Anda di halaman 1dari 5

PEMERINTAH KABUPATEN KOLAKA TIMUR

DINAS KESEHATAN
PUSKESMAS POLI - POLIA
Jl. Puundari No. Kec.poli-polia kode pos 93753

KEPUTUSAN KEPALA PUSKESMAS POLI-POLIA

Nomor : / 445 / SK / /2017

TENTANG

STANDAR DAN SPO LAYANAN KLINIS PUSKESMAS

KEPALA PUSKESMAS POLI-POLIA

Menimbang :

a. Bahwa agar pelayanan klinis dapat dikendalikan dengan baik, maka perlu dilakukan
pembekuan standar dan prosedur Layanan klinis.
b. Bahwa untuk melaksanakan maksud tersebut point a, perlu ditetapkan Surat
Keputusan Kepala Puskesmas Poli-Polia tentang Standar dan SPO Layanan klinis.

Mengingat :

1. Undang-Undang Republik Indoneia Nomor 29 tahun 2004 tentang Praktek


Kedokteran.
2. Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 36 Tahun 2009 tentang kesehatan.
3. Peraturan Pemerintah Nomor 32 Tahun 1996 Tentang Tenaga Kesehatan.
4. Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 75 Tahun 2014 tentang Pusat Kesehatan
Masyarakat.
5. Keputusan Menteri kesehatan Republik Indonesia Nomor 290/
Menkes/PER/III/2008 tentang Persetujuan Tindakan Kedokteran.

MEMUTUSKAN

Menetapkan : KEPUTUSAN KEPALA PUSKESMAS POLI-POLIA TENTANG STANDAR DAN


SPO LAYANAN KLINIS PUSKESMAS

Pertama : untuk menjamin pengendalian layanan klinis diperlukan pembakuan Standar dan SOP
Layanan Klinis.

Kedua : Standar dan SPO Layanan Klinis yang Dimaksud dalam diktum pertama keputusan ini
(terlampir ), wajib digunakan pada semua unit Pelayanan Klinis di Puskesmas

Ketiga : Keputusan ini berlaku mulai tanggal 00 januari 2017 dengan ketentuan bila ada
kekeliruan akan dilakukan perubahan sebagai mana mestinya.
Ditetapkan di : Poli-Polia, 00 januari 2017

KEPALA PUSKESMAS POLI-POLIA

Firman

Nip.19770216 200003 1 001


TINDAK LANJUT HASIL
MONITORING
No. Dokumen
SPO No. Reverensi
Tanggal Terbit
Halaman
PUSKESMAS Ns. Firman MN, S.kep
POLI-POLIA Nip.197702162000031001

Pengertian a. Tindak lanjut hasil monitoring adalah suatu proses dimana temuan-
temuan hasil monitoring dianalisa untuk dijadikan bahan pertimbangan
bagi perbaikan pelaksanaan kegiatan selanjutnya.
b. Tindak lanjut hasil monitoring dibahas bersama antara kepala
puskesmas, pengelola programdan pelaksana program
Tujuan Agar pelaksanaan kegiatan berjalan secara efektif dan efisien
Kebijakan Undang undang nomor : 36 tentang kesehatan, Undang undang
nomor, 44 tentang Rumah Sakit, Permenkes Nomor 75 Tahun 2014 dan
SK Kepala Puskesmas Poli polia Tentang menjalin komunikasi dengan
masyarakat nomor /Kapus/VI/2015.
Referensi
Alat dan Bahan Buku / catatan / dokumentasi kegiatan / POA / dan SOP kegiatan
Langkah- 1. Menyiapkan dokumen hasil Monitoring
langkah 2. Menyiapakan Rapat staf / Lokbul.
3. Menyampaikan temuan-temuan hasil monitoring.
4. Menginventarisir penyebab terjadinya temuan
5. Menginventarisir alternatif pemecahan masalah
6. Menentukan alternatif pemecahan masalah terpilih
7. Menetapkan SOP baru
Bagan Alir
Menyiapakan dokumen hasil monitoring

Menyelenggarakan rapat staf

Menyampaikan temuan hasil monitoring


Menginventarisir penyebab adanya temuan

Menginventarisir alternatif pemecahan

Menentukan alternatif pemecahan terpilih

Menetapkan SOP baru

Hal-hal yang Perlu adanya kerjasama antara Kepala Puskesmas, Pengelola Program,
perlu dan pelaksana kegiatan.
diperhatikan
Unit terkait Seluruh staf Puskesmas
Dokumen terkait 1. Catatan kegiatan
DAFTAR TILIK SPO MENILAI LAYANAN KLINIS

Unit :

Nama Petugas :

Tgl. Pelaksanaan :

NO KEGIATAN ( APAKAH...?) YA TIDAK


1 Menyiapkan dokumen hasil monitoring
2 Menyiapkan rapat staf/lokbul
3 Menyampaikan temuan-temuan hasil monitoring
4 Menginventarisir penyebab terjadinya temuan
5 Menginventarisir alternatif pemecahan masalah
6 Menentukan alternatif pemecahan masalah terpilih
7 Menetapkan SOP baru
TOTAL

Total Ya

Compliance Rate (CR) = x 100 %

Total Ya + Tidak