Anda di halaman 1dari 4

SURAT KEPUTUSAN

No. 02/20/III/SK_DIR_KEB/2017

TENTANG
KEBIJAKAN PELAYANAN INSTALASI RAWAT INAP IBU DAN ANAK

DIREKTUR RS BAPTIS BATU

MENIMBANG : a. Bahwa dalam upaya meningkatkan mutu pelayanan Rumah Sakit


Baptis Batu, maka diperlukan penyelenggaraan pelayanan Instalasi
Rawat Inap Ibu dan Anak yang bermutu tinggi;
b. Bahwa agar pelayanan Instalasi Rawat Inap di Rumah Sakit Baptis
Batu dapat terlaksana dengan baik, perlu adanya kebijakan Direktur
Rumah Sakit Baptis Batu sebagai landasan bagi penyelenggaraan
pelayanan Instalasi Rawat Inap di Rumah Sakit Baptis Batu;
c. Bahwa berdasarkan pertimbangan sebagaimana dimaksud dalam a
dan b, perlu ditetapkan dengan Keputusan Direktur Rumah Sakit
Baptis Batu.

MENGINGAT : a. Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 44 tahun 2009 tentang


Rumah Sakit
b. Keputusan Menteri K
Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 269 /Menkes/Per/III/2008
tentang Rekam Medis.
c.
c. Keputusan Ketua Badan Pengurus Yayasan Baptis Indonesia Nomor
014/SK/YBI/VIII/2009 tentang Penunjukan Direktur Rumah Sakit
Baptis Batu
d. Keputusan Ketua Badan Pengurus Yayasan Baptis Indonesia Nomor
047/YBI/VII/2011 tentang Struktur Organisasi Rumah Sakit Baptis
Batu
MEMUTUSKAN :

MENETAPKAN :

PERTAMA : KEPUTUSAN DIREKTUR RUMAH SAKIT BAPTIS BATU


TENTANG KEBIJAKAN PELAYANAN INSTALASI RAWAT INAP
IBU DAN ANAK RUMAH SAKIT BAPTIS BATU
KEDUA : Kebijakan pelayanan Instalasi Rawat Inap Ibu dan Anak Rumah Sakit
Baptis Batu sebagaimana tercantum dalam Lampiran Keputusan ini.
KETIGA : Pembinaan dan pengawasan penyelenggaraan pelayanan Instalasi Rawat
Inap Ibu dan Anak Rumah Sakit Baptis Batu dilaksanakan oleh Wakil
Direktur Pelayanan Rumah Sakit Baptis Batu.
KEEMPAT : Mencabut Surat Keputusan Direktur RS. Baptis Batu No.
27/11/X/SK_DIR_KEB/2012 Tentang Kebijakan Pelayanan Instalasi
Rawat Inap Ibu Dan Anak.
KELIMA : Keputusan ini berlaku sejak tanggal ditetapkannya, dan apabila di
kemudian hari ternyata terdapat kekeliruan dalam penetapan ini akan
diadakan perbaikan sebagaimana mestinya

Ditetapkan di : Batu
Pada tanggal : 20 Maret 2017
Direktur RS. Baptis Batu

dr. Dolly Irbantoro,MMRS


Revisi Lampiran Surat Keputusan Direktur RS Baptis Batu
Nomor 02/20/III/SK_DIR_KEB/2017 Tertanggal 20 Maret 2017

KEBIJAKAN PELAYANAN INSTALASI RAWAT INAP IBU DAN ANAK


RUMAH SAKIT BAPTIS BATU

KEBIJAKAN UMUM
1. Peralatan di unit harus selalu dilakukan pemeliharaan dan kalibrasi sesuai dengan ketentuan yang
berlaku.
2. Pelayanan di unit harus selalu berorientasi kepada mutu dan keselamatan pasien.
3. Semua petugas unit wajib memiliki izin sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
4. Dalam melaksanakan tugasnya setiap petugas wajib mematuhi ketentuan dalam K3
(Keselamatan dan Kesehatan Kerja)
5. Setiap petugas harus bekerja sesuai dengan standar profesi, standar prosedur operasional yang
berlaku, etika profesi, etiket, dan menghormati hak pasien.
6. Pelayanan unit dilaksanakan dalam 24 jam.
7. Penyediaan tenaga harus mengacu kepada pola ketenagaan.
8. Untuk melaksanakan koordinasi dan evaluasi wajib dilaksanakan rapat rutin bulanan minimal
satu bulan sekali.
9. Setiap bulan wajib membuat laporan.

KEBIJAKAN KHUSUS
1. Setiap pasien rawat inap ibu dan anak harus mendaftar lebih dahulu pada bagian pendaftaran
pasien rawat inap (Admission) dan mendapatkan rekam medis
2. Setiap pasien rawat inap ibu dan anak harus mempunyai identitas yang sama dan sesuai
dengan identitas diri pada rekam medis pasien
3. Setiap pasien rawat inap ibu dan anak harus ditetapkan DPJP
4. Semua pelayanan atau tindakan terhadap pasien harus dicatat secara lengkap didalam rekam
medis
5. Semua hasil pemeriksaan pasien rawat inap ibu dan anak harus dimasukan didalam berkas
rekam medis
6. Seluruh pelayanan keperawatan dan kebidanan di instalasi rawat inap ibu dan anak berorientasi
pada mutu dan keselamatan pasien
7. Mobilitas pasien harus selalu didampingi oleh perawat ruangan atau petugas yang diberi
kewenangan sesuai dengan assesmen resiko jatuh yang ditetapkan.
8. Setiap pasien yang akan meninggalkan rawat inap harus mempunyai izin pulang dari kasir
rawat inap
9. Pengiriman pasien yang akan dirawat inap diantar oleh perawat jalan ke ruangan
10. Peralatan yang berada di rawat inap ibu dan anak harus selalu dilakukan pemeliharaan dan
kalibrasi sesuai dengan ketentuan yang berlaku
11. Setiap pemeriksaan pasien di instalasi rawat inap ibu dan anak dilakukan oleh tenaga medis
(dokter,bidan dan perawat ruangan)
12. Untuk mempertahankan dan meningkatkan kompetensi, setiap petugas wajib mengikuti
pelatihan yang diselenggarakan
13. Tersedianya ruangan rawat gabung untuk asuhan ibu dan bayi
14. Adanya fasilitas isolasi untuk ibu atau anak yang terkena infeksi
15. Lokasi kamar bersalin berdekatan dengan kamar operasi
16. Setiap petugas berupaya untuk mengurangi morbiditas ibu hamil dan bayi baru lahir
17. Setiap petugas wajib memiliki kemampuan untuk memberikan penyuluhan kepada ibu hamil
dalam masa perawatan antenatal, natal dan post natal
18. Setiap petugas bidan mampu menolong persalinan normal sesuai dengan standar
19. Setiap petugas mampu memberikan asuhan sayang ibu dan bayi
20. Setiap petugas mampu memberikan asuhan pada bayi
21. Setiap petugas mampu memberikan asuhan pada ibu hamil, bersalin dan nifas.
22. Setiap petugas mampu memberikan asuhan pada masa reproduksi
23. Setiap pegawai baru wajib melaksanakan program orientasi.
24. Setiap petugas mampu untuk mendeteksi sedini mungkin gangguan atau kelainan baik pada
ibu, bayi dan anak selama dalam masa perawatan
25. Setiap petugas mampu untuk melaksanakan pelayanan kesehatan bagi ibu,bayi dan anak
26. Setiap pasien anak dengan usia kurang dari sama dengan 5 tahun menggunakan tempat tidur
box,kecuali pasien yang dirawat di ruang VIP,VVIP,dan Super VVIP atau bila keluarga
menolak dan ada bukti penolakan
27. Setiap pasien bayi yang mendapatkan lampu terapi dan ibunya menghendaki rawat gabung dan
Asi eksklusif bisa ditempatkan di ruang khusus atau ruang perawatan yang berisi satu pasien
sesuai dengan tarif ruangan tersebut.
28. Semua pasien bayi yang sakit bisa ditempatkan di ruang perawatan bayi dengan batasan usia
maksimal 40 hari kecuali kasus orthopedi.
29. Pasien yang membutuhkan dirawat di ruang isolasi bila ruang isolasi penuh bisa ditempatkan di
ruang respite care selama tidak ada pasien respite care.
30. Batas usia anak yang dirawata di ruang ibu dan anak adalah pasien berusia kurang dari sama
dengan 13 tahun, kecuali atas permintaan dan atau pertimbangan tertentu oleh keluarga pasien
dan didokumentasikan dalam rekam medis sesuai ketentuan yang berlaku.

Ditetapkan di : Batu
Pada tanggal : 20 Maret 2017
Direktur RS. Baptis Batu

dr. Dolly Irbantoro,MMRS