Anda di halaman 1dari 1

Cerita dari Langit : Perasaanku Kalah

Seperti angin yang tak kuasa menerbangkan hujan, logikaku kembali membuyarkan perasaanku.
Apa yang bisa menahan derasnya rindu selain logikaku yang kaku.
Tanah tak bisa menolak untuk basah di timpa hujan, tapi logikaku selalu menolak untuk kembali rindu
dan rindu.
Aku merindukan dirimu, layaknya aku merindukan bau tanah basah ditengah kemarau panjang.
Kamu sudah menjadi candu, tapi logika ku tetap saja menolak inginku bersamamu.