Anda di halaman 1dari 21

KRANGKA ACUAN KAJI BANDING

UPT PUSKESMAS DTP PAGADEN

RABU, 07 JUNI 2017

Disusun Oleh:

TIM PKP

UPTD PUSKESMAS DTP PAGADEN


TAHUN 2017
I. Pendahuluan
Setiappengelola program dan pelaksana program harus mengetahui tugas
dan melaksanakan tugasnya dengan baik. Proses pembelajaran dapat
dilakukan melalui kegiatan mengkaji pelaksanaan program di tempat lain
yang mempunyai kinerja program baik. Untuk itu pengelola dan pelaksana
program kesehatan di UPTD Puskesmas DTP Pagaden perlu melakukan
kajian pelaksanaan program Kesehatan di UPT Puskesmas DTP Pagaden

A. Latar Belakang Studi Banding ke UPT Puskesmas DTP Beber


Dalam rangka meningkatkan mutu pelayanan Puskesmas,
pelayanan berfokus pada pasien serta kesinambungan pelayanan dan
menjadikan keselamatan pasien sebagai standar utama.
Puskesmas Pagaden adalah salah satu dari 47 Puskesmas di
Jawa Barat mampu berkembang pesat dan mampu berkompetisi
dengan puskesmas-puskesmas yang telah berdiri lama di Kabupaten
Cirebon dan merupakan Puskesmas di Cirebon yang pertama
terakreditasi UTAMA .
Oleh karena itu sangat pantas bagikami melakukan studi
banding ke Puskesmas Bebersebagai bahan pembelajaran mengenai
Peningkatan Kinerja Puskesmas untuk diterapkan dalam proses
peningkatan mutu dan Penilaian Kinerja Puskesmas di Puskesmas
Pagaden.
B. Dokumen Pelaksanaan Kajibanding
a. Sejarah dan Profil Puskesmas Beber

Situasi Wilayah
Puskesmas Beber ini termasuk Kriteria Puskesmas Pedesaan sebagaimana
lokasi dan aksesibilitasnya.Lokasi gedung Puskesmas berada di Desa Beber di
jalan Raya Jenderal Sudirman no. 53, Km 13 dari Kota Sumber Pusat Ibukota
Kabupaten Cirebon maupun dari Kota Cirebon yang merupakan juga berada
pada jalan utama yang menghubungkan Cirebon dengan Kabupaten Kuningan,
alamat secara detil sebagai berikut;
Jalan Jendral Sudirman Km. 13
Nomor 53
RT/RW 001/007
Blok Pon
Desa Beber
Kode Pos 45172
Telp. 0232-8895252
HotLine SMS 0877 133 133 12
e_mail pkmbeber@yahoo.com
Situs Puskesmasbebercirebon
KOORDINAT
Lintang 648'30.40"S
Bujur 10831'23.85"T

Situasi wilayah dengan kontur tanah pedesaan agraris yang berbukit dan
lembah dengan suhu udara yang cukup sejuk ada pada ketinggian dpl antara
200 m - > 300 m. Letaknya yang relatif strategis dengan jalan raya
memungkinkan aksesibilitas kemudahan masyarakat untuk datang
mendapatkan pelayanan kesehatan.

Lokasi Puskesmas Beber ini berada di ujung selatan yang berbatasan dengan
Kabupaten Kuningan dan sebelah utara berbatasan dengan Kota Cirebon,
adapun batas administratif wilayah kerjanya sebagai berikut:
sebelah Utara berbatasan dengan Kecamatan Harjamukti Kota Cirebondan
Kecamatan Talun Kabupaten Cirebon;
sebelah Selatan berbatasan dengan Kecamatan Cilimus Kabupaten
Kuningan;
sebelah Barat berbatasan dengan Kecamatan Pancalang Kabupaten
Kuningan;
sebelah Timur berbatasan dengan Kecamatan Greged Kabupaten Cirebon.

PETA ADMINISTRASI BATAS PUSKESMAS BEBER


Keterangan :
Dalam lingkaran merah adalah posisi wilayah kerja Puskesmas Beber
Wilayah kerja UPT Puskesmas DTP Beber meliputi seluruh desa di wilayah
kerja Kecamatan Beber yang terdiri dari 10 desa dengan urutan desa sebagai
berikut :

Tabel 1 : Daftar Desa di Wilayah Kerja Puskesmas Beber Tahun 2016


Luas Wilayah Jumlah Jumlah Jarak Desa ke
No Kode Desa Nama Desa Puskesmas (Km)
(Km2) RW RT
(1) (2) (3) (4) (5) (6) (7)
1 3209100001 Wanayasa 1,04 8 5 5
2 3209100002 Sindangkasih 1,79 16 5 7
3 3209100003 Sindanghayu 0,99 12 4 8
4 3209100004 Ciawigajah 3,16 29 12 10
5 3209100008 Cikancas 2,87 18 6 8
6 3209100009 Halimpu 1,76 12 3 4
7 3209100010 Cipinang 1,58 19 6 3
8 3209100011 Beber 3,52 28 9 0,5
9 3209100012 Patapan 2,66 13 5 1
10 3209100013 Kondangsari 3,88 20 7 0,8
TOTAL 23,25 175 62

Adapun peta Kecamatan Beber yang merupakan juga peta wilayah kerja
Puskesmas Beber dapat disajikan sebagai berikut :
Ds. Patapan Kota
Cirebon

Ds. Kondangsari

Puskesmas
Beber
Ds. Beber
Kantor Camat Ds. Cipinang
Beber
Ds. Halimpu
Ds. Cikancas

Ds. Sindangkasih Ds. Sindanghayu

Ds. Wanayasa Ds. Ciawigajah

b. Situasi Demografi
Keberadaan Puskesmas Beber saat ini melayani penduduk Kecamatan Beber
tahun 2016(hasil pendataan internal sasaran program Puskesmas) sebanyak
44.231 jiwa dengan proporsi penduduk Laki-laki sebanyak 22.662 (51,23%)
dan wanita sebanyak 21.569 (48,77%). Adapun hasil dari pendataan riil
Puskesmas jumlah penduduk per desa bulan Desember tahun 2016 disajikan
pada tabel sebagai berikut :

Tabel 2 : Jumlah Penduduk Berdasarkan Jenis Kelamin di Desa Kecamatan


Beber
Tahun 2016
Kepadatan Angka
Jumlah Laki- Perempuan JumlahK
No. Nama Desa Penduduk/ Beban
Penduduk Laki K
Km2 Tanggungan
1 Wanayasa 2067 1012 1055 600 1,92 0,66
2 Sindangkasih 3559 1802 1757 1138 2,03 0,50
3 Sindanghayu 1834 954 880 512 1,83 0,47
4 Ciawigajah 7441 3858 3583 1435 2,35 0,31
5 Cikancas 3662 1879 1783 1011 1,38 0,53
6 Halimpu 3216 1581 1635 800 1,43 0,86
7 Cipinang 3239 1668 1571 939 1,96 0,65
8 Beber 7811 4128 3683 2135 2,38 0,54
9 Patapan 3056 1627 1429 788 1,14 0,49
10 Kondangsari 8346 4153 4193 2710 2,04 0,76
TOTAL 44.231 22.662 21.569 12.068 1,88 0,55
Gambaran lebih jelas melihat perbedaan jumlah penduduk berdasarkan jenis
kelamin di wilayah kerja Puskesmas Beber dari hasil pendataan riil Bidan
Desa pada bulan Desember tahun 2016 sebagaimana pada tabel diatas, dapat
disajikan pada grafik dibawah ini :
Grafik 1 : Jumlah Penduduk Berdasarkan Jenis Kelamin
di Desa Kecamatan Beber Tahun 2016

4500 4128 4153 4193


3858
4000 3583 3683
3500
3000
1802
2500
1757 1879 1581 1668
2000 1635 1571 1627
1055 954
1012 1783
1500 880 1429
1000
500
0

Laki-laki Perempuan

Sasaran kepesertaan penduduk dalam Jaminan Kesehatan Nasional yang


ditargetkan 100% pada tahun 2019 sebagai progress diwilayah kerja
Puskesmas Beber sampai pada akhir bulan Desember tahun 2016 telah
mencapai 32.636 jiwa (73,78%), dan untuk lebih jelasnya kedudukan
kepesertaan JKN dalam jumlah penduduk dapat dilihat pada grafik dibawah
ini :
Grafik 2 : Jumlah Kepesertaan Jaminan Kesehatan Nasional dalam
Jumlah Penduduk di Kecamatan Beber Tahun 2016

Penduduk 44231

JKN 32636

0 10000 20000 30000 40000 50000


Gambaran status pendidikan penduduk yang memiliki ijazah SD
sebanyak 9,9% (4.539) penduduk yang tamat SMP/Mts 4,6% (2.088)
penduduk yang tamat SMA/MA sebanyak 2,9% (1.312) dan penduduk yang
tamat SMK 0,3% (132).Jumlah sekolah SD sebanyak 19 SD,SMP ada 2 dan
SMA ada 4.
Adapun status pekerjaan kepala keluarga dari sebanyak 11.687 KK
adalah 85,1% (9.879 KK) bekerja, dan 14,1% (1.620 KK) tidak bekerja.Mata
pencaharian masyarakat di wilayah Beber secara berurutan sebagian besar
adalah Petani 4.211 (45,4 %), Pegawai Swasta 2.622 (28,2 %), Pedagang
1.965 (21,2 %), Perajin 264 (2,8 %), PNS 220 (2,4 %), dan tidak ada yang
bekerja sebagai Nelayan 0 (0%).
Bahasa komunikasi penduduk yang digunakan adalah bahasa sunda,
dan agama yang dianut penduduk 100% beragama Islam dan masih sebagian
kecil menganut dan patuh kepada para tokoh agama sekitar seperti keberadaan
kampung Benda diperbatasan Desa Kondangsari dengan Kota Cirebon.
Pemberdayaan masyarakat dalam Program UKBM tentang Desa Siaga
sudah dibentuk dan intensif dilakukan untuk 10 desa di Kecamatan Beber dan
kegiatan Posyandu dengan kader aktif sebanyak 291 kader yang terdistribusi
pada 54 Posyandu, dengan strata Posyandu Pratama 0 (0%), Madya 22 (31%),
Purnama 31 (50%), dan Mandiri 4 (7%). Dan keberadaan Posbindu ada 10
unit yang tersebar di 10 Desa wilayah kerja Puskesmas Beber.

4. DESKRIPSI PUSKESMAS BEBER


a. Landasan Hukum Operasional
Operasionalisasi administratif dan payung hukum UPT Puskesmas
DTP Beber ini berdasarkan Peraturan Bupati Cirebon Nomor 12 Tahun 2010
tentang perubahan kedua atas peraturan Bupati Cirebon nomor 36 tahun 2009
tentang organisasi, tugas, fungsi dan tata kerja unit pelaksana teknis Pusat
Kesehatan Masyarakat pada Dinas Kesehatan sebagaimana telah diubah
dengan peraturan Bupati Cirebon nomor 72 tahun 2009 tentang perubahan
kedudukan dan wilayah kerja unit pelaksana teknis Pusat Kesehatan
Masyarakat pada Dinas Kesehatan, dan Surat Keputusan Kepala Dinas
Kesehatan Kabupaten Cirebon Nomor 050/507/TU tahun 2007 tentang
Penataan Wilayah Kerja Puskesmas Dinas Kesehatan Kabupaten Cirebon.
Adapun izin operasional Puskesmas Beber tercantum pada surat Keputusan
Bupati nomor 440/Kep.196/Dinkes/2016, tanggal 4 April 2016 tentang
pemberian izin operasional unit pelaksana teknis Puskesmas Kabupaten
Cirebon.

b. Visi, Misi dan Kebijakan Manajemen


1). Visi Organisasi
Pengertian Kesehatan dalam UU No.36 tahun 2009 adalah keadaan sehat baik
secara fisik,mental,spiritual maupun sosial yang memungkinkan setiap orang
untuk hidup produktif secara sosial dan ekonomi.
Pembangunan kesehatan di Puskesmas Beber diselenggarakan dalam upaya
mendukung Visi Dinas Kesehatan Kabupaten Cirebon,serta mendasarkan
kepada analisis perkembangan situasi dan kondisi,memperhatikan dasar
penyelenggaraan pembangunan dalam Rencana Strategis Puskesmas, maka
ditetapkan VISI sebagai berikut :

Terwujudnya Puskesmas Beber yang terunggul dalam kualitas dan


profesional pelayanan kesehatan kepada masyarakat
untuk kesehatan mandiri

Dicantumkannya kesehatan mandiri terhadap visi variabel tersebut diatas


sebagai batasan operasionalnya dalam pengertian, yaitu kemampuan
masyarakat untuk dapat menyehatkan dirinya dengan berperilaku hidup sehat
sehingga meningkatnya status kesehatan masyarakat, melalui promotif dan
preventif dalam upaya kesehatan yang di kembangkan oleh Puskesmas Beber.
Puskesmas Beber berkewajiban mewujudkan masyarakat di wilayah
Kecamatan Beberyang mampu menyehatkan dirinya dalam kemandirian
tersebut, untuk mengoperasionalkan Visi diatas perlu dilakukan upaya-upaya
pelayanan kesehatan yang diformulasikan dalam Misi.

2). Misi Organisasi


Misi adalah rumusan umum mengenai upaya-upaya yang akan dilaksanakan
oleh Puskesmas Beber untuk mewujudkan Visi Puskesmas Beber yang
berkesesuaian dengan Visi Dinas Kesehatan Kabupaten Cirebon.
Selaras dengan misi Dinas kesehatan yang telah ditetapkan, yaitu
meningkatkan pencegahan,pengawasan dan pengendalian
penyakit,meningkatkan kesehatan ibu dan anak,perbaikan gizi masyarakat dan
usia lanjut,meningkatkan kesehatan lingkungan dan pemberdayaan
masyarakat, meningkatkan mutu pelayanan kesehatan,jaminan
kesehatan,ketersediaan obat dan perbekalan kesehatan, meningkatkan sarana
dan SDM Kesehatan yang akan menjadi sebuah panduan dalam bagaimana
memandang misi ini memberikan kerangka bagi tujuan dan sasaran serta arah
kebijakan yang ingin dicapai dalam pembangunan kesehatan di wilayah
Puskesmas Beber lima tahun mendatang adalah sebagai berikut :

Keterkaitan antara visi dan misi UPT Puskesmas DTP Beber

Visi Misi

1. Meningkatkan kemampuan
profesionalisme Sumber Daya
TERWUJUDNYA PUSKESMAS
Puskesmas;
BEBER YANG TERUNGGUL
DALAM KUALITAS DAN 2. Meningkatkan peran masyarakat
PROFESIONAL PELAYANAN dalam pembangunan kesehatan
KESEHATAN KEPADA mandiri melalui pendekatan promotif
MASYARAKAT dan preventif;
UNTUK KESEHATAN MANDIRI
3. Kemudahan masyarakat mendapat
pelayanan kesehatan yang unggul
didukung oleh spirit profesional
SDM;
4. Meningkatkan jalinan kemitraan
dengan semua pihak dalam
penggerakkan pembangunan
berwawasan kesehatan untuk
kepentingan pembangunan kesehatan
masyarakat mandiri.

Bahwa untuk Terwujudnya Puskesmas Beber yang terunggul dalam


kualitas dan profesional pelayanan kesehatan kepada masyarakat untuk
kesehatan mandiri akan tercapai dengan peningkatan kemampuan
profesionalisme sumber daya puskesmas,meningkatkan peran masyarakat
dalam pembangunan kesehatan mandiri melalui pendekatan promotif dan
preventif,Kemudahan masyarakat mendapat pelayanan kesehatan yang unggul
di dukung oleh spirit profesional SDM, Meningkatkan jalinan kemitraan
dengan semua pihak dalam penggerakan pembangunan berwawasan kesehatan
untuk kepentingan pembangunan kesehatan masyarakat mandiri.
Misi Puskesmas Beber mengacu dan berpedoman pada Renstra Dinas
Kesehatan Kab.Cirebon tahun 2014-2019 dan oleh karenanya terdapat
hubungan yang kuat antara misi dalam Rencana Strategis Dinas Kesehatan
dan Misi UPT Puskesmas DTP Beber.

Keselarasan Misi pada Renstra Dinas Kesehatan tahun 2014-2019dengan


misi pada UPT Puskesmas DTP Beber tahun 2014-2019

Berkaitan dengan mengemban misi Puskesmas, maka dilakukan langkah-


langkah strategi untuk mencapainya, antara lain :
1. Optimalisasi sumber daya tenaga, sarana dan manajemen untuk
meningkatkan status kesehatan masyarakat;
2. Optimalisasi standar prosedur operasional (SPO) pelayanan kesehatan
menuju pelayanan bermutu;
3. Tingkatkan pelayanan kesehatan yang proporsional dan terjangkau;
4. Penggerakkan lintas sektoral dan partisipasi masyarakat dalam
pembangunan kesehatan.
Pernyataan visi, misi dan strategi diatas merupakan tujuan dan sasaran
program UPT Puskesmas DTP Beber yang hendak dicapai dalam kurun waktu
5 tahun kedepan yang selaras mengacu kepada pernyataan visi dan misi
didasarkan pada isu-isu analisis strategi yang tertuang dalam Renstra Dinas
Kesehatan Kabupaten Cirebon yang diproporsionalkan dengan kebutuhan
upaya kesehatan wilayah Kecamatan Beber. Dibawah ini disajikan pernyataan
tentang hal-hal yang perlu dilakukan untuk mencapai dan melaksanakan misi
maupun strategi dalam implementasi terhadap sasaran programuntuk
menjawab isu strategis yang dihadapi oleh Puskesmas Beber dan
permasalahan pembangunan kesehatan di Kabupaten Cirebon, sebagai berikut
:
Misi-1: Meningkatkan kemampuan Profesionalisme Sumber Daya Puskesmas;
bermaksud untuk meningkatkan kuantitas dan kualitas SDM Kesehatan
Puskesmas Beber yang sesuai standar,dengan indikator antara lain sebagai
berikut :
a. Mengimplementasikan manajemen mutu dalam upaya kesehatan dan
distribusi SDM sesuai kebutuhan yang mencakup tenaga administrasi,
medis dan paramedis di pelayanan dalam gedung maupun luar gedung
Puskesmas Beber;
b. Meningkatkan kualifikasi pendidikan kesehatan tertentu bagi
Karyawan yang memberikan pelayanan kesehatan di Puskesmas Beber
sehubungan dengan adanya peraturan yang mensyaratkan SDM
kesehatan harus minimalnya berpendidikan D3;
c. Meningkatkan keterampilan SDM yang ada dengan mengikutsertakan
DIKLAT tertentu sesuai dengan kebutuhan organisasi dan profesinya
serta upaya kesehatan inovatif yang dibutuhkan masyarakat
Kecamatan Beber.
d. Adanya identifikasi kebutuhan dan survey sarana prasarana kesehatan
di Puskesmas Beber dan jejaringnya dengan mengembangkan
instrument persyaratan minimal sarana kesehatan dalam Permenkes
nomor 75 tahun 2014.

Misi-2 : Meningkatkan peran masyarakat dalam pembangunan kesehatan


mandiri melalui pendekatan promotif dan preventif. Dalam hal ini berkaitan
dengan upaya kesehatan yang diimplementasikan Puskesmas Beber, yaitu
meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat dalam upaya
kesehatannya melalui pendekatan promotif dan preventif agar bisa sehat
secara mandiri yang berdampak pada meningkatnya status kesehatan
masyarakat dengan berbagai indikator kegiatan, antara lain sebagai berikut :
a. Promotif, antara lain :
Meningkatkan pola hidup bersih dan sehat pada lima tatanan;
Meningkatkan promosi kesehatan melalui penyebarluasan informasi di
dalam gedung dan di luar gedung, pembinaan Desa Siaga aktif serta
pembinaan Posyandu dan upaya kesehatan berbasis kesehatan
masyarakat (UKBM) lainnya;
Melakukan kunjungan rumah yang sudah mendapatkan konseling KIPK;
Melakukan kunjungan rumah asuhan keperawatan dan kebidanan;
Pemicuan Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM) menuju Desa
ODF;
Mendirikan percontohan taman gizi dan taman herbal (tanaman obat
keluarga) di Puskemas Beber.
Mengadakan promotif untuk pemulihan bagi pasca Stroke atau lainnya
dengan mengadakan jalan berbatu sebagai pijat refleksi kaki;
Menyelenggarakan upaya kesehatan promotif yang inovatif dengan
konsep Puskesmas Ramah Anak.
b. Preventif, antara lain :
Melaksanakan program-program menyeluruh yang berkaitan langsung
dengan masyarakat dalam kegiatan Posyandu di desa-desa tiap bulan;
Melaksanakan kegiatan Posbindu di tiap desa;
Melaksanakan program inovatif deteksi dini terhadap penyakit tidak
menular (PTM) di tiap Desa atau dilokasi Posbindu;
Menyediakan TamanHerbal (Tanaman Obat Keluarga)dan Taman Gizi
sebagai percontohan bagi masyarakat;
Diselenggarakannya secara rutin program senam Prolanis di Puskesmas
bagi masyarakat Kecamatan Beber;
Melakukan upaya kesehatan inovatif dengan pendataan rutin bagi ibu
hamil dan bayi dibawah dua tahun dalam konsep pembinaan SMS
Bunda.
Dilakukannya survey diwilayah potensial adanya kejadian luar biasa
penyakit untuk antisipasi transmisi yang lebih luas.

Misi-3 : Kemudahan masyarakat mendapat pelayanan kesehatan yang unggul


di dukung oleh spirit profesional SDM :
a. Mengoptimalkan kemudahan layanan kesehatan dasar dan rujukan pada
fasilitas kesehatan melalui mendekatkannya upaya kesehatan kuratif
dengan membuka lokus Puskesmas Keliling di tiap Desa yang
membutuhkan dan sistem rujukan ke fasilitas kesehatan tingkat lanjut
dalam perjanjian kerjasama;
b. Meningkatkan Kinerja Puskesmas dengan melaksanakan self assesment
dalam konsepakreditasi dan audit internalsetiap 6 bulan dalam manajemen
mutu serta terbukanya penyampaian keluhan atau saran pelanggan dalam
SMS Center yang ditindak lanjuti oleh kebijakan manajemen mutu paling
lambat seminggu, dan dibangunnya capacity building bagi karyawan
Puskesmas Beber;
c. Melaksanakan jajak pendapat (survey) secara rutin dengan instrument
kepuasan pelanggan dalam manajemen mutu pada setiap bulan, dan oleh
independen setiap setahun sekali sebagai bagian untuk mengetahui tingkat
kebutuhan dan kepuasan pelanggan dalam indikator Indeks Kepuasan
Masyarakat;
d. Meningkatkan pelayanan Puskesmas Beber sebagai Puskesmas terunggul
dengan indikator pelayanan melalui, antara lain :
Puskesmas Beber mampu PONED dan Perawatan Rawat Inap serta
upaya kesehatan lainnya dengan pelayanannya menggunakan Standar
Prosedur Operasional, mengawal Program EMAS di PONED sesuai
standarisasi;
Sebagai Center pemeriksaan HIV- AIDS (Klinik Lotus);
Kegiatan STBM menuju desa ODF;
Sebagai Center pemeriksaan IVA/CA cervik;
Menyelenggarakan Klinik Sanitasi,Klinik Santun Lansia,Klinik Gizi
(SDIDTK),Konseling Remaja, Klinik Laktasi, Pojok Uro dan Center
Gizi;
Mengadakan Taman Herbal (TOGA) dan Taman Gizi;
Menyelenggarakan kegiatan senam PROLANIS dan fasilitas
pendukungnya dan pemeriksaan kebugaran dan kesehatan setiap sabtu;
Menyelenggarakan program PTM dengan screening di masyarakat;
Menerapkan konsep Puskesmas Ramah Anak dan program Sayang Ibu.

Misi-4 : Meningkatkan jalinan kemitraan dengan semua pihak dalam


penggerakan pembangunan berwawasan kesehatan untuk kepentingan
pembangunan kesehatan masyarakat mandiri, dengan berbagai indikator
kegiatan diantaranya:
Dengan BPJS melakukan verifikasi validasi data untuk menjaring
masyarakat yang belum memiliki kartu BPJS untuk didaftarkan sebagai
peserta;
Dengan desa-desa binaan melaksanakan kegiatan Rakordes untuk
menyebarluaskan informasi kepada masyarakat;
Dengan Kecamatan selain rapat dinas kecamatan juga pra musrenbang
dan Musrenbang untuk menyusun rencana Pembangunan 1 tahun
kedepan;
Dengan sekolah membentuk Usaha Kesehatan di Tiap-tiap sekolah;
Dengan Polsek melaksanakan Tanggap darurat Kecelakaan lalu lintas
dan sejenisnya;
Dengan Koramil melaksanakan Tanggap darurat bencana dengan
membentuk TAGANA dan Puskesmas Beber sebagai tim Medis.
Dengan Klinik Swasta Dokter maupun Bidan Praktek dibuat perjanjian
kerjasama untuk sistem limbah medis dan rujukan kasus;
Dengan tokoh masyarakat untuk memudahkan masuknya program
kesehatan dalam wilayah sulit.

3). Motto (Kebijakan Manajemen)


Motto dalam kebijakan manajemen penyelenggaraan pelayanan kesehatan
di UPT Puskesmas DTP Beber adalah Layanan kesehatan yang humanis
dan dipenuhi rasa kebajikan hati dengan landasan spirit profesional
untuk kebutuhan dan kepuasan klien.

4). Tata Nilai


Dalam mencapai visi dan misinya, UPT Puskesmas DTP Beber
berkomitmen untuk menerapkan tata nilai SETIA, sebagai berikut :
Dikelola secara humanisme dan mampu meringankan beban klien
dengan memberikan Senyum kepada setiap klien yang berkunjung
maupun masyarakat;
Mampu mengambil sikap rasa Empati terhadap klien maupun
masyarakat yang dihadapi, sebagai wujud kebajikan hati dan
profesionalisme pelayanan Puskesmas;
Dikelola dengan menegakkan keTertiban, membangun budaya sadar
dan menghargai kinerja dalam pelayanan Puskesmas;
Berperan profesional dan menjadi pelopor dalam reformasi Puskesmas
dengan memberikan Inspirasi bagi klien maupun masyarakat yang
membutuhkan;
Berorientasi pada kepentingan klien maupun masyarakat dengan
kemampuan menyalurkan Aspirasi dan berkomitmen untuk
memberikan pelayanan berkualitas tinggi.

b. Sumber Daya Manusia & Struktur Organisasi


1. Sumber Daya Manusia : Pelayanan kesehatan di Puskesmas Beber di
laksanakan oleh pegawai yang berjumlah 79 orang, terdiri dari 29 PNS, 1
PTT Pusat dan 6 PTT Provinsi, 2 TKD, dan 41 pegawai Honor. Adapun
distribusi menurut Jenis dan fungsi ketenagaan pada tabel sebagai berikut :
Tabel : Keadaan Pegawai Berdasarkan Jenis dan Fungsi Ketenagaan
di Puskesmas Beber Tahun 2016

No Jenis Ketenagaan Jumlah Keterangan


1 S2 Kesmas : 1 Kepala Puskesmas
2 Dokter Umum : 2 - 1 PNS
- 2 Honorer
3 Dokter Gigi : 1 1 Honorer
4 Perawat : 20 - 8 PNS
- 1 TKD
- 11 Honorer
- (10 di Perawatan)
5 Perawat Gigi : 2 1 Honorer
5 Bidan : 25 - 10 PNS
- 6 PTT (5 PTT Propinsi, 1 PTT Pusat)
- 9 Honorer
6 Analis Lab. : 2
7 Apoteker : 1 Honorer
8 Farmasi : 2
9 Nutrisionis/TPG : 2 1 Honorer
10 Sanitarian : 2
11 Admin dan Keuangan : 12 - 3 PNS
- 1 TKD
- 8 Honorer
12 Tenaga umum lainnya : 5 Honorer (Supir Ambulance, Kebersihan,
Pengurus Kebun)
13 Medical Record : 2 Honorer
Jumlah Pegawai : 79

2. Struktur Organisasi : Struktur organisasi UPT Puskesmas DTP Beber


didasarkan kepada Keputusan Bupati Cirebon Nomor 5 Tahun 2008, tentang
Pembentukan Organisasi Dinas Daerah Kabupaten Cirebon (Peraturan Daerah
Kabupaten Cirebon), adapun bagan struktur disajikan dibawah ini :
II. Instrumen/Tujuan Kaji Banding
1. Tujuan Umum
Melakukan studi banding mengenai proses dan kegiatan Penilaian
Kinerja Puskesmas di Puskesmas Beber dengan memakai instrument
PKP.

2. Tujuan Khusus
Melakukan studi banding proses dan kegiatan Penilaian Kinerja
Puskesmas melalui kegiatan wawancara dengan programer KIA,
Promkes, Kesling, Gizi, Imunisasi dan Pengembangan di
Puskesmas Puskesmas Beber .

III. Tahapan Kegiatan


Menyusun Tim kaji banding
Menyusun instrumen kaji banding
Menentukan sasaran dan Koordinasi dengan pihak yang akan
dilakukan kaji banding
Menetapkan waktu pelaksanaan kaji banding
Melaksanakan pengumpulan data
Melakukan analisa data
Membuat laporan pelaksanaan kaji banding

IV. Penyelenggaraan
Pengarahan dari Kepala Puskesamas
Peserta / Sasaran :Programer KIA, Promkes, Kesling, Gizi,
Imunisasi dan Pengembangan di Puskesmas Beber .
Waktu Pelaksanaan tanggal 07 Juni 2017
Perumusan Pertanyaan
- Bagaimana proses Penilaian Kinerja Puskesmas bisa tercapai
sesuai taget ?
- Apa Kendala yang dihadapi dalam melaksanakan Penilaian Kinerja
Puskesmas ?
V. EVALUASI PELAKSANAAN KEGIATAN DAN LAPORAN
Evaluasi pelaksanaan kaji banding dilaksanakan pada pelaksanaan lokbul
puskesmas

VI. PENCATATAN, PELAPORAN DAN EVALUASI KEGIATAN


Dilakukan pencatatan dan pelaporan setelah kegiatan selesai dilaksanakan.
Pelaporan kepada Kepala UPTD Puskesmas DTP Pagaden.
Distribusi hasil kegiatan ke lintas program UPTD Puskesmas DTP
Pagaden

Pagaden, 07 Juni 2017

Mengetahui
Kepala UPTD Puskesmas DTP Pagaden,

dr Anggreiny Ginting
NIP. 19690914 200212 2 003
PEMERINTAH KABUPATEN SUBANG
DINAS KESEHATAN
UPTD PUSKESMAS DTP PAGADEN
JL. RAYA KAMARUNG DS KAMARUNG ( 0260 ) 451027
E-MAIL: puskesmaspagaden@gmail.com

RENCANA KEGIATAN KAJI BANDING


UPTD PUSKESMAS DTP PAGADEN

TAHUN 2017
NO Rencana kegiatan KETERANGAN
J P M A M J J A S O N D

Menyusun Tim kaji - - - - - V - - - - - -


1.
banding

Membuat instrument - - - - - V - - - - - -
2.
kaji banding

Menentukan sasaran - - - - - V - - - - - -
dan Koordinasi dengan
3.
pihak yang akan
dilakukan kaji banding

Menetapkan waktu - - - - - V - - - - - -
4. pelaksanaan kaji
banding

Membuat dan - - - - - V - - - - - -
5.
mengirimkan undangan

Melaksanakan kaji - - - - - V - - - - - -
6. banding / pengumpulan
data

7. Melakukan analisa data - - - - - V - - - - - -

Membuat laporan - - - - - V - - - - - -
8. pelaksnaan kaji
banding
RENCANA KEGIATAN KAJI BANDING
UPTD PUSKESMAS DTP PAGADEN
TAHUN 2017

TANGGAL KET
NO Uraian Kegiatan
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 25 26 27 28 29 30 31

1 Membentuk Tim Kaji Banding

2 Menetapkan Instrumen Kaji Banding

3 Menentukan Sasaran

4 Menentukan Waktu dan Tempat

5 Pelaksanaan Melaksanakan
Pengumpulan Data

6 Melakukan Analisa Data

7 Membuat Laporan Hasil Kaji Banding

Mengetahui : Pedes, Juni 2017


Kepala UPTD Puskesmas DTP Pagaden Wakil Manajemen Mutu

dr Anggreiny Ginting Iis Ratnasari S.Kep


NIP. 19690914 200212 2 003 NIP. 19850402 200307 2 004