Anda di halaman 1dari 4

TATALAKSANA DRY EYE

No.Dokumen : SOP/PJR-UKP/BPU/67
SOP No.Revisi : 00
Tanggal Terbit : 25 Januari 2016
Jumlah halaman : 4
PUSKESMAS
TTD Kepala Puskesmas: drg. Florida M.Sitinjak
KECAMATAN
NIP. 197202072000122001
PENJARINGAN

1. Pengertian 1. Mata kering adalah suatu keadaan keringnya permukaan kornea dan
konjungtiva yang diakibatkan berkurangnya produksi komponen air mata
(musin, akueous, dan lipid). Mata kering merupakan salah satu gangguan yang
sering pada mata, persentase insiden sekitar 10-30% dari populasi, terutama
pada orang yang usianya lebih dari 40 tahun dan 90% terjadi pada wanita.
2. Komplikasi: a. Keratitis b. Penipisan kornea c. Infeksi sekunder oleh bakteri d.
Neovaskularisasi kornea

2. Tujuan Sebagai acuan langkah-langkah untuk tatalaksana pasien drye eye yang berobat di
Puskesmas Kecamatan Penjaringan.

3. Kebijakan Surat Keputusan Kepala Puskesmas Nomor 475 Tahun 2015 Tentang Pelayanan
Klinis.
4. Referensi Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 5 tahun 2014 tentang Panduan Praktik
Klinis Bagi Dokter Di Fasilitas Pelayanan Kesehatan Primer
5. Prosedur 1. Alat:
a. Tensimeter
b. Stetoskop
c. Senter
d. Lup
2. Bahan:
a.
6. Langkah- 1. Petugas melakukan anamnesis dan menggalinya
langkah
a. Keluhan mata terasa gatal, seperti berpasir.

b. Dapat disertai sensasi terbakar, merah, dan perih.

c. Faktor Risiko: a. Usia, makin lanjut usia semakin tinggi angka


kejadiannya. b. Penggunaan komputer dalam waktu lama. c.
Penyakit sistemik, seperti: sindrom Sjogren, sklerosis sistemik
progresif, sarkoidosis, leukimia, limfoma, amiloidosis,
hemokromatosis. d. Penggunaan lensa kontak

TATALAKSANA DRY EYE


SOP/PJR-UKP/BPU/67 1/4
Rev 00
2. Petugas melakukan pemeriksaan fisik, terutama status oftalmologi.

a. Visus normal.

b. Terdapat foamy tears pada konjungtiva forniks.

c. Penilaian produksi air mata dengan tes Schirmer menunjukkan hasil


<10 mm (N = >20 mm).

3. Petugas melakukan diagnosis.

4. Petugas melakukan tatalaksana sesuai penyakit dan tingkat keparahan.

a. Pemberian air mata buatan (karboksimetilselulosa tetes mata).

5. Petugas melakukan Konseling dan Edukasi pada pasien dan atau


keluarganya

a. Menginformasikan bahwa mata kering adalah keadaan menahun


dan pemulihan total sukar terjadi, kecuali pada kasus ringan, saat
perubahan epitel pada kornea dan konjungtiva masih reversibel.

6. Petugas melakukan rujukan dengan kriteria rujukan:

a. Bila ada komplikasi

7. Dokumen 1. Kartu berobat pasien


terkait 2. Rekam medis
3. Buku registrasi

8. Hal-hal yang 1. Pemantauan berkala kondisi pasien


perlu
diperhatikan
9. Unit terkait BPU, Pelayanan 24 Jam

10 Riwayat No Tanggal Mulai


Yang diubah Isi Perubahan
. perubahan . Diberlakukan
dokumen

TATALAKSANA DRY EYE


SOP/PJR-UKP/BPU/67 2/4
Rev 00
DAFTAR TILIK DOKUMEN

No. Langkah-langkah Ya Tidak Keterangan

1. Petugas melakukan anamnesis dan menggalinya

a. Keluhan mata terasa gatal, seperti berpasir.

b. Dapat disertai sensasi terbakar, merah, dan


perih.

c. Faktor Risiko: a. Usia, makin lanjut usia


semakin tinggi angka kejadiannya. b.
Penggunaan komputer dalam waktu lama.
c. Penyakit sistemik, seperti: sindrom
Sjogren, sklerosis sistemik progresif,
sarkoidosis, leukimia, limfoma,
amiloidosis, hemokromatosis. d.
Penggunaan lensa kontak

2. Petugas melakukan pemeriksaan fisik, terutama


status oftalmologi.

a. Visus normal.

b. Terdapat foamy tears pada konjungtiva


forniks.

c. Penilaian produksi air mata dengan tes


Schirmer menunjukkan hasil <10 mm (N =
>20 mm).

3. Petugas melakukan diagnosis.

4. Petugas melakukan tatalaksana sesuai penyakit


dan tingkat keparahan.

a. Pemberian air mata buatan


(karboksimetilselulosa tetes mata).

5. Petugas melakukan Konseling dan Edukasi pada


pasien dan atau keluarganya

a. Menginformasikan bahwa mata kering


adalah keadaan menahun dan pemulihan
total sukar terjadi, kecuali pada kasus
ringan, saat perubahan epitel pada kornea
dan konjungtiva masih reversibel.

TATALAKSANA DRY EYE


SOP/PJR-UKP/BPU/67 3/4
Rev 00
6. Petugas melakukan rujukan dengan kriteria
rujukan:

a. Bila ada komplikasi

TATALAKSANA DRY EYE


SOP/PJR-UKP/BPU/67 4/4
Rev 00