Anda di halaman 1dari 13

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP)

A. IDENTITAS
1. Sekolah : SMK Negeri 2 Palembang
2. Mata Pelajaran : Kimia
3. Kelas/Semester : X / Ganjil
4. Materi Pokok : Identifikasi Larutan Asam dan Basa
5. Alokasi Waktu : 3 x 45 menit

B. KOMPETENSI INTI
Kompetensi Sikap : Menghayatidan mengamalkan ajaranagamayang dianutnya, serta
menunjukkan perilaku jujur, disiplin, tanggung jawab, peduli (gotong royong, kerja sama,
toleran, damai), santun, responsif, dan pro-aktif sebagai bagian dari solusi atas berbagai
permasalahan dalam berinteraksi secara efektif dengan lingkungan sosial dan alam serta
menempatkan diri sebagai cerminan bangsa dalam pergaulan dunia

KI3: Memahami,menerapkan, menganalisis dan mengevaluasi pengetahuan


faktual,konseptual, prosedural,dan metakognitif berdasarkan rasaingin tahunya
tentang ilmu pengetahuan, teknologi, seni,budaya,dan humaniora dengan wawasan
kemanusiaan,kebangsaan, kenegaraan,dan peradaban terkait penyebabfenomena dan
kejadian, serta menerapkan pengetahuan prosedural padabidang kajianyang spesifik
sesuai denganbakat dan minatnyauntuk memecahkan masalah
KI4: Mengolah,menalar,menyaji,dan menciptadalamranah konkret dan ranah abstrak
terkait dengan pengembangan dari yang dipelajarinyadi sekolah secara mandiri
sertabertindak secara efektifdan kreatif,danmampu menggunakan metodasesuai
kaidah keilmuan

C. KOMPETENSI DASAR DAN INDIKATOR PENCAPAIAN KOMPETENSI

KD3 KD4
3.6 Menganalisis sifat larutan berdasarkan 4.6 Membandingkan sifat-sifat
konsep asam basa dan pH larutan (asam larutan melalui praktikum
kuat dan asam lemah, basa kuat dan basa berdasarkan konsep asam
lemah) dalam kehidupan sehari-hari basa dan pH larutan (asam
kuat dan asam lemah, basa
kuat dan basa lemah)
dalam kehidupan sehari-
hari
IPK KD3 IPK KD 4
3.6.1 Menjelaskan teori asam basa 4.6.1 Mengidentifikasi larutan
3.6.2 Membedakan larutan asam dan basa asam dan basa melalui
3.6.3 Menghitung pH larutan asam dan basa percobaan
3.6.4 Menghitung derajat ionisasi () 4.6.2 Menentukan pH Larutan
melalui percobaan
4.6.3 Mempresentasikan
tentang larutan asam
dan basa
4.6.4 Menerapkan konsep pH
larutan terhadap
lingkungan dalam
menyelesaikan masalah

D. TUJUAN PEMBELAJARAN

Melalui model pembelajaran Inquiry, peserta didik menggali informasi dari berbagai sumber
belajar, diharapkan peserta didik dapat
1. Menjelaskan teori asam basa dengan rasa ingin tahu, teliti, disiplin dan bertanggung
jawab.
2. Membedakan larutan asam dan basa dengan rasa ingin tahu, teliti, disiplin dan
bertanggung jawab.
3. Memberikan contoh asam basa kuat dan asam lemah dengan rasa ingin tahu, teliti,
disiplin dan bertanggung jawab.
4. Memberikan contoh basa kuat dan basa lemah denganrasa ingin tahu, teliti, disiplin dan
bertanggung jawab.
5. Menghitung derajat ionisasi dengan rasa ingin tahu, teliti, disiplin dan bertanggung
jawab.
6. Menghitung pH larutan asam dan basa dengan rasa ingin tahu, teliti, disiplin dan
bertanggung jawab.

E. MATERI PEMBELAJARAN

a. Teori Asam Basa


1. Teori asam basa Arhenius:
Asam dan basa merupakan senyawa elektrolit , jika dalam air akan terionisasi
(terurai) menghasilkan ion positif dan ion negatif.
Asam : Senyawa yang jika dilarutkan dalam air menghasilkan H+
Basa : Senyawa yang jika dilarutkan dalam air menghasilkan OH-
Contoh : HCl + Air H+ + Cl-
NaOH + Air Na+ + OH
2. Teori Asam basa Bronsted dan Lowry
Asam adalah zat yang memberikan proton (H+)kepada zat lain (Donor)
Basa adalah zat yang menerima proton (H+) dari zat lain (Akseptor).
- Jika suatu Asam memberikan atau kehilangan H+ maka tinggal sisanya merupakan
suatu basa yang disebut Basa Pasangan (Basa Konyugasi)
- Jika suatu Basa menerima H+ maka yang terbentuk adalah asam yang disebut Asam
Pasangan (Asam Konyugasi)
Contoh :
HCl + H2O H3O+ + Cl-
Asam Basa Asam konyugasi Basa konyugasi

3. Teori Asam Basa Lewis


Menurut Bronsted Lowry, reaksi asam basa melibatkan transfer proton (H+) dari asam
(H+) ke basa NH3. Asam Lewis adalah penerima/akseptor pasangan elektron.Basa
Lewis adalah pemberi/donor pasangan elektron.
Teori asam basa Lewis lebih luas dari Arhenius dan Bronsted lowry karena dua hal
berikut :
a. Teori Lewis dapat menjelaskan reaksi asam basa yang berlangsung dalam pelarut
air, pelarut bukan air, dan tanpa pelarut sama sekali
b. Teori Lewis dapat menjelaskan reaksi asam basa yang tidak melibatkan transfer
proton (H+), seperti reaksi antara BF3 dan NH3.

b. Menentukan Senyawa Asam atau Basa


Banyak sekali larutan di sekitar kita, baik yang bersifat asam, basa, maupun netral .
Penentuan sifat suatu larutan apakah asam atau basa dapat ditentukan melalui empat
indikator, yaitu indikator tunggal, indikator universal, indikator bahan alam dan pH-meter.
Indikator tunggal adalah indikator yang hanya dapat membedakan larutan bersifat asam
atau basa, tetapi tidak dapat mengetahui harga pH. Indikator universal adalah indikator
yang dapat membedakan larutan asam atau basa dengan mengetahui harga pH dari larutan
tersebut.
Salah satu contoh dari indikator tunggal adalah kertas lakmus. Kertas lakmus adalah
kertas yang diberi suatu senyawa kimia sehingga akan menunjukkan warna yang berbeda
setelah dimasukkan pada larutan asam atau basa. Sedangkan indikator universal dapat
dalam bentuk kertas dan cairan. Indikator dalam bentuk kertas yaitu berupa lembaran
(strip) kertas berwarna yang memiliki makna tertentu disetiap kelompok warnanya.
Cara menentukan senyawa bersifat asam, basa, atau netral dapat menggunakan
kertas lakmus dan pH indikator universal.
1. Identifikasi dengan Kertas Lakmus
Warna kertas lakmus dalam larutan asam, larutan basa dan larutan bersifat netral
berbeda. Ada dua macam kertas lakmus,yaitu lakmus merah dan lakmus biru. Sifat dari
masing-masing kertas lakmus tersebut adalah sebagai berikut.
a. Lakmus merah
Lakmus merah dalam larutan asam berwarna merah dan dalam larutan basa
berwarna biru.
b. Lakmus biru
Lakmus biru dalam larutan asam berwarna merah dan dalam larutan basa
berwarna biru.
c. Lakmus merah maupun biru dalam larutan netral tidak berubah warna.
2. Identifikasi dengan pH indikator univrsal
Sifat asam atau basa dapat juga diidentifikasi berdasarkan pH nya. pH yaitu tingkat
kekuatan asam dari suatu zat. Berikut adalah range pH untuk larutan asam, basa, dan
netral:

1 7 14

Larutan Asam Larutan Basa


Netral

pH < 7 menunjukkan sifat asam, pH > 7 menunjukkan sifat basa, jika pH =7


menunjukkan sifat netral.

F. PENDEKATAN, METODE DAN MODEL PEMBELAJARAN


1. Pendekatan : saintifik
2. Metode : diskusi kelompok, tanya jawab, dan penugasan
3. Model : Inquiry

G. MEDIA PEMBELAJARAN
Media : Lembar Kerja, Papan Tulis/White Board, LCD, alat Lab, PPT
Alat : Pelat tetes, pipet tetes, indikator universal, kertas lakmus
Bahan : Berbagai larutan asam dan basa

H. SUMBER BELAJAR
1. Sumber belajar:
Hermawan, dkk. 2009. Aktif Belajar Kimia untuk SMA & SMK Kelas XI. CV Mediatama:
Jakarta
2. Bahan ajar:
Bahan presentasi, video reaksi penentuan sifat asam basa
I. LANGKAH-LANGKAH PEMBELAJARAN
Pertemuan Pertama
3.6.1 Menjelaskan teori asam basa
3.6.2 Membedakan larutan asam dan basa
4.6.1 Mengidentifikasi larutan asam dan basa melalui percobaan
4.6.2 Menentukan pH Larutan melalui percobaan
4.6.3 Mempresentasikan tentang larutan asam dan basa

No Tahap Kegiatan Estimasi


Waktu
1 Pendahuluan a. Memberi salam dan berdoa(Religius)sebelum 10
pembelajaran dimulai;
b. Absensi kehadiran siswa
c. Apersepsi
mengidentifikasi pemahaman awal (prior
knowledge) yang dimiliki siswa terkait larutan,
yaitu:
apa itu larutan..? siapakah yang bisa memberi
contoh larutan dalam kehidupan sehari-hari
sama kah sifat larutan-larutan tersebut?
d. Motivasi
guru memberikan gambaran tentang pentingnya
mempelajari materi larutan asam dan basa
e. Menyampaikan tujuan yang akan dicapai
berkaitan teori asam basa
f. Menyampaikan metode pembelajaran dan teknik
penilaian yang akan digunakan saat membahas
teori asam basa

2 Inti a. Orietasi pada fakta yang ada 70


- Guru menunjukkan pembagian larutan
berdasarkan sifat keasamannya, yaitu larutan
asam dan basa
- Guru menunjukkan bahwa setiap zat memiliki
sifat asam dan basa yang berbeda-beda
- Guru menyampaikan bahwa terdapat
beberapa cara untuk mengidentifikasi asam
basa dari suatu senyawa
b. Melakukan pengamatan untuk merumuskan
masalah
No Tahap Kegiatan Estimasi
Waktu
- Guru membagi siswa dalam kelompok yang
terdiri dari 4 siswa
- Guru mengarahkan siswa duduk bersama
kelompok
- Guru membagikan LKPD
- Guru meminta masing-masing kelompok
mempelajari LKPD terlebih dahulu
- Guru menunjukkan alat dan bahan yang
disediakan
- Berdasarkan alat dan bahan, guru meminta
masing-masing kelompok untuk
mengidentifikasi sifat asam basa larutan
yang telah disediakan
c. Mengajukan hipotesis
- Guru mengarahkan siswa untuk
mendiskusikan variabel-variabel yang
terdapat pada rumusan masalah dalam LKPD
- Guru mengarahkan siswa untuk menyusun
hipotesis
d. Merencanakan penyelidikan
- Guru mengarahkan siswa untuk mengurutan
prosedur percobaan identifikasi asam basa
dengan menggunakan kertas lakmus dan
indikator universal
- Guru mengarahkan siswa untuk menuliskan
alat dan bahan yang dibutuhkan
berdasarkan prosedur yang telah disusun
- Guru mengarahkan masing-masing
kelompok untuk memulai praktikum dengan
baik dan sesuai prosedur
- Guru menyampaikan penilaian selama siswa
melakukan praktikum
e. Menguji hipotesis
- Guru mengarahkan siswa untuk
mendiskusikan hasil percobaan dengan
mengaitkannya terhadap materi
- Guru mengarahkan siswa untuk melengkapi
tabel dan pertanyaan yang terdapat dalam
No Tahap Kegiatan Estimasi
Waktu
LKPD
- Guru mengarahkan siswa untuk menarik
kesimpulan dan menguji ketepatan hipotesis
yang telah disusun sebelumnya
- Guru meminta masing-masing kelompok
menyajikan hasil percobaan dan diskusinya
di depan kelas
- Guru mengarahkan siswa untuk membahas
hasil percobaan seluruh kelompok
- Guru memberikan penguatan pemahaman
siswa terkait identifikasi asam basa dan teori
asam basa
- Guru memberi kesempatan siswa untuk
bertanya
f. Menarik kesimpulan
- Guru membimbing siswa menyampaikan apa
yang didapatkan dari proses pembelajaran
yang telah dilaksanakan
- Guru membimbing kelas untuk menarik
kesimpulan terkait identifikasi asam basa
3 Penutup a. Memfasilitasi peserta didik untuk mereview 10
pembelajaran yang telah dilaksanakan.
b. Melaksanakan penilaian untuk mengetahui
ketercapaian indikator
c. Memberikan tugas kepada peserta didik, dan
mengingatkan peserta didik untuk mempelajari
materi yang akan dibahas dipertemuan
berikutnya yaitu menghitung pH larutan dan
derajat ionisasi
d. Berdoa dan memberi salam

J. PENILAIAN
1. Teknik Penilaian:
a. Penilaian Sikap : Observasi/pengamatan
b. Penilaian Pengetahuan : Tes Tertulis
c. Penilaian Keterampilan : Praktik
2. Bentuk Penilaian:
a. Observasi : lembar pengamatan aktivitas peserta didik
b. Tes tertulis : uraian dan lembar kerja
c. Unjuk kerja : lembar penilaian presentasi
d. Portofolio : penilaian laporan

3. Instrumen Penilaian (terlampir)

Mengetahui : Palembang, 09 November 2017


Guru Pamong, Guru Mata Pelajaran,

Dra.Hj.Meidia Farlina Kurnia Larasati, S.Pd.


NIP. 196205101988032003 No. RC201702452
LAMPIRAN : Penilaian

1. Penilaian Sikap

INTRUMEN PENILAIAN SIKAP

Nama Satuan pendidikan : SMK Negeri 2 Palembang


Tahun pelajaran : 2017/2018
Kelas/Semester : X / Ganjil
Mata Pelajaran : Kimia

KEJADIAN/ BUTIR POS/


NO WAKTU NAMA TINDAK LANJUT
PERILAKU SIKAP NEG
1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
11
12
13
14
15
16

Mengetahui : Palembang, 09 November 2017


Guru Pamong, Guru Mata Pelajaran,

Dra.Hj.Meidia Farlina Kurnia Larasati, S.Pd.


NIP. 196205101988032003 No. RC201702452
2. Penilaian Pengetahuan:
Instrumen Penilaian Soal Essay
a. Metode Penilaian : Tes
b. Bentuk Instrumen : Soal Uraian
c. Lembar Soal :
Taksonomi Bloom KKO Soal
Diketahui hasil identifikasi asam basa sebagai berikut:
Perubahan Kertas Lakmus
No. Larutan pH
Merah Biru
1 A merah merah 2
C4 2 B merah biru 7
1 Menganalisis
(Analisis) 3 C merah merah 6
4 D biru biru 9
Berdasarkan data di atas, analisislah jenis larutannya berdasarkan tingkat
keasamannya! Jelaskan alasan jawaban Anda!

Tentukan reaksi ionisasi dari larutan berikut:


a. HBr
C3 b. KOH
2 Menentukan
(Menerapkan) c. Fe(OH)3
d. H2CO3
e. HNO3
d. Kunci Jawaban dan Pedoman Penskoran:

Rubrik penskoran
No Bobot
Jawaban
Soal soal
Skor Deskripsi

- Larutan Asam = larutan A dan C, karena 20 Menyebutkan 2 larutan dengan benar dan disertai alasan
memerahkan lakmus dan pH < 7 15 Menyebutkan 2 larutan dengan benar tidak disertai alasan
10 Menyebutkan 1 larutan dengan benar disertai alasan
5 Menyebutkan 1 larutan dengan benar tanpa disertai alasan
1 50
- Larutan Basa = larutan D, karena 20 Menyebutkan larutan dengan benar dan disertai alasan
membirukan lakmus dan pH > 7 10 Menyebutkan larutan dengan benar tanpa disertai alasan
- Larutan Netral = larutan B, karena tidak 20 Menyebutkan larutan dengan benar dan disertai alasan
merubah warna kertas lakmus dan pH = 7 10 Menyebutkan larutan dengan benar tanpa disertai alasan
10 Reaksi ionisasi benar
2 (a) 10 HBr H+ + Br-
0 Reaksi ionisasi salah
10 Reaksi ionisasi benar
2 (b) 10 KOH K+ + OH-
0 Reaksi ionisasi salah
10 Reaksi ionisasi benar
2 (c) 10 Fe(OH)3 Fe3+ + 3OH-
0 Reaksi ionisasi salah
10 Reaksi ionisasi benar
2 (d) 10 H2CO3 2H+ + CO32-
0 Reaksi ionisasi salah
10 Reaksi ionisasi benar
2 (e) 10 HNO3 H+ + NO3-
0 Reaksi ionisasi salah
3. Penilaian Ketrampilan Psikomotorik
a. Metode Penilaian : Non Tes
b. Bentuk Instrumen : Lembar Observasi Kinerja Proses
c. Lembar Observasi :

Skor Siswa
No. Aspek yang dinilai
Siswa A Siswa B Siswa C Siswa D Siswa E
1 Menyiapkan alat dan bahan
2 Menggunakan pipet tetes dengan benar
3 Menyiapkan sampel di pelat tetes
4 Mencatat perubahan warna
5 Membersihkan alat yang sudah digunakan untuk praktikum
6 Membersihkan tempat kerja yang digunakan untuk praktikum
Total Skor

d. Rubrik Penskoran :
No Aspek Kriteria Penskoran Skor
Siswa menyiapkan alat dan bahan dengan lengkap 3
1 Siswa menyiapkan alat dan bahan tetapi tidak lengkap 2
Siswa tidak menyiapkan alat dan bahan 1
Siswa menggunakan pipet tetes dengan baik dan benar 3
2 Siswa menggunakan pipet tetes dengan baik tetapi tidak benar 2
Siswa tidak menggunakan pipet tetes dengan baik dan benar 1
Siswa meneteskan larutan pada pelat tetes dengan baik dan memberi label 3
3 Siswa meneteskan larutan pada pelat tetes dengan baik tetapi tidak diberi label 2
Siswa tidak meneteskan larutan dengan baik dan tidak diberi label 1
Siswa mencatat perubahan warna dengan benar 3
4 Siswa salah mencatat perubahan warna 2
Siswa tidak mencatat perubahan warna 1
Siswa mencuci alat dengan sabun 3
5 Siswa mencuci alat tetapi tidak menggunakan sabun 2
Siswa tidak mencuci alat 1
Siswa membuang sampah pada tempatnya dan merapikan tempat 3
6 Siswa merapikan tempat tetapi tidak membuang sampah 2
Siswa tidak merapikan dan tidak membuang sampah 1