Anda di halaman 1dari 19

@)

, LEMBAGA PENDIDIKAN & PELATIHAN


~. KESELAMATAN, KESEHATAN KERJA & L1NGKUNGAN
.. LP2K3L A2K4 - INDONESIA

MANAJEMEN PELATIHAN

K3 KONSTRUKSI

Peng antar
Sebagai calon ahli Keselamatan dan kesehatan kerja konstruksi, anda diharapkan .
mampu memaham i manajemen pelatihan K3 Konstruksi yang paling tidak
nantinya setelah selesai pelatihan ini anda akan siap mela kukan sosialisasi lewat
program yang anda jalankan baik lewat perencanaan pel atihan maupun
pelaksanaan.

Membuat rencana pelatihan dan melaksanakan pelatihan K3 konstruksl


m embut uhkan keahli an khusus. Anda perlu kemampuan tersebut. Bisa saja
atasan anda m enunjuk sebagai narasumber atau pemandu pelatihan, te ntu saja
kesi apan bekal keahlian dibidang K3 konstruksi saja t idaklah cukup.

Tulisan ini mudah-mudahan dapat membantu anda dalam mempelajari dan


m empraktekannya dalam tugas dan kegi atan mensukseskan K3 kons truksi baik
sebagai perenca n a, pengawas dan pelaksana pelatihan sekaligus anda siap
sebagai narasumber atau pemandu yang baik .

T uj uan pelati ha n
Dalam waktu yang singkat selama 4 (empat) jam pelajaran anda diharapkan
dapat mene rima dan memahami tentang manajemen pelatihan yang berkaitan
dengan pelaksanaan K3, khususnya tentang :

1. Strategi Instrukslonal/Pelatihan
2. Prosedur pembuatan laporan pelatihan

Po kok Bahasa n

1. STRATEGI INSTRUKSIONAL/PELATIHAN

Apak ah yang dimaksud dengan strategi instruksional ?


St rat egi instruksional merupa kan perpaduan dari urutan . kegiatan, cara
pen go rganisasian m ateri pengajaran dan peserta, peralatan dan bah an dan
kepaniti aan serta waktu yang disedial<an untuk mencapai tujoan instru ksional
yang di t etapkan.

Berikut ini peserta diaj ak untuk memahami urutan tersebut dengan bantuan
bagan strategi in struksional dibawah in i

1 /6
@ ,.
!'s
LEMBAGA PENDIDIKAN & PELATIHAN
KESELAMATAN, KESEHATAN KERJA & L1NGKUNGAN
LP2K3L A2K4 INDONESIA

Bagan Strategi Instruksional

Deskripsi singkat

Pe ndahulu an Relevansi

11K Tujuan Instrukslonal Khusus

Uraian

Pe nyaj ia n Contoh

latihan

Test Formatif

Pe nu t u p Umpan Balik

l1ndak lanjut

1.1 Urutan kegiatan Instruksional

Urutan kegiatan instruksional dimulai dengan pendahuluan, penyajian dan


penutup. Pendahuluan merupakan kegiatan awal yang dimaksudkan ajakan
kepada peserta untuk slap dalam kondisi menerima pengetahu an, ketramp ilan
atau materi pokok bahasan.

Keingin t ahuan peserta tentang apa yang akan dipelajarinya seakan terjawab
dengan penj elasan singkat atau deskripsi singkat oleh instruktur. Gam baran
secara umum didapatkan untuk mengantar kepada pokok bahasan, dan perlu
di dukung oleh suatu uraian tentang apa relevansi buat peserta, ji ka tidak
berm anfaat bua t apa. Manfaat tentunya dapat dirasakan apabila m emang perlu
untuk menyelesaikan permasalahan sehari hari atau yang berkaitan dengan
h arapannya dalam meng ikuti acara tersebut.

Penj elasan tujuan inst ruksionaf khusus memberikan gambaran kepada pese rta
bahwa kem ampuan apa saja yang akan didapat setelah mengikuti sesl atau masa
ajara n yang diberikan oleh instruktur. Peserta akan termotivasi den gan
pen jelasan tersebut dan akan serius selama proses menerima pengajaran .

Pend ahuluan pada umumnya hanya menghabiskan waktu singkat antara 3


sa m api den gan 5 menit pertama dari seluruh keglatan pengaj aran.

Penyajian meliputi keqlatan pokok berupa uraian, contoh dan latihan. Ura ian
menjel askan m ateri pelajaran, dapat pula konsep, prinsip, prosedur atau cara
cara yang diajarkan . Sedangkan contoh adalah sesuatu yang disampaikan b al k
b ersi fat positi p ata u negatip yang relevan den gan materi yang d iberi kan, semakin
reievan aka n sem akin baik.

2/6
@ ..
~.
LEMBAGA PENDIDIKAN & PELATIHAN
KESELAMATAN, KESEHATAN KERJA & L1NGKUNGAN
LP2K3L A2K4 INDONESIA

Latihan m erup akan bagian dari usaha menerapkan seeara sederhana oleh peserta
sendiri baik secara individu atau kelompok yang merupakan bagi an dari belajar,
bukan ujian. Latihan memerlukan bimbingan, koreksi dan pembenaran hingga
dapat dikuasai oleh peserta. .
Urutan kegi atan pen ut up terdiri dari kegiatan test formatif, umpan balik dan
tindak lanjut. Test formatif merupakan satu set pertanyaan untuk dijawab atau
seperangkat t ugas yang diberikan untuk mengukur kemajuan belajar peserta
setelah menyelesaikan suatu tahap pelajaran .

Test ini dapat diajukan seeara lisan maupun tulisan. Disamping merupakan
bag ian dari menguji peningkatan kemampuan peserta, dengan adanya test
dimaksudkan untuk mendapatkan umpan balik dari peserta seeara aktif di mana
a kan mempengaru hi respon keseluruhan peserta lainnya untuk berbuat yang
sama dan m emeti k keuntungan secara bersama.

Tindak lanjut merupakan tahapan menyatakan bahwa pelajaran apakah harus


diulang atau ditambah bagi peserta ataukah cukup untuk mengantar peserta
masuk kedalam taha pan materi belajar berikutnya.

1.2 Metode Instruksional

Salah satu kom ponen dalam strategi instruksional adalah metode instruksional.
Meto de ini berfu ngsi sebagai cara dalam menyajikan ( men guraikan, memberi
eont oh dan m emberi latihan) kepada peserta. Beberapa metode beri kut ini dapat
peserta ketahui tetapi tidak harus dipakai semuanya karena harus diseleksi
apakah sesu ai dengan Tujuan instruksional Khusus yang telah ditetapkan.

Metode-metode instruksional tersebut diantaranya adalah :


.:. Metode ceramah
.:. Metode Demonstrasi
.:. Metode Penampilan
.:. Metode Diskusi
.:. Metode Stud i Mandiri
.:. Metode Simulasi
.:. Met ode Sumba ng Saran
.:. Met ode Studi Kasus
.:. Met ode I nsiden
.:. Metode Prakti ku m
.:. Met ode Proyek
.:. Met oe Bennain Peran
.:. Metode Seminar

Pemahaman metode tersebut diatas tidak dibahas pada sesi ini, melalnkan
dibahas pada pembah asan lanjutan. Tetapi pada intinya adal ah tidak semua
me t ode coeok untu k di gunakan pada Tujuan Instruksional Khusus yang sudah
di t etapkan. Peserta harus pandai dalam menetapkan mana pllih an yang paling
tepat.

1.3 Media Instruksional

Media ada la h alat yang digunakan untuk menyalurkan pesan atau informasi dari
peng irm kep ada penerima pesan. Media dapat beru pa apa saj a, baik gambar ,
buku, t ulisan, alat, sesuat u yang dapat di sentuh dan digunakan sebagal alat .
3/6
@ ..
~.
LEMBAGA PENDIDIKAN& PELATIHAN
KESELAMATAN, KESEHATAN KERJA & L1NGKUNGAN
LP2K3l A2K4 -IN DONESIA

Kegunaan media umumnya dapat membantu penyampaian seperti :

Meningkatkan sistimatika pengajaran seperti, transparansi, grafik,'


gambar, ilustrasi atau gambar bergerak.

Mendekatkan peserta kepada realita pembahasan diluaran atau yang jauh


dari tempat pengajaran, dengan mengambil eontoh atau sample material
sehingga lebih menarik minat dan membantu pemahaman akan materi
belajar.

Memudahkan peserta dalam kelompok besar seeara bersarna-sarna dapat


memahami materi jajaran, seperti menggunakan multimedia proyektor.

Meningkatkan daya tari k peserta, menghindari resiko yang mungkin


terjadi jika menggunakan peralatan sesungguhnya.

Perti mbangan menggunakan media mana yang leb ih tepat berdasarkan apakah
biayanya lebih m urah baik membeli dan mengoperasikan serta memelih aranya.
Apakah sesuai dengan metode instruksional, tidak mungkin membawa sebuah
benda yang keeil dihadapan peserta yang berjumlah banyak.

Apakah sesuai dengan karakteristik peserta, boneka dibawa untuk peserta yang
terdiri dari para in sinyur K3 . Apakah praktis atau tidak penggunaannya, dan
eukup waktu untuk mengoperasikannya dengan sumber daya manusia yang
dimiliki.

1.4 Waktu

Komponen terakhir adalah waktu, menghitung jumlah waktu yang disediakan dan
menghitung waktu yang seharusnya disediakan adalah dua hal yang berbeda .
Seeara t ekn is orang yang tidak mengerti apa arti pembelajaran dapat saja
memaksa in struktur untuk menggunakan waktu yang ditetapkan olehnya.
Sepanjapg t ujuan instruksional khusus dapat ditetapkan jumlah waktunya maka
tol eransi atau kom promi terhadap waktu dapat dilakukan.

Lebih baik meng urangi satu topik atau modul pembelajaran daripada kompromi
untuk menekan j umlah waktu pengajaran seeara merata, dari pada tujuan
pembelajaran menj adi kabur dan tidak tepat sasaran

Tujuan aj aran yang ditetapkan melalui praktek latihan tidak bisa di gantikan
dengan hanya uraian dan penj elasan - penj elasan panjang lebar, hanya karena
waktu y ang tersed ia sedikit.

Wala upun urutan kegiatan instruksional sama, metode dan media yang
dig u nakan sam a juga, tetapi penekanan jumlah waktu bisa berbeda, dan hasilnya
dapat berbeda pula .

2. PROSEDUR PEMBUATAN LAPORAN PELATIHAN

Lapo ran pelati h an merupakan hasil akhir yang harus disajikan kepada
perus ahaan atau kepada yang memeri ntahkan pel atihan. Tidak ada format baku
daripada laporan pelatihan t etapi seti daknya meliputi seluruh kegiatan mulai dari
4 /6
@ ~.
' LEMBAGA PENDIDIKAN & PELATIHAN
KESELAMATAN, KESEHATAN KERJA & L1NGKUNGAN
LP2K3L A2K4 INDONESIA

perencanaan, pelaksanaan, evaluasi dan alas an penyimpangan dan penutupan.


Obyek yang dil aporkan meliputi peserta, Instruktur dan Kepanitian dan terakhir
penyajian Laporan Keuangan.

Berikut ini diberikan pola dasar yang dapat digunakan oleh pengelola pelatihan
dengan urutan sebaga i berikut :

1. Rekapitulasi
Pembukaan dihadiri aleh dan dibuka oleh
Tempat Pelaksanaan dan Jam pelaksanaan
Penutupan dihadiri oleh dan ditutup oleh
Kesimpulan umum dan saran

2. Laporan Kegiatan

1.2.1 Peserta (Umur, pendidikan, pengalaman kerja)


1.2.1.1 Kandisi sebelum Kegiatan ( hasil Pra test)
1.2.1.2 Kond isi setelah kegiatan (hasil Pas test)
1.2.1.3 Partisipasi peserta
1.2.1.4 Daftar Hadi r
1.2.1.5 Serti fi kat ( Kepersetaan, Kelulusan ) dan Peringkat

1.2.2 Waktu , Jam Pelajaran dan pola pengajaran


1.2.2.1 Rencana Pelaksanaan dan Jumlah jam pelajaran
1.2.2.2 Realisasi dan Jumlah jam pelajaran keseluruhan
1.2.2.3 Perubahan dan alasan jika ada.
1.2.2.4 Pala pengajaran ( Metode dan

1.2.3 Instruktur
1.2.3.1 Waktu yang digunakan ( Tepat waktu, lama penggunaan waktu )
1.2.3.2 Penguasaan materi ( Hasil dari evaluasi Peserta dan Panitia )
1.2.3.3 Daftar Hadir ( Absensi selama pelatihan bertanqsunq )
1.2.3.4 Evaluasi (Apakah masih direkamendasikan untuk digunakan )

1.3 Kepanitiaan atau Penyelenggara


1.3.1 Juml ah dan Nama panitia
1.3.2 Perlengka pan Peserta dan Panitia
1.3.3 Peralatan Kerja
1.3.4 Ucapan terima kasih ( Plakat, sertifikat, barang sejenlsnya )
1.3.5 Evaluasi kerja Panitia

3. Laporan Keuangan
1.1 Pemasukan
1.1.1 Dari peserta
1.1.2 Dari Sumbangan atau Sponsor
1.2 Pengeluaran
3.2.1 Untuk Peserta
3.2.2 Unt uk Instruktur
3.2.3 Untuk Panitia
1.3 Sisa Anggaran dan perlengkapan

Laporan ini dapat digunakan sebagai bahan kajian pelatihan angkatan berikutnya
atau pun dal am mengajukan program dan anggaran bi aya berikutnya. Laporan Ini
dapat j uga digunakan sebagai dasar untuk memutuskan tidak atau m elanjutkan
5/6
@ fl~0 '.~
LEMBAGA PENDIDIKAN & PELATIHAN
KESELAMATAN, KESEHATAN KERJA & lINGKUNGAN
LP2K3L A2K4 -INDONESIA

pola pelatihan dan menggunakan penyelenggara yang sama apabila dilaksanakan


oleh sebuah lembaga independent atau dari luar perusahaan.

PERBANDINGAN

TEST OBYEKTIF DAN TEST URAIAN

TEST OBYEKTIF TESTURAIAN


Taksonomi yang Baik untuk mengukur pengetahuan Kurang baik untuk mengukur
diukur ingatan, pemahaman, aplikasi dan pengetahuan ingatan, pemahaman,
analisa, kurang tepat untuk mengukur aplikasi dan analisa, kurang tepat
sintesa dan evaluasi untuk mengukur sintesa dan evaluasi

Jurnlah sampel Dapat mengukur lebih banyak sam pel Hanya dapat menanyakan beberapa
pertanyaan sehingga benar-benar pertanyaan sehingga . kurang
mewakili materi yang diajarkan mewakili materi yang diajarkan

Menyusun Menyusun pertanyaan yang baik dan Lebih mudah menyusun pertanyaan
pertanyaan banyak sulit dilakukan dan memerlukan uraian dan memerlukan waktu yang
waktu yang lama relatif singkat

Pengolahan Relatif sederhana dan ketepatannya Sangat subyektif, sukar dan


jawaban cukup tinggi kctepatannya rendah serta
memerlukan waktu yang lama

Faktor-faktor yang Kemampuan membaca dan menerka Kemampuan menulis dan


menggan ggu hasil jawaban sangat berbeda-beda bagi mendongeng dan pcnguasaan yang
pcngolahan jawaban masing-masing pcscrta rendah sangat berpengaruh

Mendorong peserta untuk lebih banyak Mendorong peserta untuk lebih


mcngingat dari pada mendalami analisa dalam memahami mengaitkan dan
menvatakan opini

6/6
@
i ~. . .
LEMBAGAPENDIDIKAN & PELATIHAN
KESELAMATAN, KESEHATAN KERJA & L1NGKUNGAN
LP2K3L A2K4 INDONESIA

Strategi Instruksional adalah perpadua n


TUJUAN INSTRUKSIONAL

dari ur. . egiatan mengelola


MERUBAH

TV.Ill" i':
INSTltllKSIONAL POLA
PIKIR
.. POLA
,: . "

SIKAP
. . ~
.'
~-
TINGKAH LAKU
..

KETRAMPlLAN .
LA

Tujuan Pelatihan .

PERSERTAMAMPU UNTUK
BAGAN STRATEGI INSTRUKSIONAL
MENGGUNAKAN SAFETY BELT
,
i uRAIAN KEGIATAN /IM ETo o EIi HEoIAli w A KT ul
..-
:I i IDeskripsl sinokati

Pendahuluan IRelevanst
Ir.u
I

'8
I

1 I ,
" "oya jia n IContoll
'. "" I !
ILatihao I

EJ~-
,...-_--L- ~
I
M.;mlh l, S;. (~1~ h:h I Penutup llimpan 6alik I
Y""'tI."'; I I ':n.l j " ,"~
- ~
.c I
ITIndak unJut I L--

~ ..

@
~{~~ ,
LEMBAGA PENDlD IKAN PELATIHAN
KESELAMATAN, KESEHATAN,JCERJA & L1NGKUNGAN
LP2K3L A2K4-I NDONESIA

MENGAPA HARUS PERLU ?


MANAJEMEN PELATIHAN
CALON AHLI MUDA K3 KON STRUKSI

CAl-ON AIILI K3 KONSTRUKSI

.I D
I I'f.Sf.RTA
PELATIIIAN

APA YANG ANDA DAPATKAN


~ ,

~~ SES11
'~TRATE G I I NSTRU KS I ONAL

SESI2

PEMBUATAN

LAPQRAN PElATIHAN

@i/ 0_\
LEMBAOA PENPIPIKAN & PELAn"AN
KESELAMATAN, KESEHATAN K(RJA & L1NGKUNGAN
LP2K3L A2K4 - INDONESIA

MEDIA INSTRUKSIONAL METODE INSTRUKSIONAL


CERAMAH I I PERA GAA N I I PERAG......N I sruor
K"' SUS

1 _ KElEMA HAH KElEBJHAN


: . 11 X F.J F.MAHa--. -i
, , KEL EMA H A N KElE Br HAN
: BUTUH WAKTU B,AHYAK PESER T... M ERASAKA N LANG
i
I
S KEN A R I O HARUS BAlK
KEPANITIAN BAHYAK
S U N G PERANNYA
PLU S MINUS SEG ERA D...PAT
I DIKO REKSJ
i WAKTU TERKOREKSI 8...IK
~4 l..L.. -'

CURAH BERM AIN


PENOAP"'T PERAN

WAKTU LATIHAN MENYUSUN TIK-~TIU

BEBERAPA IBU-IBU BELUM PERNAH MENGGU


NAKAN ALAT BANTU PALU DAN PAKU UNTUK
MEMASANG HIASAN DI NDING BERUPA PIGURA
ANTlK SEBESAR 10 X 20 CM, RI NGAN

__ ~ _, .---1'6.,

ISTIRAIIAT I'ENDEK i
. ~=IIiC=CT~
, I ' ISTIRAIiAT PANJANG
=_"...
~l ~l8 u ~~~ _
M A KSIMli M DA YA

, .:11
@_@
LEM'AGA PENOIO,"AN PElAlIHAN
KESELAMATAN, KESEHATANoKERJA & L1NGKUNGAN
LP2K3L A2K4 INDONESIA

LAPORAN PELATIHAN
LAPORAN PELATIHAN
I~ ~.~A P ffijlAS(_::.==J
CALON AHLI MUDA K3 KONSTRU KSI
,PESERTA ~ ~
I ! :WAKTU. POLA ...... ~
I j I fiN'STRUKTU R ~
, I ! IIPE~ELE I"!~G~
I" ! KEUANGAN

~J~ I .
....
I

REKAPITULASI (RANGKUMAN ) PESERTA

,
IKRONOLOG IS SINGKAT I Ii IData UmumPeserta I
Pembu kaan I IHas;1PralesI
-0....1<0 olch
DifC1lCau"k;J n IHasH PastesI
Pclaksanaan
r""pol ITingkal Partisipasi I
..b,III PcbwN.:)n
-Kc:>.klib" IPeringkaldan Grofik I
Penutupan
-ll:dil .. m llm
IEvaluasi Kehadiran I
~ t> i l u l up okl! ' Tanda Kclulusan I Sertifikal

I ,~m,~
----- .. '
-,
' ,:.!"

.',.:- " .
!, . ( 1 : ; ~ ". ': ".
:r .". :":. ...
I
:.' p
@,
V/~
LfMBAGA PENDIDIKAN PELATIHAN
KESELAMATAN, KESEHATAtl KERJA & L1NGKUNGAN
LP2K3L A2K4 INDONESIA

WAKTU DAN POLA PENG AJARAN


LAPORANINSTRUKTUR

IDa ta Umum Instruklur I


IMaleri I'clajara n I.
IHasH Questioner Peserta I
IMClode Instruksio nal l
Disipl in - Pembagian Waktul

IMedia Inslll'ksioll" l/
Da ftar Kehadiran I
IWaklll - Han - Jam Pcl ajaran !
Pcralatan Mengajar I
ITempa l - Kclas - Lapan gan '
Rekomendasi Lanjutan I
IPcnyiml'a ngall I

PENYELENGGARA
LAPORAN KEUANGAN

IData Ul11l1m ranili,,1 Pcmasukan


-l'actu
IPerlengkapan Din I -Spoosor
Suft'lbc.r w nnya

IPcrlengkapan Kerja I Pcngeluaran


-, Pbkat-l' cngl ~lrgaal1 sejcni sllya I -rCl~
lnstlllk1\lr

IHasil Q uestioner Pcscrta I .Promos i


-Panic~

IE~'~~

,, ",

/- ' .....
"
' ;:. ....: ..
~ I
@ LEMBAGA PENOIOIKAN & PELAnHAN
(1/0 . KESELAMATAN, KESEHATAN KERJA~ L1NGKUNGAN
LP2K3L A2K4 INDONESIA

KENDALA PENYELESAIAN LAPORAN

I. 1\1'\ LA S
2. BUKTI I'ENl)llKllNG KllH..vr:
J. ,\NGGOTA BUHAH
4. DAI'AT TUGAS IlAHU
s. TIDAl{ OICICIL I.APQRANNYA

',4:

. ..1'
. 1 ! ;~ ....:.
.
@v.~'S?\
LEMBAGA PENDIDIKAN, PELATIHAN
KESEIAMATAN, KESEHATAN KERJA & L1NGKUNGAN
lP2K3l A2K4-IN DONESIA

VERBAL

WORK INSTRUCTION

PEMBUATAN PESAWAT TERBANG

KIRIATAS KANANATAS

KIRI BAWAH KANANATAS

LANGKAH KERJA

Ucapan Penekanan, supaya Fokus pada kata-kata penuntun" KITA MEMBUAT PESAWAT TERBANG" dari kertas

2 letakan Kertas dimeja


3 Identifikasi posisi Kiri Alas Kiri Bawah Kanan Alas Kanan Bawah

4 Lipat kedalam menjadi dua bagian - sisi kiri bertemu sisi Kanan - buka kembali - sebagai GARIS POLA
5 Lipat sisi Ujung Kanan Atas - kedalam- menuju garis pola, membentuk kerucut sebelah
Lipat sisi Ujung Kiri Atas - kedalam - menuju garis pola, membentuk kerucut sebelah

Sekarang bentuknya seperti Rumah, dengan kerucut diatas

6 Kerucut Atas dil ipat kebawah, menuju sisi bawah. Lipatan dilebihkan kira-kira satu [ernpol tangan

Sekarang bentuknya seperti Segi empat, dengan adanya lipatan kerucut dibawah

7 Lipat sisi Ujung Kanan Atas - kedalam- menuju garis pola, membentuk kerucut sebelah

Lipat sisi Ujung Kiri Atas - kedalam - menuju garis pola, membentuk kerucut sebelah

8 Lipat Ujung Kerucut kedl dibawah - keluar keatas - menjepit sisi

9 Lipat Keluar, gunakan garis pola - hingga membentuk kerucut, dengan dua Iembar sisi

10 Sisi satu lipat kedalam - rnenuju garis pola segaris - membentuk kerucut sayap kiri
Sisi satu Iipat keda lam - rnenuju garis pota segaris - membentuk kerucut sayap kiri

11 Pesawat Terbang selesai.

12 lakukan Test terba ng, L.apor1\an hasilnya

@~. .
\ LEMBAGA PENDIDIKAN & PELATIHAN
KESELAMATAN, KESEHATAN KERJA & L1NGKUNGAN
LP2K3L A2K4 INDONESIA

Bagaimana membuat
TUJUAN INSTRUKSIONAL UMUM
dan
TUJUAN INSTRUKSIONAL KHUSUS

.- ~


@
l (!'\
LEMBAGA PENDIDIKAN PELATIHAN
KESELAMATAN, KESEHATAN KERJA & L1NGKUNGAN
LP2K3L A2K4-INDONESIA ~~~~-

Strategi Instruksional adalah perpaduan


dari urutan kegiatan mengelola

I Panitia I

I Metodc I

TUJUAN
INST RUKSIONAL

TUJUAN INSTRUKSIONAL
MERUBAH SDM .....

LA
POLA POLA
TINGKAH LAKU
PIKIR SIKAP
KETRAMP ILAN
@
v.~?\
LEMBAGA PENDIDIKAN & PELATIHAN
KESELAMATAN, KESEHATAN KERJA & L1NGKUNGAN
LP2K3L A2K4 INDONESIA

BAGAN STRATEGIINSTRUKSIONAL

I URAIAN KEGIATAN II METODE IIMEDIA I WAKTUI

Deskripsi singkat
Pendahuluan Relevansi
T.I.K

Uraian

Penyajian
Contoh

EJ Penutup
Latihan

Test Formatlf
Umpan Balik
Tindak Lanjut

Tujuan Pelatihan .

PERSERTA MAMPU UNTUK

MENGGUNAKAN SAFETY BELT

Memastikan penggumaan [M] [MJ Mcmeragakan penggunaan

Safety belt dengan

Safety belt dengan

benar

ED benar

Menjelaskan earn
Menjelaskan urutan

Pemeliharaan
Penggunaan Safety belt

Safety Belt

f
I
I I

Menjelaskan Kondis i yang


Menjelaskan bagian
Memilih Safety belt

Mengharuskan
safety belt yang sangat
Yang memenuhi syarat

pemakaian safety belt


menentukan

@
~.
, LEMBAGA PENDIDIKAN& PELATIHAN
KESELAMATAN, KESEHATAN KERJA & L1NGKUNGAN
LP2K3L A2K4-IN DONESIA

LAPORAN

PELAKSANAAN PELATIHAN AHU MUDA K3 KONSTRUKSI

PT HUT A M A KARYA (PERSERO)

Ruang Pelatihan HK, PT Hutama karya

JI. Cawang, Jakarta Timur

1. Pembukaan oleh Direktur Utama HK, Bpk. Soedarsono Hardjosoeratno


Tempat Ruang Pelatihan , PT HK, Cawang Jakarta Timur
Hari dan Tanggal Senin, 28 Juni 2004, Jam 08.30
Dihadiri oleh Para Direktur PT Hutama Karya ( kecuali Dir Adm)
Para manajer Divis!
A2K4, Bpk. Soni Yaniarso
Depnakertrans, Bpk. Amri AK

2. Penutupan oleh Direktu Administrasi HK, Bpk Chamim


Tempat Ruang Pelatihan, PT HK, Cawang, Jakarta Timur
Hari dan Tanggal Jumat, 2 Juli 2004, Jam 17.00
Dihadiri oleh A2K4. Bpk. Ans Zaini
Depnakertrans, Bpk. Am ri AK

3 . Masa Pelaksanaan Senin, 28 Juni 2004 sampai dengan Jumat, 2 Juli 200 4
5elama 5 (lima) hari kerja
Jam pelaksanaan Set iap hari Mulai 09.30 sampai dengan 17.00

4. Peserta Inhouse Training PT HK, Jumlah 29 orang


PT Hutama Karya 29 Orang
Asosiasi Ahli K3 Konstruksi 2 Orang

5. Materi Pelajaran Total 50 Jam Pelajaran @ 45 menit


Teori 30 (tiga puluh) Jam Pelajaran
Praktek 20 (dua puluh) Jam Pelaja ran

6 . Instruktur 17 (tujuh belas) orang


Depnakertrans 5 (lima) orang
A2K4 .11 (sebelas) orang
LPJK 1 (satu) orang

7. Anggaran
Sumber Dana PT Hutama Karya dan Subsidi A2K4
Pengeluaran ......dst atau lampiran

8. Catatan Peserta
Materi Pelajaran Perlu dikaji Ulang, seperti Pengetahuan Tehnik Konstruksi
Soal Uj ian Perlu dilakukan Koreksi-Koreksi pilihan jawab dan soal
Hasil Uj ian Untuk MP terutama 4,5,6 dan 7 Tingkat Keberhasilan Rendah
Lihat lampiran
Absensi Memenuhi syarat Minimal Kehadiran 80% atau 8 kali

9. Catatan Panitia
Pelayanan Cukup Baik, Staf Pembantu Kepala Sekolah perlu pelatihan
Materi Pelajaran Dicicil, agak terlambat
Fasilit as Komputer, belum tersedia oleh A2K4
Sertifikat Belum diserahkan kepada PT HK dan A2K4, ada Koreksi

10. Catatan Instruktur


Penyampaian 2 (dua) orang sebaiknya dibenahl segera.
Usulan Sebaiknya seluruh Instruktur harus Bersertifikat Instruktur
Hasil Evaluasi Telah disampaikan kepad a seluruh Instruktur
Sertifikat Penghargaan kepada Instruktur belum ada

Dominggus Manuputty, 2 Juli 2004

Penanggungjaw.ab

@ (~ ..
"MBA"A PENDIDIKAN & PEIAT/HAN
KESELAMATAN, KESEHATAN KERJA & L1NGKUNGAN
LP2K3L A2K4 INDONESIA

BAGAIMANA MEMBANDINGKAN

METODE CERAMAH
I7K=EC;-LE:::M:-:A~H:-:A7:NC;---------------""
KEUNGGULAN
1 Biaya persiswa rendah 1 Searah, peserta minim terlibat

2 Sasaran bisa untuk banyak orang 2 Tidak cocok untuk tujuan ketrampilan dan sikap

3 Mudah direncanakan dan dikendalikan 3 Kreatifitas peserta terbatas

4 Cocok untuk instruktur pemula 4 Membosankan

5 Tujuan untuk merubah pola pikir 5 Peserta kekurangan kontak

METODE PERTANYAAN
I7 EM;-;-;"A;"";H7 A ; " ; N - - - - - - - - - - - - - - - ,
K;;::Ec;-L;:::

KEUNGGULAN
1 Mudah direncanakan dan dikendalikan 1 Jawaban bisa singkat atau kemana -mana

2 Menggugah peserta untuk menjawab 2 Hanya sebagai pelengkap (biasanya)

3 Memastikan pengulangan oleh peserta 3 Kreatifilas peserta terbatas

4 4

5 5

METODE PERAGAAN
I7K=Ec;-LE:::M:-:A~H,.,.A7:Nc;---------------...,
KEUNGGULAN
1 Ketrampilan bisa dipancing berkernbanq 1 Harus dicoba satu-persatu

2 Menumbuhkan minat ingin tahu 2 Jumlah peserta sedikit kecuali alat banyak

3 Biaya murah dibanding bermain peran 3 Memerlukan Latihan2 sebelum peragaan

4
4

5
5

METODE CURAH PENDAPAT


r:"K:=E:-:-L"=E::":
M:-::A-:-H:-::A-:-N,-----------------.
KEUNGGULAN
. 1 Peserta bebas rnengeluarkan ide gila 1 Ketrampilan Instruktur harus tinggi

2 Partisipatif 2 Peserta yang bolot harus dipancing

3 Kualitas tinggi 3 Budaya timur kurang mendukung

4 Tidak terlalu formal 4


5 5

METODE BERMAIN PERAN


I7K;;::E~LE:::MAH;-;-;-;:7AN~---------------,
KEUNGGULAN
1 Peserta merasakan langsung perannya 1 Butuh waktu yang lama

2 Plus minus bisa dilakukan Iangsung 2 Skenario kegiatan harusbaik

3 Waktu dapat terkoreksl langsung 3 Butuh kepanitiaan banyak

4 Sasaran Pola pikir dan perilaku dicapai 4

5 5

METODE STUDIr:-:KA=-=
S=U7:S~:------------___,
KEUNGGULAN . KELEMAHAN
1 Saling mernperkaya pengalaman peserta 1 Tldak mudah menulis dan membimbing
2 Menguji pengetahuan peserta 2 Butuh kemampuan tinggi instruktur
3 Belajar saling menghargai 3 Memerlukan Latihan2 sebelum peragaan
4 Belajar mempertahankan pendapat 4 Waktu be~enjang dan lama
5 Emosi terlibat 5 Variasi hasil menjadi banyak

Anda mungkin juga menyukai