Anda di halaman 1dari 18

1.

1 Latar Belakang
Terapi Aktivitas Kelompok (TAK) sosialisasi adalah upaya untuk
memfasilitasi kemampuan sosialisasi sejumlah klien dengan masalah hubungan
sosial. Salah satu gangguan hubungan sosial pada pasien gangguan jiwa adalah
isolasi sosial yang merupakan salah satu masalah keperawatan yang ditemukan
pada pasien gangguan jiwa. Isolasi sosial adalah keadaan dimana seorang individu
mengalami penurunan atau bahkan sama sekali tidak mampu berinterksi dengan
orang lain sekitarnya (keliat, et all. 2006). Pasien mungkin merasa ditolak, tidak
diterima, kesepian, dan tidak mampu membuna hubungan yang berarti dengan
orang lain. Salah satu penangannya yaitu dengan melakukan Terapi Aktivitas
Kelompok yang bertujuan agar pasien mampu/dapat berinteraksi dengan orang
lain disekitarnya
Berdasarkan data yang diperoleh dari Medical Record Rumah Sakit Jiwa
Menur Surabaya diketahui pasien yang mengalami gangguan jiwa sejumlah dan
terdapat kasus isolasi sosial sejumlah ..
Dari segi kehidupan sosial kultural, interaksi sosial adalah merupakanhal
yang utama dalam kehidupan bermasyarakat, sebagai dampak adanyakerusakan
interaksi sosial ' menarik diri akan menjadi suatu masalah besar dalam fenomen
kehidupan, yaitu terganggunya komunikasi yang merupakansuatu elemen penting
dalam mengadakan hubungan dengan orang lain ataulingkungan disekitarnya
(Carpenito, 1997). Oleh karena itu, perlu diadakan Terapi Aktivitas Kelompok
tentangisolasi sosial.

1
A. Pengertian
Terapi aktivitas kelompok adalah terapi modalitas yang dilakukan
perawat kepada sekelompok klien yang mempunyai masalah keperawatan
yang sama. Aktivitas yang digunakan sebagai terapi, dan kelompok
digunakan sebagai target asuhan. Di dalam kelompok terjadi dinamika
interaksi yang saling bergantung, saling membutuhkan dan menjadi
laboratorium tempat klien berlatih perilaku baru yang adaptif untuk
memperbaiki perilaku lama yang maladaptif.
Ada berbagai macam terapi aktivitas kelompok yang digunakan
sebagai terapi modalitas untuk klien. Salah satunya ialah terapi aktifitas
kelompok sosialisasi. Terapi aktivitas kelompok sosialisasi ini merupakan
terapi untuk meningkatkan kemampuan klien dalam melakukan interaksi
sosial maupun berperan dalam lingkungan sosial. Sosialisasi dimaksudkan
memfasilitasi psikoterapis untuk :
a. Memantau dan meningkatkan hubungan interpersonal
b. Memberi tanggapan terhadap orang lain
c. Mengekspresikan ide dan tukar persepsi
d. Menerima stimulus eksternal yang berasal dari lingkungan

B. Tujuan
1. Tujuan umum :
Mampu meningkatkan hubungan interpersonal antar anggota
kelompok, berkomunikasi, saling memperhatikan, memberi tanggapan
terhadap orang lain, mengekpresikan ide serta menerima stimulus
eksternal.
2. Tujuan khusus :
a. Penderita mampu menyebutkan identitasnya
b. Menyebutkan identitas penderita lain
c. Berespon terhadap penderita lain
d. Mengikuti aturan main
e. Mengemukakan pendapat dan perasaannya
f. Menyebutkan waktu sekara

2
C. Karakteristik klien
1. Penderita kurang berminat atau tidak ada inisiatif untuk mengikuti
kegiatan ruangan
2. Penderita sering berada ditempat tidur
3. Penderita menarik diri, kontak sosial kurang
4. Penderita dengan harga diri rendah
5. Penderita gelisah, curiga, takut dan cemas
6. Tidak ada inisiatif memulai pembicaraan, menjawab seperlunya,
jawaban sesuai pertanyaan
7. Sudah dapat menerima trust, mau berinteraksi, sehat fisik

D. Kriteria Evaluasi
1. Evaluasi Input
a) Tim berjumlah 4orang yang terdiri atas 1 leader, 1 co-leader, 2
merangkap sebagai fasilitator,observer danoperator.
b) Lingkungan memiliki syarat luas dan sirkulasi baik.
c) Peralatan mp3 sound system berfungsi dengan baik.
d) Klien, tidak ada kesulitan memilih klien yang sesuai dengan
kriteria dan karakteristik klien untuk melakukan terapi aktivitas
kelompok sosialisasi.
2. Evaluasi Proses
a) Leader menjelaskan aturan main dengan jelas.
b) Fasilitator menempatkan diri di tengah-tengah klien.
c) Observer menempatkan diri di tempat yang memungkinkan untuk
dapat mengawasi jalannya permainan.
d) 100% klien yang mengikuti permainan dapat mengikuti kegiatan
dengan aktif dari awal sampai selesai.

3
3. Evaluasi Output
Setelah mengadakan terapi aktivitas kelompok sosialisasi dengan 8
klien yang diamati, hasil yang diharapkan adalah sebagai berikut;
a) 100% klien yang mengikuti permainan dapat mengikuti kegiatan
dengan aktif dari awal sampai selesai.
b) 100% klien dapat meningkatkan komunkasi non verbal: bergerak
mengikuti instruksi, ekspresi wajah cerah, berani kontak mata.
c) 100% klien dapat meningkatkan komunikasi verbal (menyapa klien
lain atau perawat, mengungkapkan perasaan dengan perawat).
d) 100% klien dapat meningkatkan kemampuan akan kegiatan
kelompok (mengikuti kegiatan dari awal sampai selesai).
e) 100% klien mampu melakukan hubungan sosial dengan
lingkungannya (mau berinteraksi dengan perawat / klien lain)

E. Pengorganisasian TAK Sosialisasi


a) Terapis
1. Leader : Ika Mulyani
2. Co-leader : Wulan Apsari
3. Fasilitator : Frida Rachmadianti
4. Observer : Linda Pradani Agesti
5. Operator : Novianti Putri Subali

b) Peran dan fungsi:


1. Leader
a. Menyusun rencana terapi aktivitas kelompok (proposal)
b. Mengarahkan kelompok sesuai tujuan
c. Memimpin jalannya terapi aktivitas kelompok dengan tertib
d. Menetralisir masalah yang mungkn timbul pada saat pelaksanaan
e. Memfasilitasi setiap anggota untuk mengekspresikan perasaan,
mengajukan pendapat dan memberikan umpan balik
f. Sebagai role model

4
g. Memotivasi setiap anggota untuk mengemukakan pendapat dan
memberikan umpan balik
2. Co- leader
a. Membantu leader mengoraganisasikan kelompok
b. Menyampaikan informasi dari fasilitator ke leader atau sebaliknya
c. Mengingatkan leader jika kegiatan menyimpang
3. Fasilitator
a. Membantu leader memfasilitasi anggota untuk berperan aktif dan
memotivasi anggota
b. Memfokuskan kegiatan
c. Membantu mengkoordinasi anggota kelompok
d. Mengatur jalannya aktivitas kelompok
e. Mengantisipasi masalah yang akan terjadi
4. Observer
a. Mengobservasi semua respon klien
b. Mencatat semua proses yang terjadi dan semua perubahan perilaku
klien
c. Mencatat perilaku klien selama dinamika kelompok
d. Memberikan umpan balik pada kelompok
5. Operator
a. Mengatur alur permainan (Menghidupkan dan mematikan musik)
b. Timer (Mengatur waktu)

5
c) setting

K K Ob
Op

F F

K K

K K

Co-L L

Keterangan:

L
F
: Leader : Fasilitator

Ob
Co-L
: Co-Leader : Observer

K Op
: Klien : Operator

d) Seleksi klien
5 pasien dengan diagnosis menarik diri di ruang Gelatik RSJ Menur
Surabaya

F. Antisipasi Masalah
1. Klien yang tidak aktif saat aktifitas kelompok penanganannya adalah
dengan memberikan motivasi oleh fasilitator
2. Bila klien meninggalkan permainan tanpa ijin, panggil nama klien,
tanyakan alasan klien meninggalkan permainan, berikan motivasi agar
klien kembali mengikuti permainan

6
3. Klien lain yang ingin mengikuti permainan, beri penjelasan pada klien
tersebut bahwa permainan ini ditujukan pada klien yang dipilih,
katakan pada klien lain tersebut bahwa akan ada waktu khusus untuk
mereka
4. Bila dalam kegiatan tersebut ada anggota yang membicarakan hal lain
dalam diskusi, leader harus memfokuskan pembicaraan
5. Bila ada anggota yang menggunakan kekerasan fisik, maka leader
menegaskan bahwa hal tersebut tidak dikehendaki
6. Bila ada anggota diskusi diam, maka fasilitator harus berberan aktif
7. Bila ada hal-hal di luar perencanaan, maka melibatkan perawat
ruangan.

G. Satuan acara kegiatan


Topik : TAK sosialisasi
Sasaran : Pasien ruang Gelatik
Jumlah Peserta : 5 orang
Tempat : Ruang Mahasiswa
Hari / tanggal : Rabu, 6 Januari 2016 jam 13.30
Waktu : 30 menit

H. Proses TAK Sosialisasi


Sesi 1 Memperkenalkan Diri
1. Tujuan :
Klien mampu memperkenalkan diri dengan menyebutkan nama
lengkap, nama panggilan, asal dan hobi.
2. Setting :
klien dan terapis duduk bersama dalam lingkaran, ruang nyaman dan
tenang
3. Alat :
a) Hp berMP3
b) Sendok makan
c) Kelereng

7
d) Gelas aqua
4. Metode
a) Dinamika kelompok
b) Diskusi dan tanya jawab
c) Bermain peran
5. Langkah kegiatan :
a) Persiapan
1) Memilih klien sesuai dengan indikasi, yaitu isolasi sosial:
menarik diri.
2) Membuat kontrak dengan klien
3) Mempersiapkan alat dan tempat
b) Orientasi
1) Memberi salam teraupetik
a. Salam dari terapis kepada klien
b. Perkenalan nama dan nama pangilan terapis (menggunakan
name tag)
2) Evaluasi/validasi
a. Menanyakan perasaan klien saat ini
b. Menanyakan masalah yang dirasakan

3) Kontrak
a. Menjelaskan tujuan kegiatan, yaitu memperkenalkan diri
b. Menjelaskan aturan main berikut
i. Jika ada klien yang akan meninggalkan kelompok
harus minta ijin kepada terapis
ii. Lama kegiatan 30 menit
iii. Setiap klien mengikuti kegiatan dari awal sampai
selesai

c) Tahap kerja
1. Jelaskan kegiatan, yaitu anggota kelompok dibariskan berjajar
di garis start anggota diberikan arahan bahwa padaa saat musik

8
berhenti anggota kelompok harus berhenti berjalan jika musik
dihidupkan kembali anggota kelompok juga harus berjalan
kembali sampai ke garis finish.
2. Pada saatmusikdihidupkan anggota kelompokberjalan sambil
membawa kelereng dengan sendok dimulutnya, ditengah
permainan musik akan dihentikan untuk melatih konsentrasi
anggota kelompok. Kemudian musik dinyalakan kembali.dan
yang lebih dulu sampai di tempat finish mendapatkan nomer
urut pertama untuk memperkenalkan dirinya, dan seterusnya.
Pada saat anggota kelompok lebih dulu sampai di garis finish
fasilitator memberikan nomer urut yang ditempelkan pada baju
anggota kelompak.
3. Setelah ditentukan nomor urut anggota kelompok yang
mendapat giliran untuk menyebutkan : salam, nama lengkap,
nama panggilan, hobi dan asal dimulai oleh tertapis sebagai
contoh. Anggota kelompok menyebutkan nama sesuai dengan
nomor urut.
4. Ulangi sampai semua anggota mendapat giliran.
5. Beri pujian untuk tiap keberhasilan anggota kelompok dengan
memberi tepuk tangan

6. Tahap terminasi
a) Evaluasi
1) Subyektif
- Klien menyebutkan namanya
- Klien menyebutkan nama panggilannya
- Klien menyebutkan asal
- Klien menyebutkan hobby
2) Obyektif
- Adanya kontak mata
- Klien duduk tegak
- Klien mengunakan bahasa tubuh yang sesuai

9
- Klien mau mengikuti kegiatan dari awal sampai akhir
3) Penilaian
0 = tidak mampu
1 = dengan bantuan
2 = mandiri
< 12 = kurang
12 = baik
b) Rencana tindak lanjut
1) Menganjurkan tiap kelompok melatih memperkenalkan diri
kepada orang lain di kehidupan sehari-hari.
2) Memasukkan kegiatan memperkenalkan diri pada jadwal
kegiatan harian pasien.
3) Apabila pada TAK sesi 1 tidak berhasil maka ulangi sesi ini
atau terapi menarik diri secara fisik.
4) Apabila pada TAK sesi 1 berhasil maka lanjutkan ke sesi
berikutnya.
c) Kontrak yang akan datang
1) Menyepakati kegiatan berikut, yaitu berkenalan degan
anggota kelompok.
2) Menyepakati waktu dan tempat.

I. Evaluasi dan Dokumentasi


1. Evaluasi
Evaluasi dilakukan saat proses TAK berlangsung, khususnya
pada tahap kerja untuk menilai kemampuan klien melakukan TAK.
Aspek yang dievaluasi adalah kemampuan klien sesuai dengan tujuan
TAK. Untuk TAKS sesi 1, di evaluasi kemampuan klien
memperkenalkan diri secara verbal dan non verbal dengan
menggunakan formulir evaluasi berikut.

10
Sesi 1: TAKS
Kemampuan memperkenalkan diri

NO Aspek yang dinilai Nama Pasien :


0 1 2
1. Menyebutkan nama klien
2. Menyebutkan nama pangilan klien
3. Menyebutkan asal klien lain.
4. Menyebutkan hobi klien lain

NO Aspek yang dinilai Nama Pasien :


0 1 2
1. Kontak mata
2. Duduk tegak
3. Menggunakan bahasa tubuh yang
sesuai
Mengikuti kegiatan dari awal sampai
4. akhir

Petunjuk:
1. Dibawah judul nama klien, tulis nama panggilan klien yang ikut TAK.
2. Untuk tiap klien, semua aspek dimulai dengan memberi tanda ( ) jika
ditemukan pada klien atau tanda (X) jika tidak ditemukan.
3. Jumlahkan kemampuan yang ditemukan, jika nilai 0, klien tidak mampu
dan jika nilai 1 klien sedikit mampu atau nilai 2 klien mampu.

2. Dokumentasi
Dokumentasi kemampuan yang dimiliki klien ketika TAK pada
catatan proses keperawatan tiap klien. Misalnya, klien mengikuti sesi 1
TAKS, klien mampu memperkenalkan diri pada klien lain di ruang rawat.

11
HASIL TAKS SESI 1
MEMPERKENALKAN DIRI

Hari/ Tanggal : Rabu, 6 Januari 2016


Tempat : Ruang Gelatik RSJ Menur Surabaya
Pukul : 11.00 WIB
Kegiatan :

Kegiatan TAKS sesi 1 dilaksanakan pada hari Rabu, 6 Januari 2016 di


ruang Gelatik RSJ Menur Surabaya. TAKS diikuti oleh 5 pasien, yaitu Tn.M,
Tn.H, Tn.W, Tn.Suy dan Tn. Sum. TAKS mulai pukul 11.00 WIB. Pasien
dipanggil untuk keluar dari kamar. Kemudian pasien duduk dikursi yang telah
disiapkan. Leader membuka kegiatan TAKS. Setelah pasien paham dengan aturan
main leader,pasien baris berajajar. Pasien diberi sendok dan kelereng oleh
fasilitator. Kelereng ditaruh sendok dan sendoknya dijapit dengan mulut pasien.
Fasilitator akan membunyikan suara music, bila musiknya berhenti, pasien juga
harus berhenti. Setelah sampai di finish, pasien menempelkan nomor urutannya.
Nomor urutan tersebut digunakan untuk menentukan urutan perkenalan diri. Dari
kelima pasien Tn.Sum, Tn.Suy, Tn.M, dan Tn.W mendapatkan point lebih dari
12point. Jadi keempat pasien tersebut dinilai sudah baik. Untuk Tn.H
mendapatkan 10point, jadi Tn.H belum baik. Ketika kelima pasien selesai
memperkenalkan diri, leader menutup kegiatan TAKS. Dan membagikan hadiah
untuk pasien yang telah mengikuti TAKS. Setelah itu mengantarkan pasien untuk
kembali ke kamanya.

12
LEMBAR OBSERVASI
TERAPI AKTIVITAS KELOMPOK
SESI 1: KEMAMPUAN MEMPERKENALKAN DIRI
Di ruang Gelatik RSJ Menur Surabaya
Sesi 1: TAKS
Kemampuan memperkenalkan diri

NO Aspek yang dinilai Nama Pasien :


0 1 2
1. Menyebutkan nama klien
2. Menyebutkan nama pangilan klien
3. Menyebutkan asal klien lain.
4. Menyebutkan hobi klien lain

NO Aspek yang dinilai Nama Pasien :


0 1 2
1. Kontak mata
2. Duduk tegak
3. Menggunakan bahasa tubuh yang
sesuai
Mengikuti kegiatan dari awal sampai
4. akhir

Petunjuk:
1. Dibawah judul nama klien, tulis nama panggilan klien yang ikut TAK.
2. Untuk tiap klien, semua aspek dimulai dengan memberi tanda ( ) jika
ditemukan pada klien atau tanda (X) jika tidak ditemukan.
3. Jumlahkan kemampuan yang ditemukan, jika nilai 0, klien tidak mampu
dan jika nilai 1 sedikit mampu atau 2 klien mampu.

13
LEMBAR OBSERVASI
TERAPI AKTIVITAS KELOMPOK
SESI 1: KEMAMPUAN MEMPERKENALKAN DIRI
Di ruang Gelatik RSJ Menur Surabaya
Sesi 1: TAKS
Kemampuan memperkenalkan diri

NO Aspek yang dinilai Nama Pasien :


0 1 2
1. Menyebutkan nama klien
2. Menyebutkan nama pangilan klien
3. Menyebutkan asal klien lain.
4. Menyebutkan hobi klien lain

NO Aspek yang dinilai Nama Pasien :


0 1 2
1. Kontak mata
2. Duduk tegak
3. Menggunakan bahasa tubuh yang
sesuai
Mengikuti kegiatan dari awal sampai
4. akhir

Petunjuk:
1. Dibawah judul nama klien, tulis nama panggilan klien yang ikut TAK.
2. Untuk tiap klien, semua aspek dimulai dengan memberi tanda ( ) jika
ditemukan pada klien atau tanda (X) jika tidak ditemukan.
3. Jumlahkan kemampuan yang ditemukan, jika nilai 0, klien tidak mampu
dan jika nilai 1 sedikit mampu atau 2 klien mampu.

14
LEMBAR OBSERVASI
TERAPI AKTIVITAS KELOMPOK
SESI 1: KEMAMPUAN MEMPERKENALKAN DIRI
Di ruang Gelatik RSJ Menur Surabaya
Sesi 1: TAKS
Kemampuan memperkenalkan diri

NO Aspek yang dinilai Nama Pasien :


0 1 2
1. Menyebutkan nama klien
2. Menyebutkan nama pangilan klien
3. Menyebutkan asal klien lain.
4. Menyebutkan hobi klien lain

NO Aspek yang dinilai Nama Pasien :


0 1 2
1. Kontak mata
2. Duduk tegak
3. Menggunakan bahasa tubuh yang
sesuai
Mengikuti kegiatan dari awal sampai
4. akhir

Petunjuk:
1. Dibawah judul nama klien, tulis nama panggilan klien yang ikut TAK.
2. Untuk tiap klien, semua aspek dimulai dengan memberi tanda ( ) jika
ditemukan pada klien atau tanda (X) jika tidak ditemukan.
3. Jumlahkan kemampuan yang ditemukan, jika nilai 0, klien tidak mampu
dan jika nilai 1 sedikit mampu atau 2 klien mampu.

15
LEMBAR OBSERVASI
TERAPI AKTIVITAS KELOMPOK
SESI 1: KEMAMPUAN MEMPERKENALKAN DIRI
Di ruang Gelatik RSJ Menur Surabaya
Sesi 1: TAKS
Kemampuan memperkenalkan diri

NO Aspek yang dinilai Nama Pasien :


0 1 2
1. Menyebutkan nama klien
2. Menyebutkan nama pangilan klien
3. Menyebutkan asal klien lain.
4. Menyebutkan hobi klien lain

NO Aspek yang dinilai Nama Pasien :


0 1 2
1. Kontak mata
2. Duduk tegak
3. Menggunakan bahasa tubuh yang
sesuai
Mengikuti kegiatan dari awal sampai
4. akhir

Petunjuk:
1. Dibawah judul nama klien, tulis nama panggilan klien yang ikut TAK.
2. Untuk tiap klien, semua aspek dimulai dengan memberi tanda ( ) jika
ditemukan pada klien atau tanda (X) jika tidak ditemukan.
3. Jumlahkan kemampuan yang ditemukan, jika nilai 0, klien tidak mampu
dan jika nilai 1 sedikit mampu atau 2 klien mampu.

16
LEMBAR OBSERVASI
TERAPI AKTIVITAS KELOMPOK
SESI 1: KEMAMPUAN MEMPERKENALKAN DIRI
Di ruang Gelatik RSJ Menur Surabaya
Sesi 1: TAKS
Kemampuan memperkenalkan diri

NO Aspek yang dinilai Nama Pasien :


0 1 2
1. Menyebutkan nama klien
2. Menyebutkan nama pangilan klien
3. Menyebutkan asal klien lain.
4. Menyebutkan hobi klien lain

NO Aspek yang dinilai Nama Pasien :


0 1 2
1. Kontak mata
2. Duduk tegak
3. Menggunakan bahasa tubuh yang
sesuai
Mengikuti kegiatan dari awal sampai
4. akhir

Petunjuk:
1. Dibawah judul nama klien, tulis nama panggilan klien yang ikut TAK.
2. Untuk tiap klien, semua aspek dimulai dengan memberi tanda ( ) jika
ditemukan pada klien atau tanda (X) jika tidak ditemukan.
3. Jumlahkan kemampuan yang ditemukan, jika nilai 0, klien tidak mampu
dan jika nilai 1 sedikit mampu atau 2 klien mampu.

17
DAFTAR HADIR
TERAPI AKTIVITAS KELOMPOK
SESI 1: KEMAMPUAN MEMPERKENALKAN DIRI

Hari/Tanggal : Rabu, 06 Januari 2016


Tempat : Gelatik
No. Nama Asal TTD

18