Anda di halaman 1dari 5

38/SK.

065/X/UAS REVISI 1
31 8 - 2013 Page 1 of 5

PEMERINTAH KABUPATEN BLORA


DINAS PENDIDIKAN PEMUDA DAN OLAH RAGA
SMK NEGERI 1 BLORA
MATA PELAJARAN
Jl. Gatot Subroto Km. 4,1 Blora, Jawa Tengah, Indonesia 58252
Telp.0296 531565 Fax. 0296 533465 SMS.081575000014 No 01 100 059077
Website:www.smkn1blora.sch.id Email:smk1blora@yahoo.com

Mata Pelajaran: SISTEM KOMPUTER


Kelas : 10 MULTIMEDIA
Hari/Tanggal : Senin, 1 Desember 2014
Jam : 09.30 11.00 ( 90 Menit )
Kelompok : Multimedia

PETUNJUK UMUM

PETUNJUK UMUM :
1. Tulislah terlebih dahulu Mata Pelajaran, Paket Keahlian, Semester, Tahun Pelajaran, Kode
Soal, Nama, No. Tes, Kelas, Tanggal saudara di lembar jawaban yang tersedia.
2. Periksa dan bacalah semua soal dan bacalah semua soal pelajaran ini dengan teliti sebelum
anda menjawab.
3. Laporkan kepada Pengawas jika terdapat tulisan yang kurang/salah cetak, rusak atau jumlah
Soal kurang.
4. Jawablah terlebih dahulu soal-soal yang anda anggap mudah.
5. Kerjakan soal ini dilembar jawaban yang tersedia dengan bollpoint berwarna hitam.
6. Periksa kembali, hasil pekerjaan saudara sebelum diserahkan pada pengawas ruang.
7. Bentuk soal : Pilihan Ganda Biasa (PGB) : 30 Soal
Essay : 5 Soal

PETUNJUK KHUSUS :

1. Pilihlah satu jawaban yang paling benar dengan memberi tanda silang (X) pada huruf A, B, C,
D, atau E, pada lembar jawab.
2. Jawablah dengan singkat dan benar untuk soal Essay.
3. Bila terdapat jawaban yang salah dan saudara ingin memperbaikinya, maka coretlah dengan dua
garis mendatar (=) pada jawaban saudara yang salah, kemudian pilihlah salah satu jawaban yang
saudara anggap paling benar dengan memberi tanda silang (X) pada huruf A, B, C, D, dan E.
4. Pembetulan jawaban soal pilihan ganda biasa (PGB) yang salah hanya diperbolehkan satu kali
saja dan dilarang menggunakan Tip-Ex atau sejeninsnya.

Contoh : Pilihan semula : A B C D E


dibetulkan menjadi : A B C D E

SELAMAT MENGERJAKAN
Kerjakan dengan jujur, karena kejujuran adalah cermin kepribadian
38/SK.065/X/UAS REVISI 1
31 8 - 2013 Page 2 of 5

I. Pilihlah salah satu jawaban yang paling tepat, dengan tanda silang ( X ) pada huruf A, B, C, D
atau E pada lembar jawaban yang tersedia!

1. Bilangan decimal, bilangan heksadesimal, bilangan biner dan bilangan octal merupakan sistem
bilangan yang mempunyai radix yang berbeda, diantaranya urutannya sebagai berikut .
A. ( )10, ( )16, ( )2 ( )8 C. ( )10, ( )8, ( )16, ( )2 E. ( )8, ( )16, ( )2, ( )10
B. ( )8, ( )2, ( )16, ( )10 D. ( )16, ( )2, ( )10, ( )8
2. Diketahui bilangan decimal (89)10 tentukan nilainya jika di ubah ke bilangan biner .
A. (1010111)2 C. (1110011)2 E. (1000111)2
B. (1011001)2 D. (1011011)2
3. Ubahlah bilangan Decimal (672)10 ke dalam bilangan Oktal ( )8
A. (3340)8 C. (1240)8 E. (2A0)8
B. (2104)8 D. (1204)8
4. Diketahui sebuah bilangan Oktal (64)8 tentukan nilai konversinya jika diubah ke bil. Biner ( )2
A. (101101)2 C. (100111)2 E. (011001)2
B. (110101)2 D. (110100)2
5. Diketahui bilangan Heksadesimal (ADE)16, tentukan nilai konversinya jika diubah ke bilangan
biner ( )2 .
A. (111100001100 )2 C. (110011001101 )2 E. (101011011110)2
B. (101010110110)2 D. (110011001101)
6. Ubahlah bilangan Biner (11000101011)2 ke bentuk bilangan Oktal,
A. (1579)8 C. (3501)8 E. (3053)8
B. (62B)8 D. (2456)
7. Ubahlah bilangan Desimal (77)10 ke bentuk bilangan Oktal ( )8 .
A. (4D)8 C. (541)8 E. (445)8
B. (117)8 D. (115)8
8. Ada sebuah bilangan Oktal (767)8, jika di konversi ke dalam sistem bilangan Desimal ( ) 10 akan
menjadi nilai.
A. (1F7)10 C. (503)10 E. (308)10
B. (407)10 D. (555)10
9. Sifat dari logika biner adalah sukar untuk dipahami secara langsung, untuk menyelesaikan
pengkonversian suatu bilangan dibutuhan waktu yang lama, untuk mempermudah dalam
meyelesaikan masalah tersebut, diperlukan sistem pengkode BCD, yang bertujuan untuk ..
A. untuk membantu agar supaya konversi biner ke oktal menjadi lebih mudah
B. untuk membantu agar supaya konversi biner ke desimal menjadi lebih mudah
C. untuk membantu agar supaya konversi biner ke heksadesimal menjadi lebih mudah
D. untuk membantu agar supaya konversi desimal ke oktal menjadi lebih mudah
E. untuk membantu agar supaya konversi heksadesimal ke oktal menjadi lebih mudah
10. Hasil penjumlahan bilangan decimal ( 9 + 3 )10 yang hasilnya dituliskan dalam kode BCD adalah
A. (0001 0010)2 C. (1001 0001)2 E. (0010 0011)2
B. (1100 0010)2 D. (0010 0001)2
11. Hasil penjumlahan bilangan Biner (1011)2 + (1101)2
A. (11010)2 C. (11000)2 E. (10010)2
B. (11100)2 D. (10001)2
12. Hasil penjumlahan bilangan Oktal (236)8 + (254)8 .
A. (765)8 C. (712)8 E. (271)8
B. (771)8 D. (721)8
13. Hasil penjumlahan bilangan Heksadesimal (789)16 + (949)16 .
A. (1D9)16 C. (10D2)16 E. (2A1)16
B. (2D8)16 D. (B19)16
14. Hasil pengurangan bilangan Biner (0110)2 - (1101)2 .
A. (+0111)2 C. (-0111)2 E. (+1000)2
B. (-10111)2 D. (-10010)2
38/SK.065/X/UAS REVISI 1
31 8 - 2013 Page 3 of 5

15. Hasil pengurangan bilangan Oktal (267)8 - (453)8 .


A. (461)8 C. (164)8 E. (641)8
B. (361)8 D. (416)8
16. Hasil pengurangan bilangan Heksadesimal (475)16 - (2BC)16 .
A. (1B9)16 C. (9B1)16 E. (5B1)16
B. (B19)16 D. (D91)16
17. Hasil pembagian bilangan Oktal (250)8 : (14)8 .
A. (16)8 C. (19)8 E. (15)8
B. (18)8 D. (21)8
18. Hasil pembagian bilangan Biner (1111101)2 : (101)2 .
A. (11001)2 C. (11100)2 E. (10011)2
B. (11100)2 D. (10011)2
19. Hasil pembagian bilangan Heksadesimal (1214)16 : (1B)16 .
A. (AC)16 C. (CA)16 E. (BC)16
B. (DC)16 D. (EA)16
20. Gerbang logika yang memiliki sifat keluaran akan bernilai 1 jika kedua inputnya bernilai berbeda
adalah gerbang .
A. NAND B. AND C. OR D. NOR E. X-OR

21. Gerbang logika yang memiliki sifat keluaran akan bernilai 0 jika kedua inputnya bernilai sama
adalah gerbang ..
A. NAND B. AND C. OR D. NOR E. X-OR

22. Gerbang logika yang memiliki sifat keluaran akan bernilai 1 jika kedua inputnya bernilai nol ( 0 )
adalah gerbang ..
A. NAND B. AND C. OR D. NOR E. X-OR

23. Gerbang logika yang memiliki sifat keluaran akan bernilai 1 jika kedua inputnya bernilai satu
adalah gerbang .
A. NAND B. AND C. OR D. NOR E. X-OR

24. Dibawah ini yang merupakan Tabel Kebenaran dari Gerbang NAND adalah .
A. B. C. D. E.

25. Pada operasi Gerbang X-OR dibawah ini, apa yang harus dilakukan supaya lampu menyala.

A. Menekan Saklar A = ON dan Saklar B = OFF


B. Menekan Saklar A = OFF dan Saklar B = ON
C. Menekan Saklar A = ON dan Saklar B = ON
D. Menekan Saklar A = OFF dan Saklar B = OFF
E. Semua jawaban Benar
26. Pada operasi Gerbang NAND di bawah ini, bagaimana kondisi Saklar agar kondisi lampu dalam
keadaan padam
38/SK.065/X/UAS REVISI 1
31 8 - 2013 Page 4 of 5

A. Saklar A = OFF, Saklar B = ON, Saklar C = ON


B. Saklar A = ON, Saklar B = ON, Saklar C = ON
C. Saklar A = ON, Saklar B = OFF, Saklar C = OFF
D. Saklar A = OFF, Saklar B = OFF, Saklar C = ON
E. Saklar A = OFF, Saklar B = OFF, Saklar C = OFF
27. Nilai increment dari bilangan Biner (10011011)2 adalah ..
A. (10011100)2 B. (10000101)2 C. (01100100)2 D. (11100010)2 E.
(10011000)2
28. Pada gambar rangkaian Half adder di bawah ini, apa yang terjadi jika input A di beri pulsa (satu)
dan input B juga diberi pulsa (satu) ..

A. Output Carry bernilai Satu dan Output Sum bernilai Satu


B. Output Carry bernilai Nol dan Output Sum bernilai Nol
C. Output Carry bernilai Satu dan Output Sum bernilai Nol
D. Output Carry bernilai Nol dan Output Sum bernilai Satu
E. Semua jawaban Salah

29. Pada gambar rangkaian Full Subtractor di bawah ini, apa yang terjadi jika input A di beri pulsa
(nol) dan input B diberi pulsa (satu) serta input borrow in diberi pulsa (satu) .

A. Output Sum akan bernilai satu dan Output Borrow-out bernilai satu
B. Output Sum akan bernilai nol dan Output Borrow-out bernilai satu
38/SK.065/X/UAS REVISI 1
31 8 - 2013 Page 5 of 5

C. Output Sum akan bernilai satu dan Output Borrow-out bernilai nol
D. Output Sum akan bernilai nol dan Output Borrow-out bernilai nol
E. Semua jawaban benar
30. Gambar dibawah ini merupakan Tabel Kebenaran sebuah rangkaian .....

A. Diagram Full Adder C. Diagram Full Subtractor E. Gerbang Nand


B. Diagram Half Subtractor D. Diagram Half Adder

II. Kerjakan dengan teliti soal-soal di bawah ini !

31. Berapa hasil nilai konversi bilangan Desimal (1001)10 ke dalam kode BCD 8421 (Uraikan
jawabannya).

32. Berapa hasil konversi bilangan Desimal (250)10 ke dalam bilangan Heksadesimal (Uraikan
jawabannya).

33. Gambarkan Diagram Rangkaian Half Subtractor


34. Tuliskan Tabel Kebenaran Diagram Rangkaian Half Subtractor
35. Berapa nilai Increment dari bilangan (8FC)16 dan nilai Decrement dari bilangan (FDA)16

M MENGESAHKAN PENELAAH SOAL, PEMBUAT SOAL,


Kajur Multimedia,

Drs. YUSMAN , MPd NUR AINI, S.Kom THOBARI, S.Pd


NI NIP. 19640430 199103 1 006 NIP. 19760827 200801 1 003 NIP. 19760827 200801 1 003