Anda di halaman 1dari 4

SIFAT SURGA DAN PENGHUNINYA Mereka menjawab, Tidak, Wahai Rasulullah.

Allah telah menyediakan surga bagi para wali-Nya. Alla Beliau bertanya, Apakah kalian kesulitan melihat
Taala berfirman, matahari yang tidak terhalan awan?

Mereka menjawab, Tidak.

Dan di dalam surga itu terdapat segala apa yang Beliau (Rasulullah) bersabda:
diingini oleh hati dan sedap (dipandang) mata dan kamu
kekal di dalamnya. (QS. Az-Zukhruf: 71). Sesungguhnya kalian pun akan melihat-Nya seperti itu.
Manusia dikumpulkan pada hari kiamat, lalu dikatakan
Nabi shallallahu alaihi wa sallam menyebutkan firman padanya, Siapa yang menyembah sesuatu (selain-Ku), maka
Allah dalam sebuah hadits qudsi: ikutilah ia. Maka diantara mereka ada yang mengikuti
matahari, ada yang mengikuti bulan, ada yang mengikuti
thaghut. Tinggal umat ini, termasuk kaum munafiknya.
Aku telah menyediakan bagi hamba-hamba-Ku yang saleh Mereka mengatakan, Kami tetap di tempat kami ini hingga
kenikmatan yang belum pernah mata melihatnya, belum Rabb kami datang kepada kami. Jika Rabb kami datang, maka
pernah telinga mendengarnya, dan belum pernah pula kami mengenali-Nya.
terbetik dalam kalbu manusia. (Muttafaqun alaihi).
Lalu Allah datang kepada mereka seraya berfirman, Aku
Nabi shallallahu alaihi wa sallam menyebutkan tentang lah Rabb kalian.
orang yang terakhir masuk ke dalam surga. Ia adalah orang
yang paling rendah kedudukannya di dalam surga. Hadit ini Mereka mengatakan, Engkau lah Rabb kami.
diriwayatkan oleh Imam Bukhari dari Abdullah bin Unais
radiyallahu anhu ia mengatakan: Lalu Allah menyeru mereka dan meletakkan shirat (titian)
di antara kedua tepi Jahannam. Aku lah (Rasul) orang yang
Orang-orang mengatakan, Wahai Rasulullah, apakah kita pertama tama melintasinya dari kalangan para Rasul
melihat Rabb kita pada hari kiamat? bersama umatnya. Pada hari itu tidak ada orang yang
berkata-kata selain para Rasul, dan doa para Rasul pada
Beliau balik bertanya kepada mereka, Apakah kalian hari itu adalah Ya Allah, selamatkanlah, selamatkanlah!
kesulitan melihat bulan pada malam purnama tanpa
terhalang oleh awan?
Di Jahannam terdapat besi-besi pengait seperti duri Ia menghadapkan wajahnya ke neraka seraya mengatakan,
sadan. Wahai Rabb, palingkanlah wajahku dari neraka. Sungguh
baunya telah menyakitiku dan panasnya telah membakarku.
Rasulullah bersabda, Apakah kalian pernah melihat duri
sadan? Allah berfirman, Jika Aku melakukan hal itu terhadapmu,
apakah engkau akan meminta selainnya?
Mereka (sahabat) berkata, Ya. Kemudian beliau
mengatakan, Ia seperti duri sadan, dan hanya saja tidak Ia menjawab, Tidak, demi keperkasaan-Mu. Ia pun
ada yang mengetahui ukuran besarnya kecuali Allah. berjanji kepada Allah, lalu Allah memalingkan wajahnya
Pengait itu akan menyambar manusia, tergantung amalan dari neraka.
mereka. Di antara mereka ada yang binasa karena amalanya
(sedikit), dan di antara mereka ada yang diberi balasan Ketika ia maju menuju surga, ia melihat keindahannya,
hingga diselamatkan. maka ia diam sekian waktu, kemudian ia mengatakan, Wahai
Rabb, bawalah aku ke dekat pintu surga.
Hingga ketika Allah berkehendak untuk memberi rahmat
kepada siapa yang dikehendaki-Nya dari ahli neraka, maka Allah berfirman, Bukankah engkau telah berjanji untuk
Allah memerintahkan malaikat untuk mengeluarkan orang- tidak meminta selain yang telah engkau minta?
orang yang dulu menyembah Allah. Maka malaikat Ia mengatakan, Wahai Rabb, agar aku tidak menjadi
mengeluarkan mereka dengan melihat bekas sujud, dan Allah makhluk-Mu yang paling sengsara.
mengharamkan neraka melahap bekas sujud. Mereka
dikeluarkan dari neraka dalam keadaan telah gosong, lalu Allah mengatakan, Jika Aku memberikannya kepadamu,
mereka disiram dengan air kehidupan, maka mereka tumbuh apakah engkau akan meminta selainnya?
sebagaimana tumbuhnya biji di aliran air.
Ia mengatakan, Tidak, demi keperkasaan-Mu, aku tidak
Kemudian Allah selesai dari memutuskan perkara di antara meminta kepada-Mu selain ini. Ia berjanji kepada Rabb
para hamba, dan tinggal satu orang yang berada di antara nya.
surga dan neraka. Ia adalah orang terakhir dari penghuni
Lalu Allah mendekatkannya ke pintu surga. Ketika telah
neraka yang akan dimasukkan ke surga.
sampai di pintunya, ia melihat keindahannya dan apa yang
terdapat di dalamnya berupa kesenangan dan kegembiraan.
Ia pun diam sementara waktu, lalu ia mengatakan, Wahai Jika orang terakhir yang masuk ke dalam surga setelah
Rabb, masukkanlah aku ke dalam surga. disiksa terlebih dahulu di neraka mendapatkan kenikmatan
yang begitu besar, 10x lipat dari hal ternikmat yang bisa
Maka Allah berfirman, Kasihan engkau, wahai anak Adam! ia bayangkan. Bagaimana dengan orang-orang yang masuk
Betapa cepatnya engkau menghianati janji. Bukankah engkau lebih awal ke adalam surga? Tentu jauh lebih nikmat.
telah berjanji kepada-Ku untuk tidak meminta selain apa
yang telah Aku berikan kepadamu?

Ia mengatakan, Wahai Rabb, janganlah Engkau jadikan aku Mudah-mudahan Allah menganugerahkan kepada kita semua
sebagai makhluk-Mu yang paling sengsara. surga. Kita dimasukkan ke dalamnya tanpa harus singgah di
neraka terlebih dahulu.
Allah pun tertawa kepadanya, kemudian mengizinkannya
masuk surga. Lalu Allah mengatakan kepadanya, kemudian
mengizinkannya masuk surga.











Lalu Allah mengatakan kepadanya, Berangan-anganlah! Ia

.
pun berangan-angan hingga ketika angan-angan nya telah
terputus, maka Allah mengatakan, Berangan-anganlah
demikian dan demikian. Allah mengingatkannya hingga Khutbah Kedua:
ketika angan-angannya habis, maka Allah mengatakan,
Engkau mendapatkan hal itu dan yang semisal itu.

Abu Said al Khudri mengatakan kepada Abu Hurairah,






















Rasulullah mengatakan , Allah berfirman, Engkau
mendapatkan hal itu dan sepuluh kali lipatnya.

.

Subhanallah.. betapa pemurahnya Allah Taala. Dia


memaafkan, memberikan kenikmatan, dan menganugerahi



:








seseorang dengan karunia yang sangat banyak.





.
Bentuk kenikmatan di surga yang juga dikabarkan oleh Nabi Keadaan surga dan penduduknya yang berikutnya, dijelaskan
shallallahu alaihi wa sallam adalah berjumpa dan dalam sebuah hadit dari Nabi shallallahu alaihi wa
memandang wajah Allah. Bertemu dengan Allah yang sallam:
menciptakannya dan ia sembah dan imani walaupun belum
bertemu dengan-Nya. Inilah kenikmatan yang paling agung Kelompok pertama yang masuk surga, wajah mereka secerah
dan besar. bulan di malam purnama. Mereka tidak meludah, tidak
berdahak, dan tidak buang air besar. Bejana mereka dari
Ada dua surga yang perabotnya dan segala isi di dalamnya emas, sisir mereka dari emas dan perak. Dupa wewangian
terbuat dari perak, dan ada dua surga yang perabotnya dan mereka berupa aluwah, keringat mereka bau wangi, masing-
segala isi di dalamnya terbuat dari emas. Tidak ada yang masing memiliki dua istri, dimana susum tulanng betisnya
menghalangi suatu kaum untuk melihat Rabb mereka selain kelihatan di balik daging, karena cantiknya (HR.
selendang keagungan di wajahNya pada surga Adn. (HR. Bukhari, Muslim, dan yang lainnya).
Bukhari).
Kita memohon kepada Allah surga dan memberi taufik kepada
Kemudian di antara keadaan surga, ia adalah tempat yang kita untuk mengerjakan amalan-amalan yang mendekatkan
bertingkat-tingkat sesuai dengan amalan seseorang. Nabi kepadanya. Baik perkataan maupun perbuatan.
shallallahu alaihi wa sallam bersabda,
Mudah-mudahan gambaran surga dari nash-nash syariat ini,
Sesungguhnya penduduk surga akan saling melihat para dapat memberi semangat kepada kita untuk kembali ke
penghuni kamar-kamar surga yang ada di atas mereka kampung kita, kampung akhirat dengan keberhasilan.
seperti melihat bintang yang terang-benderang di ufuk Berhasil sebagai penghuni surga.
timur atau barat, disebabkan adanya tingkatan para
penghuni surga. Para sahabat bertanya, Wahai Rasulullah
itukah rumah-rumah para nabi di surga yang tidak dapat
dicapai oleh selain mereka? Beliau bersabda, Bahkan,
demi Allah yang jiwaku ada di tangan-Nya, mereka adalah
orang-orang yang beriman kepada Allah dan membenarkan
para Rasul. (HR. al-Bukhari dan Muslim dari Abu Said
al-Khudri radhiyallahuanhu).