Anda di halaman 1dari 6

ASKEP KELUARGA

DENGAN OSTEOPOROSIS

A. PENGKAJIAN

I. Data Umum

a. Identitas Kepala Keluarga

1. Nama Kepala Keluarga :


2. Umur KK / Tgl. Lahir :
3. Pekerjaan KK :
4. Pendidikan KK :
5. Alamat KK :
6. Nomor telpon / HP :

b. Komposisi Anggota Keluarga

Nama Umur Sex Hub. dgn KK Pendidikan Pekerjaan Ket

c. Genogram
Keterangan:
: Laki-laki
: Perempuan
: Klien
: Meninggal
: Tinggal serumah

d. Tipe Keluarga

Biasanya tipe keluarga inti, karena dalam keluarga ini terdiri dari ayah, ibu
dan anak.

e. Suku

Biasanya di jelaskan suku apa yang di anut oleh keluarga. Termasuk suku
bangsa Sunda, bahasa yang digunakan dalam kehidupan sehari-hari keluarga
adalah bahasa Sunda. Kadang-kadang kepala keluarga sering mandi pada
malam hari di karena kan pulang kerja sering kemalaman

f. Agama

Biasanya dijelaskan kepercayaan yang di anut oleh keluarga.

g. Status Sosial Ekonomi Keluarga

Biasanya bekerja setiap hari, penghasilan di hasilkan selama satu per


minggu.

h. Aktifitas Rekreasi Keluarga


Biasanya ada waktu luang untuk beristrahat dan beraktivitas liburan.

B. Riwayat dan Tahap Perkembangan Keluarga

a. Tahap Perkembangan Keluarga Saat Ini

Biasanya dijelaskan keluarga usia lanjut mempertahankan suasana rumah


yang menyenangkan, adaptasi perubahan kehilangan pasangan, dan
mempertahankan hubungan dengan anak social masyarakat, dan biasanya
merenungkan hidupnya.

b. Tugas Tahapan Keluarga yang Belum Terpenuhi

Biasanya dijelaskan perkembangan keluarga pada usia tua yang belum terpenuhi
dan dapat memodifikasi lingkungan kesehatan.

c. Riwayat Keluarga Sebelumnya

Biasanya keluarga dari Bapak atau Ibu tidak memiliki riwayat osteoporosis

C. Data Lingkungan

a. Karakteistik Rumah

Biasanya dijelaskan jenis bangunan rumah, dengan status kepemilikan


rumah pribadi, dan keluarga dengan lantai keramik bagian depan dan bagian
belakang berlantai tanah.

b. Pengolahan Sampah

Biasanya keluarga membuang sampah dengan cara memberikan ke pada


petugas sampah kemudian sampah akan dikumpulkan dan diambil oleh
petugas kebersihan (tukang sampah).

c. Kondisi Air
Biasanya dijelaskan memiliki sumber air berupa sumur. Sumber air
digunakan untuk keperluan sehari-hari seperti minum, masak, dan MCK

d. Karakeristik tetangga dan komunitas tempat tinggal

Biasanya dijelaskan sekitar tempat tinggal. Di daerah sekitar tempat tinggal


terdapat komunitas ibu-ibu arisan dan komunitas pengajian yang sering
melakukan kegiatan pengajian di masjid

D. Struktur Keluarga

a. Pola Komunikasi Keluarga

Biasanya dijelaskan maenggunakan cara komunikasi langsung dan terbuka


dalam membicarakan masalah dengan cara musyawarah untuk mencari
solusi bersama. bahasa yang sering digunakan dalam berkomunikasi yaitu
bahasa minang.

b. Struktur Kekuatan Keluarga

Biasanya dijelaskan anggota keluarga yang mengalami masalah dimana


yang menjadi power dan paling banyak mengambil keputusan dalam
keluarga ini adalah kepala keluarga

c. Struktur Peran (Formal dan Informal)

Biasanya dijelaskan sebagai kepala keluarga berperan sebagai pencari


nafkah, panutan dan pelindung kerja.

d. Nilai dan Norma Budaya di Keluarga

Biasanya dijelaskan nilai dan norma budaya dan tutur kata dan sopan santun

E. Fungsi Keluarga

a. Fungsi Afektif
Biasanya setiap anggota keluarga saling memiliki kasih sayang antara satu
dengan yang lainnya. Bentuk dukungan semangat motivasi yang diberikan
oleh anggota keluarga, memberikan kekuatan dan ketabahan sendiri bagi
keluarganya yang sedang siberikan musibah, dan perhatian ibu untuk
menjemput anaknya.

b. Fungsi Sosialisasi

Biasanya hubungan dengan masyarakat sekitar sangat baik tidak ada


permasalahan yang terjadi antara anggota keluarga dengan masyarakat
sekitar. Selain itu komunikasi yang baik dengan tetangga sekitar agar selalu
terciptanya kerukunan dalam msyarakat sekitar

c. Fungsi Perawatan Kesehatan

Biasanya dibawa berobat kepuskesmas jika perawatannya masih bisa


diatasi kecuali apabila terdapat komplikasi dari osteoporosis, dan biasanya
keluarga selalu memakan makanan dan tidak pernah mengkonsumsi susu
di karena kan tidak mengerti ataupun dikarena kan usia lanjut.

F. Stres dan Koping Keluarga

a. Stresor Jangka Pendek dan Jangka Pendek

Biasanya keluarga tidak mempunyai masalah yang berat

b. Respon Keluarga terhadap Stres

Biasanya keluarga sangat khawatir dan memikirkan masalah kesehatan dalam


keluarga tersebut, osteoporosis yang tak kunjung sembuh membuatnya stress.

c. Strategi Koping
Biasanya dijelaskan menggunakan strategi koping tetap santai, dan tetap
menghadapi masalah merespon dengan baik apa yang menjadi permasalahan
yang sedang dijalani sekarang

d. Strategi Adaptasi Disfungsional

Biasanya stresor yang dirasakan oleh keluarga sedang mengalami masalah


kesehatan, keluarga cenderung menyarankan berobat ke puskesmas atau si
anak menyarankan untuk sering minum susu dan memberitahukan tidak
memakan atau pantangan osteoporosis

G. Harapan Keluarga

Biasanya keluarga berharap meminta untuk kesembuhan ibunya.