Anda di halaman 1dari 17

MENTERI KEUANGAN

REPUBLIK INDONESIA

- 152 -

1. NAMA JABATAN : Kepala Bagian Teknologi Informasi

2. IKHTISAR JABATAN :

Menyusun rencana strategis dan kebijakan teknologi informasi, melaksanakan


analisis, perancangan dan pengembangan serta implementasi sistem, dan
melaksanakan operasional layanan teknologi informasi.

3. TUJUAN JABATAN :

Terwujudnya tata kelola teknologi informasi yang baik melalui penyusunan


konsep rencana strategis dan kebijakan teknologi informasi yang dapat
digunakan sebagai acuan dalam perancangan, pengembangan, dan
implementasi sistem aplikasi demi terlaksananya operasional layanan TI di
lingkungan Direktorat Jenderal Pengelolaan Utang sesuai kesepakatan tingkat
layanan.

4. URAIAN TUGAS DAN KEGIATAN :

4.1. Merumuskan dan mengevaluasi rencana strategis tata kelola teknologi


informasi.

4.1.1. Menerima dan mempelajari disposisi Sekretaris Direktorat Jenderal


mengenai rencana strategis tata kelola TI pada Direktorat Jenderal
Pengelolaan Utang;
4.1.2. Memberi disposisi kepada Kepala Subbagian Perancangan Sistem
TI untuk mempelajari lebih lanjut dan mengevaluasi rencana
strategis tata kelola TI tahun berjalan;
4.1.3. Membahas bersama para Kepala Subbagian dan pihak terkait
mengenai rencana strategis tata kelola TI;
4.1.4. Memberi disposisi kepada Kepala Subbagian Perancangan Sistem
TI untuk merumuskan rencana strategis tata kelola TI dan konsep
nota dinas;
4.1.5. Meneliti dan mengoreksi konsep rencana strategis tata kelola TI
dan konsep nota dinas serta menyampaikannya kepada Sekretaris
Direktorat Jenderal.

4.2. Merumuskan dan mengevaluasi kebijakan dan standar tata kelola teknologi
informasi.

4.2.1. Menerima dan mempelajari disposisi Sekretaris Direktorat Jenderal


mengenai kebijakan dan standar tata kelola TI pada Direktorat
Jenderal Pengelolaan Utang;
4.2.2. Memberi disposisi kepada Kepala Subbagian Perancangan Sistem
TI untuk mempelajari lebih lanjut dan mengevaluasi kebijakan dan
standar tata kelola TI Direktorat Jenderal Pengelolaan Utang;
4.2.3. Membahas bersama para Kepala Subbagian dan pihak terkait
mengenai kebijakan dan standar tata kelola TI;
MENTERI KEUANGAN
REPUBLIK INDONESIA

- 153 -

4.2.4. Memberi disposisi kepada Kepala Subbagian Perancangan Sistem


TI untuk merumuskan kebijakan dan standar tata kelola TI dan
konsep nota dinas;
4.2.5. Meneliti dan mengoreksi konsep rencana strategis tata kelola TI
dan konsep nota dinas serta menyampaikannya kepada Sekretaris
Direktorat Jenderal.

4.3. Melakukan pengawasan internal pelaksanaan tata kelola teknologi


informasi.

4.3.1. Memberi disposisi kepada Kepala Subbagian Perancangan Sistem


TI untuk menyiapkan bahan dalam rangka pelaksanaan
pengawasan internal tata kelola TI;
4.3.2. Membahas bersama para kepala Subbagian di lingkungan Bagian
Teknologi Informasi mengenai jenis dan langkah-langkah
pengawasan yang akan dilakukan;
4.3.3. Memberi disposisi kepada Kepala Subbagian Perancangan Sistem
TI untuk menyusun langkah-langkah pengawasan tata kelola TI;
4.3.4. Melakukan pengawasan internal pelaksanaan tata kelola TI;
4.3.5. Memberi disposisi kepada Kepala Subbagian Perancangan Sistem
TI untuk menyusun laporan hasil pengawasan tata kelola TI dan
menyiapkan konsep nota dinas;
4.3.6. Meneliti, mengoreksi, dan menendatangani laporan hasil
pengawasan tata kelola TI dan nota dinas;
4.3.7. Menyampaikan laporan hasil pengawasan tata kelola TI dan nota
dinas kepada Sekretaris Direktorat Jenderal.

4.4. Merumuskan ICT Blue Print, ICT Plan,dan Disaster Recovery Plan DJPU.

4.4.1. Menerima dan mempelajari disposisi Sekretaris Direktorat Jenderal


terkait rencana penyusunan ICT Blue Print, ICT Plan, dan Disaster
Recovery Plan Direktorat Jenderal Pengelolaan Utang;
4.4.2. Memberi disposisi kepada Kepala Subbagian Perancangan Sistem
TI untuk merumuskan bahan penyusunan konsep ICT Blue Print,
ICT Plan, dan Disaster Recovery Plan Direktorat Jenderal
Pengelolaan Utang;
4.4.3. Membahas bersama para Kepala Subbagian dan pihak terkait
mengenai materi dan langkah-langkah penyusunan konsep ICT
Blue Print, ICT Plan, dan Disaster Recovery Plan Direktorat
Jenderal Pengelolaan Utang;
4.4.4. Memberi disposisi kepada Kepala Subbagian Perancangan Sistem
TI untuk melakukan assessment terhadap kondisi TI saat ini dan
membuat gap analysis;
4.4.5. Memberi disposisi kepada Kepala Subbagian Perancangan Sistem
TI untuk merumuskan konsep ICT Blue Print, ICT Plan, dan
Disaster Recovery Plan Direktorat Jenderal Pengelolaan Utang dan
konsep nota dinas;
MENTERI KEUANGAN
REPUBLIK INDONESIA

- 154 -

4.4.6. Meneliti dan mengoreksi konsep ICT Blue Print, ICT Plan, Disaster
Recovery Plan Direktorat Jenderal Pengelolaan Utang, dan konsep
nota dinas serta menyampaikannya kepada Sekretaris Direktorat
Jenderal.
4.5. Merumuskan Layanan TI sesuai proses bisnis di lingkungan DJPU.
4.5.1. Menerima dan mempelajari disposisi Sekretaris Direktorat Jenderal
terkait rencana perumusan layanan TI;
4.5.2. Memberi disposisi kepada Kepala Subbagian Perancangan Sistem
TI untuk menyiapkan bahan perumusan layanan TI;
4.5.3. Membahas bersama para Kepala Subbagian dan Pengguna
mengenai jenis layanan TI yang dibutuhkan oleh Pengguna dan
yang akan disediakan oleh Bagian Teknologi Informasi;
4.5.4. Memberi disposisi kepada Kepala Subbagian Perancangan Sistem
TI untuk merumusan layanan TI yang akan disediakan dan konsep
nota dinas;
4.5.5. Meneliti dan mengoreksi konsep layanan TI dan konsep nota dinas
serta menyampaikannya kepada Sekretaris Direktorat Jenderal.
4.6. Merumuskan infrastruktur TI yang dibutuhkan dalam memberikan
layanan TI.
4.6.1. Memberi disposisi kepada Kepala Subbagian Perancangan Sistem
TI untuk menyiapkan bahan perancangan infrastruktur TI terkait
dengan layanan TI yang akan disediakan;
4.6.2. Mempelajari dan menganalisis rancangan, jenis, spesifikasi, dan
kapasitas infrastruktur TI yang dibutuhkan;
4.6.3. Membahas bersama para Kepala Subbagian dan pihak terkait
mengenai rancangan, jenis, spesifikasi, dan kapasitas infrastruktur
TI yang dibutuhkan;
4.6.4. Memberi disposisi kepada Kepala Subbagian Perancangan Sistem
TI untuk menyusun rancangan infrastruktur TI mengacu pada
hasil pembahasan;
4.6.5. Melakukan koordinasi dengan Kepala Bagian Umum dalam hal
pengadaan infrastruktur TI;
4.6.6. Memberi disposisi kepada Kepala Subbagian Perancangan Sistem
TI untuk menyiapkan konsep nota dinas mengenai persetujuan
rancangan infrastruktur TI dan permintaan pengadaan
infrastruktur TI;
4.6.7. Meneliti, mengoreksi, dan menandatangani nota dinas dan
menyampaikan kepada Sekretaris Direktorat Jenderal dilampiri
konsep rancangan infrastruktur TI.
4.7. Merencanakan pembangunan dan pengembangan sistem aplikasi.
4.7.1. Memberi disposisi kepada Kepala Subbagian Perancangan Sistem
TI untuk menyiapkan konsep nota dinas permintaan masukan
pembangunan atau pengembangan sistem aplikasi kepada seluruh
Pengguna;
MENTERI KEUANGAN
REPUBLIK INDONESIA

- 155 -

4.7.2. Meneliti, mengoreksi, dan memaraf nota dinas dan


menyampaikannya kepada Sekretaris Direktorat Jenderal;
4.7.3. Membahas bersama para Kepala Subbagian mengenai masukan
pembangunan atau pengembangan sistem aplikasi dari seluruh
Pengguna;
4.7.4. Memberi disposisi kepada Kepala Subbagian Perancangan Sistem
TI untuk membuat konsep perencanaan dan prioritas
pembangunan serta pengembangan sistem aplikasi, serta konsep
nota dinas;
4.7.5. Meneliti, mengoreksi, dan menandatangani nota dinas dan
menyampaikan kepada Sekretaris Direktorat Jenderal dilampiri
konsep perencanaan pembangunan dan pengembangan sistem
aplikasi.

4.8. Merumuskan spesifikasi kebutuhan perangkat lunak, perangkat keras dan


atau jaringan komputer dalam rangka implementasi sistem aplikasi.

4.8.1. Menerima dan mempelajari disposisi Sekretaris Direktorat Jenderal


mengenai permohonan pengadaan atau pengembangan sistem
aplikasi;
4.8.2. Memberi disposisi kepada Kepala Subbagian Perancangan Sistem
TI untuk mempelajari dan merumuskan Spesifikasi kebutuhan
user (User Requirement) dan spesifikasi kebutuhan sistem (System
Requirement Specification/SRS);
4.8.3. Membahas bersama Kepala Subbagian dan pihak terkait mengenai
rumusan User Requirement dan System Requirement Specification;
4.8.4. Menandatangani User Requirement dan System Requirement
Specification bersama pihak terkait;
4.8.5. Memberi disposisi kepada Kepala Subbagian Perancangan Sistem
TI untuk merumuskan rancangan sistem aplikasi dan rancangan
database;
4.8.6. Membahas bersama para Kepala Subbagian mengenai konsep
rancangan sistem aplikasi dan rancangan database;
4.8.7. Menyetujui rancangan sistem aplikasi dan rancangan database.

4.9. Merumuskan Konsep Kesepakatan Tingkat Layanan (Service Level


Agreement/SLA), Operational Level Agreement /OLA) dan Underpinning
Contract/UC).

4.9.1. Mempelajari bahan-bahan terkait penyusunan SLA/OLA/UC;


4.9.2. Memberi disposisi kepada Kepala Subbagian Operasional Layanan
TI untuk menyusun konsep SLA/OLA/UC;
4.9.3. Membahas bersama Kepala Subbagian dan pengguna mengenai
konsep SLA, membahas bersama Kepala Subbagian mengenai
konsep OLA, membahas bersama para Kepala Subbagian dan
vendor mengenai konsep UC;
MENTERI KEUANGAN
REPUBLIK INDONESIA

- 156 -

4.9.4. Memberi disposisi kepada Kepala Subbagian Operasional Layanan


TI untuk memperbaiki konsep SLA/OLA/UC sesuai hasil
pembahasan dan menyiapkan nota dinas;
4.9.5. Meneliti dan mengoreksi konsep nota dinas dan menyampaikan
kepada Sekretaris Direktorat Jenderal dilampiri dengan SLA/UC;
4.9.6. Menandatangani OLA bersama masing-masing Kepala Subbagian di
lingkungan Bagian TI.

4.10. Memantau Capaian SLA/OLA/UC.

4.10.1. Memberi disposisi kepada Kepala Subbagian Operasional


Layanan TI untuk melakukan pemantauan pencapaian
SLA/OLA/UC dan menyusun konsep hasil pemantauan;
4.10.2. Meneliti konsep hasil pemantauan pencapaian SLA/OLA/UC;
4.10.3. Membahas bersama para Kepala Subbagian dan Pelaksana
mengenai hasil pemantauan capaian SLA, OLA, dan UC;
4.10.4. Memberi disposisi kepada Kepala Subbagian Operasional
Layanan TI untuk menyusun konsep nota dinas mengenai
laporan capaian SLA/OLA/UC;
4.10.5. Meneliti, mengoreksi, dan menandatangani konsep nota dinas
dan menyampaikan kepada Sekretaris Direktorat Jenderal
dilampiri dengan laporan pemantauan capaian SLA/OLA/UC.

4.11. Melaksanakan pembangunan dan pengembangan sistem aplikasi.

4.11.1. Memberi disposisi kepada Kepala Subbagian Pengembangan dan


Implementasi Sistem I/II untuk melakukan koordinasi dengan
pihak terkait untuk mempersiapkan sistem aplikasi sesuai User
Requirement dan System Requirement Specification;
4.11.2. Memberi disposisi kepada Kepala Subbagian Pengembangan dan
Implementasi Sistem I/II untuk melaksanakan kegiatan
pembangunan dan pengembangan sistem aplikasi sesuai dengan
User Requirement dan System Requirement Specification yang
telah ditetapkan sebelumnya;
4.11.3. Membahas bersama Kepala Subbagian Pengembangan dan
Implementasi Sistem I/II dan Pelaksana setiap terjadi
permasalahan dalam kegiatan pembangunan dan pengembangan;
4.11.4. Memberi disposisi kepada Kepala Subbagian Pengembangan dan
Implementasi Sistem I/II untuk membuat dokumentasi teknis
serta menyusun Buku Petunjuk Pengoperasian;
4.11.5. Memberikan persetujuan untuk dilakukan pengujian (Users
Acceptance Test) terhadap sistem aplikasi yang telah selesai
dibangun/dikembangkan.
MENTERI KEUANGAN
REPUBLIK INDONESIA

- 157 -

4.12. Melakukan pengujian sistem aplikasi.

4.12.1. Memberi disposisi kepada Kepala Subbagian Pengembangan dan


Implementasi Sistem I/II untuk menginventarisir dan
mengumpulkan dummy data sehingga diperoleh data contoh
(sample) yang mampu mewakili pola data transaksi yang
sebenarnya, menyusun Quality Assurance dan membuat Users
Acceptance Test;
4.12.2. Membahas langkah-langkah pengujian sistem aplikasi bersama
para kepala subbagian dan pelaksana;
4.12.3. Melaksanakan pengujian sistem aplikasi dengan Pengguna pada
development server dan memberi disposisi kepada Kepala
Subbagian Pengembangan dan Implementasi Sistem I/II untuk
menginventarisir seluruh bug atau kesalahan-kesalahan yang
terjadi selama pelaksanaan pengujian dan seluruh masukan yang
dari Pengguna;
4.12.4. Memberi disposisi kepada Kepala Subbagian Pengembangan dan
Implementasi Sistem I/II untuk melakukan perbaikan Sistem
Aplikasi berdasarkan bug yang terjadi dan umpan balik dari
Pengguna;
4.12.5. Memberi disposisi kepada Kepala Subbagian Pengembangan dan
Implementasi Sistem I/II untuk menyiapkan konsep nota dinas
mengenai laporan penyelesaian sistem aplikasi;
4.12.6. Memeriksa, mengoreksi, dan menandatangani nota dinas
penyelesaian sistem aplikasi, kemudian menyampaikan kepada
Sekretaris Direktorat Jenderal.

4.13. Melakukan implementasi sistem aplikasi.

4.13.1. Memberi disposisi kepada Kepala Subbagian Pengembangan dan


Implementasi Sistem I/II untuk melakukan koordinasi dengan
Pengguna dalam rangka implementasi sistem aplikasi;
4.13.2. Memberi disposisi kepada Kepala Subbagian Pengembangan dan
Implementasi Sistem I/II untuk memberikan pelatihan
pengoperasian sistem aplikasi;
4.13.3. Memberi disposisi kepada Kepala Subbagian Pengembangan dan
Implementasi Sistem I/II untuk menginstall sistem aplikasi pada
production server sesuai System Requirement Specification yang
telah ditetapkan sebelumnya;
4.13.4. Melakukan pemantauan untuk memastikan tidak ada
permasalahan saat sistem aplikasi dijalankan;
4.13.5. Memberi disposisi kepada Kepala Subbagian Pengembangan dan
Implementasi Sistem I/II untuk menyiapkan konsep nota dinas,
dan konsep surat edaran mengenai laporan implementasi sistem
aplikasi;
4.13.6. Memeriksa, mengoreksi, dan menandatangani nota dinas,
kemudian menyampaikan kepada Sekretaris Direktorat Jenderal.
MENTERI KEUANGAN
REPUBLIK INDONESIA

- 158 -

4.14. Mengelola dokumentasi sistem informasi.

4.14.1. Memberi disposisi kepada kepada para Kepala Subbagian untuk


menyiapkan bahan pembuatan standar pengelolaan dokumentasi
sistem informasi;
4.14.2. Mempelajari bahan pembuatan standar pengelolaan dokumentasi
sistem informasi dan memberi pengarahan kepada para Kepala
Subbagian;
4.14.3. Memberi disposisi kepada para Kepala Subbagian untuk
membuat konsep standar pengelolaan dokumentasi sistem
informasi meliputi versioning dokumen;
4.14.4. Meneliti dan mengoreksi konsep standar pengelolaan
dokumentasi sistem informasi;
4.14.5. Membahas konsep standar pengelolaan dokumentasi sistem
informasi bersama para kepala subbagian dan pelaksana;
4.14.6. Memberikan persetujuan terhadap standar pengelolaan
dokumentasi sistem informasi;
4.14.7. Memberi disposisi kepada para Kepala Subbagian untuk
mendokumentasikan seluruh sistem informasi sesuai standar
yang telah ditetapkan.

4.15. Melaksanakan operasional layanan TI.

4.15.1. Menerima disposisi Sekretaris Direktorat Jenderal mengenai


permintaan layanan teknologi informasi;
4.15.2. Memberi disposisi kepada Kepala Subbagian Operasional
Layanan Teknologi Informasi untuk memberikan layanan TI yang
diminta sesuai standar layanan;
4.15.3. Memberikan pengarahan kepada Kepala Subbagian Operasional
Layanan Teknologi Informasi dalam menyelesaikan permintaan
layanan TI;
4.15.4. Membahas bersama para kepala subbagian, Pengguna dan atau
pihak lain bila terdapat permintaan layanan yang memerlukan
koordinasi dengan pihak lain;
4.15.5. Memberi disposisi kepada Kepala Subbagian Operasional
Layanan Teknologi Informasi untuk merumuskan konsep nota
dinas mengenai laporan penyelesaian permintaan layanan TI;
4.15.6. Memeriksa, mengoreksi, dan menandatangani/memaraf nota
dinas, kemudian menyampaikan kepada Sekretaris Direktorat
Jenderal.

4.16. Menangani Gangguan Perangkat TI.

4.16.1. Menerima informasi dari Kepala Subbag dan atau dari Petugas
Service Desk mengenai adanya gangguan layanan TI;
4.16.2. Memberi pengarahan kepada Kepala Subbag terkait mengenai
langkah-langkah menangani gangguan;
MENTERI KEUANGAN
REPUBLIK INDONESIA

- 159 -

4.16.3. Membahas bersama para kepala subbagian, Pengguna dan atau


pihak lain bila terdapat gangguan layanan TI yang memerlukan
koordinasi dengan pihak lain dalam rangka membuat impact
analysis;
4.16.4. Melaporkan kepada Sekretaris Direktorat Jenderal, bila terjadi
gangguan layanan TI yang berdampak luas pada kelangsungan
operasi bisnis non kritis organisasi (kategori high) atau
berdampak pada kelangsungan operasi bisnis kritis organisasi
dan harus diambil tindakan resolusi segera sedini mungkin
termasuk pengalokasian sumber daya (kategori Immediate);
4.16.5. Memberi disposisi kepada Kepala Subbagian terkait yang
menerima ekskalasi untuk menangani gangguan layanan TI;
4.16.6. Melaporkan penyelesaian penanganan gangguan layanan TI
kepada Sekretaris Direktorat Jenderal.

4.17. Melakukan pengelolaan fasilitas Data Center.

4.17.1. Memberi disposisi kepada Kepala Subbagian Operasional


Layanan Teknologi Informasi untuk menyiapkan bahan
pengelolaan fasilitas data center;
4.17.2. Membahas bersama Kepala Subbagian dan pihak terkait untuk
membahas standar pengelolaan fasilitas data center;
4.17.3. Memberi disposisi kepada Kepala Subbagian Operasional
Layanan Teknologi Informasi untuk melaksanakan pengelolaan
fasilitas data center sesuai standar yang telah ditetapkan;
4.17.4. Memberikan laporan kepada Sekretaris Direktorat Jenderal
mengenai pengelolaan fasilitas data center.

4.18. Melakukan penyimpanan data elektronik.

4.18.1. Memberi disposisi kepada Kepala Subbagian Operasional


Layanan Teknologi Informasi untuk menyiapkan bahan dalam
rangka penyimpanan data elektronik;
4.18.2. Membahas bersama para Kepala Subbagian dan pihak terkait
standar dan prosedur penyimpanan data elektronik;
4.18.3. Memberi disposisi kepada Kepala Subbagian Operasional
Layanan Teknologi Informasi untuk merumuskan konsep standar
dan prosedur/perubahan standar dan prosedur penyimpanan
data elektronik sesuai dengan hasil pembahasan;
4.18.4. Meneliti dan mengoreksi konsep standar dan
prosedur/perubahan standar dan prosedur penyimpanan data
elektronik;
4.18.5. Memberi disposisi kepada Kepala Subbagian Operasional
Layanan Teknologi Informasi untuk merumuskan konsep nota
dinas mengenai penetapan standar dan prosedur/perubahan
standar dan prosedur penyimpanan data elektronik;
4.18.6. Meneliti, mengoreksi, dan menandatangani nota dinas dan
menyampaikannya kepada Sekretaris Direktorat Jenderal;
MENTERI KEUANGAN
REPUBLIK INDONESIA

- 160 -

4.18.7. Memberi disposisi kepada Kepala Subbagian Operasional


Layanan Teknologi Informasi untuk melakukan proses
penyimpanan data elektronik secara berkala sesuai dengan
standar dan prosedur yang telah ditetapkan.

4.19. Memelihara layanan internet dan email di lingkungan Direktorat Jenderal


Pengelolaan Utang.

4.19.1. Mempelajari dan menganalisis kondisi layanan internet dan email


di lingkungan Direktorat Jenderal Pengelolaan Utang;
4.19.2. Memberi disposisi kepada Kepala Subbagian Operasional
Layanan Teknologi Informasi untuk mengidentifikasi kondisi dan
kebutuhan pemeliharaan/perbaikan layanan internet dan email;
4.19.3. Membahas pelaksanaan pemeliharaan/ perbaikan kondisi
layanan internet dan email;
4.19.4. Memberi disposisi kepada Kepala Subbagian Operasional
Layanan Teknologi Informasi untuk melaksanakan
pemeliharaan/ perbaikan layanan internet dan email;
4.19.5. Memberi disposisi kepada Kepala Subbagian Operasional
Layanan Teknologi Informasi untuk merumuskan konsep laporan
hasil pelaksanaan pemeliharaan/ perbaikan layanan internet dan
email dan konsep nota dinas;
4.19.6. Memeriksa konsep laporan dan konsep nota dinas,
menandatangani dan menyampaikannya kepada Sekretaris
Direktorat Jenderal.

4.20. Melaksanakan IT Project Management dalam kegiatan pembangunan


pengembangan sistem aplikasi.

4.20.1. Menerima disposisi dari Sekretaris Direktorat Jenderal untuk


melakukan IT Project Management dalam kegiatan
pembangunan/pengembangan sistem aplikasi;
4.20.2. Mengusulkan pembentukan tim/kelompok kerja dalam
pelaksanaan IT Project Management (bila diperlukan) dan
memberi disposisi kepada Kepala Subbagian Pengembangan dan
Implementasi Sistem I/II untuk melakukan koordinasi dengan
pihak ketiga mengenai kegiatan pembangunan/pengembangan
sistem aplikasi;
4.20.3. Memberi disposisi kepada Kepala Subbagian Pengembangan dan
Implementasi Sistem I/II untuk melakukan segala persiapan
penyelenggaraan rapat pembahasan langkah-langkah
pembangunan/pengembangan sistem aplikasi;
4.20.4. Melakukan rapat pembahasan dengan pihak terkait dan memberi
disposisi kepada Kepala Subbagian Pengembangan dan
Implementasi Sistem I/II untuk membantu merumuskan quality
assurance dan user acceptance test;
4.20.5. Membahas bersama para kepala subbagian mengenai rumusan
quality assurance dan user acceptance test;
MENTERI KEUANGAN
REPUBLIK INDONESIA

- 161 -

4.20.6. Memberi disposisi kepada Kepala Subbagian Pengembangan dan


Implementasi Sistem I/II untuk mengkoordinir persiapan
pelaksanaan quality assurance dan user acceptance test dan
menyiapkan konsep nota dinas;
4.20.7. Meneliti, mengoreksi, dan menandatangani nota dinas mengenai
laporan pelaksanaan quality assurance dan user acceptance test;
4.20.8. Menyampaikan nota dinas dan laporan pelaksanaan quality
assurance dan user acceptance test kepada Sekretaris Direktorat
Jenderal.

4.21. Mengelola pertukaran data elektronik.

4.21.1. Melakukan koordinasi teknis internal Bagian TI mengenai


pelaksanaan pertukaran data elektronik;
4.21.2. Memberi disposisi kepada Kepala Subbagian Operasional
Layanan Teknologi Informasi untuk menjalankan sistem
pertukaran data sesuai dengan desain teknis yang ada;
4.21.3. Memberi disposisi kepada Kepala Subbagian Operasional
Layanan Teknologi Informasi untuk merumuskan konsep nota
dinas dan konsep laporan pelaksanaan pertukaran data;
4.21.4. Memeriksa, mengoreksi, dan menandatangani nota dinas dan
laporan pelaksanaan pertukaran data elektronik;
4.21.5. Menyampaikan nota dinas dan laporan pelaksanaan pertukaran
data elektronik kepada Sekretaris Direktorat Jenderal.

4.22. Mengelola Keamanan Layanan TI.

4.22.1. Menerima dan meneliti bahan kajian kebijakan keamanan


informasi layanan TI;
4.22.2. Mempelajari hasil kajian kebijakan keamanan informasi layanan
TI;
4.22.3. Melakukan diskusi pemahaman kebijakan keamanan informasi
dalam rangka melindungi kerahasiaan, keutuhan, dan
ketersediaan asset informasi yang dikelola, bersama para Kepala
Subbagian;
4.22.4. Memberi disposisi kepada Kepala Subbagian Operasional
Layanan Teknologi Informasi untuk melakukan pengamanan
layanan TI;
4.22.5. Melakukan pengawasan dan pemantauan terhadap kegiatan
pengamanan Layanan TI;
4.22.6. Melaporkan pelaksanaan pengamanan layanan TI kepada
Sekretaris Direktorat Jenderal.

4.23. Merumuskan bahan masukan Rencana Strategis, Rencana Kerja, RKA-KL,


Rencana Kerja Tahunan, Uraian Jabatan, Indikator Kinerja Utama,
Analisis Beban Kerja dan Laporan Akuntabilitas Kinerja Instansi
Pemerintah Bagian TI.
MENTERI KEUANGAN
REPUBLIK INDONESIA

- 162 -

4.23.1. Menerima disposisi Sekretaris Direktorat Jenderal dan


mempelajari Rencana Strategis, Rencana Kerja, RKA-KL, Rencana
Kerja Tahunan, Uraian Jabatan, Indikator Kinerja Utama,
Analisis Beban Kerja;
4.23.2. Memberi disposisi kepada para Kepala Subbagian untuk
merumuskan bahan masukan Rencana Strategis, Rencana Kerja,
RKA-KL, Rencana Kerja Tahunan, Uraian Jabatan, Indikator
Kinaerja Utama, Analisis Beban Kerja dan Laporan Akuntabilitas
Kinerja Instansi Pemerintah;
4.23.3. Membahas bahan masukan Rencana Strategis, Rencana Kerja,
RKA-KL, Rencana Kerja Tahunan, Uraian Jabatan, Indikator
Kinerja Utama, Analisis Beban Kerja dan Laporan Akuntabilitas
Kinerja Instansi Pemerintah Bagian TI bersama kepala Subbagian
dan pelaksana;
4.23.4. Memberi disposisi kepada para Kepala Subbagian untuk
merumuskan konsep Rencana Strategis, Rencana Kerja, RKA-KL,
Rencana Kerja Tahunan, Uraian Jabatan, Indikator Kinerja
Utama, Analisis Beban Kerja dan Laporan Akuntabilitas Kinerja
Instansi Pemerintah Bagian TI sesuai hasil pembahasan;
4.23.5. Meneliti dan mengoreksi konsep Rencana Strategis, Rencana
Kerja, RKA-KL, Rencana Kerja Tahunan, Uraian Jabatan,
Indikator Kinerja Utama, Analisis Beban Kerja dan Laporan
Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah Bagian TI serta
menyampaikannya kepada Sekretaris Direktorat Jenderal.

4.24. Merumuskan bahan masukan tanggapan atas Laporan Hasil Pemeriksaan


yang telah dilakukan oleh aparat pengawasan fungsional.

4.24.1. Menerima disposisi dari Sekretaris Direktorat Jenderal mengenai


permintaan masukan tanggapan atas Laporan Hasil Pemeriksaan
yang telah dilakukan oleh aparat pengawasan fungsional;
4.24.2. Memberi disposisi kepada para Kepala Subbagian untuk
merumuskan bahan tanggapan atas Laporan Hasil Pemeriksaan
yang telah dilakukan oleh aparat pengawasan fungsional;
4.24.3. Membahas bahan masukan tanggapan atas Laporan Hasil
Pemeriksaan yang telah dilakukan oleh aparat pengawasan
fungsional bersama kepala Subbagian dan pelaksana;
4.24.4. Memberi disposisi kepada para Kepala Subbagian untuk
merumuskan konsep tanggapan atas Laporan Hasil Pemeriksaan
berdasarkan hasil pembahasan;
4.24.5. Meneliti dan mengoreksi konsep tanggapan atas Laporan Hasil
Pemeriksaan dan menyampaikannya kepada Sekretaris
Direktorat Jenderal.

4.25. Merumuskan bahan masukan jawaban pemerintah atas pertanyaan


Dewan Perwakilan Rakyat.
MENTERI KEUANGAN
REPUBLIK INDONESIA

- 163 -

4.25.1. Menerima tugas dari Sekretaris Direktorat Jenderal mengenai


permintaan masukan jawaban pemerintah atas pertanyaan
Dewan Perwakilan Rakyat;
4.25.2. Memberi disposisi kepada para Kepala Subbagian untuk
merumuskan bahan masukan jawaban pemerintah atas
pertanyaan Dewan Perwakilan Rakyat;
4.25.3. Membahas bahan masukan jawaban pemerintah atas pertanyaan
Dewan Perwakilan Rakyat bersama kepala Subbag dan
pelaksana;
4.25.4. Memberi disposisi kepada para Kepala Subbagian untuk
menyiapkan konsep jawaban pemerintah atas pertanyaan Dewan
Perwakilan Rakyat;
4.25.5. Meneliti dan mengoreksi konsep jawaban pemerintah atas
pertanyaan Dewan Perwakilan Rakyat dan menyampaikannya
kepada Sekretaris Direktorat Jenderal.

4.26. Membina para Pegawai Bagian Teknologi Informasi untuk Meningkatkan


Motivasi dan Prestasi Kerja.

4.26.1. Memberi nasehat, menegakkan dan meningkatkan disiplin


bawahan;
4.26.2. Memberikan kesempatan bawahan untuk mengembangkan diri;
4.26.3. Mengusulkan mutasi dan promosi bawahan;
4.26.4. Memberikan penilaian atas pelaksanaan pekerjaan bawahan.

5. BAHAN YANG DIGUNAKAN UNTUK MENYELESAIKAN PEKERJAAN :

5.1. Penugasan/Disposisi dari Sekretaris Direktorat Jenderal;


5.2. Permohonan/usulan pengadaan sistim aplikasi;
5.3. Permohonan/usulan pengembangan sistim aplikasi;
5.4. Permintaan layanan teknologi informasi;
5.5. Naskah perjanjian layanan TI (SLA, OLA, UC);
5.6. Formulir yang dihasilkan/digunakan dilingkungan DJPU;
5.7. Naskah kebijakan di bidang Teknologi Informasi dan Komunikasi;
5.8. Naskah standar di bidang Teknologi Informasi dan Komunikasi;
5.9. Informasi gangguan layanan teknologi informasi;
5.10. Masukan dari konsultan dan nara sumber;
5.11. Surat-surat, nota dinas, dan e-mail;
5.12. Notulen rapat;
5.13. Data dan informasi dari pelaku pasar;
5.14. Hasil kajian;
5.15. Kesepakatan dan keputusan rapat teknis;
5.16. LHP dari instansi pemeriksa;
5.17. Pertanyaan DPR.
MENTERI KEUANGAN
REPUBLIK INDONESIA

- 164 -

6. ALAT YANG DIGUNAKAN UNTUK MENYELESAIKAN PEKERJAAN :

6.1. Peraturan/Keputusan Menteri Keuangan yang terkait dengan Tata Kelola


Teknologi Informasi dan Komunikasi;
6.2. Peraturan yang berkaitan dengan Surat Berharga Negara, Pinjaman, dan
Hibah;
6.3. Peraturan yang berkaitan dengan pasar keuangan;
6.4. Peraturan Menteri Keuangan tentang Organisasi dan Tata Kerja
Kementerian Keuangan;
6.5. ICT Blueprint dan Roadmap Kementerian Keuangan;
6.6. SOP Direktorat Jenderal Pengelolaan Utang;
6.7. Kode Etik Pegawai Direktorat Jenderal Pengelolaan Utang;
6.8. Peraturan/Surat Edaran Direktur Jenderal Pengelolaan Utang;
6.9. Sistem komputer dan jaringan yang digunakan untuk mendukung layanan
TI Direktorat Jenderal Pengelolaan Utang.

7. HASIL KERJA :

7.1. Dokumen rencana strategis tata kelola teknologi informasi;


7.2. Dokumen kebijakan dan standar tata kelola teknologi informasi;
7.3. Laporan evaluasi, pemantauan kapasitas dan ketersediaan terhadap
layanan TI;
7.4. Dokumen Service Level Agreement (SLA);
7.5. Dokumen Operational Level Agreement (OLA);
7.6. Dokumen Underpinning Contract (UC);
7.7. Laporan Capaian SLA;
7.8. Laporan Capaian OLA;
7.9. Laporan Capaian UC;
7.10. Laporan hasil pengawasan Internal pelaksanaan tata kelola teknologi
informasi;
7.11. Dokumen ICT blueprint, ICT Plan dan DRP;
7.12. Daftar layanan TI (service catalog);
7.13. Daftar dan spesifikasi infrastruktur layanan TI;
7.14. Rencana pembangunan dan pengembangan sistem aplikasi;
7.15. Source code sistem aplikasi dan basis data;
7.16. Dokumen spesifikasi perangkat lunak, perangkat keras, dan atau jaringan
komputer;
7.17. Laporan hasil pengujian sistem aplikasi;
7.18. Laporan implementasi sistem aplikasi;
7.19. Standar Dokumentasi sistem aplikasi;
7.20. Laporan pelaksanaan operasional layanan TI;
7.21. Laporan Penanganan Gangguan Layanan TI;
7.22. Ketersediaan layanan TI;
7.23. Infrastruktur layanan TI yang stabil;
7.24. Rancangan bangun sistem Aplikasi;
7.25. Rancangan bangun basis data;
7.26. Rancang bangun infrastruktur TI;
7.27. Kontrak kerja dengan pihak pemelihara Infrastruktur TI;
MENTERI KEUANGAN
REPUBLIK INDONESIA

- 165 -

7.28. Publikasi laporan utang dan informasi pengelolaan utang dalam bentuk
website;
7.29. Bahan masukan Rencana Strategis, Rencana Kerja, RKA-KL, Rencana
Kerja Tahunan, dan Laporan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah ;
7.30. Bahan jawaban Pemerintah atas pertanyaan DPR yang berkaitan dengan
tugas pokok dan fungsi Subdirektorat;
7.31. Bahan tanggapan Laporan Hasil Pemeriksaan pada Bagian TI.

8. WEWENANG :

8.1. Mengajukan usul, saran, pendapat, jawaban, dan rekomendasi kepada


Sekretaris Direktorat Jenderal;
8.2. Menandatangani surat/nota dinas yang berhubungan dengan tugas
pokok Bagian TI;
8.3. Mengusulkan konsep prosedur standar kegiatan analisis kebutuhan data
dan elemen data serta pengaturan data;
8.4. Menolak atau menyetujui penyediaan perangkat keras, perangkat lunak
(aplikasi/software);
8.5. Menolak atau menyetujui pengembangan sistem aplikasi;
8.6. Menetapkan kategori gangguan layanan TI untuk kategori low dan
medium;
8.7. Mengusulkan kategori gangguan layanan TI untuk kategori high dan
immediate;
8.8. Menjaga kerahasiaan pelaksanaan tugas;
8.9. Koordinasi dalam ketersediaan Data dan pemanfaatan informasi dengan
unit sumber data dan pengguna informasi;
8.10. Mengusulkan pemilihan teknologi informasi dan komunikasi.

9. TANGGUNG JAWAB :

9.1. Kebenaran atas Usul, saran, pendapat, jawaban, dan rekomendasi kepada
Sekretaris Direktorat Jenderal, serta pihak lain yang berkompeten;
9.2. Kebenaran surat yang berhubungan dengan tugas pokok dan fungsi
Bagian TI;
9.3. Kebenaran usulan konsep prosedur standar kegiatan analisis kebutuhan
data dan elemen data serta pengaturan data;
9.4. Kebenaran rencana kerja Bagian TI;
9.5. Penolakan atau persetujuan penyediaan perangkat keras, perangkat lunak
(aplikasi/software);
9.6. Penolakan atau persetujuan pengembangan sistem aplikasi;
9.7. Tindak lanjut dan solusi layanan TI;
9.8. Terkoordinasinya unit-unit sumber data dan pengguna informasi dalam
menyediakan data;
9.9. Ketepatan pemilihan perangkat TI yang digunakan di lingkungan Direktorat
Jenderal Pengelolaan Utang.
MENTERI KEUANGAN
REPUBLIK INDONESIA

- 166 -

10. DIMENSI JABATAN:

10.1. Dimensi Finansial : mengelola DIPA Bagian TI


10.2. Dimensi Non Finansial:
10.2.1. Jumlah jabatan yang dianalisis dan dievaluasi meliputi :
10.2.1.1. Eselon IV : 4 jabatan;
10.2.1.2. Pelaksana : 12 pelaksana.
10.2.2. Enam unit eselon-II sebagai Pelanggan layanan TI.
10.2.3. Layanan TI Bagian TI meliputi:
10.2.3.1. Web Hosting sebanyak 1 situs web;
10.2.3.2. Data Hosting sebanyak 25 basis data;
10.2.3.3. Akses internet kepada 334 pengguna;
10.2.3.4. Akses e-mail domain dmo.or.id kepada 334 pengguna.
10.2.4. Perangkat TI yang dikelola meliputi :
10.2.4.1. Datacenter 1 lokasi terdiri dari :
10.2.4.1.1. 30 unit perangkat komputasi server;
10.2.4.1.2. 6 unit perangkat jaringan utama;
10.2.4.1.3. 2 unit perangkat pencadangan;
10.2.4.1.4. 6 jenis sistem operasi komputer;
10.2.4.1.5. 1 forest domain name;
10.2.4.1.6. 3 jenis sistem manajemen basis data.
10.2.4.2. Local Area Network (LAN) DJPU meliputi :
10.2.4.2.1. Pada 2 gedung dengan total 400 titik;
10.2.4.2.2. 25 unit perangkat jaringan utama.
10.2.4.3. Wide Area Network (WAN) Departemen Keuangan
meliputi :
10.2.4.3.1. DJPU dengan unit/instansi terkait sebanyak
2 saluran;
10.2.4.3.2. DJPU dengan internet sebanyak 6 saluran.

11. HUBUNGAN KERJA :

11.1. Sekretaris Direktorat Jenderal Pengelolaan Utang dalam hal menerima


tugas dan penyampaian laporan penyelesaian tugas;
11.2. Pimpinan dan staf Unit eselon II di lingkungan DJPU sebagai Pengguna
Layanan TI;
11.3. Para Kepala Bagian dan Kepala Sub Direktorat di lingkungan DJPU dalam
hal koordinasi pelaksanaan tugas;
11.4. Para Kepala Subbagian pada Bagian TI dalam hal memberi arahan
pelaksanaan tugas;
11.5. Para Vendor penyedia aplikasi dan penyedia jasa pemeliharaannya;

12. MASALAH DAN TANTANGAN JABATAN :

12.1. Belum ada standar dan kebijakan tata kelola TI di lingkungan DJPU,
sehingga sulit membuat kesepakatan tingkat layanan (SLA), akibatnya
sulit mengukur kinerja Bagian TI;
MENTERI KEUANGAN
REPUBLIK INDONESIA

- 167 -

12.2. Sulitnya menyusun perencanaan kerja dalam rangka memberi layanan TI


di lingkup DJPU, disebabkan kebutuhan unit Pengguna baru muncul
pada pertengahan anggaran, sehingga perlu dilakukan revisi anggaran
pada tahun berjalan;
12.3. Kurang optimalnya pemanfaatan perangkat TI oleh unit Pengguna,
sehingga kapasitas sumber daya perangkat TI yang tersedia baru sebagian
termanfaatkan untuk mendukung proses kerja;
12.4. Perkembangan teknologi informasi di bidang pengelolaan utang yang
sangat dinamis dan cepat sehingga diperlukan adaptasi secara terus
menerus terhadap perkembangan tersebut;
12.5. Permintaan data yang sangat beragam, sehingga diperlukan manajemen
pengaturan data yang handal agar data yang dimintakan dapat lebih
dipenuhi;
12.6. Rentannya teknologi informasi atas berbagai ancaman, baik yang datang
dari luar maupun dalam institusi sehingga diperlukan penerapan standar
pengamanan sistem dan data yang handal secara terus menerus.

13. RISIKO JABATAN :

Tidak ada.

14. SYARAT JABATAN :

14.1. Pangkat/Golongan : Pembina / IV a


14.2. Pendidikan formal : Strata 1/Strata 2
14.3. Diklat/Kursus : Diklatpim Tk.III, ITSM, ITPM, ISMS
14.4. Syarat lainnya :
14.4.1. Pernah menduduki jabatan eselon IV;
14.4.2. Mampu berbahasa Inggris;
14.4.3. Memahami teknologi informasi;
14.4.4. Memahami bidang tugas pengelolaan utang;
14.4.5. Standar Kompetensi:
14.4.5.1. Visioning (2);
14.4.5.2. In-Debt Problem Solving & Analysis (3);
14.4.5.3. Planning & Organizing (3);
14.4.5.4. Quality Focus (3);
14.4.5.5. Continous Improvement (2);
14.4.5.6. Policies, Processes & Procedures (3);
14.4.5.7. Stakeholder Focus (2);
14.4.5.8. Integrity (3);
14.4.5.9. Continous Learning (3);
14.4.5.10. Managing Others (3);
14.4.5.11. Meeting Leadership (2).
MENTERI KEUANGAN
REPUBLIK INDONESIA

- 168 -

15. KEDUDUKAN JABATAN :

SEKRETARIS
DIREKTORAT JENDERAL

KEPALA BAGIAN KEPALA BAGIAN KEPALA BAGIAN


KEPALA BAGIAN KEPALA BAGIAN
ORGANISASI DAN TEKNOLOGI KEPATUHAN
KEUANGAN UMUM
KEPEGAWAIAN INFORMASI INTERNAL

KEPALA SUBBAGIAN KEPALA SUBBAGIAN KEPALA SUBBAGIAN KEPALA SUBBAGIAN


PERANCANGAN SISTEM PENGEMBANGAN DAN PENGEMBANGAN DAN OPERASIONAL LAYANAN
TEKNOLOGI INFORMASI IMPLEMENTASI SISTEM I IMPLEMENTASI SISTEM II TEKNOLOGI INFORMASI

Anda mungkin juga menyukai