Anda di halaman 1dari 18

DAFTAR ISI

1. Lembar Pengesahan
2. Daftar Isi
3. Kata Pengantar
4. Bab I Pendahuluan
a. Latar Belakang
b. Tujuan Pedoman
c. Ruang Lingkup Pelayanan
d. Batasan Operasional
e. Landasan Hukum
5. Bab II Standar Ketenagaan
a. Kualifikasi SDM
b. Distribusi Ketenagaan
c. Pengaturan Jaga
6. Bab III Standar Fasilitas
a. Denah Ruangan
b. Standar Fasilitas
7. Bab IV Tata Laksana Pelayanan
8. Bab V Logistik
9. Bab VI Keselamatan Pasien
10. Bab VII Keselamatan Kerja
11. Bab VIII Pengendalian Mutu
12. Bab IX Penutup

Hal 1 dari 18
KATA PENGANTAR

Sebagaimana diamanatkan dalam Undang-Undang Nomor 36 Tahun 2009


tentang Kesehatan, Undang-Undang Nomor 44 Tahun 2009 tentang Rumah Sakit
dan Undang-Undang Nomor 38 Tahun 2014 tentang Keperawatan.
Ruang Askes Kelas I sebagai unit organisasi pelayanan profesi keperawatan
di rumah sakit, berusaha menyediakan dan meningkatkan system yang kondusif
bagi terlaksananya pelayanan keperawatan yang berkualitas. Hali tersebut
membutuhkan pengelolaan yang professional, dengan dukungan data dan
pengetahuan keperawatan yang up to date. Untuk mendukung operasional kerja,
ruang Askes Kelas I perlu menyusun pedoman pelayanan unit sebagai acuan yang
jelas baik secara konsep maupun teknis pelaksanaan program keperawatan,
sehingga diharapkan dapat mewujudkan pelayanan keperawatan yang berkualitas
dan mampu memenuhi kebutuhan serta harapan masyarakat khususnya di ruang
Askes Kelas I.
Seiring dengan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi serta
tuntutan dan harapan masyarakat yang semakin tingi terhadap kualitas pelayanan,
maka pelayanan keperawatan harus senantiasa dinamis dan selalu memperbaiki diri
dari waktu ke waktu, untuk memberikan kualitas pelayanan bagi masyarakat.
Pedoman Pelayanan Ruang Askes Kelas I RSUD Dr.R.Soedjono Selong
juga dimaksudkan untuk mengatur dan mengontrol tata kelola informasi kepada
manajemen dalam pengambilan keputusan yang tepat dalam rangka
meningkatkan mutu pelayanan Rumah Sakit.

Selong, 14 Januari 2017


Kepala Ruang Askes Kelas I

Hal 2 dari 18
BAB I

PENDAHULUAN

A. LATAR BELAKANG
Dalam Undang Undang No 44 tentang Rumah Sakit disebutkan bahwa rumah
sakit adalah institusi pelayanan kesehatan yang menyelenggarakan pelayanan
kesehatan perorangan secara paripurna yang menyediakan pelayanan rawat
inap,rawat jalan dan gawat darurat.Oleh karenanya,sebuah Rumah Sakit harus
memiliki sarana dan prasarana yang memadahi baik dari sisi kwalitas maupun
kwantitas.Sarana dan prasarana tersebut meliputi sumber daya manusia dan
peralatan lainya yang digunakan untuk menunjang pelaksanaan pelayanan
kepada masyarakat.Pelayanan paripurna adalah pelayanan kesehatan yang
meliputi preventif,promotif,kuratif dan rehabilitatif.Dalam hal ini Rumah sakit
memiliki kuwajiban untuk melakukan pelayanan kuratif dan rehabilitatif.Dalam hal
memberikan pelayanan rawat inap yang paripurna RSUD,Dr. R.Soedjono Selong
memiliki layanan rawat inap yakni layanan rawat inap dengan fasilitas kelas
utama kelas I, kelas II dan kelas III ( kelas umum ).Hubungan kerja dalam
Instalasi lain dalam Rumah sakit saling berkaitan karena dalam pelayanan pasien
rawat inap diperlukan untuk saling berkoordinasi.Dan secara administrative
melakukan pelaporan terhadap management Rumag sakit ,dan peningkatan
sarana prasarana untuk meningkan pelayanan terhadap pasien .
Seiring dengan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi serta tuntutan
dan harapan masyarakat yang semakin tingi terhadap kualitas pelayanan, maka
pelayanan keperawatan harus senantiasa dinamis dan selalu memperbaiki diri
dari waktu ke waktu, untuk memberikan kualitas pelayanan bagi masyarakat.
Ruang Askes Kelas I sebagai unit organisasi pelayanan profesi keperawatan di
rumah sakit, berusaha menyediakan dan meningkatkan system yang kondusif
bagi terlaksananya pelayanan keperawatan yang berkualitas. Hali tersebut
membutuhkan pengelolaan yang professional, dengan dukungan data dan
pengetahuan keperawatan yang up to date. Untuk mendukung operasional kerja,
ruang Askes Kelas I perlu menyusun pedoman perorganisasian unit sebagai
acuan yang jelas baik secara konsep maupun teknis pelaksanaan program
keperawatan, sehingga diharapkan dapat mewujudkan pelayanan keperawatan
yang berkualitas dan mampu memenuhi kebutuhan serta harapan masyarakat
khususnya di ruang Askes Kelas I

Hal 3 dari 18
B. TUJUAN
Tersusunnya Pedoman Pelayanan Ruang Askes Kelas I init sebagai dasar acuan
seluruh kebijakan, prosedur dan program kerja yang terkait dengan kegiatan Ruang
Askes Kelas I di RSUD Dr.R.Soedjono Selong.
C. RUANG LINGKUP
Pedoman Pelayanan Ruang Askes Kelas I ini juga menyediakan panduan bagi
pengembangan Ruang Askes Kelas I.
1. Perencanaan
a. Penyusunan Pedoman Pengelolaan Ruang Askes Kelas I.
b. Penyusunan berbagai Kebijakan dan Prosedur.
c. Penyusunan berbagai program kerja Ruang Askes Kelas I.
d. Pengorganisasian kegiatan dan aktivitas.
2. Pelaksanaan
a. Pelaksanaan penggunaan APD, hand hygiene dan SPO pelayanan di ruang
Askes Kelas I
b. Pendidikan dan pelatihan yang berkaitan dengan keperawatan bagi staf
c. Pelatihan/briefing penggunaan APD,APAR, BHD dll di tiap unit pelayanan
3. Pengawasan dan Evaluasi
Ruang Askes Kelas I memonitoring kepatuhan penggunaan APD, hand hygiene
dan identitas diri pemberi pelayanan
4. Analisa dan Rekomendasi
Pada prinsipnya menganalisis tingkat kepatuhan terhadap semua SPO
pelayanan dan upaya pengolahan data hasil monitoring yang dilakukan di ruang
Askes Kelas I. Hasil analisis data tersebut kemudian berdiskusi dengan Pihak
Manajemen dan seluruh instalasi/unit kerja terkait untuk mencari solusi dan
rekomendasi perbaikan sistem pelayanan.
5. Rencana Tindak Lanjut
rencana pelaksanaan tindak lanjut atau kegiatan perbaikan agar sesuai dengan
perencanaan untuk mengarah pada kemajuan yang lebih baik atau unggul.

D. BATASAN OPERASIONAL
1. Rumah Sakit
Rumah Sakit adalah Institusi pelayanan kesehatan yang menyelenggarakan
pelayanana kesehatan perorangan secara paripurna yang menyediakana
pelayanan rawat inap, rawat jalan dan gawat darurat..

Hal 4 dari 18
2. Pelayanan Keperawatan
Pelayanan keperawatan adalah suatu bentuk pelayanan professional yang
merupakan bagian integral dari pelayanan didasarkan pada ilmu dan kiat
keperawatan berbentuk pelayanan bio, fisiko, sosio, spiritual yang
konfrehenship, ditujukan kepada individu, keluarga dan masyarakat baik sakit
maupun sehat yang mencakup seluruh kehidupan manusia.
3. Tenaga Kesehatan
Tenaga Kesehatan adalah Setiap orang yang mengabdikan diri dalam bidang
kesehatan serta meiliki pengetahuan dan atau keterampilan melalui pendidikan
dibidang kesehatan yang untuk jenis tertentu memerlukan kewenangan untuk
melakukan upaya pelayanan kesehatan.
4. Perawat
Perawat adalah Seseorang yang telah menyelesaikan pendidikan keperawatan
serta mempunyai kewenangan untuk melaksanakan peran dan fungsinya.
5. Bidan
Bidan adalah Sorang wanita yang telah mengikuti dan telah menyelesaikan
pendidikan bidan yang telah diakui pemerintah dan lulus ujian sesuai dengan
persyaratan ynag berlaku
6. Pasien
Pasien adalah setiap orang yang melakukan konsultasi masalah kesehatanya
untuk memperoleh pelayanan kesehatan yang diperlukan baik secara langsung
maupun tidak langsung di Rumah Sakit.

E. LANDASAN HUKUM
1. Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 11 Tahun 2008 Tentang Rumah
Sakit Bab V Bagian Kelima Pasal 13 2 ayat 3 berisi tentang tenaga kesehatan
tertentu yang bekerja di rumah sakit harus memiliki izin sesuai dengan ketentuan
peraturan perundang-undangan dan Setiap tenaga kesehatan yang bekerja di
rumah sakit harus bekerja sesuai dengan standar profesi,standard pelayanan
rumah sakit, standard prosedur operasional yang berlaku, etika
profesi,menghormati hak pasien dan mengutamakan keselamatan pasien.

2. Undang - Undang Nomor 36 Tahun 2009 tentang Kesehatan;


3. Peraturan Daerah Kabupaten Lombok Timur Nomor 15 Tahun 2009 tentang
Perubahan atas Peraturan Daerah Kabupaten Lombok Timur Nomor 4 Tahun
2008 tentang Organisasi dan Tata Kerja Perangkat Daerah Kabupaten Lombok
Timur;

Hal 5 dari 18
4. Peraturan Bupati Lombok Timur Nomor 9 Tahun 2012 tentang Pola Tata Kelola
Badan Layanan Umum Daerah Rumah Sakit Umum Daerah dr. R. Soedjono
Selong;
5. Peraturan Bupati Lombok Timur Nomor 14 Tahun 2012 tentang Standar
Pelayanan Minimal Rumah Sakit Umum Daerah dr. R. Soedjono Selong;
6. Peraturan Bupati Lombok Timur Nomor 25 Tahun 2016 tentang Peraturan
Internal Rumah Sakit (Hospital Bylaws) pada Badan Layanan Umum Daerah
RSUD Dr. R. Soedjono Selong Kabupaten Lombok Timur.

BAB II

STANDAR KETENAGAAN

A. KUALIFIKASI SUMBER DAYA MANUSIA

1 KEPALA RUANGAN
a. NAMA JABATAN : Kepala Ruang Keperawatan ( Karu )

b. UNIT ORGANISASI : Ruang Rawat Askes Kelas I

c. SYARAT JABATAN :
a. Pangkat/Gol : Perawat Madya IV/a

b. Pendidikan Umum : S1 Keperawatan Ners


D III Keperawatan/
c. Pendidikan & Pelatihan : Managemen Keperawatan
Managemen Bangsal

d. Keterampilan/Pengetahuan a. Bisa bekerja sesuai kompetensi


b.Mampu berkoordinasi dengan tim
terkait.
e. Pengalaman Kerja : Sebagai Perawat 15 tahun.

f. Kondisi Fisik : Sehat jasmani dan rohani

d. RINGKASAN TUGAS : Memimpin dan mengkoordinasi Ruang


Rawat Askes Kelas I
e. HASIL KERJA
1. Rencana kebutuhan tenaga dan fasilitas ruang Askes Kelas I
2. Perencanaan program kerja mutu unit
3. Laporan hasil evaluasi

Hal 6 dari 18
f. RINCIAN TUGAS
a. Melaksanakan fungsi perencanaan meliputi
Menyusun rencana kerja kepala ruangan.
Berperan serta menyusun tujuan pelayanan keperawatan ruang
Askes Kelas I.
Menyusun rencana kebutuhan tenaga krperawatan dari segi jumlah
dan kualifikasi diruang rawat Askes Kelas I,dan berkoordinasi dengan
Bidang Keperawatan
b. Melaksanakan fungsi pergerakan dan pelaksanaan
Mengatur dan dan mengkoordinasi seluruh kegiatan pelayanan di
ruang Askes Kelas I melalui kerja sama petugas lain yang bekerja di
ruang Askes Kelas I.
Menyusun jadwal dinas tenaga keperawatan
Melaksanakan orientasi tenaga keperawatan yang baru /tenaga lain
akan bekerja di ruang Askes Kelas I.
Memberikan orientasi kepada mahasiswa Keperawatan yang
menggunakan ruang Askes Kelas I sebagai lahan praktek.
Memberikan orientasi pada pasien/keluarganya meliputi penjelasan
tentang peraturan rumah sakit ,tata tertib ruang rawat inap,fasilitas
yang tersedia dan cara penggunaan alat serta kegiatan rutin sehari
hari.
Membimbing tenaga keperawatan untuk melaksanakan pelayanan /
Askep sesuai standard.
Mengadakan pertemuan berkala /sewaktu waktu dengan stap
Keperawatan dan petugas lain yang bertugas di ruangan tersebut.
Memberi kesempatan /ijin kepada staf Keperawatan untuk mengikuti
kigiatan ilmiah /pelatihan dengan koordinasi dengan Bidang
Keperawatan.
Mengusulkan pengadaan peralatan dan obat obatan sesuai
kebutuhan berdasarkan ketentuan /kebijakan RSUD,DR ,R Soedjono
Selong.
Mengatur dan mengkoordinasikan pemeliharaan alat agar selalu
dalam keadaan siap pakai.
Mendampingi visite dokterdan mencatat instruksi dokter,khususnya
bila ada perubahan program pengobatan pasien.

Hal 7 dari 18
Mengelompokan pasien dan mengatur penempatan diruang rawat
menurut kegawatan ,infeksi/non infeksi,untuk kelancaran pemberian
Asuhan Keperawatan.
Mengendalikan kualitas system pencatatan dan laporan Askep dan
kegiatan lain secara tepat dan benar.
Memberi motivasi kepada kepada petugas dalam memelihara
kebersihan ruang rawat.
Meneliti pengisian sensus harian pasien ruang rawat.
Meneliti daftar permintaan makanan pasien berdasarkan macam dan
jenis makan pasien dan meneliti ulang pada saat menyajikanya (
sesuai program diitnya )
Menyimpan berkas rekam medis dalam masa perawatanya ,kemudian
mengembalikan berkas tersebut ke bagian remam medis bila pasien
keluar rumah sakit/ pulang dari rawat inap.
Mengecek pengisian berkas Asuhan Keperawatan yang sudah
dilaksanakan.
Membimbing mahasiswa Keperawatan yang menggunakan ruang
rawatnya sebagai lahan praktek.
Memberi penyuluhan kesehatan kepada pasien/keluarga sesuai
kebutuhan dasar sesuai dengan batas kewenangannya.
Memantau dan ikut bewrperan dalam proses timbang terima pada
pergantian dinas.
c.Melaksanakan fungsi pengawasan,pengendalian,penilaian meliputi :
Mengendalikan dan menilai pelaksanaan Asuhan Keperawatan.
Mengawasi dan menilai mahasiswa Keperawatan untuk memperoleh
pengalaman belajar sesuai tujuan program bimbingan yang
ditetapkan.
Melakukan kinerja Keperawatan diruang rawatnya.
Mengawasi,mengendalikan dan menilai pendaya gunaan tenaga
Keperawatan ,peralatan ,dan obat obatan.
Mengawasi ,mengendalikan dan menilai mutu Askep. Sesuai standard
yang berlaku secara mandiri/koordinasi dengan Tim Kendaki Mutu
Asuhan Keperawatan.

Hal 8 dari 18
g. TANGGUNG JAWAB
Dalam mengalankan tugasnya Kepala Ruangan bertanggung jawab kepada
Kabid Keperawatan dalam hal :

a. Kebenaran dan ketepatan rencana kebutuhan tenaga Keperawatan


b. Kebenaran dan ketepatan program pengembangan pelayanan
Keperawatan.
c. Keobyektifan dan kebenaran penilaian kinerja tenaga Keperawatan.
d. Kelancaran kegiatan orientasi perawat yang baru bekerja di
RSUD.DR.R.Soedjono Selong.
e. Kebenaran dan ketepatan SPO pelayanan Keperawatan.
f. Kebenaran dan laporan berkala pelaksanaan pelayanan keperawatan
g. Kebenaran dan ketepatan kebutuhan dan penggunaan peralatan
Keperawatan .
h. Kenenaran dan ketepatan saran serta bahan pertimbangan kepada
Kabid Keperawatan.

h. WEWENANG
Dalam menjalankan tugasnya Kepala ruanngan mempunyai wewenang sbb:

a. Meminta informasi dan pengarahan kepada Kabid Keperawatan


b. Memberi petunjuk dan bimbingan dalam pelaksanaan tugas tenaga
Keperawatan
c. Mengawasi ,mengendalikan dan menilai pendayagunaan tenaga
Keperawatan ,peralatan dan mutu Keperawatan di ruang rawatnya.
d. Menanda tangani surat dan dokumen yang ditetapkan menjadi
wewenang Kepala Ruang.
e. Menghadiri rapat pertemuan berkala dengan Kabid Keperawatan
kasi Keperawatan maupun koordinasi dengan Instalasi lain yang
terkait dengan Pelayanan.

2 PERAWAT PELAKSANA
a. NAMA JABATAN : Pelaksana diruang rawat Askes
Kelas I

b. UNIT ORGANISASI : Ruang Rawat Askes Kelas I

c. SYARAT JABATAN :
a. Pangkat/Gol : PNS / kontrak.
b. Pendidikan Umum : D III Keperawatan /S 1 Kep Ners
c. Pendidikan & Pelatihan : -

Hal 9 dari 18
d. Keterampilan/Pengetahuan Menguasi tindakan Keperawatan
e. Pengalaman Kerja : -

d. RINGKASAN TUGAS : Melaksanakan tugas sesuai


dengan jadwal yang sudah
ditentukan.

e. HASIL KERJA :
1. Asuhan Keperawatan kepada pasien
2. Kepuasan Pasien dan keluarga
3. Laporan tindakan keperawatan

f. RINCIAN TUGAS
1. Melaksanakan tugas pagi,sore malam dan hari libur secara
bergilir sesuai jadwal dinas.
2. Memelihara kebersihan ruang rawat dan lingkunganya.
3. Menerima pasien baru sesuai prosedur dan ketentuan yang
berlaku
4. Memelihara peralatan Keperawatan dan Medis agar selalu dalam
keadaan siap pakai
5. Melakukan pengkajian Keperawatan sesuai batas
kewenanganya.
6. Meyusun rencana Keperawatan sesuai standard yang ada.
7. Melakukan tindakan Keperawatan sesuai kebutuhan dan
batasKemampuan antara lain :
- Melakukan tindakan pengobatan sesuai program pengobatan.
- Memberi penyuluhan kesehatan kepada pasien /keluarga
tentang penyakitnya.
8. Melatih dan membantu pasien untuk melakukan latihan gerak
9. Melakukan tindakan darurat pada pasien ( panas tinggi
,kolaps,perdarahan, keracunan henti jantung /nafas ) sesuai SPO
yang berlaku ,kemudian melaporkan tindakan yang dilakukan
pada dokter ruangan /dokter jaga .
10. Melakukan evaluasi tindakan Kep.sesuai batas kemampuan.
11. Mengobservasi kondisi pasien ,melakukan tindakan tepat
berdasarkan hasil observasi sesuai batas kemampuan.
12. Berperan serta dengan tim kesehatan dalam membahas kasus
dan upaya meningkatkan mutu Askep.

Hal 10 dari 18
13. Mengikuti pertemuan berkala yang diadakan oleh kepala
ruangan.
14. Meningkatkan pengetahuan dan ketrampilan dibidang
Keperawatan melalui pertemuan ilmiah /pelatihan atas izin kepala
ruangan/atau persetujuan atasan langsung.
15. Melaksanakan sitem pencatatan dan pelaporan Askep yang tepat
dan benar sesuai Standar Asuhan Keperawatan .
16. Melaksanakan serah terima tugas kepada petugas pengganti
secara lisan dan tertulis pada saat pergantian dinas.
17. Melatih pasien menggunakan alat bantu yang dibutuhkan seperti
tongkat penyangga dll.
18. Melatih pasien untuk melaksanakan tindakan Keperawatan
dirumah misalnya : merawat luka,melatih anggota gerak dll.
19. Menyiapkan pasien yang akan pulang meliputi :
Mengecek formulir untuk penyelesaian administrasi ,seperti :
surat keterangan istirahat,maupun surat keterangan sakit.
Surat Rujukan atau atau surat control.
Penyuluhan kesehatan setelah pulang dari rumah sakit
Petunjuk diet.
Resep obat untuk dirumah.

g. TANGGUNG JAWAB
Dalam menjalankan tugasnya perawat pelaksana
bertanggung jawab kepada Karu/Ka UPF

h. WEWENANG
--

3 PENANGGUNG JAWAB SHIF


a. NAMA JABATAN : Penanggung Jawab Shif
pagi,sore dan malam.

b. UNIT ORGANISASI : Ruang Rawat Inap Askes Kelas I

c. SYARAT JABATAN :
a. Pangkat/Gol : PNS dan tenaga Kontrak
b. Pendidikan Umum : S 1 Kep dan D III Kep.
c. Pendidikan & Pelatihan : -

d. Keterampilan/Pengetahuan -
e. Pengalaman Kerja : -

Hal 11 dari 18
d. RINGKASAN TUGAS : Memberi Asuhan Keperawatan

e. HASIL KERJA
Mengkoordinasikan semua pekerjaan pemberian asuhan
keperawatan dengan anggota tim kerjanya.

f. RINCIAN TUGAS
a. Mengkoordinasi dan mengkomunikasikan semua kegiatan tim yang
berdinas .
b. Memberikan pengarahan dan konsultasi dalam pemberian Asuhan
Keperawatan.
c. Melakukan pengkajian keperawatan sesuai batas kewenangan
pada pasien baru sesuai SPO yang ada.
d. Menyusau rencana keperawatan sesuai dengan masalah yang
ada pada masing masing pasien.
e. Melaksanakan tindakan keperawatan sesuai kebutuhan dan batas
batas tertentu .
f. Mengevaluasi dan mengobservasi semua tindakan keperawatan
yang telah dilaksanakan serta masalah masalah yang terjadi pada
pasien.
g. Merevisi dan merencanakan ulang terhadap masalah dan tidakan
yang belum berhasil dilaksanakan.
h. Mengevaluasi ulang terhadap keluhan pasien serta tindakan yang
telah dilakukan.
i. Melaksanakan serah terima tugas dengan tim tugas berikutnya.

g. TANGGUNG JAWAB
Membuat laporan dinas waktu timnya jaga,baik waktu jaga pagi,sore
dan malam.

h. WEWENANG
Mengarahkan dan mengkoordinasikan dengan timnya terhadap
asuhan keperawatan yang di berikan waktu berdinas.
.

Hal 12 dari 18
4 PETUGAS ADMINISTRASI
a. NAMA JABATAN : Petugas administrasi

b. UNIT ORGANISASI : Ruang rawat Inap

c. SYARAT JABATAN :
a. Pangkat/Gol : PNS/ Kontrak
b. Pendidikan Umum : Sarjana / D3/dan SMA
c. Pendidikan & Pelatihan :
: -Administrasi perkantoran
- Teknis/Fungsional : -Tata arsip
-Menguasai

d. Keterampilan/Pengetahuan Menguasai perangkat computer


e. Pengalaman Kerja : Mampu melaksanakan tugas
pengadministrasien.

d. RINGKASAN TUGAS : Melakukan tugas


mengadministrasikan pasien
yang ada diruangan serta
kebutuhan pelaporan yang lain.

e. HASIL KERJA
Terpenuhinnya semua administrasi serta pelaporan secara baik.

f. RINCIAN TUGAS
a. Mengentri billing system.
b. Melengkapi kelengkapan surat jaminan pasien.
c. Melengkapi blangko blangko yang dibutuhkan oleh perawat /bidan
d. Melengkapi kelengkapan bahan habis pakai baik medis/ATK
berserta rekapitulasi laporanya.
e. Merincikan biaya pasien pulang ( billing pasien ).
f. Mengembalikan Status pasien ke Rekam Medis 1 x 24 jam.
g. Mengantar berkas klaim pasien ke Unit Kerjasama.
h. Mengecek kelengkapan sensus harian.

g. TANGGUNG JAWAB
Memelihara dan mempersiapkan semua kebutuhan yang
berhubungan dengan pengadministrasian pasien maupun pelaporan
lain yg dibutuhkan.

h. WEWENANG
Perencanaan perlengkapan kebutuhan admistrasi beserta blangko
blangko pelaporan yang diperlukan.

Hal 13 dari 18
B. DISTRIBUSI KETENAGAAN
1. Kondisi Ketenagaan berdasarkan lokasi

Kebutuhan Tenaga
No Nama Jabatan Kekurangan Lokasi
tenaga yg ada
Kepala
1 1 1 - Ruang Karu
Ruangan
1 Ketua ship 4 4 - Ruang Jaga
Perawat
2 13 13 Ruang Jaga
pelaksana
3 Petugas Adm 1 1 Ruang Adm

Jumlah tenaga 19 19

C. PENGATURAN JAGA
Distribusi ketenagaan mengenai jumlah staf di Ruang Askes Kelas I menunjukkan
bahwa jumlah staf yang ada di Ruang Askes Kelas I sudah mencukupi dalam
menunjang Pelayanan kesehatan kepada pasien.

Jadwal Shift : Sihift Pagi : 07.00 14.00


Shift Siang : 14.00 20.00
Shift Malam : 20.00 07.00

BAB III
STANDAR FASILITAS

A. STANDAR RUANGAN DAN DENAH

Ruangan Karu
Ruangan Karu adalah ruang khusus bagi kepala ruangan untuk melakukan kegiatan
kepala ruangan dan kegiatan lain yang kerbaitan dengan tugas dan fungsi
keperawatan.
Ruangan Jaga
Ruangan Jaga adalah ruangan yang digunakan untuk melakukan aktivitas
keperawatan yang posisinya terbuka untuk memudahkan pasien berkomunikasi
dengan petugas jaga.

Hal 14 dari 18
Ruangan Administrasi
Ruangan Administrasi adalah ruang yang digunakan oleh tenaga administrasi untuk
melakukan kegiatan pengadministtasian pasien.

B. STANDAR FASILITAS
Standar Fasilitas Ruang Askes Kelas I adalah memiliki komponen-komponen berikut
ini:
1. Memiliki Fasilitas Ruangan Perawatan : Kelas I ( 14 tempat tidur )
2. Memiliki Peralatan
a. Oksigen sentral
b. Oksigen Transport
c. Syering pump
d. EKG
e. Slymzuiger
f. Nebulizer
g. Alat moinitor
h. Oxymeter
i. Tensi meter
j. Termometer
k. Stetoskop
l. Kursi roda
m. Brangkard
3. Memiliki Alat Tenun
a. Sprei
b. Selimut
c. Perlak
d. Bantal
e. Baju operasi pasien
f. Taplak meja
g. Sarung bantal

Hal 15 dari 18
BAB IV
TATA LAKSANA PELAYANAN

A. PELAYANAN DI RUANG ASKES KELAS I


a. Pelayanan Rawat Inap
Dalam rangka meningkatkan mutu pelayanan keperawatan pada ruang Askes
Kelas I memberikan pelayanan perawatan untuk semua kasus.
b. Pelayanan konsultasi
Ruang Askes Kelas I juga menerima konsul dari ruangan lain yang memerlukan
demi penegakan diagnose dan keselamatan pasien.

BAB V
LOGISTIK

Seluruh Pengadaan alat-alat yang dibutuhkan oleh ruang Askes Kelas I diamprah
digudang Persediaan Rumah Sakit antara lain :
a. BMHP diamprah digudang BMHP
b. Peralatan Keperawatan diamprah di Instalasi CSSD
c. Alat Kesehatan diamprah digudang Alat Kesehatan
d. Alat dan Bahan Kebersihan serta ATK diamprah di gudang ATK

BAB VI
KESELAMATAN PASIEN

Keselamatan dan kesehatan bagi pasien di ruang Askes Kelas I perlu diperhatikan,
terutama penanganan faktor potensi berbahaya yang ada di ruang Askes Kelas I
misalnya penanganan pasien post operasi, pasien cidera kepala, pasien fraktur, resiko
pasien jatuh dll.

Hal 16 dari 18
BAB VII
KESELAMATAN KERJA

Keselamatan dan kesehatan kerja bagi petugas di ruang Askes Kelas I dan fasilitas
medis lainnya perlu diperhatikan. Demikian pula penanganan faktor potensi berbahaya
yang ada di ruang Askes Kelas I serta metode penanganan program keselamatan dan
kesehatan kerja perlu dilaksanakan, misalnya perlindungan baik terhadap penyakit
infeksi maupun non-infeksi, penanganan limbah medis, penggunaan alat pelindung diri
dan lain sebagainya. Selain terhadap pekerja di fasilitas medis/klinik maupun rumah
sakit, keselamatan dan hak-hak pasien yang masuk kedalam program patient safety.

Keselamatan Kerja pada Ruang Askes Kelas I

Keselamatan kerja pada Ruang Askes Kelas I berfokus kepada peralatan-peralatan


utama dan penunjang yang digunakan oleh staf Ruang Askes Kelas I selama
melaksanakan tugasnya. Selain dari perangkat teknis, budaya kerja staf Ruang Askes
Kelas I juga turut memengaruhi keselamatan staf tidak hanya dari sisi fisik tapi juga dari
sisi psikologis.

a. Keselamatan Kerja ditinjau dari Peralatan Kerja


Dari segi peralatan kerja di ruang Askes Kelas I, penggunaan dan peletakan
peralatan dan penataan yang tepat sehingga tidak beresiko mencelakakan staf.
Misalnya : kabel-kabel yang tidak rapi dan terkelupas, tidak menaruh alat medis
pada tempatnya
Penggunaan PC yang terlalu lama juga memengaruhi kesehatan staf dari sisi
penglihatan dan paparan radiasi komputer dalam jangka waktu yang lama.
Penempatan benda/ barang yang mudah memicu terjadinya kebakaran pada
tempat yang sembarangan seperti B3 dll.
b. Keselamatan Kerja ditinjau dari Budaya dan Perilaku Kerja
Budaya dan perilaku staf ruang Askes Kelas I masih menempatkan barang
sembarang tempat sehingga dapat mengaruhi kenyamanan Fisik dan psikologis
staf lainnya.
Pengaturan jadwal shift dan jam kerja yang tidak tepat akan mengganggu
kenyamanan staf dalam bekerja.
Pembiaran Staf yang indisipliner dan tidak adanya rewards bagi staf yang
berprestasi dan bekerja ektra diluar jam dinas dapat mengganggu psikologis staf.

Hal 17 dari 18
BAB VIII

PENGENDALIAN MUTU

Pengendalian mutu ruang Askes Kelas I dapat dilakukan dengan langkah-langkah


sebagai berikut :

1. Hendaknya dalam melakukan tindakan sesuai dengan SPO dan SPM


2. Hendaknya memperhatikan dan mematuhi standar pengendalian dan
pencegahan infeksi ( PPI )
3. Hendaknya mengidentifikasi pasien dengan resiko
4. Melakukan evaluasi kepatuhan terhadap SPO

BAB IX

PENUTUP

Pedoman Pelayanan ruang Askes Kelas I diharapkan dapat memberikan kejelasan


peran, fungsi dan kewenangan ruangan sehingga dapat meningkatkan kinerja dari
ruang Askes Kelas I.
Pedoman ini bukanlah sesuatu yang permanen, akan tetapi akan berubah mengikuti
perubahan peraturan yang berlaku, struktur organisasi, tugas pokok dan fungsi,
kebijakan pimpinan serta kondisi dan situasi lingkungan. Untuk itu pedoman ini harus
dievaluasi secara berkala.
Diharapkan pedoman ini dapat dijadikan sebagai acuan bagi unit terkait dalam
melaksanakan tugas pokok dan fungsi khususnya dalam melakukan pelayanan pasien
di ruang Askes Kelas I.

Hal 18 dari 18