Anda di halaman 1dari 3

KESEHATAN

Kenali Arang Hitam yang Memiliki


Manfaat
Rabu 11 Jamadilakhir 1436 / 1 April 2015 04:00

Laporkan iklan ?

Laporkan iklan ?

BENTUKNYA yang gosong dan unik ini memiliki banyak manfaat, sering pula kita melihat
disekitar kita setelah kita beraktifitas tertentu semisal membakar batang pohon atau ranting.
Riset terbaru arang diubah menjadi penghantar zat antikanker pada tubuh manusia.
Penelitiannya dilakukan Japan Science and Technology Agency dan Japan Cancer Insitute,
Jepang.
Arang atau karbon diubah menjadi nanohorn, sejenis batang berukuran sepersejuta meter
yang salah satu ujung silindernya meruncing dan tertutup seperti tanduk.Pada ujung itu,
disempalkan butiran 1-2 nanometer obat kanker bernama cisplatin. Mirip memasukan obat ke
dalam kapsul.
Setelah disuntikkan ke tubuh pasien, nanohorn mengalir dalam darah, tidak menyebar ke
seluruh tubuh tetapi hanya terakumulasi di dalam sel-sel kanker. Sebab, sifat sel kanker lebih
mudah menyerap benda-benda berukuran 100 nanometer dibandingkan sel tubuh lainnya.
Setelah berkumpul di dalam sel kanker, obat dalam kapsul nanohorn itu perlahan lepas untuk
mematikan sel kanker. Sistem penghantar obat itu lebih efektif untuk pemusnahan kanker dan
tumor serta tanpa efek samping.
-Awet muda
Menurut Professor Tourey, arang tak berbau dan tak berasa mampu menyerap 60% zat
beracun di dalam tubuh yang masuk ke seluruh jaringan pencernaan seperti usus halus, usus
besar, dan perut. Ia efektif bekerja 1,5 jam setelah konsumsi. Arang memiliki pori yang
banyak dan luas, sehingga kemampuan menyerapnya tinggi, kata Tjuju Nurhayati, peneliti di
Pusat Penelitian dan Pengembangan Kehutanan, Bogor.
Penelitian lain dilakukan Richard C. Kaufman, Ph.D dari National Health Federation,
Minessota, Amerika Serikat. Arang terbukti bersifat antipenuaan dan memperpanjang umur
sebanyak 40% hewan percobaan.
Itu karena arang menjaga sensitivitas tubuh dari bahan kimia dan racun yang merusak sel
tubuh. Arang juga menyeimbangkan metabolisme lemak, menurunkan kinerja sintesis protein
pemicu penuaan, penurunan RNA, penghambat arteriosklerosis dan fibrosis. Dosis yang
dianjurkan sebanyak 30 gram per hari diminum 2 kali seminggu saat perut kosong.
Arang sebagai pereduksi kolesterol dan penghambat penyakit dilansir oleh British Journal of
Nutrition. Sejumlah pasien berkolesterol tinggi yang diberi konsumsi 8 g arang per hari turun
25% dari total kolesterol, 41% kolesterol jahat LDL (low density lipoprotein), serta
melipatgandakan rasio HDL/LDL kolesterol. Itu karena arang menyerap penyumbat jantung
dan melancarkan peredaran darah koroner.
-Pupuk
Selain menjaga kesehatan tubuh manusia, arang juga digunakan untuk kebutuhan lain. Di
Jepang, misalnya, arang merupakan komponen utama upacara minum teh sejak 1522. Arang
yang digunakan harus tak berbunyi, tanpa berasap, dan tak berbau, kata Jhoni W Utama,
direktur PT Dian Niaga, eksportir arang di Jakarta.
Untuk pertumbuhan tanaman teh pun tak bisa lepas dari jasa charcoal-nama dagang arang di
dunia. Takehiko Hoshi dari Tokai University, Jepang, meneliti efek arang terhadap tanah
perkebunan teh selama 10 tahun di bagian timur Shizuoka, Jepang.
Arang yang ditaburkan di sekeliling tanaman teh masing-masing 100g memberikan efek
pertumbuhan tinggi dan volume produksi meningkat 40% dibanding tanaman yang tak
ditaburi arang. Penyebabnya, arang mengubah air yang terperangkap dalam tanah menjadi air
mineral lantaran berikatan dengan mineral-mineral arang.
Arang juga mengikat nutrisi di udara seperti nitrogen penyebab pH di dalam tanah tetap
netral. Selain kaya mineral arang juga bersifat antibakteri dan beberapa jenis asam-asam
penyubur tanaman, kata Tjuju.
Konsep itulah yang diterapkan Korea Selatan untuk menjaga kesuburan rumput lapangan
golf. Minimal satu ton arang batok kelapa untuk lapangan golf yang dipakai di lapisan
ketiga, kata Jhony. Manfaatnya, menyerap kelembapan berlebih sehingga cendawan tidak
berkembang dan menghalau hama-hama perusak rumput.
-Baju arang
Dari sekian banyak faedah arang, penggunaan terbesar sebagai karbon aktif. Maksudnya,
arang diubah struktur karbonnya dengan dibebaskan dari ikatan unsur lain sehingga
permukaan dan pusat aktifnya menjadi luas.
Awalnya, luas permukaan arang berkisar 300 m2/g setelah diaktivasi menjadi 3.500 m2.
Semakin luas pusat aktif arang, daya absorsi terhadap cairan dan gas lebih tinggi. Daya
serapnya mencapai 25-1.000% dari bobot arang aktif.
Arang-arang itu dibentuk dalam berbagai rupa, antara lain dinding partisi, penyegar kulkas,
vas bunga, dan ornamen meja. Bahkan di Taiwan dijadikan baju, selimut, kaus kaki, dan
tirai, kata Jhonny. Hal itu dilakukan oleh Ema Hsieh dari Taiwans Industrial Technology
Research Institute, Taiwan.
Hasil penelitian Ema, arang mampu melepaskan sinar ultra inframerah yang menghangatkan
tubuh. Ia memperbaiki peredaran darah, melepaskan ion negatif yang menyeimbangkan
energi dalam tubuh, serta bekerja pada sistem parasimpatetik sebagai penenang pikiran dan
badan. Benang arang bersifat antimikroba, menyerap bau lebih baik, dan menghalau radiasi
gelombang elektromagnetik perusak sel tubuh.
Dengan segudang manfaat itu, sudah sewajarnya kita memperlakukan arang tak sekadar
barang gosong pemanggang daging satai atau pun penjernih air seperti yang selama ini
diaplikasikan. Di balik legamnya, barang gosong itu kaya manfaat.[aldi/ wahw33d]