Anda di halaman 1dari 12

BAB IV

INFORMASI AKUNTANSI DIFERENSIAL

A. KOMPETENSI DASAR

Mahasiswa mampu mendiskripsikan tentang penggunaan informasi akuntansi


diferensial dalam proses pengambilan keputusan serta manfaat yang lain untuk
menunjang kelancaran pengelolaan suatu organisasi dan pengendalian manajemen yang
digunakan untuk pengambilan keputusan bagi pihak manajemen.

B. INDIKATOR KEBERHASILAN BELAJAR

1. Mahasiswa mampu menjelaskan proses pengambilan keputusan.


2. Mahahasiswa mampu menerapkan informasi akuntansi manajemen dalam
pengambilan keputusan.
3. Mahasiswa mampu menerapkan konsep informasi akuntansi diferensial
dalam pengambilan keputusan.
4. Mahasiswa mampu menganalisis manfaat informasi akuntansi diferensial
dalam pengambilan keputusan.

C. URAIAN MATERI

Dalam bab ini akan diuraikan informasi akuntansi diferensial sebagai salah satu tipe
informasi akuntansi manajemen. Uraian akan dibagi menjadi tiga bagian : konsep , manfaat
dan perekayasaan informasi akuntansi diferensial.

Dalam perencanaan diperlukan pengambilan keputusan yang dipengaruhi 2 faktor:


1) Informasi akuntansi bermanfaat untuk mengurangi ketidakpastian perlu Informasi
Akuntansi Differensial.
2) Perilaku pengambil keputusan

Bab 4: Informasi Akuntansi Diferensial 62


PROSES PENGAMBILAN KEPUTUSAN
1. Pengakuan dan perumusan masalah
Keputusan yang diambil merupakan respon dari:
Infor. Akuntasi sebagai
Peristiwa yang mengandung masalah
stimulant dan
Merasakan adanya ancaman mempermudah dalam
perumusan masalah
Merasakan adanya kesempatan di masa mendatang.
2. Pencarian tindakan alternatif dan kuantifikasi konsekuensi tiap alternatif
Cara-cara lama yang pernah diterapkan
Cara-cara baru
3. Pemilihan alternatif optimum atau alternatif yang memuaskan
Dilakukan atas dasar:
Pendekatan ekonomis rasional , perlu Informasi Akuntansi Differensial untuk
mengurangi ketidakpastian
Pertimbangan politik contoh: untuk kepentingan eksekutif perusahaan
Pertimbangan psikologis contoh: agar tidak mempermalukan pihak tertentu
4. Implementasi dan penindaklanjutan
Hasil akhir dari suatu keputusan sangat dipengaruhi oleh efisiensi dari implementasi
alternatif yang dipilih hal ini perlu feedback berupa Informasi Akuntansi Differensial.

PERAN INFORMASI AKUNTANSI MANAJEMEN DALAM PENGAMBILAN


KEPUTUSAN
1. Merangsang manajemen dalam menyadari dan mendefinisikan masalah
2. Memisahkan alternatif tindakan yang satu dengan alternatif tindakan yang lain
3. menjelaskan konsekuensi berbagai alternatif tindakan
4. Membantu menganalisis dan menilai berbagai alternatif tindakan

Penyelesaian masalah tergantung beberapa faktor:


a. Kondisi lingkungan apakah memungkinkan manajemen untuk bereaksi dengan cepat atas
informasi akuntansi yang diperoleh (berkaitan dengan wewenang dan kemampuan untuk
mengendalikan kondisi lingkungan)
b. Kemampuan manajer dalam mengorganisasi dan menggunakan Informasi akuntansi serta
preferensi pribadi mereka terhadap informasi kuantitatif dan kualitatif
c. Ukuran perusahaan dan tingkat desentralisasi
Perusahaan kecil berdasarkan instuisi dan observasi langsung karena pengambil dan
pelaksana keputusan orangnya sama.

Bab 4: Informasi Akuntansi Diferensial 63


Perusahaan besar dapat desentralisasi, digunakan anggaran
d. Tersedianya data industri sebagai pembanding
Missal : data produksi barang X dalam suatu negara dapat diketahui pangsa pasarnya.
Bobot yang diberikan oleh Pengambil keputusan atas Informasi akuntansi tergantung atas:
a. Seberapa jauh Informasi akuntansi dirasakan mampu meminimalkan ketidakpastian
b. Permintaan dan tingkat persaingan usaha
persaingan tinggi perlu informasi non akt dan informasi ekstern
c. Tingkat ketelitian Informasi Akuntansi yang direkayasa oleh manajemen
d. Lingkup keputusan yang diambil (jangka panjang/pendek)
e. Preferensi pengambil keputusan (ekstern/intern information
f. Kemampuan Aktuntansi dalam mengukur biaya kesempatan (Opportunity Costs)
Persepsi manajemen terhadap kemampuan informasi akuntansi dalam menghitung
biaya kesempatan, karena Informasi Akuntansi hanya merupakan titik awal untuk
menaksir biaya kesempatan

KONSEP INFORMASI AKUNTANSI DIPERENSIAL.

Konsep ini berhubungan dengan pemilihan alternatif tindakan yang dilakukan


oleh manajemen. Pengertian Informasi Akuntansi Manajemen :
Merupakan taksiran perbedaan aktiva, pendapatan dan atau biaya dalam alternatif tindakan
tertentu dibandingkan dengan alternatif lain
Merupakan 2 unsur pokok:
1. Merupakan informasi masa yang akan datang
2. Berbeda diantara alternatif-alternatif yang dihadapi oleh Pengambil Keputusa
Terdiri dari:
1. Aktiva diferensial
2. Pendapatan diferensial
3. Biaya diferensial
Perbedaan biaya diferensial dengan berbagai konsep biaya yang ada:
1. Biaya diferensial dan Biaya Relevan
Relevan berhubungan dengan sesuatu
Biaya dikatakan biaya relevan bila biaya tersebut berhubungan dengan tujuan
perekayasaan biaya tersebut. contoh : biaya relevan untuk mengetahui Harga Pokok
Produk bulan Juni adalah biaya sesungguhnya yang dikeluarkan bulan Juni.
Jadi Biaya diferensial adalah biaya yang relevan dengan pengambilan keputusan

Bab 4: Informasi Akuntansi Diferensial 64


2. Biaya diferensial sebagai biaya masa yang akan datang (FUTURE COST)
Future cost adalah biaya yang dapat diperkirakan akan terjadi dalam periode yang
akan datang(perlu ditaksir, diramal dan dikendalikan)
Biaya yang dianggarkan adalah biaya masa yang akan datang yang secara resmi
dituangkan dalam bentuk rencana kegiatan menyeluruh perusahaan untuk jangka
waktu tertentu di masa yang akan datang.
3. Biaya diferensial adalah biaya yang berbeda
Karena biaya diferensial adalah biaya masa yang akan datang yang diperkirakan akan
berbeda (differ), tergantung dari keputusan yang akan diambil
4. Perbedaan biaya penuh dengan Biaya Diferensial
Aspek biaya penuh biaya diferensial
a. Unsur biaya biaya lngsung + by tdk lngsung biaya yg berbeda untuk
yang dibebankan kepada produk kondisi tertentu saja.
a.Sumber informasi dari catatan akt regular menafsir by diferensial
Permasalah/kasus
3. Perspektif waktu Data historis data masa mendatang.
Cara menentukan alternatif dengan biaya diferensial:
Memilih alternatif yang merupakan biaya diferensial lebih rendah
Contoh :Ada 2 alternatif pembelian mesin dengan informasi sbb:
MERK X MERK Y
Kapasitas prod/jam 1000 satuan 1000 satuan
Harga beli Rp. 3.000.000 Rp. 3.000.000
Biaya operasi/minggu Rp. 100.000 Rp. 150.000
Umur ekonomis 10 tahun 10 tahun
Nilai Residu Rp. 500.000 Rp. 500.000
Dalam pemilihan mesin tersebut, informasi mana yang relevan?
Biaya diferensial yang berupa biaya operasional mesin karena biaya yang akan
terjadi dimana y.a.d dan berbeda dalam 2 alternatif tersebut.
5. Biaya diferensial vs biaya variabel
Biaya diferensial tidak selalu sama dengan biaya variabel (hanya bila menentukan
volume kegiatan)
6. Biaya diferensial vs biaya tetap
Biaya tetap akan menjadi biaya diferensial bila berkaitan dengan pemilihan alternatif
tertentu. (missal : alternatif pembukaan daerah pemasaaran baru maka gaji tetap
manajer pemasaran merupakan biaya diferensial)

Bab 4: Informasi Akuntansi Diferensial 65


7. Biaya diferensialvs biaya Depresiasi
Biaya depresiasi merupakan biaya diferensial hanya saat pengambilan keputusan
jangka panjang (saat merencanakan membeli mesin)
8. Biaya diferensial vs biaya Tambahan dan biaya terhindarkan
Adalah tambahan biaya yang akan terjadi jika suatu alternatif yang berkaitan
dengan perubahan volume kegiatan dipilih.
Contoh:
Volume produksi biaya
Produksi saat ini 100.000 kg/th Rp. 500.000
Usulan produksi 150.000 kg/th Rp. 650.000
Kenaikan / pertambahan 50.000 kg/th Rp. 150.000
Biaya terhindarkan (Avoidable Cost) = penghematan by tambahan (incremental
Cost. Saving/negatif incremental Cost) adalah: pengurangan / peniadaan biaya yang
akan terjadi jika suatu alternatif yang berkaitan dengan perubahan volume kegiatan
dipilih.
9. Biaya diferensial vs biaya kesempatan (opportunity Cost)
Biaya kesempatan adalah pendapatan / penghematan biaya yang dikorbankan
sebagai akibat dipilihnya alternatif tertentu.
Contoh : Ruang toko saat ini disewakan Rp. 150.000/bulan pemilik akan
menghentikan sewa toko tersebut dan digunakan untuk menjual produk X, maka
perhitungan yang harus dilakukan sebagai berikut :
-------------------------------------------------------------------------------------
Taksiran hasil penjualan / bulan 450.000
Taksiran HPPjl 200.000
Taksiran laba bruto 250.000
Biaya usaha:
Taksiran biaya A & U 50.000
Taksiran biaya pemasaran 25.000
75.000
Taksiran laba bersih usaha 175.000
Biaya kesempatan :
Pendapatan sewa yang dikorbankan 150.000
Keuntungan alternatif dipakais endiri 25.000

-------------------------------------------------------------------------------------

Bab 4: Informasi Akuntansi Diferensial 66


10. Biaya diferensial vs keluar dari kantong (out-of-pocket cost)
Biaya keluar kantong adalah biaya yang akan memerlukan pengeluaran kas
sekarang / dalam jangka dekat sebagai akibat dari keputusan manajemen
Ex: manajemen menerima pesanan dari pelanggan, maka yang termasuk out-of
pocket cost adalah:
Biaya bahab baku.
Biaya tenaga kerja langsung
BOP selain biaya depresiasi amortisasi
Biaya terbenam (sunk cost)
Adalah biaya yang terjadi sebagai akibat dari pengambilan keputusan yang lalu.

MANFAAT INFORMASI AKUNTANSI DIFERENSIAL


1. MEMBELI ATAU MEMBUAT SENDIRI

Fasilitas Dihentikan :
Perusahaan Biaya Dif : biaya terhindarkan = A
membuat Biaya Dif : harga beli dari luar = B
mempertimbangkan Keputusan :
akan membeli dari A > B akan membeli
luar A < B tidak akan membeli
Membuat atau
Membeli Fasilitas Dimanfaatkan :
Biaya Dif : biaya terhindarkan = A
Pendapatan Dif =B
Biaya Dif : harga beli dari luar = C
Keputusan :
(A + B) > C akan membeli
(A + B) < C tidak akan membeli

Tidak Ada Tambahan Fasilitas :


Perusahaan Biaya Dif : harga beli dpt dihindari= A
Membeli Biaya Dif : biaya untuk membuat = B
mempertimbangkan Keputusan :
akan membuat A > B akan membuat
sendiri A < B tidak akan membuat

Ada Tambahan Fasilitas :


Biaya Dif : harga beli dpt dihindari= A
Biaya Dif : biaya untuk membuat = B
Aktiva Dif : investasi fasilitas =C
Keputusan :
Jika selama umur ekonomis fasilitas
jumlah nilai tunai (A - B) > C akan
membuat sendiri

Bab 4: Informasi Akuntansi Diferensial 67


Contoh :
1. PT. X memproduksi suku cadang Y sebesar 1000 unit per tahun. Biaya produksi per unit
adalah sebagai berikut :
Biaya bahan baku Rp 500,-
Biaya tenaga kerja langsung Rp 500,-
BOP Variabel Rp 400,-
BOP Tetap Terhindarkan Rp 300,-
BOP Tetap Bersama Rp 200,-
Jumlah biaya produksi per unit Rp 1.900,-

Perusahaan memperoleh tawaran dari luar untuk membeli suku cadang Y dengan harga Rp
1.800,- per unit. Pertanyaan :
a. Apakah tawaran untuk membeli suku cadang Y dari luar tersebut diterima oleh
perusahaan (fasilitas dihentikan pemakaiannya)
b. Apakah tawaran untuk membeli suku cadang Y dari luar tersebut diterima oleh perusahaan
(fasilitas dapat disewakan Rp 350.000,- per tahun)
2. Perusahaan X selama ini membeli suku cadang Y dari luar seharga Rp 3.500,- per
unit, kebutuhan suku cadang Y 2000 unit per tahun. Perusahaan mempertimbangkan untuk
memproduksi sendiri suku cadang Y tersebut dengan biaya produksi per unit sebagai
berikut :
Biaya bahan baku Rp 500,-
Biaya tenaga kerja langsung Rp 1.000,-
BOP Variabel Rp 300,-
BOP Tetap Terhindarkan Rp 900,-
Jumlah biaya produksi per unit Rp 2.700,-
Pertanyaan :
a. Apakah rencana perusahaan untuk memproduksi sendiri suku cadang Y tersebut bisa
dilaksanakan (tidak ada tambahan fasilitas produksi)
b. Apakah rencana perusahaan untuk memproduksi sendiri suku cadang Y tersebut bisa
dilaksanakan (ada tambahan fasilitas produksi seharga Rp 3.500.000,-
UE = 3 tahun, ROI = 10 %)

Bab 4: Informasi Akuntansi Diferensial 68


2. MENJUAL ATAU MEMPROSES LEBIH LANJUT

Tidak ada tambahan fasilitas Pendapatan Diff. XX


produksi
A = Positif pilih proses lebih
lanjut
A = Negatif jangan pilih
proses lebih
Menjual atau lanjut By Diff. XX -
memproses A
lanjut

Pendapatan Diff. XX

Ada tambahan fasilitas produksi By Diff. XX -


A

Aktiva differensial B
Jika Nilai Tunai A selama UE Fasilitas Produksi > B Pilih proses lebih lanjut.
Jika Nilai Tunai A selama UE Fasilitas Produksi < B jangan pilih proses lebih lanjut.
Contoh : Menjual atau memproses lebih lanjut
Produk A diproduksi = 1000 unit/th
Harga Jual = Rp 100,-/unit
By Produksi dan Non Produksi Per Unit 1000 Unit
BBB 15 15.000
BTK 15 15.000
BOP-V 10 10.000
BOP-T 10 10.000
BY ADM & UMUM-T 10 10.000
BY PEMASARAN-T 10 10.000
70 70.000

Ada peningkatan permintaan produk A-1 (Produk A yang diolah) dengan harga Rp 150,-/unit.
1) Tidak perlu investasi
hanya perlu by pengolahan lebih lanjut Rp 25,-/unit.
Jawab : Pendapatan diff. (150 100) x 1000 = Rp 50.000,-
By diff (25 x 1000) = Rp 25.000,-
Laba diff (A) = Rp 25.000,-
A Positif usulan proses lebih lanjut diterima
Bab 4: Informasi Akuntansi Diferensial 69
2) Perlu investasi
Mesin : Hrg perolehan Rp 100.000,- UE = 5 th
ROI = 25%; By pengolahan Rp 25,-/unit.

3. MENGHENTIKAN ATAU MELANJUTKAN PRODUKSI PRODUK/ KEGIATAN


USAHA TTT

By Diff. :
By terhindarkan XX
Fasilitas lama dihentikan

Pendapatan Diff.:
Menghentikan Forgone Revenue XX -
atau Melanjutkan A = Positif pilih penghentian produksi A
A = Negatif pilih melanjutkan produksi

By Diff. :
By terhindarkan XX
By kesempatan XX +
Fasilitas lama dimanfaatkan Jml By. Diff XX

Pendapatan Diff.: XX -
A
A = Positif pilih penghentian produksi
A = Negatif pilih melanjutkan produksi

Contoh : Menghentikan atau melanjutkan produksi produk ttt / kegiatan ttt / departemen ttt
1) FASILITAS LAMA DIHENITKAN
Perusahaan terdiri dari 3 departemen : A, B, C
Laporan R/L tahun 1999 sebagai berikut :
A B C
Hasil penjualan 50 25 25
By Variabel 25 - 10 - 12 -
CM 25 15 13
By tetap terhindarkan 10 8 11
By tetap tidak terhindarkan 3+ 3+ 3+
Total by tetap 13 11 14
L/R 12 4 (1)

Perlu dipertahankan atau tidak ?

Bab 4: Informasi Akuntansi Diferensial 70


2) FASILITAS LAMA DIMANFAATKAN
Fasilitas di dept. C disewakan Rp 3,-/th, Bgm ?
Jawab :
(1) Manfaat :
By diff = By terhindarkan
BV 12
BT terhindarkan 11
Total manfaat 23
Pengorbanan :
Pendapatan diff. yang hilang 25
2
Depart C dipertahankan atau dilanjutkan

4. MENERIMA ATAU MENOLAK PESANAN KHUSUS

Pendapatan Diff. dari Pesanan Khusus XX


Menerima atau Tambahan pendapatan
Menolak dari pesanan khusus

By Diff. dari Pesanan Khusus XX -

Tambahan by dengan A
adanya pesanan khusus

Apabila A positif pesanan khusus diterima.


Apabila A negatif pesanan khusus ditolak.
Syarat tambahan :
pesanan khusus tersebut tidak merusak harga pasar regular
Perusahaan masih mempunyai kapasitas menganggur

Contoh Soal:
Perusahaan air mineral punya kapasitas normal 500.000 botol/th.
Kapasitas yang digunakan saat ini 400.000 botol, harga Rp 60,-
Biaya produksi/botol (dihitung berdasarkan kapasitas 500.000 botol) sebagai berikut:

Bab 4: Informasi Akuntansi Diferensial 71


BBB Rp 20,-
BTKL Rp 5,-
By lain-lain Var Rp 5,-
By Tetap Rp 50,-
Sebuah hotel ingin memesan 100.000 botol dengan harga Rp 40,-/botol. Atas pesanan tersebut
perusahaan juga harus membayar ongkos kirim Rp 150.000,-
Pesanan diterima/ditolak ?
Soal : Menjual atau memproses lebih lanjut
Sebuah perusahaan memproduksi kain mori dengan kapasitas normal 100.000 m.
Perusahaan dapat memilih antara seluruhnya dijual dalam mori kasar dengan harga jual Rp
350,-/m atau menjual dalam bentuk mori kasar 80% dan 20% diproses lebih lanjut dengan
harga jual Rp 700,-/m.
By pengolahan lanjutan Rp 250,-/m.
Data pengolahan :
Dari 20% yang diolah lebih lanjut, akan diperoleh :
75% menjadi mori halus
15% tetap merupakan mori kasar
10% rusak (tidak laku dijual)
Buat keputusannya
Jawab :
Diolah lebih lanjut = 20% x 100.000 m = 20.000 m
Mori halus = 75% x 20.000 m = 15.000 m
Mori kasar = 15% x 20.000 m = 3.000 m
Rusak = 10% x 20.000 m = 2.000 m

Pendapatan Diff :
- Pendapatan dari mori halus = 15.000 m x Rp 700,- = 10.500.000,-
- Pendapatan dari mori kasar = 3.000 m x Rp 350,- = 1.050.000,-
Pendapatan = 11.550.000,-
- By kesempatan = 20.000 m x Rp 350,- =( 700.000,-)
Pendapatan diff = 10.850.000,-
Biaya Diff : 20.000 m x Rp 250,- = 5.000.000,-
Laba = 5.850.000,-
Keputusan = Diproses lebih lanjut
Bab 4: Informasi Akuntansi Diferensial 72
D. RANGKUMAN
Salah satu fungsi penting manajemen adalah perencanaan. Dalam perencanaan,
mereka dihadapkan pada pengambilan keputusan yang menyangkut pemilihan berbagai
macam alternatif. Untuk memutuskan alternatif yang dipilih,mereka menghadapi
ketidakpastian. Oleh karena itu, manajemen memerlukan informasi yang dapat mengurangi
ketidakpastian yang mereka hadapi, sehingga memungkinkan mereka menentukan pilihan
dengan baik. Salah satu informasi penting yang biasanya diperlukan sebagai dasar
perencanaan dan pengambilan keputusan adalah informasi akuntansi diferensial. Dalam
pengambilan keputusan, manajemen menggunakan berbagai masukan didalam model
pengambilan keputusan mereka, yang dapat bersifat keuangan, non keuangan, dan bahkan
yang bersifat non kuantitatif.
E.PENDALAMAN MATERI

Mulyadi, 2001. Akuntansi Manajemen. Bab III.

F.SOAL LATIHAN

1.Informasi akuntansi diferensial tidak dihasilkan dari sistem akuntansi yang reguler seperti
halnya dengan informasi akuntansi penuh. Jelaskan mengapa demikian dan jelaskan pula
bagaimana sistem akuntansi reguler harus dirancang untuk memudahkan penyediaan
informasi akuntansi diferensial?

2.Biaya diferensial mempunyai pengertian yang sama dengan biaya variabel. Setujukah
saudara dengan pernyataan tersebut! Jelaskan jawaban saudara.

3.Biaya diferensial seringkali disebut dengan istilah biaya relevan, namun sebenarnya istilah
biaya relevan tidak cukup menggambarkan biaya diferensial. Jelaskan pernyataan
tersebut.

4.PT. Iwan Jaya menerima pesanan produk X dari perusahaan lain untuk memenuhi
kebutuhan perusahaan tersebut sebanyak 40.000 satuan pertahun, namun dengan harga
yang dibawah harga jual normal bahkan jauh dibawah biaya penuh produk tersebut.
Informasi Akuntansi Diferensial apakah yang bermanfaat untuk mengembangkan
keputusan menerima atau menolak pesanan tersebut, dan jelaskan pada situasi apa
manajemen PT. Iwan Jaya sebaiknya menolak pesanan tersebut?

5.Jelaskan perbedaan Informasi Akuntansi Penuh dengan Informasi Akuntansi Diferensial?

Bab 4: Informasi Akuntansi Diferensial 73