Anda di halaman 1dari 6

LAPORAN PRAKTIKUM

PROTEKSI DAN KESELAMATAN RADIASI

PENGGANTIAN SUMBER RADIASI

DISUSUN OLEH :

NAMA : RANJI GUSMAN

NIM : 121600001

PRODI : ELEKTRONIKA INSTRUMENTASI

JURUSAN : TEKNOFISIKA NUKLIR

SEKOLAH TINGGI TEKNOLOGI NUKLIR

BADAN TENAGA NUKLIR NASIONAL

YOGYAKARTA

2017
LAPORAN PRAKTIKUM
PENGGANTIAN SUMBER RADIASI

I. TUJUAN
Setelah mengikuti praktikum ini, praktikan mampu mengoperasikan dan melakukan
penggantian sumber radiasi gamma pada kamera radiografi dengan aman.

II. TEORI
Proses penggantian sumber dimulai dengan mengeluarkan sumber radiasi yang berada
dalam kamera ke kontainer melalui pipa penyalur (transfer tube). Sumber radiasi yang akan
digunakan dan masih dalam kontainer dipindahkan ke dalam kamera dengan cara yang sama.
Ketika sumber radiasi berada di dalam kontainer atau kamera, laju paparan radiasi ke
lingkungan relatif kecil, tetapi pada proses penggantian sumber yaitu saat sumber radiasi
pada posisi di sepanjang pipa penyalur, laju paparan radiasi ke lingkungan relatif besar.
Pengurangan laju paparan radiasi dilakukan dengan menerapkan 3 prinsip proteksi radiasi
yaitu waktu, penahan dan jarak. Penerapan prinsip tersebut dengan cara :
- mempersingkat waktu pada saat sumber di posisi pipa penyalur.
- memasang penahan radiasi di sepanjang pipa penyalur.
- menggunakan kabel pengendali (crank cable) yang panjang.
Untuk lebih jelas mengenai mekanisme dalam proses penggantian sumber radiasi
dapat dilihat skema rangkaian peralatan pada gambar 1.

Gambar 1. Skema Penggantian Sumber Lepas.

Untuk mengantisipasi terjadinya kecelakaan radiasi pada proses ini sebaiknya pekerja
radiasi lebih memahami konstruksi, fungsi dan mekanisme kerja peralatan yang digunakan
serta selalu bekerja sesuai prosedur. Pada gambar 2, ditunjukkan konstruksi dari sumber
radiasi yang akan dilakukan penggantian.
Gambar 2. Konstruksi Sumber Radiasi.

Pada praktikum ini digunakan kamera radiografi gamma jenis remote control, kamera
gamma jenis ini dikendalikan pada jarak yang jauh sesuai dengan panjang kabel pengendali
yang digunakan. Adapun konstruksi kamera radiografi gamma jenis remote control dapat
dilihat pada gambar 3.

Gambar 3. Konstruksi Kamera Radiografi Gamma Jenis Remote Control.

Waktu yang diperlukan pekerja radiasi untuk melakukan kegiatan pada jarak tertentu
dari sumber radiasi harus dipantau untuk menghitung paparan yang diterima. Laju paparan
radiasi gamma di suatu posisi bergantung pada aktivitas sumber, jarak dari sumber ke tempat
pengukuran dan jenis nuklida sumber tersebut. Laju paparan radiasi gamma dihitung dengan
persamaan 1.
A
Xs = (pers. 1)
2
Dimana:
Xs = Laju paparan radiasi pada posisi berjarak r dari sumber (R/jam)
A = Aktivitas sumber (Ci)
= Faktor gamma (Rm2/CiJam)
r = Jarak antara sumber ke tempat pengukuran (m)
Paparan radiasi yang diterima oleh setiap pekerja radiasi harus diperkirakan sebelum
pekerjaan dimulai menggunakan persamaan 2.
X = Xs. t (pers. 2)
Dimana:
X = Paparan (R)
Xs = Laju paparan radiasi pada posisi berjarak r dari sumber (R/jam)
t = Waktu terpapar radiasi (Jam)

III. ALAT DAN BAHAN


- Sentinel kamera gamma
- Pengendali (crank)
- Kabel pengendali
- Pipa penyalur
- Kontainer
- Sumber radiasi gamma Ir-192
- Surveymeter
- Personal dosimeter

IV. LANGKAH KERJA


Adapun langkah kerja dari praktikum penggantian sumber radiasi pada kamera
radiografi gamma adalah sebagai berikut:
- Hubungkan ujung satu pipa penyalur ke kontainer yang tidak terdapat sumber radiasi.
- Hubungkan ujung yang lain dari pipa penyalur yang telah terpasang bionet ke outlet port
sentinel kamera gamma.
- Buka locking mechanism dari sentinel kamera gamma dengan memutar ke posisi connect.
- Periksa ujung kabel pengendali dan remote control connector pada sentinel kamera
gamma dengan menggunakan no go gate.
- Hubungkan ujung kabel pengendali ke sumber radiasi pada sentinel kamera gamma.
- Tutup locking mechanism dari sentinel kamera gamma dan putar pada ke kondisi operate.
- Buka outlet port sentinel kamera gamma dengan menekan ke bawah.
- Putar tuas pengendali ke arah expose dengan cepat dan pastikan sumber radiasi telah
masuk ke kontainer.
- Lepaskan ujung satu pipa penyalur yang terhubung ke kontainer yang telah terisi sumber
radiasi dari sentinel dan tutup kontainer.
- Buka kontainer yang telah terisi sumber radiasi yang lain dan hubungkan ujung satu pipa
penyalur ke sumber radiasi tersebut.
- Putar tuas pengendali ke arah retreat dengan cepat dan pastikan sumber radiasi telah
masuk ke sentinel kamera gamma.
- Buka locking mechanism dari sentinel kamera gamma dengan memutar ke posisi connect..
- Lepaskan ujung kabel pengendali yang terhubung ke sumber radiasi pada sentinel kamera
gamma.
- Tutup locking mechanism dari sentinel kamera gamma dengan memutar ke posisi lock.
- Lepaskan koneksi bionet ujung pipa penyalur dari outlet port sentinel kamera gamma.
- Lepaskan ujung satu pipa penyalur yang terhubung ke kontainer dan tutup kontainer.

V. PEMBAHASAN
Pada praktikum penggantian sumber radiasi ini telah dilakukan pengoperasian kamera
gamma dan penggantian sumber radiasi pada kamera gamma sesuai dengan prosedur
keselamatan sehingga proses pengoperasian dan penggantian sumber radiasi dapat dilakukan
dengan aman. Adapun prosedur keselamatan yang dilakukan adalah terlebih dahulu
dilakukan pemeriksaaan alat ukur yang digunakan yaitu surveymeter dan personal dosimeter
dari segi tanggal kalibrasi dan faktor kalibrasi. Kemudian lakukan pengukuran laju paparan
radiasi dari sentinel kamera gamma untuk memastikan bahwa sumber radiasi tidak
mengalami kebocoran. Sumber radiasi yang digunakan dalam praktikum ini adalah Ir-192.
Kamera gamma yang digunakan pada praktikum adalah kamera gamma jenis remote control
yaitu kamera gamma yang dapat dikendalikan dari jarak jauh tergantung dengan panjang
kabel pengendali yang digunakan.
Setelah semua peralatan dalam kondisi baik maka selanjutnya dilakukan proses
penggantian sumber radiasi dimulai dengan mencari terlebih dahulu kontainer kosong untuk
tempat memasukkan sumber yang terdapat pada kamera gamma. Sumber radiasi yang berada
dalam sentinel kamera gamma dikeluarkan ke kontainer melalui pipa penyalur (guide tube).
Pipa penyalur terdiri dari lempengan kuningan yang harus dihubungakan terlebih dahulu dan
dipasang ke kontainer kosong. Pipa penyalur kemudian dihubungakan dengan kamera gamma
dengan cara memasangkan ujung kabel pipa penyalur yang telah terpasang bionet ke sentinel
kamera gamma. Untuk mengecek apakah pipa penyalur tersebut telah terhubung dengan
kamera gamma atau belum adalah dengan memutar tombol pengunci dengan menekannya ke
bawah.
Setelah itu dilakukan pemasangan kabel pengendali ke kamera gamma. Pemasangan
kabel mula-mula dilakukan dengan memutar pengunci dari posisi lock ke posisi connect.
Kemudian dikaitkan sumber radiasi yang terdapat pada sentinel ke ujung kabel pengendali.
Untuk keselamatan sebelum dilakukan penghubungan terlebih dahulu dilakukan pemeriksaan
dengan menggunakan no go gate. Apabila hasil pemeriksaan no go gate baik, maka dapat
dihubungkan antara ujung kabel pengendali dengan sumber radiasi. Setelah semua terhubung
dengan baik, kemudian dilakukan proses pengeluaran sumber radiasi dengan memutar tuas
pengendali ke arah expose hingga tidak dapat diputar lagi dengan cepat untuk meminimalisir
paparan radiasi di sekitar daerah kerja. Setelah proses pengeluaran sumber dari kamera
gamma ke kontainer dilanjutkan proses pengantian sumber dimana sumber radiasi lain yang
berada di kontainer ditarik ke kamera gamma. Proses penarikan sumber ke kamera gamma
dengan memutar tuas pengendali ke arah retreat hingga tidak dapat diputar lagi dengan cepat.
Kemudian setelah dipastikan sumber radiasi telah masuk masuk ke sentinel kamera gamma,
semua alat dilepas dan dikembalikan seperti semula.

VI. KESIMPULAN
- Pada praktikum telah berhasil dilakukan proses pengoperasian kamera gamma dan
penggantian sumber radiasi kamera gamma.
- Proses pengoperasian dan penggantian sumber pada kamera gamma harus dilakukan
sesuai dengan prosedur yang berlaku.
- Prinsip proteksi radiasi dalam praktikum ini adalah dengan mempersingkat waktu
pemaparan dan memperpanjang jarak dari sumber radiasi.

VII. DAFTAR PUSTAKA


Noname. 2017. Petunjuk Praktikum Proteksi Dan Keselamatan Radiasi. Yogyakarta: STTN-
BATAN.

Yogyakarta, 15 November 2017


Praktikan,

Ranji Gusman