Anda di halaman 1dari 4

Identitas Os

Nama Pasien : Tn. A


Jenis Kelamin : Laki-laki
Usia : 56 tahun
No. Rekam Medik : 27-95-96
Ruang rawat : Antasena, Bedah Laki-laki
Alamat : Rancabungur, Bogor
Agama : Islam
Pekerjaan : Pedagang kaki lima
Tanggal Masuk RS : 10 Februari 2014
Tanggal Pengamatan : 11 Februari 2014
Diagnosa Medis : Hemoroid Grade III, Anemia

Data Subyektif
Keluhan Utama Os:
Nyeri ketika BAB
Feses berdarah
Benjolan di anus
Riwayat Personal Os:
Os bekerja sebagai pedagang kaki lima
Os jarang berolah raga
Os memiliki riwayat penyakit asam urat

Riwayat Diet Pasien


Kebiasaan makan SMRS Os:
Frekuensi 3 x/hari
MP 2.5p, LH 2p, LN 1p, Sayur 1.75p, goreng-gorengan 3p,
jajan pasar 2p, teh manis (gula 3p), minyak/santan 9p.
Suka mengkonsumsi makanan bersantan seperti lontong
sayur dan masakan padang lainnya.
Suka sayur dan buah, namun jarang mengkonsumsi
Data Obyektif
Antropometri
Umur : 56 tahun
BB aktual : 59 kg
BB ideal : 50 kg
TB : 156 cm
IMT : 24,2 Kg/m2
Status Gizi : Overweight (WHO Asia Pasifik 2000)
Pemeriksaan fisik:
Kesadaran: sadar penuh (compose mentis), nyeri saat BAB,
terdapat benjolan di bagian anus.

Diagnosis
Diagnosis Medis:
Hemoroid Grade III dan Anemia.
Diagnosis Gizi:
Domain Intake
(NI.5.7.1) Kelebihan asupan zat gizi berkaitan dengan
kebiasaan makan makanan bersantan yang ditandai dengan
kelebihan asupan SMRS energi (111,7%), lemak (165,7%), dan
karbohidrat (102,3%)
Domain Klinis
(NK.3.3) Overweight berkaitan dengan kelebihan asupan
lemak (165,7%) ditandai dengan nilai IMT > 23.
Domain Behaviour
(NB.2.2) Kurang pengetahuan terkait makanan dan zat gizi
berkaitan dengan pola makan yang kurang baik yang ditandai
dengan kurangnya konsumsi sayuran dan buah-buahan.
PENATALAKSANAAN /
INTERVENSI
Penatalaksanaan Diet
Diet pra bedah: diet tanpa serat yang dianjurkan
oleh dokter yaitu berupa bubur dan ekstra telur.
Diet pasca bedah: diet rendah kalori (1500 kkal),
rendah serat, serta rendah purin, diberikan secara
bertahap mulai dari ketersediaan 85% dengan
target asupan 90% dari kebutuhan energi Os
dengan konsistensi lunak.
Monitoring dan Evaluasi

Konseling Gizi
Materi : Diet tinggi serat
Sasaran : Os dan Keluarga
Waktu : Tanggal 15 Febuari 2014 selama 15 menit
Tempat : Anatasena Internis 7
Metode : Bed Side Teaching (BST)
Media : Leaflet
Tujuan : Memberikan pengetahuan kepada keluarga
dan Os tentang pola makan bergizi, beragam, berimbang.
Memotivasi untuk memperbaiki gaya hidup untuk rutin
melakukan aktivitas fisik.
Evaluasi : Memberikan kesempatan Os dan anggota
keluarga untuk bertanya dan kembali menanyakan hal-hal
terkait penejlasan sebelumnya.