Anda di halaman 1dari 27

PROPOSAL PROGRAM KREATIVITAS MAHASISWA

JUDUL PROGRAM

ROTI WARUNG Roti Tawar Ubi Jalar Ungu Sebagai Pangan Lokal Anti
Kanker dan Anti Diabetes

BIDANG KEGIATAN:

PKM KEWIRAUSAHAAN
Diusulkan oleh :

Puguh Novi Prasetyo D500150010 / 2015


Febrian Danu Saputra D500150004 / 2015
Rosyad Adrian Febriansyar D500150005 / 2015
Miratul Muslimah D500140133 / 2014
Abida Zhafira Inayasary D500140138 / 2014

UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH SURAKARTA


SURAKARTA
2016

i
DAFTAR ISI
HALAMAN JUDUL................................................................................................ i
HALAMAN PENGESAHAN ................................................................................. ii
DAFTAR ISI .......................................................................................................... iii
BAB I PENDAHULUAN ....................................................................................... 1
1.1. Latar Belakang ........................................................................................ 1
1.2. Rumusan Masalah................................................................................... 3
1.3. Tujuan ..................................................................................................... 3
1.4. Luaran Yang Diharapkan........................................................................ 3
1.5. Manfaat ................................................................................................... 3
BAB II GAMBARAN UMUM DAN RANCANGAN USAHA ............................ 4
2.1. Gambaran Umum Peluang Pasar ............................................................ 4
2.1.1. Market Size ................................................................................... 4
2.1.2. Segmen Pasar ................................................................................ 4
2.1.3. Target Market ............................................................................... 5
2.2. Keunggulan Produk yang Dibuat ........................................................... 5
2.3. Analisis Kelayakan Usaha ...................................................................... 6
BAB III METODE PELAKSANAAN ................................................................... 8
3.1. Target dan Tempat Pelaksanaan ............................................................. 8
3.2. Tahap Pelaksanaan.................................................................................. 8
3.3. Proses Pembuatan ROTI WARUNG ...................................................... 8
3.4. Langkah Pemasaran ................................................................................ 9
BAB IV ANGGARAN BIAYA DAN JADWAL KEGIATAN ........................... 10
4.1. Anggaran Biaya .................................................................................... 10
4.1. Jadwal Kegiatan .................................................................................... 10
LAMPIRAN LAMPIRAN

iii
1

BAB 1
PENDAHULUAN

1.1. Latar Belakang Masalah


Pada era yang sudah modern ini, banyak produsen yang kurang
memperhatikan kadar gula pada saat memproduksi suatu produk makanan.
Banyak dari masyarakat yang memilih makanan yang praktis atau cepat saji
tanpa memikirkan komposisi ataupun bahaya dibalik makanan tersebut bagi
kesehatan. Dari makanan tersebut ada komponen yang menyebabkan penyakit
yang sangat serius. Salah satu penyakit tersebut adalah Kanker. Merupakan
suatu penyakit yang ditimbulkan oleh sel tunggal yang tumbuh tidak normal
dan tidak terkendali sehingga dapat menjadi tumor ganas yang dapat
menghancurkan dan merusak sel atau jaringan sehat. Kanker merupakan salah
satu jenis penyakit yang sangat ditakuti oleh banyak orang sehingga ada
baiknya kita mencegah kanker daripada mengobatinya.

Saat ini, di negara-negara yang sedang berkembang termasuk


Indonesia sedang mengalami transisi epidemiologi menyangkut perubahan
perilaku penyakit masyarakat yaitu peralihan dari perilaku penyakit infeksi ke
perilaku penyakit noninfeksi (Ngatimin, 2004). Dengan pola hidup yang
mengkhawatirkan dan minimnya pengetahuan masyarakat terutama makanan
sehari-hari yang dikonsumsi tanpa memikirkan bahwa makanan adalah tahap
awal masuknya glukosa ke dalam plasma darah. Zat dari bahan makanan, yaitu
karbohidrat, protein, vitamin, lemak, dan mineral ditambahkan ke darah
melalui sistem hepatik berpori (hepatic porous system).

Dalam proses metabolisme bahan karbohidrat, protein dan lemak akan


diubah menjadi glukosa dan selanjutnya dikonversi menjadi energi (Goel
& Statry dalam Rao et al. 2011). Berdasarkan proyeksi World Health
Organization, diperkirakan bahwa dalam kurun waktu 30 tahun (1995-2025),
jumlah penderita diabetes di negara berkembang akan meningkat sebesar 170
%. Dari persentase tersebut, jumlah penderita diabetes di Indonesia akan
meningkat dari 5 juta penderita menjadi 12 juta penderita yang akan termasuk
dalam daftar 10 negara dengan jumlah penderita diabetes terbesar (Healthy
Choice, 2002).

Kebutuhan pokok makanan penduduk Asia tenggara umumnya yang


mengandung karbohidrat cukup tinggi, yaitu antara 70 80 %. Bahan makanan
tersebut dapat diperoleh dari butir padi padian, umbi, akar dan sebagainya.
Fungsi utama karbohidrat adalah sebagai penghasil energi, di dalam hati
digunakan sebagai detoksifikasi, disamping itu dapat juga membantu dalam
metabolisme lemak dan protein (Suhardjo,1990 ).
2

Ubi jalar ungu merupakan salah satu jenis ubi jalar yang banyak ditemui
di Indonesia selain ubi putih, kuning, dan merah (Lingga, 1995). Ubi jalar ungu
jenis Ipomoea batatas L. Poir memiliki warna ungu cukup pekat pada daging
umbinya, sehingga banyak menarik perhatian. Menurut Pakorny et al., (2001)
dan Timberlake dan Bridle (1982) warna ungu pada ubi jalar disebabkan oleh
adanya pigmen ungu antosianin yang menyebar dari bagian kulit sampai
dengan daging ubinya. Konsentrasi antosianin inilah yang menyebabkan
beberapa jenis ubi ungu mempunyai gradasi warna ungu yang berbeda (yang
dan Gadi, 2008).
Menurut Pakorny et al., (2001) dan Timberlake dan Bridle (1982),
Antosianin pada ubi jalar ungu mempunyai aktivitas sebagai antioksidan.
Perbedaan aktivitas antioksidan pada ubi jalar merah dan ungu adalah pada
jenis zat warnanya. Pada ubi jalar merah yang ditemukan dominant adalah jenis
pelargonidin-3-rutinoside-5-glucoside, sedangkan pada ubi jalar ungu adalah
antosianin dan peonidin glikosida yang mempunyai antioksidan lebih kuat.
Dengan demikian ubi jalar ungu mempunyai potensi besar sebagai sumber
antioksidan alami dan sekaligus pewarna ungu alami.
Shahidi dan Naczk (1995) menyatakan bahwa senyawa antioksidan
alami mampu memperlambat, menunda, ataupun mencegah proses oksidasi.
Kandungan antosianin pada ubi jalar ungu cukup tinggi, yaitu kandungannya
mencapai 519 mg/100g berat basah, sehingga berpotensi besar sebagai sumber
antioksidan untuk kesehatan manusia. Hal ini menyebabkan ubi ungu memiliki
khasiat diantaranya dapat mencegah kanker, menurunkan kadar diabet, sebagai
antioksidan, anti hipertensi dan sumber vitamin A.
Dengan khasiat yang dimiliki ubi ungu dapat kita simpulkan bahwa,
ubi ungu cocok digunakan sebagai karbohidrat pengganti beras dan sagu yang
dapat mencegah kanker dan menurunkan kadar diabet. Salah satu karbohidrat
pengganti beras dan sagu yaitu roti tawar. Sebagai makanan pokok pengganti,
roti tawar memiliki nilai gizi yang tinggi dan lebih lengkap dibanding yang
lain.

Roti tawar merupakan salah satu produk turunan dari terigu yang
banyak dikonsumsi oleh masyarakat Indonesia, khususnya masyarakat
perkotaan sebagai pengganti makanan pokok nasi. Namun tepung terigu
sebagai bahan baku roti tawar di Indonesia masih impor. Dalam rangka
mengurangi ketergantungan terigu dan pengembangan roti tawar perlu
dilakukan upaya substitusi dengan tepung lain (Hardoko, dkk. 2010).
Masyarakat Indonesia yang tinggal di kota kota besar lebih memilih
roti tawar sebagai makanan pokok pendamping dibandingkan beras, sagu,
jagung serta ketela. Selain itu roti tawar juga lebih praktis, memiliki banyak
variasi, harganya relatif terjangkau mudah diperoleh dan mengenyangkan.
3

1.2. Rumusan Masalah


1. Bagaimana proses pembuatan produk ROTI WARUNG?
2. Bagaimana manfaat ubi ungu dapat mencegah kanker dan menurunkan
kadar diabet?
3. Bagaimana keunggulan dan prospek kedepan bagi pasar dalam produk
ROTI WARUNG?

1.3. Tujuan
1. Menjelaskan produk dari ROTI WARUNG.
2. Menunjukkan bahwa ubi ungu cocok digunakan sebagai karbohidrat
pengganti beras dan sagu.
3. Menjelaskan keunggulan dan prospek kedepan bagi pasar dari produk
yang dibuat.

1.4. Luaran yang Diharapkan


1. Roti ini dapat dimanfaatkan oleh masyarakat luas terutama penderita
diabetes dan kanker sebagai salah satu karbohidrat pengganti beras dan
sagu yang dapat dikonsumsi sehingga mengurangi jumlah dari penderita
tersebut.
2. Dapat memperoleh hak paten dari pembuatan produk ini.
3. Hasil ini akan dipublikasikan dalam jurnal Teknologi Bahan Alam LPPM
Universitas Muhammadiyah Surakarta.

1.5. Manfaat
1. Sebagai karbohidrat pengganti yang dapat mencegah kanker dan
menurunkan kadar diabet.
2. Mengurangi jumlah penderita kanker dan diabetes.
3. Menjadi produk kesehatan bagi masyarakat yang sehat, ekonomis, dan
kaya nutrisi terutama bagi penderita kanker dan diabetes.
4

BAB II
GAMBARAN UMUM DAN RANCANGAN USAHA

2.1. Gambaran Umum Peluang Pasar


2.1.1. Market Size
Akhir akhir ini kesadaran akan kesehatan yang tinggi semakin
meningkat. Hal ini dikarenakan oleh peningkatan akan pengetahuan,
kemampuan, serta daya beli sehingga memungkinkan masyarakat untuk
beralih dari pengobatan sendiri atau konvensional ke layanan kesehatan
yang lebih modern dan memiliki keselamatan yang tinggi. Tercatat
sampai tahun 2013, ada 46.963.424 orang atau 20% dari total
populasi Indonesia, yang mulai sadar akan kesehatan. Dibanding
tiga tahun lalu tingkat kesadaran untuk hidup sehat masyarakat
Indonesia lebih meningkat. Berdasarkan survei yang digelar Sun Life
Financial bersama Ipsos empat dari lima orang di Indonesia merasa
dirinya sehat. Sebanyak 73% masyarakat menempatkan kesehatan
pribadi menjadi isu nomor satu dalam prioritas hidup. Jumlah ini
meningkat 19% dari indeks yang tercatat pada tiga tahun lalu.
Kesadaran masyarakat yang begitu tinggi, kemudian akan
menjadi market size untuk menjual produk kami kedepannya.
Khususnya untuk masyarakat yang takut akan kanker dan diabetes,
sehingga makanan ini sangat tepat untuk para penderita tersebut. Pada
zaman sekarang para produsen banyak memproduksi produk makanan
seperti roti tawar yang memiliki kadar gula tinggi dan tidak ada bahan
yang dapat mencegah kanker. Maka dari itu, kami membuat inovasi
ROTI WARUNG roti tawar dari ubi ungu yang dapat mengurangi
penyakit kanker dan penyakit diabetes.

2.1.2. Segmen Pasar


Dari semua kalangan masyarakat Indonesia yang sadar akan
pentingnya kesehatan mulai mengatur pola hidup mereka dengan sangat
berhati-hati. Mulai dari memilih cemilan sampai mengkonsumsi
makanan cepat saji. Oleh karena itu, mereka harus memperhatikan
kandungan nutrisi dan komposisi dalam cemilan atau makanan yang
akan dikonsumsi. Bagi penderita Kanker dan Diabetes, hal terpenting
untuk menjaga penyakit tersebut adalah dengan memperhatikan asupan
gizi dan jumlah porsi makanan yang takarannya pas.
5

2.1.3. Target Market


Target market atau pasar yang kemudian kami akan sasar
berdasarkan atas market size dan segmen pasar di atas adalah Penderita
Kanker dan Diabetes yang berada di Solo Raya. Dengan kondisi
penderita tersebut yang ingin menjaga kondisinya atau bahkan
mengalami masalah akan pantangan makanan yang akan dikonsumsi
mereka. Bahkan di daerah Jawa Tengah pun sudah banyak masyarakat
yang telah mengetahui ubi jalar ungu sebagai salah satu tumbuhan
pengganti karbohidrat yang dapat digunakan sebagai pengganti beras,
sagu, serta karbohidrat lainnya. Untuk itu melalui produk ini kami
mengharapkan masyarakat luas bisa mengetahui dan mengkonsumsi
roti tawar ini ini sebagai makanan yang bermutu tinggi dan berkhasiat
untuk kesehatan tubuh manusia.

2.2. Keunggulan Produk yang Dibuat


a) Bahan baku yang mudah didapat, dikembangbiakkan serta murah.
b) Bahan baku mengandung bahan nutrisi yang sangat bermanfaat.
c) Cara pembuatan murah serta dapat diproduksi secara mandiri dirumah.
d) Produk ini berbentuk roti tawar yang berwarna ungu sehingga berbeda
dengan roti tawar pada umumnya.
6

2.3. Analisis Kelayakan Usaha


Uraian Total
Biaya peralatan penunjang Rp. 5.015.000
Fix Cost
Total Biaya Tetap Rp. 5.015.000
Biaya bahan baku dan bahan
pendukung (biaya produksi awal Rp. 4.840.000
Variable Cost per 1 bulan)
Biaya variabel/bulan Rp. 4.840.000
Total Biaya Variabel per tahun Rp. 58.080.000

Biaya Penyusutan Biaya oven dan alat Rp. 150.000


pengemas/tahun
Total Biaya Penyusutan/tahun Rp. 150.000
Total Biaya
Produksi/Tahun Total Biaya Produksi/ tahun Rp. 63.245.000

Penjualan dalam Jumlah x waktu (bulan) x


1 bulan harga jual Rp. 14.000.000
= 5600 x 1 bulan x Rp 2.500
Total Penjualan/
Tahun Rp 14.000.000/bulan x 12 bulan Rp. 168.000.000

Keuntungan Rp. 9.160.000/


Rp (14.000.000-4.840.000)/bulan
Bulan
Total Rp 9.160.000/bulan x 12 bulan Rp. 109.920.000
Keuntungan/tahun

BEP(BreakEvenPoint)
BEP terjadi bila TC = TR BEP = Rp58.080.000
Rp 2.500/potong
= 23.232 potong

Pay Back Period


= Rp (5.015.000 + 63.245.000)
Rp (109.920.000 + 150.000
= 0.6 Tahun

Jadi, untuk mencapai titik BEP, produk ROTI WARUNG yang


harus diproduksi yaitu 23.232 potong/tahun.
7

R/C ratio
R/C = total penjualan per tahun
(biaya variabel+biaya tetap+biaya penyusutan)
= Rp 168.000.000
Rp (58.080.000+5.051.000+150.000)
= 2.65

Dari hasil R/C ratio lebih dari 1,00(>1,00), maka usaha ini layak
dijalankan.
8

BAB III
METODE PELAKSANAAN

3.1. Target dan Tempat Pelaksanaan


Waktu Pelaksanaan : Desember 2016 - Maret 2017
Tempat Pelaksanaan : Perum. Taman Pratama 1H 006/009, Sanggir,
Colomadu, Karanganyar.

3.2. Tahap Pelaksanaan


Produk Discovery and Validation

Hipotesis
Tinjau Pasar Analisis
Produk Atas
Kelapangan Produk
Produk

Validasi Keterimaan
Produk

Produk Development
Pengumpulan Bahan Pembuatan ROTI
Proses
WARUNG

Pemasaran Pengemasan

3.3. Proses Pembuatan ROTI WARUNG


Proses pembuatan ROTI WARUNG yaitu menyiapkan semua bahan
seperti ubi jalar ungu, susu bubuk rendah lemak, telur ayam, mentega putih,
gula jagung, rabi instan, garam beriodium tinggi dan bread improver.
Memotong ubi tipis tipis lalu dijemur pada terik matahari dengan menutupi
otongan tersebut dengan kain hitam selama 3-4 hari. Masukkan pada oven
dengan suhu 60C selama 10 jam. Ditumbuk dalam mortir, kemudian hasil
tumbukan tersebut di ayak. Lalu campurkan hasil ayakan dengan semua bahan
lainnya pada mixer dan tunggu hingga adonan tercampur rata. Lalu masukkan
pada cetakan roti dan dipanggang pada suhu 220C selama 30 menit. Lalu
potong roti tersebut menggunakan alat pemotong roti tawar hingga memiliki
ketebalan 1cm. Bungkus roti tawar tersebut dengan berisi 10 lapis dalam satu
bungkus.
9

3.4. Langkah Pemasaran


Promosi
1. Brosur
2. Car Free Day
3. Jejaring Sosial
4. Media Cetak
5. Pameran Kampus
6. Radio FM
Kontrol Pasar
10

BAB IV
ANGGARAN BIAYA DAN JADWAL KEGIATAN

4.1. Anggaran Biaya

No Jenis Pengeluaran Total Biaya


1. Peralatan Penunjang Rp 5.015.000
2. Bahan Habis Pakai Rp 4.840.000
3. Biaya Perjalanan Rp 990.000
4. Lain - lain Rp 1.410.000
Total Biaya (Rp) 12.255.000

4.2. Jadwal Kegiatan

Tahun 2016-2017

Bulan ke-1 Bulan ke-2 Bulan ke-3 Bulan ke-4


Nama Kegiatan

A. Persiapan
Produk
Discovery dan
Validation
Produk
Development

Pengumpulan
Bahan dan
Produksi
B. Pelaksanaan
Pemasaran
dan Penjualan

C. Penyusunan
Laporan dan
Artikel
Ilmiah
14

Anggota 3
A. Identitas Diri
1 Nama Lengkap Miratul Muslimah
2 Jenis Kelamin Perempuan
3 Program studi Teknik Kimia
4 NIM D500140133
5 Tempat dan Tanggal Lahir Pati, 28 Desember 1995
6 E-mail miramuslimah20@gmail.com
7 No. Telepon/HP 08566604980
B. Riwayat Pendidikan
SD SMP SMA
Nama Institusi MI Miftahul Falah MTs. Raudlatut SMK N 4 Batam
Tholibin
Jurusan - - Kimia Industri
Tahun Masuk- 2002-2008 2008-2011 2011-2014
Lulus
C. Pemakalah Seminar Ilmiah (Oral Presentation)
No. Nama Pertemuan Ilmiah/ Judul Artikel Waktu dan
Seminar Ilmiah Tempat
1. - - -
D. Penghargaan dalam 10 tahun Terakhir (dari pemerintah, asosiasi atau institusi
lainnya)
No Jenis Penghargaan Institusi Pemberi Penghargaan Tahun
1 Semifinalist National Kopertis 6 2014
University Debating
Championship
(NUDC) Koperti 6
2 Representative of RISTEKDIKTI 2014
Kopertis 6 in
National University
Debating
Championship
(NUDC) Pontianak,
Kalimantan Barat

Semua data yang saya isikan dan tercantum dalam biodata ini adalah benar
dan dapat dipertanggungjawabkan secara hukum. Apabila di kemudian hari
ternyata dijumpai ketidaksesuaian dengan kenyataan, saya sanggup menerima
sanksi.
17

Biodata Dosen Pembimbing


A. Identitas Diri
1 Nama Lengkap Eni Budiyati, S.T., M.Eng.
2 Jenis Kelamin Perempuan
3 Program studi Teknik Kimia
4 NIDN 06-0101-7302
5 Tempat dan Tanggal Lahir Boyolali, 12 Desember 1980
6 E-mail Eni.Budiyati@ums.ac.id
7 No. Telepon/HP 081936377425
B. Riwayat Pendidikan
S1 S2
Nama Institusi Universitas Gadjah Mada Universitas Gadjah Mada
Jurusan Teknik Kimia Teknik Kimia
Tahun Masuk- 1998-2003 2007-2010
Lulus
C. Pemakalah Seminar Ilmiah (Oral Presentation)
No. Nama Pertemuan Judul Artikel Waktu dan
Ilmiah/ Seminar Ilmiah Tempat
1. Seminar Nasional Pengaruh Suhu dan Kecepatan 23 Mei
Kimia Terapan Putaran 2013 di
Indonesia Pengaduk pada Ekstraksi L-Dopa Hotel
(SNKTI) dari Biji Kara Benguk pada Dana Solo
2013 Tangki Berpengaduk

2. The 2nd Effect of S/L Ratio and Particles 22 23


International Diameter on The Percentage of Oktober
Conference Extracted Polyphenol In The 2013 di
of the Extraction Polyphenol from Hall Kahar
Indonesian Malang Apple Skin Muzakir
Chemical Universitas
Society Islam
2013 Indonesia
(ICICS 2013)
3. Seminar Nasional Perhitungan Konsentrasi Polifenol 16
TEKNOIN 2013 Terekstrak (CAL) dan Koefisien November
Transfer Massa Volumetris Overall 2013 di
(kca) pada Leaching Polifenol dari Fakultas
Kulit Apel Malang dengan Pelarut Teknik
Metanol-HCl 1% pada Berbagai Industri UII
Diameter Partikel
18

4. Simposium Pengaruh Kecepatan Putaran 5 Desember


Nasional Pengaduk terhadap konsentrasi 2013 di
RAPI XII 2013 polifenol, kca, dan De pada Auditorium
Fakultas Teknik Ekstraksi Polifenol dari Kulit Mohamad
UMS Apel Malang Djazman

5. Seminar Effects of Fermentation Time and 5 Maret


Nasional Additional Volume of Water in 2014 di
Teknik Kimia Biogas Production Process Program
Kejuangan Studi
2014 Teknik
Kimia
FTI
UPN
6. The 9th Joint The Effects of Hydrolysis 12 13
Conference on Temperature November
Chemistry Chair and Catalyst Concentration on 2014
2014, Semarang Bio- ethanol Production from Hotel
Banana Weevil Grand
Candi
Semarang

7. Seminar Nasional Perbandingan Volume Biogas yang 22


TEKNOIN 2014 Dihasilkan dari Fermentasi November
Campuran Eceng Gondok dan 2014 di
Sampah Sayuran DENGAN dan Fakultas
TANPA Kotoran Ayam pada Teknik
Berbagai Rasio Pengenceran dan Industri UII
Waktu

8. International Investigation of the Catalyst Type 4 Desember


Conference Effect on Biodiesel Production 2014
Industrial from Gedung
Application Nyamplung Seed Oil and Ethanol Pasca
(ICETIA) Sarjana
2014 UMS
20

Lampiran 2. Justifikasi Anggaran Kegiatan


1. Peralatan Penunjang
2.

Justifikasi
Material Kuantitas Harga Satuan Keterangan
Pemakaian
Oven Memanggang 1 pcs Rp 1.500.000 Rp 1.500.000
roti tawar
Mortir dan Menggerus ubi 1 pcs Rp 110.000 Rp 110.000
Stamfer ungu kering

Pisau Memotong 3 pcs Rp 15.000 Rp 45.000


ubi ungu
Timbangan Menimbang 1 pcs Rp 450.000 Rp 450.000
bahan
Wadah
Nampan menjemur 2 pcs Rp 30.000 Rp 60.000
ubi ungu
Mempercepat
Kain hitam penyerapan 2m Rp 25.000 Rp 50.000
panas
Mixer Mencampur 1 pcs Rp 600.000 Rp 600.000
adonan
Cetakan roti Mencetak 10 pcs Rp 50.000 Rp 500.000
adonan
Alat pemotong Membentuk
1 pcs Rp 50.000 Rp 50.000
roti potongan roti

Panci Wadah untuk 1 pcs Rp 40.000 Rp 40.000


mencuci bahan
Membersihkan
Serbet 1 pcs Rp 10.000 Rp 10.000
kotoran
Alas untuk
Telenan 1 pcs Rp 35.000 Rp 35.000
memotong
Baskom Wadah adonan 2 pcs Rp 20.000 Rp 40.000
Menyaring
Ayakan serbuk ubi 1 pcs Rp 110.000 Rp 110.000
ungu
Solet Meratakan 3 pcs Rp 15.000 Rp 15.000
adonan

Kemasan Mengemas 140 pcs Rp 10.000 Rp 1.400.000


produk

Rp 5.015.000
Total biaya
21

2. Bahan Habis Pakai dalam Sekali Produksi


Material Justifikasi Kuantitas Harga Satuan Keterangan

Ubi ungu Bahan utama 30 kg Rp 15.000 Rp 450.000

Susu bubuk Bahan 7 box Rp 90.000 Rp 630.000


rendah lemak tambahan (700 g)
Bahan
Telur ayam 1 kg Rp 25.000 Rp 25.000
tambahan
Mentega putih Bahan 500 g Rp 10.000 Rp 10.000
tambahan
Gula jagung Pemanis 500 g Rp 50.000 Rp 50.000

Ragi instant Pengembang 11 g Rp 15.000 Rp 15.000

Bread Melembutkan 2g Rp 30.000 Rp 30.000


improver roti
Total biaya Rp 1.210.000
Dalam satu bulan melakukan 4 kali pembuatan = 4 x Rp 1.210.000
= Rp 4.840.000

3. Perjalanan
Material Justifikasi Kuantitas Harga Satuan Keterangan
Pemakaian
Pengambilan Dalam 10 kali Rp 15.000 Rp 150.000
bahan sebulan 4 kali
perjalanan
menggunakan
motor
Public Sebulan 2 kali 6 kali Rp 40.000 Rp 240.000
relation
Pameran- Sebulan 2 kali 4 kali Rp150.000 Rp 600.000
pameran

Total biaya Rp 990.000


22

4. Lain-lain
Material Justifikasi Kuantitas Satuan Harga Keterangan
Seminar Sebulan 3kali/3bulan Rp 150.000 Rp 450.000
sekali
Online 4Gb Untuk 3 bulan Rp 60.000 Rp 180.000
pemasaran
online
per bulan

Laporan Dokumentasi 3 kali Rp 60.000 Rp 180.000

Kesekretariatan Brosur, 6 kali Rp 100.000 Rp.600.000


pamphlet,
print, x-
banner dll

Total biaya Rp 1.410.000

5. Total Pengeluaran
No Jenis Pengeluaran Total Biaya
1. Peralatan Penunjang Rp 5.015.000
2. Bahan Habis Pakai Rp 4.840.000
3. Biaya Perjalanan Rp 990.000
4. Lain - lain Rp 1.410.000
Jumlah Keseluruhan Kegiatan Rp 12.255.000
23

Lampiran 3. Susunan Organisasi Tim Kegiatan dan Pembagian Tugas


No. Nama/NIM Program Bidang Ilmu Alokasi Uraian Tugas
Studi Waktu
(jam/
minggu)
Puguh Novi Teknik Ketua 24 Melakukan rencana
Prasetyo Pelaksana usaha.
1. Kimia
D500150010
Febrian Teknik Pemasaran 24 Memasarkan produk
Danu secara luas.
2. Saputra Kimia

D500150004

Rosyad Teknik Desain 24 Mendesain kemasan


Adrian Kemasan produk ROTI
Kimia Produk
3. Febriansyar WARUNG.

D500150005

Miratul Teknik Bendahara 24 Mengelola keuangan


4. Muslimah Kimia kas masuk dan
keluar.
D500140133

Abida Teknik Desain 24 Mendesain kemasan


Zhafira Kemasan produk ROTI
5. Kimia Produk
Inayasary WARUNG.

D500140138