Anda di halaman 1dari 3

SURAT KEPUTUSAN DIREKTUR

RUMAH SAKIT ISLAM AT-TIN HUSADA


NO: 59L / SK.DIRUT/ AH/PPI /I/2015

TENTANG

PELAYANAN KAMAR JENAZAH

DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA


DIREKTUR UTAMA RUMAH SAKIT ISLAM AT-TIN HUSADA

Menimbang :
a. Bahwa dalam upaya meningkatkan mutu pelayanan Rumah Sakit, maka
diperlukan pelayanan kamar jenazah yang bermutu tinggi
b. Bahwa pelayanan kamar jenazah salah satu gugus tugas/ unit pelayanan di RSI
At-Tin Husada yang harus mendukung pelayanan rumah sakit secara
keseluruhan maka diperlukan pelayanan kamar jenazah yang bermutu tinggi
c. Bahwa agar pelayanan kamar jenazah dapat terlaksana dengan baik, perlu
adanya Surat Keputusan Direktur tentang Kebijakan pelayanan kamar jenazah.
Mengingat:
1. Undang-undang Republik Indonesia nomor 36 tahun 2009 tentang kesehatan.
2. Kebijakan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor
1204/Menkes/SK/X/2004 tentang persyaratan kesehatan lingkungan Rumah
Sakit
3. Pedoman Pencegahan dan Pengendalian Infeksi di Rumah Sakit dan Fasilitas
Kesehatan Lainny, Depkes RI, 2011.
4. Keputusan Menkes RI Nomor 270/Menkes/SK/III/2007 tentang pedoman
manajerial rumah sakit dan fasilitas kesehatan lainnya
5. Keputusan Menteri Kesehatan RI Nomor 436/Menkes/SK/VI/1993 tentang
standar pelayanan Rumah Sakit dan standar Pelayanan Medisok
MEMUTUSKAN
Menetapkan
Pertama : KEPUTUSAN DIREKTUR RSI AT-TIN HUSADA TENTANG PELAYANAN
KAMAR JENAZAH
Kedua : Kebijakan pelayanan kamar jenazah RSI At-Tin Husada sebagaimana
tercantum dalam Lampiran Keputusan ini
Ketiga : Pembinaan dan pengawasan tentang pelayanan kamar jenazah RSI At-Tin
Husada dilaksanakan oleh Direktur RSI At-Tin Husada
Keempat ; Kepala pelaksanaan survailance wajib mensosialisasikan keputusan ini ke
seluruh karyawan di Pelayanan pencegahan dan pengendalian infeksi.
Kelima : Keputusan ini berlaku sejak tanggal ditetapkan, dan apabila dikemudian hari
ternyata terdapat kekeliruan dalam penetapan ini, akan diadakan perbaikan
sebagaimana mestinya.

Dikeluarkan di Ngawi
Pada tanggal : 30 Desember 2015
Rumah Sakit Islam AT-TIN Husada
Direktur Utama,

Dr. Herbi Purwadianto


Lampiran : Keputusan Direktur RSI At-tin Husada
Nomor : 59L/SK.DIRUT/AH/PPI/I/2016

KEBIJAKAN PELAYANAN KAMAR JENAZAH

1. Pemindahan jenazah dari ruang perawatan:


Proses pemindahan harus sesuai dengan prinsip-prinsip Kewaspadaan Standar.
Aspek budaya dan agama harus diperhatikan. Keluarga pasien yang ingin melihat
jenazah setelah dipindahkan dari ruang perawatan juga harus menerapkan
Kewaspadaan Standar.
Penanganan semua jenazah petugas harus menggunakan APD yang sesuai.
2. Perawatan jenazah di kamar jenazah:
Petugas kamar jenazah harus melakukan Kewaspadaan Standar : melakukan
kebersihan tangan yang benar dan menggunakan APD yang sesuai dengan risiko
pajanan sekret / cairan tubuh pasien.
Pengawetan jenazah dengan menggunakan cairan formaldehide dilakukan sesuai
prosedur dan prinsip-prinsip Kewaspadaan Standar.
Pengawetan jenazah tidak boleh dilakukan pada pasien yang meninggal akibat penyakit
menular.
Pemulasaraan jenazah secara higienis (membersihkan badan, merapikan rambut,
mendandani, memotong kuku dan mencukur) harus dilakukan dengan menerapkan
Kewaspadaan Standar.
Setelah selesai perawatan jenazah tempat dan ruangan wajib dilakukan dekontaminasi.
3. Pemeriksaan post-mortem:
Pemeriksaan post-mortem dilakukan dengan Menerapkan Kewaspadaan Standar.
Jumlah petugas harus dibatasi seminimal mungkin.
Prosedur dilakukan dalam ruangan yang berventilasi memadai.
Tersedia APD yang sesuai dengan risiko pajanan.
4. Pembersihan dan disinfeksi kamar jenazah sesuai dengan ketentuan panduan Pengelolaan
Kamar Jenazah.
5. Penatalaksanaan limbah dan linen kamar jenazah sesuai dengan ketentuan panduan
Pengelolaan Kamar Jenazah.
6. Pemulasaraan jenazah berpenyakit menular harus dilakukan sesegera mungkin tidak
melebihi batas waktu 4 jam.

Dikeluarkan di Ngawi
Pada tanggal : 30 Desember 2015
Rumah Sakit Islam AT-TIN Husada
Direktur Utama,

Dr. Herbi Purwadianto