Anda di halaman 1dari 5

LAPORAN PRAKTIKUM KARTOGRAFI TEMATIK

ACARA 1
PEMBUATAN PETA ADMINISTRASI

Dosen Pengampu: Rendra Adi Wijaya, S.Si., M.Si

Nama : Moch Alfin Nurwidayanto


Nim : 160722614660
Off :H

FAKULTAS ILMU SOSIAL


JURUSAN GEOGRAFI
PROGRAM STUDI S1 GEOGRAFI
UNIVERSITAS NEGERI MALANG
2017
ACARA I

I. JUDUL

Pembuatan Peta Administrasi

II. LATAR BELAKANG

Peta Rupabumi Indonesia (RBI) merupakan sebuah peta topografi yang


menampilkan sebagian unsur-unsur alam dan buatan manusia di wilayah
Indonesia. peta rupa bumi dalam kegunaannya juga bisa digunakan untuk
membuat beberapa peta khusus atau peta tematik seperti peta batas administrasi,
karena di dalam peta rupa bumi memiliki informasi informasi yang lengkap.

Di idonesia memiliki wilayah desa yang sangat banyak mulai dari sumatra
sampai papua, hal tersebut juga membutuhkan suatu batas batas administrasi
untuk mencegah saling klaim daerah satu sama lain. Peta batas administrasi sendiri
memiliki arti yaitu peta yang menyajikan suatu batas batas wilayah satu dengan
lainya meliputi desa, kecamatan, kabupaten maupun provinsi utuk mencegah
adanya klaim wilayah, batas administrasi biasanya dalam bentuk sunggai, batu, dan
gunung

Oleh karena itu untuk mengatasi permasalahan-permasalahan tersebut harus


dibuatkan peta khusus batas administasi atau tematik dan dibagikan ke daerah
yang memerlukan

III. TUJUAN

Melatih mahasiswa menyiapkan peta administrasi sebagai satu jenis peta tematik

IV. ALAT DAN BAHAN

1. Peta topografi atau peta rupa bumi

2. OHP Market

3. Kertas kalkir

4. Kertas HVS
V. DASAR TEORI

Peta Rupabumi Indonesia (RBI) adalah peta topografi yang


menampilkan sebagian unsur-unsur alam dan buatan manusia di wilayah NKRI
(www.bakosurtanal.go.id/peta-rupabumi). Kenampakan tersebut berupa
kenampakan alamiah (natural freatures) dan kenampakan buatan manusia (man
made freatures). Kenampakan alamiah yang dimaksud yaitu sungai, bukit,
lembah, danau, laut, dan lain-lain. Sedangkan kenampakan buatan manusia
misalnya jalan, kampong, permukiman, kantor, pasar, dan lain-lain. Peta Rupa
Bumi juga berfungsi sebagai peta referensi atau acuan dan peta dasar yaitu peta
yang dipakai sebagai peta referensi atau acuan dan dasar bagi pembuatan peta
tematik.

Unsur-unsur kenampakan rupabumi dapat dikelompokkan menjadi 7 tema,


yaitu:

Tema 1: Penutup lahan: area tutupan lahan seperti hutan, sawah, pemukiman
dan sebagainya

Tema 2: Hidrografi: meliputi unsur perairan seperti sungai, danau, garis pantai
dan sebagainya

Tema 3: Hipsografi: data ketinggian seperti titik tinggi dan kontur

Tema 4: Bangunan: gedung, rumah dan bangunan perkantoran dan budaya


lainnya

Tema 5: Transportasi dan Utilitas: jaringan jalan, kereta api, kabel transmisi dan
jembatan

Tema 6: Batas administrasi: batas negara provinsi, kota/kabupaten, kecamatan


dan desa

Tema 7: Toponim: nama-nama geografi seperti nama pulau, nama selat, nama
gunung dan sebagainya

Dalam Peta RBI (rupa bumi indonesia ) biasanya dilengkapi dengan


informasi informasi tepi atau komponen- komponen peta, agar peta mudah
dibaca, ditafsirkan dan tidak membingungkan pengguna. Adapun
komponen- komponen yang harus dipenuhi dalam suatu peta adalah:

1. Judul Peta
2. Skala peta
3. Legenda atau keterangan
4. Orientasi atau tanda arah
5. Simbol dan warna
6. Sumber dan tahun pembuatan peta

VI. CARA KERJA

1. Menyiapkan Peta Rupabumi Indonesia

2. Memilih salah satu desa yang ada pada lembar peta

3. Menyiapkan kertas kalkir diatas peta RBI, kemudian melakukan deleniasi

4. Melengkapi informasi lain yang diperlukan dalam sebuah peta sesuai kaidah
kartografis, seperti : koordinat, toponimi, dan lain-lain

5. Memindahkan hasil pada kalkir ke kertas dan melayoutnya dengan


melengkapi judul peta, skala, orientasi, sistem koordinat, legenda, sumber
dan pembuat peta

VII. HASIL PRAKTIKUM

Peta dasar pada kalkir dan HVS (terlampir)


X. DATAR RUJUKAN

Nafis.Faisal.2013.PetaAdministrasi (online) :
(https://petatematikindo.wordpress.com/2013/01/06/peta-administrasi/ (diakses
pada 7 september 2017)

www.bakosurtanal.go.id/peta-rupabumi/( diakses pada 7 september 2017)

Waluya. Bagja. Peta, Globe, Atlas. (online) : (http://file.upi.edu/Direktori/DUAL-


MODES/TEMPAT_RUANG_DAN_SISTEM_SOSIAL/BBM_2.pdf) (diakses
pada 7 september 2017)