meningkatkan
Active keluarga kekuatan otot pasien
Mobility Level 3. Latih dan bantu pasien 3. Membantu pasien
Self care : ADLs untuk melakukan dalam memenuhi
1. Pasien mampu aktivitasnya sendiri sesuai kebutuhannya
menggerakkan kemampuan
anggota gerakknya 4. Kolaborasi dengan tim 4. Untuk memperbaiki
semampunya dan fisioterapi kondisi pasien dalam
mampu miring mobilisasi
kanan dan kiri
2. Pasien mampu
melakukan
beberapa
aktivitasnya sendiri
3. Pasien tampak
bugar
4. Kekuatan otot
444 444
444 444
7. Setelah diberikan NIC
Risiko asuhan keperawatan Fall Prevention
Jatuh selama 3x24 jam 1. Identifikasi perilaku dan 1. Untuk mengetahui
diharapkan risiko jatuh faktor yang seberapa besar resiko
dapat berkurang mempengaruhi resiko pasien jatuh
berkurang dengan jatuh 2. Untuk mengetahui
kriteria hasil : 2. Monitor tanda-tanda vital perkembangan kondisi
NOC : Trauma risk pasien
for, Injury risk for 3. Ciptakan lingkungan yang 3. Untuk menghindari
1. Pasien dan aman bagi pasien seperti pasien jatuh atau pun
keluarga tahu dan pasang pengaman bed, cedera
bisa mencegah kunci roda bed, bantu
terjadinya pasien dalam memenuhi
peristiwa jatuh kebutuhannya
2. Perilaku
pencegahan jatuh
3. Tidak ada
kejadian jatuh