Anda di halaman 1dari 1

1.

Asidosis adalah suatu keadaan pada saat darah terlalu banyak mengandung asam (atau
terlalu sedikit mengandung basa) dan sering menyebabkan menurunnya pH darah.
Anoreksia nervosa (AN) adalah sebuah gangguan makan yang ditandai dengan penolakan
untuk mempertahankan berat badan yang sehat dan rasa takut yang berlebihan terhadap
peningkatan berat badan akibat pencitraan diri yang menyimpang.
2. Kaceksia (cachexia) adalah penurunan berat badan, massa otot dan kelemah ekstrim yang
terkait dengan penyakit serius seperti kanker, AIDS, dan penyakit kronis lainnya.
Katarak adalah bagian keruh pada lensa mata yang biasanya bening dan akan
mengaburkan penglihatan.
3. Gangren adalah kondisi serius yang muncul ketika banyak jaringan tubuh mengalami
nekrosis atau mati. Kondisi ini terjadi setelah seseorang mengalami luka, infeksi, atau
masalah kesehatan kronis yang memengaruhi sirkulasi darah.
Kelenjar minyak (bahasa Inggris: sebaceous glands) adalah kelenjar mikroskopik yang
berada tepat di bawah kulit yang mengeluarkan minyak yang disebut sebum.
4. Hypoglycemia adalah sindrom klinik yang berakibat dari gula darah rendah. Secara
klasik, hypoglycemia didiagnosa dengan gula darah rendah dengan gejala-gejala yang
hilang ketika tingkat gula kembali ke batasan normal.
Hipofisektomi adalah prosedur bedah pengangkatan kelenjar pituitari, sebagai
pengobatan tumor jinak dan ganas. Prosedur dapat dilakukan secara konvensional
dengan metode bedah terbuka atau menggunakan teknik minimal invasif.
5. Penyakit Diabetes mellitus atau penyakit gula atau penyakit kencing
manis adalah penyakit yang ditandai dengan kadar glukosa darah yang melebihi batas
normal (hiperglikemia) akibat tubuh yang kekurangan insulin baik absolut maupun relatif.
Diabetes insipidus adalah kondisi yang cukup langka, dengan gejala selalu merasa haus
dan pada saat bersamaan sering membuang air kecil dalam jumlah yang sangat banyak.
Jika sangat parah, penderitanya bisa mengeluarkan air kencing sebanyak 20 liter dalam
sehari.