Anda di halaman 1dari 13

PROPOSAL TERAPI BERMAIN PADA ANAK USIA TODDLER

DI LABORATORIUM PEDIATRIK JURUSAN KEPERAWATAN POLTEKKES


DENPASAR

PADA TANGGAL 11 NOVEMBER 2016

A. PENGERTIAN
Bermain adalah unsur yang paling penting untuk perkembangan anak baik
fisik, emosi, mental, intelektual, kreativitas dan sosial. Dimana anak mendapat
kesempatan cukup untuk bermain akan menjadi orang dewasa yang mudah berteman,
kreatif dan cerdas bila dibandingkan dengan mereka yang masa kecilnya kurang
mendapat kesempatan bermain (Soetjiningsih, 2004)
Bermain sangat penting bagi mental, emosional dan kesejahteraan anak seperti
kebutuhan perkembangan dan kebutuhan bermain tidak juga terhenti pada saat anak
sakit atau anak di rumah sakit (Wong, 2009).
Menurut Nurjaman (2006), Bermain digunakan sebagai terapi dalam proses
penyembuhan pasien anak karena diyakini mampu untuk menghilangkan berbagai
batasan, hambatan dalam diri, stress dan frustasi, karena bermain memiliki efek
healing(penyembuhan). Permainan juga merupakan media komunikasi antara anak
dengan orang lain, termasuk dengan perawat atau petugas kesehatan di rumah sakit.
Perawat dapat mengkaji perasaan dan pikiran anak melalui ekspresi non verbal yang
ditunjukkan selama melakukan permainan atau melalui interaksi yang ditunjukkan
anak dengan orang tua dan teman kelompok bermainnya.
Terapi bermain adalah bagian perawatan pada anak yang merupakan salah satu
intervensi yang efektif bagi anak untuk menurunkan atau mencegah kecemasan
sebelum dan sesudah tindakan operatif. Dengan demikian dapat dipahami bahwa
didalam perawatan pasien anak, terapi bermain merupakan suatu kegiatan didalam
melakukan asuhan keperawatan yang sangat penting untuk mengurangi efek
hospitalisasi bagi pertumbuhan dan perkembangan anak selanjutnya (Nursalam, 2005)
Anak usia toddler adalah anak usia 12 36 bulan ( 1 3 tahun ) pada periode ini anak
berusaha mencari tahu bagaimana sesuatu bekerja dan bagaimana mengontrol orang
lain melalui kemarahan, penolakan, dan tindakan keras kepala. Hal ini merupakan
periode yang sangat penting untuk mencapai pertumbuhan dan perkembangan
intelektual secara optimal (Soetjiningsih, 2004).
B. TUJUAN TERAPI BERMAIN
Anak bermain pada dasarnya agar memperoleh kesenangan, sehingga ia tidak
akan merasa jenuh. Bermain tidak sekedar mengisi waktu, tetapi merupakan
kebutuhan anak seperti halnya makanan, perawatan dan cinta kasih. Bermain adalah
unsur yang penting untuk perkembangan fisik, emosi, mental, intelektual, kreativitas
dan sosial (Soetjiningsih, 1995).
Anak dengan bermain dapat mengungkapkan konflik yang dialaminya,
bermain cara yang baik untuk mengatasi kemarahan, kekuatiran dan kedukaan. Anak
dengan bermain dapat menyalurkan tenaganya yang berlebihan dan ini adalah
kesempatan yang baik untuk bergaul dengan anak lainnya (Soetjiningsih, 1995).
Menurut Supartini (2004), bermain sebagai terapi mempunyai tujuan sebagai berikut :
a. Untuk melanjutkan pertumbuhan dan perkembangan yang normal, pada saat
sakit anak mengalami gangguan dalam pertumbuhan dan perkembangannya.
Selama anak dirawat di rumah sakit, kegiatan stimulasi terhadap pertumbuhan
dan perkembangan masih harus tetap dilanjutkan untuk menjaga
kesinambungannya.
b. Mengekspresikan perasaan, keinginan dan fantasi serta ide-idenya. Permainan
adalah media yang sangat efektif untuk mengekspresikan perasaan yang tidak
menyenangkan selama di rumah sakit.
c. Mengembangkan kreativitas dan kemampuan memecahkan masalah.
Permainan akan menstimulasi daya pikir, imajinasi dan fantasinya untuk
menciptakan sesuatu seperti yang ada dalam pikirannya.
d. Dapat beradaptasi secara efektif terhadap stress karena sakit dan dirawat di
rumah sakit. Bermain dapat mengalihkan rasa sakit sehingga dapat
menurunkan rasa cemas, takut, nyeri dan marah.

C. MEDIA
Alat dan bahan yang digunakan dalam melakukan terapi bermain adalah sebagai
berikut:
a) Meja
b) Pensil Warna
c) Kertas bergambar
d) Kertas gambar
e) Musik
D. METODE
Metode yang digunakan adalah demontrasi secara langsung yang dilakukan oleh anak
sesuai dengan instruksi yang diberikan seperti:
Terapi 1 : Menggambar sesuai kemampuan anak
a. Membagikan kertas dan pensil warna pada setiap anak 1 lembar dan
memastikan tangan anak tidak basah
b. Memberikan contoh kepada anak untuk menggambar sesuai keinginannya dan
dibimbing dan didampingi oleh fasilitator
c. Beri pujian selama melakukan proses menggambar
Terapi 2 : Mewarnai dengan kertas bergambar
a. Menyiapkan kertas bergambar dengan 1 gambar, 2 gambar, 3 gambar.
b. Memberi contoh cara mewarnai pada kertas bergambar pada anak dan
dibimbing dan didampingi oleh fasilitator
c. Beri pujian selama melakuakan proses tersebut

5. NAMA PASIEN

Jenis Umur
Nama Pasien Alamat
Kelamin
I Gusti Ayu Rosita Tri 2 tahun
P Sangeh, Badung
Rejeki
Ni Wayan Yuskamita 2 tahun
P Keramas, Gianyar
Karsaeni

Baiq Cici Kamaliani P Tegalwangi, Denpasar 3 tahun

Ni Ketut Sinta Dewi P Pupuan, Tabanan 3 tahun

Ni Putu Putri Asmariani P Dalung, Badung 3 tahun

Ni Luh Nilam Santi 2 tahun


P Abiansemal, Badung
Cahyani
6. WAKTU BERMAIN
a. Hari/Tanggal :
b. Pukul :
c. Durasi Kegiatan : 35 menit dengan rincian :
Pembukaan : 5 menit
Pelaksanaan : 20 menit

Evaluasi : 5 menit
Penutup : 5 menit
7. TEMPAT
Terapi bermain ini dilaksanakan di Laboratorium Pediatric Jurusan
Keperawatan Poltekkes Denpasar.

8. SETTING

Keterangan:

: Leader

: Co-Leader

: Fasilitator
: Observer

: Anak

: Meja

9. PENGORGANISASIAN

a. Pembimbing Akademik : Ns. Sulisnadewi, S.Kep.,M.Kep., SP.An


b. Pembimbing Praktik : Ns. Ida Erni Sipahutar, S.Kep., M.Kes
1) Melakukan kontrak dengan anak dan orang tua
2) Mengumpulkan anak pada ruangan terapi bermain
3) Menyiapkan alat yang diperlukan
4) Kegiatan dipimpin oleh Leader dibantu Co-Leader dengan
fasilitator dan observer
5) Mengobservasi kondisi pasien selama terapi bermain
berlangsung

c. Leader :Gusti Ayu Regita Pramesti Cahyani


Tugas:
a. Membuka kegiatan terapi bermain
b. Memperkenalkan diri dan asal institusi
c. Memberikan kesempatan peserta untuk memperkenalkan diri (nama dan
umur)
d. Menjelaskan topik dan tujuan kegiatan terapi bermain
e. Mengarahkan dan memimpin jalannya kegiatan
f. Memberikan semangat kepada peserta
g. Menciptakan suasana menjadi meriah
h. Mengambil keputusan
i. Memberikan reward pada anak
j. Memberikan kesempatan peserta untuk express feeling
k. Menutup kegiatan
d. Co-leader : Ni Made Ristya Kusuma Dewi
Tugas:
a. Membantu leader
b. Menyampaikan jalannya kegiatan
c. Menyampaikan informasi dari fasilitator ke leader dan sebaliknya
e. Fasilitator
1. Luh Gde Dwirini Novitha Putri
2. Ni Putu Candra Dewi
3. Kadek Ayu Rastiti Dewi
4. Triana Savitri
5. Ni Made Linda Adimaharani
6. Ni Putu Sudiani
Tugas:
a. Memfasilitasi kebutuhan anak saat mengikuti kegiatan
b. Memberikan dukungan dan motivasi serta pujian kepada anak
c. Mendampingi anak selama bermain
d. Sebagai role model selama kegiatan

f. Observer dan Dokumentasi : Ni Putu Eka Ari Suardewi


Tugas:
a) Mencatat dan mengevaluasi pelaksanaan kegiatan
b) Mendokumentasikan kegiatan lewat video dan foto

10. STRUKTUR KEGIATAN

NO WAKTU MATERI KEGIATAN KEGIATAN


PENYULUH AUDIEN
1 5 Menit Pembukaan a. Membuka kegiatan Menjawab salam
dengan
mengucapkan
salam.
b. Memperkenalkan Mendengar
diri
c. Menjelaskan tujuan Memperhatikan
dari terapi bermain
d. Kontrak waktu Memperhatikan
anak dan orang tua

2 20 Menit Pelaksanaan a. Menjelaskan tata Memperhatikan


cara pelaksanaan
terapi bermain
mewarnai kepada
anak
b. Memberikan Bertanya
kesempatan kepada
anak untuk
bertanya jika belum
jelas
c. Membagikan kertas Antusias saat
mewarnai, crayon menerima
d. Fasilitator peralatan
mendampingi anak Memulai untuk
dan memberikan mewarnai
motivasi kepada gambar
anak
e. Menanyakan
kepada anak Menjawab
apakah telah selesai pertanyaan
mewarnai gambar
f. Memberitahu anak
bahwa waktu yang Mendengarkan
diberikan telah
selesai
g. Memberikan pujian
terhadap anak yang Memperhatikan
mampu mewarnai
gambar sampai
selesai
3 5 Menit Evaluasi a. Memotivasi anak Menceritakan
untuk menyebutkan
apa yang diwarnai
dan dibuat
b. Mengumumkan Gembira
nama anak yang
dapat mewarnai
dengan contoh
c. Membagikan Gembira
reward kepada
seluruh peserta
3 5 Menit Terminasi a. Memberikan Memperhatikan
motivasi dan pujian
kepada seluruh
anak yang telah
mengikuti program
terapi bermain
b. Mengucapkan Gembira
terima kasih Mendengarkan
kepada anak dan
orang tua
c. Mengucapkan Menjawab salam
salam penutup
11. Evaluasi

1. Evaluasi Struktur
a. Menentukan jenis terapi bermain dan sasaran dalam melaksanakan
terapi bermain pada tanggal 10 November 2016
b. Setelah berkonsultasi dengan kepala ruangan dan pembimbing klinik,
maka dilakukan pembuatan satuan acara bermain pada tanggal 11
November 2016

2. Evaluasi Proses
a. Proses terapi bermain dapat berlangsung dengan lancar dan peserta terapi
bermain dapat mengikuti aturan permainan yang diberikan.
b. Acara berlangsung tepat waktu sesuai dengan rencana.
c. Jumlah anak yang ikut berjumlah 6 orang dan hadir lengkap
d. Peserta terapi antusias dan tenang dalam mengikuti terapi bermain ini.
e. Tidak ada anak yang meninggalkan tempat dilaksanakan terapi bermain
selama kegiatan berlangsung.
3. Evaluasi Hasil
a. Tingkat stres hospitalisasi anak setelah diberikan terapi mewarnai
gambar dapat berkurang dilihat dari hasil penurunan tingkat stres
hospitalisasi anak yang dilihat dari hasil penilaian lembar observasi pre
dan post tes
b. Anak senang dengan kegiatan menggambar dan mewarnai
c. Anak mampu menyelesaikan mewarnai gambar dan mampu
mengidentifikasi gambar serta warna

4. Evaluasi Proses

Anak 1 : I Gusti Ayu Rosita Tri Rejeki ( 2 tahun/P )

Kreativitas
PARAMETER YA TIDAK

Anak mampu mewarnai dengan bantuan.


Anak mampu mewarnai tanpa bantuan.

Anak mampu mewarnai tepat waktu.

Perasaan
PARAMETER YA TIDAK

Anak mau berjabat tangan.

Anak mampu menyebutkan nama.

Anak mengamati arahan dari perawat.

Anak menjawab pertanyaan perawat dengan


antusias.
Anak tersenyum.

Anak 2 : Ni Wayan Yuskamita Karsaeni ( 2 tahun/ P)

Kreativitas
PARAMETER YA TIDAK

Anak mampu mewarnai dengan bantuan.

Anak mampu mewarnai tanpa bantuan.

Anak mampu mewarnai tepat waktu.

Perasaan
PARAMETER YA TIDAK

Anak mau berjabat tangan.

Anak mampu menyebutkan nama.


Anak mengamati arahan dari perawat.

Anak menjawab pertanyaan perawat dengan


antusias.
Anak tersenyum.

Anak 3 :Baiq Cici Kamaliani ( 3 tahun/ P)

Kreativitas
PARAMETER YA TIDAK

Anak mampu mewarnai dengan bantuan.

Anak mampu mewarnai tanpa bantuan.

Anak mampu mewarnai tepat waktu.

Perasaan
PARAMETER YA TIDAK

Anak mau berjabat tangan.

Anak mampu menyebutkan nama.

Anak mengamati arahan dari perawat.

Anak menjawab pertanyaan perawat dengan


antusias.
Anak tersenyum.

Anak 4 : Ni Ketut Sinta Dewi ( 3 tahun/ P)

Kreativitas
PARAMETER YA TIDAK

Anak mampu mewarnai dengan bantuan.

Anak mampu mewarnai tanpa bantuan.

Anak mampu mewarnai tepat waktu.

Perasaan
PARAMETER YA TIDAK

Anak mau berjabat tangan.

Anak mampu menyebutkan nama.

Anak mengamati arahan dari perawat.

Anak menjawab pertanyaan perawat dengan


antusias.
Anak tersenyum.

Anak 5 : Ni Putu Putri Asmariani 3 tahun/ P)

Kreativitas
PARAMETER YA TIDAK

Anak mampu mewarnai dengan bantuan.

Anak mampu mewarnai tanpa bantuan.

Anak mampu mewarnai tepat waktu.

Perasaan
PARAMETER YA TIDAK
Anak mau berjabat tangan.

Anak mampu menyebutkan nama.

Anak mengamati arahan dari perawat.

Anak menjawab pertanyaan perawat dengan


antusias.
Anak tersenyum.

Anak 6 : Ni Luh Nilam Santi Cahyani ( 2 tahun/ P)

Kreativitas
PARAMETER YA TIDAK

Anak mampu mewarnai dengan bantuan.

Anak mampu mewarnai tanpa bantuan.

Anak mampu mewarnai tepat waktu.

Perasaan
PARAMETER YA TIDAK

Anak mau berjabat tangan.

Anak mampu menyebutkan nama.

Anak mengamati arahan dari perawat.

Anak menjawab pertanyaan perawat dengan


antusias.
Anak tersenyum.