Anda di halaman 1dari 5

V.

EVALUASI

NO HARI/TANGGAL/JAM EVALUASI
DX
1 Kamis, 21 April 2016 S:
14.00 - Peningkatan rasa haus = 4 (pasien mengatakan rasa
hausnya sudah berkurang dan pasien juga sudah dapat
mengontrolnya)
- Kelaparan yang berlebih = 5 (Pasien mengatakan rasa
laparnya dapat ia control, pasien makan dalam porsi
sedang sesuai dengan makanan yang diberikan ahli gizi)
- Kekaburan pengelihatan = 5 (Pasin mengatakan dapat
melihat dengan jelas)
- Rasa tidak enak = 5 (Pasien mengatakan sudah merasa
lebih nyaman dari pada hari sebelumnya, pasien
mengatakan sudah lebih sehat)
- Kehilangan nafsu makan = 5 (pasien mengatakan tidak
mengalami penurunan nafsu makan, hanya saja pasien
mengontrol nafsu makannya yang besar untuk
kesehatannya)

O:
- Kehilangan berat badan tanpa alas an = 5 (berat badan
pasien tetap = 75 Kg)
- Mukosa bibir kering = 5 (mukosa bibir lembab)
- Perubahan status mental = 5 (status mental normal)
- Kadar glukosa darah tinggi = 5 (kadar glukosa darah
GDS = 286 )
A:
Risiko ketidakseimbangan kadar glukosa darah teratasi
sebagian
P:
- Pantau kadar gula darah
- Pantau tanda dan gejala dari hiperglikemia

2 Kamis, 21 April 2016 S:


14.00
- Output Urine = 1000 cc
- Sakit kepala (negative)
- Kelesuan (negative)
- Kecemasan yang tidak dapat dijelaskan (negative)
- Pasien mengatakan keadaanya sudah membaik
- Lemas (+)
- Kelemahan pada ekstrimitas (+ kanan)
- Pasien mengatakan merasa lemas pada ekstrimitas
kanan

O:

- Tekanan darah sistolik = 160 mmHg


- Tekanan darah diastolic =110 mmHg
- Kekuatan pulse karotis kanan = 80 x/menit
- Kekuatan pulsa karotis Kiri = 80 x/menit
- Kekuatan pulsa brakialis kanan = 72 x/menit
- Kekuatan pulsa brakialis Kiri = 76 x/menit
- Kekuatan pulsa radial Kanan = 76 x/menit
- Kekuatan pulsa radial Kiri = 76 x/menit
- Kekuatan pulsa pedal kanan = 68 x/menit
- Kekuatan pulsa pedal Kiri = 68 x/menit
- Kapiler refill = <3detik
- Hipotensi ortostatik (-)
- Edema perifer (-)
- Asites (-)
- Kelelahan (+)
- Berat badan (tidak ada penurunan berat badan)
- Gangguan kognitif (-)
- Pucat (+)
- Rubbor dependent (-)
- Suhu kulit (36,3OC)
- Borok ekstremitas bawah (-)
- Mati rasa (-)
- Gelisah(negative)
- Agitasi
- Muntah (negative)
- Cegukan (negative)
- Demam (negate, suhu tubuh 36 37oC)
- Gangguan kognisi (negative)
- Penurunan Tingkat kesadaran (negative)
- Gangguan refleks saraf (negative)

A:

Risko ketidakefktifan perfusi jaringan cerebral teratasi


sebagian

P:

- Monitor adanya daerah tertentu yang hanya peka


terhadap panas/dingin/tajam/tumpul
- Monitor paretese: mati rasa, kesemutan,
hyperesthesia, dan hypoesthesia
- Anjurkan pasien atau keluarga untuk memantau posisi
bagian tubuh saat mandi, duduk, berbaring, atau
mengubah posisi
- Anjurkan pasien atau keluarga untuk memeriksa kulit
sehari-hari jika ada perubahan dalam integritas kulit

3 Kamis, 21 April 2016 S:


14.00 - Pasien mengatakan keadaanya sudah membaik
- Lemas (+)
- Kelemahan pada ekstrimitas (+ kanan)
- Pasien mengatakan merasa lemas pada ekstrimitas kanan
O:
- TD : 160/110 mmHg
- N : 76 x/menit (radial)
- S : 36, 1 OC
- RR : 20 x/menit
- berkomunikasi dengan jelas dan sesuai dengan
kemampuan
- menunjukkan perhatian, konsentrasi dan orientasi (pasien
dapat menjawab pertanyaan perawat dengan baik, pasien
sadar dan tau dirinya berada dimana, dapat
mengidentifikasi pag/siang/malam pasien dapat
mengidentifikasi lingkungan sekitar)
- memproses informasi (pasien dapat menerima HE yang
diberikan perawat dan mengulang instruksi perawat)
- membuat keputusan dengan benar (pasien mengikuti
saran yang diberikan perawat)
- Tingkat kesadaran composmentis
- Tidak ada gerakan gerakan involunter
A:
Ketidakefektifan perfusi jaringan perifer teratasi sebagian
P:

- Monitor adanya daerah tertentu yang hanya peka


terhadap panas/dingin/tajam/tumpul
- Instruksikan keluarga untuk mengobservasi kulit jika ada
lsi atau laserasi
- Monitor adanya tromboplebitis