Anda di halaman 1dari 2

PROSEDUR PENGGUNAAN DAN PEMELIHARAAN ALAT

PEMADAM KEBAKARAN (APAR)

NOMOR : Ditetapkan Oleh


DOKUMEN KepalaPuskesmas Tempel I
NOMOR REVISI :
SPO
PUSKESMAS TANGGAL TERBIT : 15 Juni 2015
TEMPEL I : 1 -2 atau 1/2
Sri Subiyatun ,S.Si.T ,M.Kes
HALAMAN NIP. 19580114 199003 2 001

PENGERTIAN Prosedur tetap ini mengatur tentang pemakaian dan pemeliharaan alat
pemadam kebakaran
Terciptanya kenyamanan dan keamanan proses pelayanan kesehatan
TUJUAN
di Puskesmas dan untuk mengantisipasi bila terjadi kebakaran

KEBIJAKAN
SK Kepala Puskesmas No. Tentang

1. Undang-undang Nomor 32 Tahun 2004


REFERENSI
2. Undang-undang Nomor 36 Tahun 2014 tentang Tenaga Kesehatan
(Lembaran Negara );
3. Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 75 Tahun 2014;

PROSEDUR
1. Pemakaian
a. Cabut paksa pen pengaman atau putuskan kawat segel

b. Lepaskan slang dari penjepit dan arahkan corong ke sumber api

c. Pastikan alat berfungsi dengan cara menekan katup operasional

d. Tekan katup operasional untuk pemadaman

e. Lakukan pemadaman dengan cara menyapu dari api yang

terdekat dan searah angin

f. Perhatian : Gunakan alat pelindung diri pada saat pemadaman

2. Klasifikasi kebakaran

a. Kelas A : Kayu, kertas, plastik, tekstil dan benda padat lain

b. Kelas B : Minyak bakar, bensin, solar, tiner, cat, oli dan gas

c. Kelas C : Konsluiting listrik, instalasi elektrik dan generator

d. Kelas D : Benda logam, metal dan kontruksi baja


3. Pemeliharaan

a. Cek isi tabung setiap 1 minggu

b. Cek masa berlaku (expired date) setiap 1 minggu

c. Pengatup jangan ditekan / dipijit kecuali untuk pemadaman

d. Pen pengaman jangan dicabut / hilang kecuali untuk

pemadaman

e. Jangan gunakan alat jika jarum tekanan turun / nol

- BPU ,BPG , Laborat , Ruang /Gudang Obat, Ruang TU


UNIT
- Pengadaan barang
TERKAIT
- Pengurus barang