Anda di halaman 1dari 3

III. METODOLOGI PERCOBAAN

  • 3.1 Waktu dan Tempat

Praktikum pembuatan susu kedelai ini dilaksanakan pada hari Rabu, 18 Oktober 2017, di Laboratorium Pengolahan Hasil Pertanian, Jurusan Teknologi Hasil Pertanian, Fakultas Pertanian, Universitas Lampung.

  • 3.2 Bahan dan Alat

Bahan yang digunakan pada praktikum pembuatan susu kedelai ini diantaranya kacang kedelai, air, gula pasir, dan garam. Alat yang digunakan pada praktikum ini antara lain panci, kompor, baskom, blender, termometer, timbangan, sutil dan pengaduk.

  • 3.3 Cara Kerja

3.3.1 Rancangan Percobaan

Tabel 1. Rancangan percobaaan pembuatan susu kedelai

Perlakuan

Pemasakan

A

Sampai mendidih

B

Sampai mendidih, dipanaskan 3 menit(api kecil)

C

Sampai mendidih, dipanaskan 3 menit (api sedang)

D

Sampai mendidih, dipanaskan 5 menit(api kecil)

E

Sampai mendidih, dipanaskan 5 menit (api sedang)

3.3.2 Diagram Alir

3.3.2 Diagram Alir Langkah kerja pembuatan susu kedelai : Kacang kedelai yang digunakan harus disortir terlebih

Langkah kerja pembuatan susu kedelai :

Kacang kedelai yang digunakan harus disortir terlebih dahulu, setelah di sortir kacang kedelai dicuci agar bersih dari kotoran dan benda asing. Selanjutnya dilakukan perendaman dalam air dengan perbandingan (3:1) yaitu dalam 1 kg kedelai direndam dengan 3 liter air dengan tujuan untuk melunakkan jaringan pada kedelai sehingga pada saat pengupasan kulit ari lebih mudah. Tahapan selanjutnya yaitu pengelupasan kulit ari kacang kedelai hingga bersih dan dilakukan proses pencucian kembali supaya bersih dari kulit ari hasil pengupasan.

Pengupasan kulit ari dilakukan dengan menggunakan tangan dengan menekan sampai biji kedelai terlepas dari kulit arinya. Setelah dilakukan pengupasan, kacang kedelai digiling sampai habis dengan menggunakan blender dan penambahan air hangat yang bertujuan untuk menginaktifkan enzin lipokgenase yang dapat mengurangi aroma langu kacang kedelai. Kemudian dicampurkan secara merata dengan air hangat yang kedua kalinya dengan perbandingan air :

kedelai (8:1). Selanjutnya dilakukan proses penyaringan untuk diambil filtrat kedelai yang akan dibuat susu kedelai. Setelah diperoleh filtrat kedelai, tahap selanjutnya dilakukan pemasakan sambil diaduk terus dan ditambahkan dengan gula pasir dan garam untuk menciptakan sifat organoleptik yang diinginkan. Susu kedela dilakukan pengujian organoleptik dengan parameter uji terhadap warna, rasa, aroma, kekentalan dan penerimaan.