Anda di halaman 1dari 7

III.

INVENTARISIR MASALAH
ANALISA DATA
No Pengumpulan Data Penyebab Masalah

1. Data subjektif : Tidak adanya Sanitasi lingkungan


Keluarga mengatakan membuang sampah tempat pembuangan buruk
kesungai, siring dibelakang rumah dan juga sampah yang
kepinggir desa. memenuhi syarat
kesehatan.,
Data objektif :
-Sampah terlihat berserakan disekitar
rumah
-94% KK tidak ada sarana pembuangan
sampah

2. Data Subjektif : Kurang Ketidakmampuan


-Keluarga mengatakan kurang pengetahuan pengetahuan keluarga mengenali
tentang penyakit ISPA tentang penyakit masalah kesehatan
ISPA
Data Objektif :
- 42% KK di Desa Jentikan menderita
penyakit ISPA
- 40 % KK di Desa Jentikan berpendidikan
SD.

3. Data Subjektif : Kurangnya Ketidakmampuan


-Keluarga mengatakan ia membersihkan pengatahuan keluarga mengenai
rumahnya 1 x sehari mengenai rumah dampak dari rumah
sehat yang kotor/ kurang
Data Objektif : sehat
-Dapur tampak kotor
-Kamar dan tempat tidur tampak kotor
-Lantai berdebu

IV. MENENTUKAN PRIORITAS MASALAH

1. Skor Kesehatan Lingkungan ( sampah )

Kriteria Perhitungan Skor Keterangan


1. Sifat Masalah 2/3 x 1 2/3 Ancaman kesehatan
2. Kemungkinan x2 1 Ada kemauan dari keluarga
Masalah untuk dirubah untuk ,membersihkan sampah
3. Potensi Pencegahan 3/3 x 1 1 dengan cara di bakar /
ditimbun
0/2 x 1 0 Lingkungan yang tidak
dianggap sebagai suatu
4. Penonjolan Masalah
masalah kesehatan
Total Skor 2 2/3

2. Skor ISPA

Kriteria Perhitungan Skor Pembenaran


1. Sifat Masalah 3/3 x 1 1 tidak /kurang sehat
2. Kemungkinan masalah 2/2 x 2 2 Keluarga mempunyai sumber
dapat diubah daya dan dana untuk
mengubah masalah
2/3 x 1 2/3 Masalah dapat dicegah dengan
meninggalkan kebiasaan yg
3. Potensial masalah
memperberat ISPA
dapat di cegah
x1 Masalah dirasakan oleh
keluarga tetapi tidak perlu
segera ditangani
4. Menonjolnya masalah

Total Skor 4 1/6


3. Skor Kesehatan Rumah

Kriteria Perhitungan Skor Pembenaran


1. Sifat masalah 2/3 x 1 2/3 Keluarga tidak tahu dengan
manfaat dari lingkungan yang
sehat
2/2 x2 2 Dengan adanya penyuluhan
mengenai lingkungan sehat
2. Kemungkinan masalah
Resiko terjadinya penyakit
dapat diubah
2/2x 1 1 dapat dicegah
Keluarga perlu membenahi
2/2 x 1 1 lingkungan agar rapi dan
3. Potensial masalah
bersih
dapat dicegah
4. Menonjolnya masalah

Total Skor 4 2/3

Prioritas Masalah:

1. Ketidakmampuan keluarga mengenali masalah kesehatan berhubungan dengan kurang


pengetahuan tentang kurang pengetahuan tentang penyakit ISPA
2. Sanitasi lingkungan yang jelek berhubugan dengan tidak adanya tentang pembuangan
sampah yang memenuhi syarat kesehatan.
3. Ketidakmampuan keluarga mengenai dampak dari rumah yang kotor atau kurang sehat
berhubungan dengan kurangnya pengetahuan mengenai rumah sehat

V. ANALISA PENYEBAB ASUHAN KEPERAWATAN


Diagnosa
1. Ketidak mampuan keluarga mengenali masalah kesehatan berhubungan dengan kurang
pengetahuan tentang penyakit ISPA
Ditandai dengan:

Data Subjetif:
Keluarga mengatakan kurang pengetahuan tentang penyakit ISPA

Data Objektif:
- 42 % KK di Desa Jentian menderita penyakit ISPA
- 40 % KK di Desa Jentian berpendidikan SD

Kriteria Hasil:
Diharapkan keluarga mengerti tentang Penyakit ISPA

Intervensi:
- Kaji dan identifikasi pengetahuan keluarga tentang penyakit ISPA
- Beri penjelasan tentang tanda dan gejala ISPA
- Beri penjelasan kepada keluarga tentang faktor yang dapat memperberat dan cara
penatalaksanaan penyakit ISPA

Rasionalisasi:
- Diharapkan keluarga mengetahui tentang penyakit ISPA
- Diharapkan pihak keluarga mengenali tanda dan gejala penyakit sedini mungkin
- Diharapkan keluarga mengetahui faktor yang dapat memperberat dan cara penatalaksanaan
penyakit ISPA

2. Sanitasi lingkungan yang jelek berhubungan dengan tidak adanya tempat pembuangan
sampah yang memenuhi syarat kesehatan ditandai dengan :

Data Subjektif:
Keluarga mengatakan membuang sampah ke sungai,siring dan pinggir desa.
Data Objektif:
- Sampah terlihat berserakan,bertumpuk dipinggir desa,di sungai dan dibelakang rumah
- Sampah di buang di sungai, siring dan selokan.

Kriteria Hasil:
- Diharapkan masyarakat dapat mengerti tentang bahaya yang ditimbulkan dari pembuangan
sampah sembarangan

Intervensi:
- Beri penjelasan kepada masyarakat tentang penyakit yang ditimbulkan karena pembuangan
sampah sembarangan
- Beri penjelasan kepada masyarakat tentang manfaat sampah yang telah diolah
- Beri penjelasan tentang cara pengolahan sampah yang baik
- Libatkan masyarakat desa dalam rangka pembuatan tempat pembuangan sampah yang
menenuhi syarat kesehatan

Rasionalisasi :
- Diharapkan masyarakat mengetahui tentang penyakit yang ditimbulkan akibat pembuangan
sampah sembarangan seperti penyakit diare
- Diharapkan masyarakat dapat mengerti cara pengolahan sampah yang baik dan benar
- Diharapkan masyarakat mengetahui manfaat sampah yang telah diolah seperti dijadikan
pupuk
- Diharapkan masyarakat ikut serta dalam pembuatan tempat pembuangan sampah yang
memenuhi syarat kesehatan
3. Ketidakmampuan keluarga mengenai dampak dari rumah yang kotor atau kurang sehat
berhubungan dengankurangnya pengetahuan mengenai rumah sehat.

Data Subjektif :
Keluarga mengatakan ia membersihkan rumahnya 1 x sehari.

Data Objektif :
- Dapur tampak kotor
- Kamar dan tempat tidur tampak kotor
- Lantai berdebu
Kriteria Hasil :
Diharapkan keluarga mengerti mengenai manfaat dari rumah yang sehat dan dampak dari
rumah yang kotor.

Intervensi :
- Jelaskan pada keluarga mengenai manfaat dari rumah bersih / sehat
- Jelaskan pada keluarga mengenai dampak dari rumah yang kotor
- Anjurkan keluarga untuk membersihkan rumah 3 x sehari

Rasionalisasi :
- Diharapkan keluarga mengerti mengenai manfaat dari rumah bersih / sehat
- Diharapkan keluarga mengerti mengenai dampak dari rumah yang kotor
- Diharapkan keluarga menyempatkan waktu untuk membersihkan rumah 3 x sehari.