Anda di halaman 1dari 5

PERJANJIAN KERJASAMA

ANTARA
RUMAH SAKIT UMUM PRATAMA SANGKULIRANG
DENGAN
CV SANGKULIRANG BERSAUDARA
TENTANG
PEMBERIAN MAKAN PEGAWAI RS PRATAMA SANGKULIRANG

Nomor : 445/008/RSPS-PK/IV/2017
Nomor : ...................

Pada hari ini Sabtu, tanggal satu bulan Juli tahun dua ribu tujuh belas (01-07-2017), di
Sangkulirang Kami yang bertanda tangan di bawah ini antara :

1. RUMAH SAKIT UMUM : Berkedudukan di Jalan Wana Bhakti Desa Benua


PRATAMA Baru Ulu Kecamatan Sangkulirang Kabupaten
SANGKULIRANG Kutai Timur, dalam hal ini diwakili oleh dr. SAID
MUCHDAR BIN SMITH, Kepala RS Pratama
Sangkulirang, Dalam kapasitas jabatannya sah,
berwenang dan berhak bertindak untuk dan atas
nama RUMAH SAKIT UMUM PRATAMA
SANGKULIRANG selanjutnya disebut sebagai
PIHAK PERTAMA.
2. CV SANGKULIRANG : Berkedudukan di Jalan Yos Sudarso II Gang
BERSAUDARA Masjid Kecamatan Sangkulirang Kabupaten Kutai
Timur, dalam hal ini diwakili oleh Wahyudi
Hamdani selaku pemilik usaha / pengelolaan
makanan. Selanjutnya disebut sebagai PIHAK
KEDUA.

PIHAK PERTAMA dan PIHAK KEDUA secara bersama-sama selanjutnya disebut PARA
PIHAK. Selanjutnya PARA PIHAK dengan itikad baik sepakat mengikatkan diri untuk
mengadakan Perjanjian Kerjasama dalam menyediakan makanan untuk pegawai Rumah
Sakit Pratama Sangkulirang dalam hal ini dengan ketentuan-ketentuan yang diatur
dalam pasal-pasal sebagai berikut:

Pihak Pertama
Pihak Kedua
PASAL 1
RUANG LINGKUP

Didalam perjanjian ini PIHAK PERTAMA akan memesan makanan untuk pegawai
Rumah Sakit Pratama Sangkulirang dari PIHAK KEDUA dan PIHAK KEDUA akan
memberikan makanan yang berkualitas, lezat, dan hygiene.

PASAL 2
PENGERTIAN
1. Perjanjian adalah perjanjian ini, yang atas persetujuan kedua belah pihak sewaktu
waktu dapat berubah, ditambah dan atau diperbaharui baik yang dibuat secara
mufakat yang dituangkan dalam tulisan maupun dengan akta notaris.
2. Makanan adalah segala sesuatu yang dapat dimakan dan setelah dicerna serta diserap
tubuh akan berguna bagi kesehatan dan kelangsungan hidup.

PASAL 3
KETENTUAN PEMBELIAN
1. Bahwa PIHAK KEDUA memenuhi permintaan pengantaran makanan oleh PIHAK
PERTAMA, dari pemesanan dan akan dikirimkan pada jam kerja pegawai setiap
harinya dan 2 kali pengantaran makanan dalam sehari sesuai dengan jadwal shift kerja
pegawai di RS Pratama Sangkulirang.
2. Bahwa PIHAK PERTAMA melakukan pembayaran sesuai dengan pemesanan dan tarif
atau harga per porsi makanan yang telah ditetapkan atas kesepakatan PIHAK
PERTAMA dan PIHAK KEDUA.

PASAL 4
PEMBIAYAAN DAN KEWAJIBAN LAINNYA
1. Biaya makanan ditanggung oleh PIHAK PERTAMA sesuai dengan tarif atau harga
yang telah ditetapkan @Rp. 22.500 /porsi atas kesepakatan PIHAK PERTAMA dan
PIHAK KEDUA.
2. Pembayaran atas pemesanan makanan dibayarkan melalui PIHAK PERTAMA dan
PIHAK PERTAMA menerima kuitansi pembayaran sebagai bukti serah terima
pemesanan makanan tersebut.
3. Apabila ada perubahan biaya atau harga maka PIHAK KEDUA wajib memberitahu
terlebih dahulu kepada PIHAK PERTAMA dan PIHAK PERTAMA akan melakukan
pembayaran sesuai dengan harga yang telah disepakati bersama.

Pihak Pertama
Pihak Kedua
PASAL 5
FORCE MAJEURE
Force Majeure adalah suatu peristiwa atau keadaan-keadaan yang terjadi diluar
kemampuan manusia (Forc Majeure) seperti bencana alam, huru - hara yang dapat
menyebabkan PARA PIHAK tidak melakukan kewajibannya berdasarkan Perjanjian ini,
yang mencakup antara lain gempa bumi, topan, banjir, tanah longsor, dan bencana alam
lainnya, sabotase, epidemik serta peristiwa atau kondisi lain di luar kekuasan PARA
PIHAK untuk mengendalikannya.
1. Dalam hal salah satu pihak gagal melaksanakan kewajibannya sesuai dengan atau
seperti ditetapkan dalam Perjanjian ini yang disebabkan oleh Force Majeure, maka
pihak yang bersangkutan tidak dapat dipersalahkan karena tidak melaksanakan
kewajibannya dan sebagainya maka kedua belah pihak akan bermusyawarah untuk
mendapatkan mufakat sebagai kelanjutan pelaksanaan kerjasama dengan syarat :
a. Pihak yang mengalami Force Majeure dalam waktu 7 (tujuh) hari terhitung sejak
terjadinya Force Majeure, akan memberitahukan secara tertulis keadaan Force
Majeure tersebut kepada pihak lainnya.
b. Pihak yang mengalami Force Majeure telah berusaha sebaik mungkin mengatasi
atau memperbaiki akibat-akibat yang timbul dari adanya Force Majeure
maupun melakukan segala sesuatu yang memungkinkan untuk meminimalkan
kerugian-kerugian yang ditimbulkan oleh peristiwa tersebut.

PASAL 6
PERSELISIHAN
Apabila terjadi perselisihan di dalam pelaksanaan pemesanan makanan maka akan
diselesaikan secara musyawarah, dan mendapatkan mufakat antara PIHAK PERTAMA
dan PIHAK KEDUA.

PASAL 7

MASA BERLAKU PERJANJIAN


1. Perjanjian ini berlaku terhitung sejak tanggal 01 Juli 2017 sampai dengan tanggal
31 Desember 2017
2. Apabila terdapat persyaratan dan ketentuan yang baru, maka yang berlaku adalah
yang terbaru dengan persetujuan dari PARA PIHAK.

Pihak Pertama
Pihak Kedua
PASAL 8
SANKSI - SANKSI
Apabila terdapat keterlambatan pengiriman oleh PIHAK KEDUA, maka PIHAK
KEDUA akan dikenakan sanksi teguran dari PIHAK PERTAMA dan jika ada kefatalan
kerjasama maka PIHAK PERTAMA berhak membatalkan perjanjian kerjasama yang
telah disepakati dan resiko/masalah yang ditimbulkan tidak merupakan tanggung
jawab dari PIHAK PERTAMA.

PASAL 9
PENGAKHIRAN PERJANJIAN
1. Surat Perjanjian Kerjasama ini berakhir apabila jangka waktu perjanjian
sebagaimana dimaksud pada pasal 7 ayat 1 perjanjian ini.
2. Surat Perjanjian Kerjasama ini tidak dapat dibatalkan secara sepihak tanpa
persetujuan pihak lainnya.
3. Apabila salah satu pihak akan memutuskan perjanjian kerja sama ini, maka
selambat-lambatnya 30 (tiga puluh) hari kerja sebelumnya sudah harus
memberitahukan pihak lainnya secara tertulis.

4. Dalam hal pemutusan perjanjian ini, kedua belah pihak tetap harus menyelesaikan
kewajiban masing-masing paling lambat 1 (satu) bulan sejak pemutusan perjanjian
ini

PASAL 10
ADDENDUM ATAU AMANDEMEN
1. Hal hal belum cukup diatur dalam perjanjian ini dapat diatur tersendiri dalam
bentuk addendum atau amandemen, dan merupakan bagian yang tidak
terpisahkan dari perjanjian ini.
2. Setiap penambahan atau perubahan atas ketentuan yang ditetapkan dalam
perjanjian ini harus ada kesepakatan dari kedua belah pihak.

PASAL 11
LAIN LAIN
1. Perjanjian ini dan ketentuan-ketentuan di dalamnya hanya dapat diubah dengan
persetujuan bersama secara tertulis oleh PARA PIHAK.
2. Hal-hal yang belum cukup diatur dalam Perjanjian ini akan diselesaikan bersama
melalui perundingan antara PIHAK PERTAMA dan PIHAK KEDUA dan apabila
terjadi kesepakatan akan dituangkan dalam bentuk tertulis dengan membuat dan
Pihak Pertama
Pihak Kedua
menandatangani Amandemen maupun Addendum serta merupakan satu kesatuan
yang tidak dapat dipisahkan dan mempunyai kekuatan hukum yang sama dengan
Perjanjian ini.
3. Segala ketentuan dan syarat dalam Perjanjian ini berlaku dan mengikat bagi PARA
PIHAK yang menandatangani, serta pengganti-penggantinya.
4. Lampiran-lampiran dari Perjanjian ini merupakan satu kesatuan yang tidak dapat
dipisahkan dan mempunyai kekuatan hukum yang sama serta mengikat seperti
halnya Pasal-pasal lain dalam Perjanjian.

PASAL 12
PENUTUP
Demikian Perjanjian kerjasama ini dibuat dan ditanda tangani bersama pada hari dan
tanggal tersebut diatas dalam rangkap 2 (Dua) bermaterai Rp. 6.000,- yang masing
masing rangkap mempunyai kekuatan hukum yang sama. Perjanjian ini dibuat tanpa
adanya paksaan dari pihak manapun dan dalam keadaan sehat jasmani dan rohani.

Sangkulirang, 01 Juli 2017

PIHAK KEDUA PIHAK PERTAMA


CV SANGKULIRANG BERSAUDARA Rumah Sakit Umum Pratama
Sangkulirang

Wahyudi Hamdani dr. Said Muchdar Bin Smith


Kepala RSU Pratama
Pemilik Usaha
Sangkulirang

Pihak Pertama
Pihak Kedua