Anda di halaman 1dari 19

BBWS BENGAWAN SOLO DD DAN LARAP TANGGUL BENGAWAN SOLO

TAHUN 2015 KOTA SURAKARTA

BAB V. ANALISIS HIDROLIKA


SALURAN

5.1. Pendahuluan
Analisis hidrolika merupakan bagian yang sangat penting dalam perencanaan
tanggul dan bangunan-bangunan air. Tujuan analisis hidrolika pada pekerjaan ini
adalah : Untuk mengetahui seberapa besar pengaruh debit banjir rencana (design
flood) terhadap elevasi tanggul. Dimana besarnya debit banjir akan digunakan
sebagai dasar untuk merencanakan kapasitas penampang sungai, dan ketinggian
tanggul yang akan dibangun pada alur suatu sungai. Pada pekerjaan ini banjir
rencana digunakan untuk menentukan elevasi tanggul minimal yang akan didesain.
Dalam hal ini, ada dua sungai yang dianalisis yaitu Sungai Bengawan Solo sebagai
induk sungai, dan kali Wingko sebagai anaknya. Pada analisis ini dibutuhkan data-
data pengukuran melintang sungai (cross section) dan hasil analisis banjir rencana
periode ulang 50 tahunan (Q50 th).

Gambar 5.1 Peta Situasi pada Analisis Hidrolika

LAPORAN HIDROLOGI DAN HIDRAULIKA


Halaman V-1
BBWS BENGAWAN SOLO DD DAN LARAP TANGGUL BENGAWAN SOLO
TAHUN 2015 KOTA SURAKARTA

5.2. Perhitungan Profil Muka Air


Analisa Hidrolika dilakukan dengan menggunakan perangkat lunak HEC-RAS,
perangkat lunak ini merupakan salah satu program yang digunakan untuk
menentukan profil aliran sungai berdasarkan debit rencana dengan periode ulang
tertentu.
Program ini dibuat dengan asumsi bahwa aliran-aliran yang ada merupakan aliran
satu dimensi, sehingga pergerakan aliran yang diperhitungkan hanya satu arah
(menuju ke arah hilir). Fasilitas yang dimiliki program tersebut cukup memadai untuk
menyajikan data keluaran yang diperlukan pada studi ini. Di samping itu data
masukan yang diperlukan dalam model ini (data geometri sungai dan data hidrolik)
sudah cukup tersedia.
HEC-RAS adalah program komputer yang dikembangkan oleh Bill S. Eichert dari
The Hydrologic Engineering Center, US Army Corps of Engineers. Program ini
dimaksudkan untuk menghitung profil muka air pada keadaan debit tetap dan aliran
berubah lambat laun (steady gradually varied flow) pada sungai maupun saluran,
baik untuk aliran sub-kritik maupun aliran super-kritik.
Prosedur perhitungan didasarkan pada penyelesaian persamaan konservasi energi
1-dimensi dengan kehilangan tinggi energi oleh kekasaran alur dinyatakan dalam
koefisien kekasaran Manning.
Langkah perhitungan ini dikenal sebagai Standard Step Method, yaitu menghitung
profil muka air pada setiap penampang melintang yang diselesaikan dengan metode
iterasi (Chow, 1985), seperti diperlihatkan pada gambar berikut.

Gambar 5.2 Standard Step Method

LAPORAN HIDROLOGI DAN HIDRAULIKA


Halaman V-2
BBWS BENGAWAN SOLO DD DAN LARAP TANGGUL BENGAWAN SOLO
TAHUN 2015 KOTA SURAKARTA

V V
2 2

Z1 1
2g
1
Z1 2
2g
2
hf h
e

LS w C 1V 1 2V 2
2 2

h f
2 g 2g

Dimana :
Z1 , Z2 = elevasi muka air pada setiap penampang melintang
V1 , V2 = kecepatan aliran rata-rata penampang (m/det)
1 , 2 = koefisien kecepatan aliran
g = percepatan gravitasi (m/det2)
hf = kehilangan tinggi energi karena gesekan (m)
he = Kehilangan tinggi energi karena pusaran, dalam perhitungan
praktis dianggap nol (m).
L = panjang pias yang ditinjau (m)
Sw = kemiringan garis permukaan air
C = koefisien ekspansi / kontraksi
Pembuatan model Sungai dilakukan dengan model eksisting dan model desain
berdasarkan data perencanaan untuk berbagai debit dengan menggunakan nilai
Koefisien kekasaran Manning yang didapat dengan perkiraan berdasarkan
pengamatan kondisi alur sungai di lapangan (Chow, 1985).
Q 1 2 / 3 1/ 2
R .I
Rumus Manning : A n
A B.H
Dimana :
Q = debit aliran (m3/det)
A = luas tampang basah basah (m2)
R = A/P = radius hidraulik (m)
I = kemiringan garis energi
n = koefisien kekasaran Manning
B = lebar basah (m)
H = kedalaman air (m)
Analisis hidraulika dilakukan dengan pendekatan model aliran tidak permanen
(unsteady flow model) 1 D menggunakan software HEC-RAS v 4.1. Dalam model
1D ini sistem sungai Bengawan Solo disimulasi dengan memodelkan secara spesifik
pada tiap tampang sungai, tinggi tanggul, aliran pada alur sungai dan aliran pada
bantaran serta pelimpahan air yang melebihi elevasi mercu tanggul ke kiri atau
kanan tebing sungai.

LAPORAN HIDROLOGI DAN HIDRAULIKA


Halaman V-3
BBWS BENGAWAN SOLO DD DAN LARAP TANGGUL BENGAWAN SOLO
TAHUN 2015 KOTA SURAKARTA

Adanya gelombang permukaan tanah pada dasar alur sungai dan bantaran serta
vegetasi yang tumbuh di alur sungai maupun bantaran dimodelkan sebagai
kekasaran dasar dan tebing sungai. Variasi kekasaran diterapkan pada alur sungai,
dan bantaran sungai pada kelompok tampang sungai (dalam ruas-ruas sungai)
sesuai keadaan di lapangan. Penetapan nilai koefisien kekasaran dasar dan tebing
mengacu pada referensi yang ada dan dilakukan penyesuaian pada proses kalibrasi
model.
Lateral inflow dari anak-anak sungai Bengawan Solo dimodelkan sebagai ruas-ruas
sungai pendek yang masuk dan bergabung dengan alur sungai Bengawan Solo
pada pertemuan sungai yang dimodelkan sebagai Junction dengan menggunakan
prinsip keseimbangan energi aliran. Melalui anak-anak sungai ini hidrograf banjir
yang merupakan kumpulan run-off dari daerah tangkapan hujannya diinputkan
dalam simulasi.
Debit yang diinputkan dalam simulasi ini bernilai Q50 th dengan besaran yang
berbeda antara anak sungai dengan sungai utama. Pada studi ini ruas Bengawan
Solo yang masuk di kota Surakarta mempunyai debit Q50 th sebesar 2.205 m 3/dt
(hasil analisis Gama-1 metode percabangan), sedangkan anak sungai yang masuk
di dalam ruas kota Surakarta yaitu kali Wingko dengan debit Q50 th sebesar 68
m3/dt (hasil analisis Gama-1 metode percabangan).

5.3. Tampilan Menu Program HEC-RAS


Tampilan utama menu Program HECRAS yang berbasis windows memberikan
fasilitas input, proses dan output data. Fasilitas input terdiri dari atas 3 (tiga) bagian
yaitu : Geometri data, Steady Flow Data dan Unsteady Flow Data, sedangkan
output terbagi menjadi beberapa bagian View Cross Section, View Profil, Rating
Curve View, 3D Multiple Cross Section dan Profile Table.

Gambar 5.3 Tampilan Utama Program HEC-RAS

LAPORAN HIDROLOGI DAN HIDRAULIKA


Halaman V-4
BBWS BENGAWAN SOLO DD DAN LARAP TANGGUL BENGAWAN SOLO
TAHUN 2015 KOTA SURAKARTA

Input data
Untuk memasukan data geometri dapat dilakukan secara langsung menggambar
dalam tampilan menu Geometrik data atau dengan memasukan data koordinat x,y
setiap section trase sungai. Sungai dapat dibagi menjadi beberapa ruas sungai yang
dihubungkan dengan Junction.

Gambar 5.4 Tampilan Menu Geomatric Data

Penampang sungai dibagi menjadi 3 (tiga) daerah utama yaitu tanggul kiri (Left of
Bank, LOB), Sungai (Channel), dan Tanggul kanan (Right of Bank, ROB). Data
karakteristik penampang adalah jarak antar penampang dan koefisien Manning,
karakteristik lain yang perlu dimasukan adalah batas kanan kiri sungai, koefisien
kontraksi dan koefisien ekspansi. Tampilan input data penampang melintang (cross
section) dapat dilihat pada Gambar 5.5 berikut.

Gambar 5.5 Tampilan Input Data Penampang Melintang

LAPORAN HIDROLOGI DAN HIDRAULIKA


Halaman V-5
BBWS BENGAWAN SOLO DD DAN LARAP TANGGUL BENGAWAN SOLO
TAHUN 2015 KOTA SURAKARTA

Untuk memasukan data debit pada kondisi aliran tidak tetap (unsteady flow) dapat
dilakukan dengan menggunakan tampilan menu unsteady flow data (Gambar 5.6).
Data yang perlu dimasukan dalam menu ini adalah nama-nama sungai beserta
ruasnya (reach), letak posisi station yang berfungsi sebagai Junction, dan data debit
masing-masing ruas sungai.
Karakteristik dari Boundary Conditions dimasukan melalui menu Boundary
Conditions (Gambar 5.7) yang ditampilkan dengan cara klik pada tombol Reach
Boundary Condition. Pada menu ini terdapat fasilitas untuk memasukan hubungan
antara Junction setiap sungai, juga terdapat kondisi batas dibagian hilir. Ada
beberapa pilihan kondisi batas yaitu : (1) kondisi muka air pada salah satu section,
(2) kedalaman kritis, (3) kedalaman normal, dan (4) rating curve. Untuk kondisi
batas yang menggunakan pilihan Rating Curve dapat dilakukan dengan meng-klik
tombol Rating Curve dan dilanjutkan memasukan data hubungan antara tinggi muka
air dan debit pada menu Rating Curve (Gambar 5.7).

Gambar 5.6 Tampilan Menu Input Data Aliran Tetap

Gambar 5.7 Tampilan Menu Input Data Kondisi Batas

LAPORAN HIDROLOGI DAN HIDRAULIKA


Halaman V-6
BBWS BENGAWAN SOLO DD DAN LARAP TANGGUL BENGAWAN SOLO
TAHUN 2015 KOTA SURAKARTA

Input Data, ada 2 bagian input data yaitu :


a. Data geometri, yaitu trase sungai dan potongan melintang sungai.
b. Data aliran adalah data debit yang dihitung berdasarkan analisa hidrologi.

5.4. Analisis Hidrolika Ruas Kali Wingko


Dalam simulasi dengan menggunakan pogram HEC-RAS, dengan debit banjir kala
ulang 50 th sebesar 68 m3/dt, kondisi kali Wingko banjir. Tanggul kanan maupun kiri
tidak bisa menahan luapan debit banjir 50 th. Gambar di bawah ini menunjukkan
bahwa muka air banjir dengan kala ulang 50 th melebihi tinggi tanggul yang ada,
sehingga perlu dilakukan peninggian tanggul untuk bisa menampung debit banjir
tersebut. Untuk gambar Long Profil ukuran A3 ruas Kali Wingko dapat dilihat pada
Lampiran 5.1.

Adapun hasil analisis HEC-RAS kali Wingko dapat dilihat pada Gambar berikut :

TANGGUL BSOLObanjir Plan: Plan 02


Geom: SANGKRAH SEMANGGI edit 2 Flow: q50
RS = 16 PR15
.05 .04 .05
92
Legend
90 WS PF 1

88 Ground
Elevation (m)

Levee
86
Bank Sta
84

82

80

78
0 20 40 60 80 100 120
Station (m)

TANGGUL BSOLObanjir Plan: Plan 02


Geom: SANGKRAH SEMANGGI edit 2 Flow: q50
RS = 15 PR14
.05 .04 .05
92
Legend
90 WS PF 1

88 Ground
Elevation (m)

Levee
86
Bank Sta
84

82

80

78
0 20 40 60 80 100 120
Station (m)

Gambar selanjutnya :

LAPORAN HIDROLOGI DAN HIDRAULIKA


Halaman V-7
BBWS BENGAWAN SOLO DD DAN LARAP TANGGUL BENGAWAN SOLO
TAHUN 2015 KOTA SURAKARTA

TANGGUL BSOLObanjir Plan: Plan 02


Geom: SANGKRAH SEMANGGI edit 2 Flow: q50
RS = 14 PR13
.05 .04 .05
92
Legend
90 WS PF 1

88 Ground
Elevation (m)

Levee
86
Bank Sta
84

82

80

78
0 50 100 150 200
Station (m)

TANGGUL BSOLObanjir Plan: Plan 02


Geom: SANGKRAH SEMANGGI edit 2 Flow: q50
RS = 13 PR12
.05 .04 .05
92
Legend
90 WS PF 1

88 Ground
Elevation (m)

Levee
86
Bank Sta
84

82

80

78
0 50 100 150 200
Station (m)

TANGGUL BSOLObanjir Plan: Plan 02


Geom: SANGKRAH SEMANGGI edit 2 Flow: q50
RS = 12 PR11
.05 .04 .05
92
Legend
90 WS PF 1

88 Ground
Elevation (m)

Levee
86
Bank Sta
84

82

80

78
0 20 40 60 80 100 120 140 160
Station (m)

TANGGUL BSOLObanjir Plan: Plan 02


Geom: SANGKRAH SEMANGGI edit 2 Flow: q50
RS = 11 PR10
.05 .04 .05
92
Legend
90 WS PF 1

88 Ground
Elevation (m)

Levee
86
Bank Sta
84

82

80

78
0 20 40 60 80 100 120 140
Station (m)

Gambar selanjutnya :

LAPORAN HIDROLOGI DAN HIDRAULIKA


Halaman V-8
BBWS BENGAWAN SOLO DD DAN LARAP TANGGUL BENGAWAN SOLO
TAHUN 2015 KOTA SURAKARTA

TANGGUL BSOLObanjir Plan: Plan 02


Geom: SANGKRAH SEMANGGI edit 2 Flow: q50
RS = 10 PR9
.05 .04 .05
92
Legend
90 WS PF 1

88 Ground
Elevation (m)

Levee
86
Bank Sta
84

82

80

78
0 20 40 60 80 100 120 140
Station (m)

TANGGUL BSOLObanjir Plan: Plan 02


Geom: SANGKRAH SEMANGGI edit 2 Flow: q50
RS = 9 PR8
.05 .04 .05
92
Legend
90 WS PF 1

88 Ground
Elevation (m)

Levee
86
Bank Sta
84

82

80

78
0 20 40 60 80 100
Station (m)

TANGGUL BSOLObanjir Plan: Plan 02


Geom: SANGKRAH SEMANGGI edit 2 Flow: q50
RS = 8 PR7
.05 .04 .05
92
Legend
90 WS PF 1

88 Ground
Elevation (m)

Levee
86
Bank Sta
84

82

80

78
0 20 40 60 80 100 120
Station (m)

TANGGUL BSOLObanjir Plan: Plan 02


Geom: SANGKRAH SEMANGGI edit 2 Flow: q50
RS = 7 PR6
.05 .04 .05
92
Legend
90 WS PF 1

88 Ground
Elevation (m)

Levee
86
Bank Sta
84

82

80

78
0 20 40 60 80 100 120 140
Station (m)

Gambar selanjutnya :

LAPORAN HIDROLOGI DAN HIDRAULIKA


Halaman V-9
BBWS BENGAWAN SOLO DD DAN LARAP TANGGUL BENGAWAN SOLO
TAHUN 2015 KOTA SURAKARTA

TANGGUL BSOLObanjir Plan: Plan 02


Geom: SANGKRAH SEMANGGI edit 2 Flow: q50
RS = 6 PR5
.05 .04 .05
92
Legend
90 WS PF 1

88 Ground
Elevation (m)

Levee
86
Bank Sta
84

82

80

78
0 20 40 60 80 100 120
Station (m)

TANGGUL BSOLObanjir Plan: Plan 02


Geom: SANGKRAH SEMANGGI edit 2 Flow: q50
RS = 5 PR4
.05 .04 .05
92
Legend
90 WS PF 1

88 Ground
Elevation (m)

Levee
86
Bank Sta
84

82

80

78
0 20 40 60 80 100 120 140 160
Station (m)

TANGGUL BSOLObanjir Plan: Plan 02


Geom: SANGKRAH SEMANGGI edit 2 Flow: q50
RS = 4 PR3
.05 .04 .05
92
Legend
90 WS PF 1

88 Ground
Elevation (m)

Levee
86
Bank Sta
84

82

80

78
0 20 40 60 80 100 120 140
Station (m)

TANGGUL BSOLObanjir Plan: Plan 02


Geom: SANGKRAH SEMANGGI edit 2 Flow: q50
RS = 3 PR2
.05 .04 .05
92
Legend
90 WS PF 1

88 Ground
Elevation (m)

Levee
86
Bank Sta
84

82

80

78
0 20 40 60 80 100 120 140 160
Station (m)

Gambar selanjutnya :

LAPORAN HIDROLOGI DAN HIDRAULIKA


Halaman V-10
BBWS BENGAWAN SOLO DD DAN LARAP TANGGUL BENGAWAN SOLO
TAHUN 2015 KOTA SURAKARTA

TANGGUL BSOLObanjir Plan: Plan 02


Geom: SANGKRAH SEMANGGI edit 2 Flow: q50
RS = 2 PR1
.05 .04 .05
92
Legend
90 WS PF 1

88 Ground
Elevation (m)

Bank Sta
86

84

82

80

78
0 20 40 60 80 100 120 140
Station (m)

TANGGUL BSOLObanjir Plan: Plan 02


Geom: SANGKRAH SEMANGGI edit 2 Flow: q50
RS = 1 PR0
.05 .04 .05
92
Legend
90 WS PF 1

88 Ground
Elevation (m)

Bank Sta
86

84

82

80

78
0 20 40 60 80 100 120
Station (m)

Gambar 5.8 Profil Penampang melintang Kali Wingko Sta PR 0 s/d PR 15

TA NGGUL BSOLObanjir Plan: Plan 02


Geom: SANGKRAH SEMANGGI edit 2 Flow: q50
WINGKO JWINGKO
92 Legend

90 WS PF 1
Ground
88
LOB
Elevation (m)

86 ROB
Left Levee
84

82

80
10

11

12

13

14

15

16
2

78
0 200 400 600 800
Main Channel Distance (m)

Gambar 5.9 Profil Penampang memanjang Kali Wingko Sta PR 0 s/d PR 15

5.5. Analisis Hidrolika Ruas Sungai Bengawan Solo Hulu dari Stasiun
P.626 Sampai Dengan P.655
Untuk ruas sungai Bengawan Solo, simulasi menggunakan debit banjir kala ulang 50
th sebesar 2.205 m3/dt. Dari hasil simulasi, didapat bahwa pada tanggul sisi kiri dari
sungai Bengawan Solo tidak bisa menahan debit air yang datang atau mengalami

LAPORAN HIDROLOGI DAN HIDRAULIKA


Halaman V-11
BBWS BENGAWAN SOLO DD DAN LARAP TANGGUL BENGAWAN SOLO
TAHUN 2015 KOTA SURAKARTA

banjir karena elevasi tanggul berada di bawah elevasi muka air banjir. Sedangkan
tanggul di sisi kanan sungai Bengawan Solo masih mampu menahan debit air yang
datang dikarenakan sudah mengalami peninggian tanggul bisa menahan debit yang
datang. Analisis ini dikerjakan dari stasiun P.626 s/d P.655 pada sungai Bengawan
Solo yaitu sebelah hulu kali Wingko (P.626) sampai dengan muara kali Pepe (P.655).
Untuk gambar Long Profil ukuran A3 dapat dilihat pada Lampiran 5.2.

Di bawah ini hasil simulasi ruas sungai Bengawan Solo yang berada di Kota Surakarta
Sta. P.626 s/d P.655 :

TANGGUL BSOLObanjir Plan: Plan 02


Geom: SANGKRAH SEMANGGI edit 2 Flow: q50
RS = 30 P626
.05 .05 .05
92
Legend
90 WS PF 1

88 Ground
Elevation (m)

Levee
86
Bank Sta
84

82

80

78
0 50 100 150 200 250
Station (m)

TANGGUL BSOLObanjir Plan: Plan 02


Geom: SANGKRAH SEMANGGI edit 2 Flow: q50
RS = 29 P627
.05 .05 .05
92
Legend
90 WS PF 1

88 Ground
Elevation (m)

Levee
86
Bank Sta
84

82

80

78
0 50 100 150 200 250
Station (m)

TANGGUL BSOLObanjir Plan: Plan 02


Geom: SANGKRAH SEMANGGI edit 2 Flow: q50
RS = 28 P628
.05 .05 .05
90
Legend

88 WS PF 1
Ground
86
Elevation (m)

Levee
84 Bank Sta

82

80

78
0 50 100 150 200 250 300
Station (m)

Gambar selanjutnya :

LAPORAN HIDROLOGI DAN HIDRAULIKA


Halaman V-12
BBWS BENGAWAN SOLO DD DAN LARAP TANGGUL BENGAWAN SOLO
TAHUN 2015 KOTA SURAKARTA

TANGGUL BSOLObanjir Plan: Plan 02


Geom: SANGKRAH SEMANGGI edit 2 Flow: q50
RS = 27 P629
.05 .05 .05
92
Legend
90 WS PF 1

88 Ground
Elevation (m)

Levee
86
Bank Sta
84

82

80

78
0 50 100 150 200 250
Station (m)

TANGGUL BSOLObanjir Plan: Plan 02


Geom: SANGKRAH SEMANGGI edit 2 Flow: q50
RS = 26 P630
.05 .05 .05
92
Legend
90 WS PF 1

88 Ground
Elevation (m)

Levee
86
Bank Sta
84

82

80

78
0 50 100 150 200 250
Station (m)

TANGGUL BSOLObanjir Plan: Plan 02


Geom: SANGKRAH SEMANGGI edit 2 Flow: q50
RS = 25 P631
.05 .05 .05
92
Legend
90
WS PF 1
88 Ground
Elevation (m)

86 Levee
84 Bank Sta

82

80

78

76
0 50 100 150 200 250
Station (m)

TANGGUL BSOLObanjir Plan: Plan 02


Geom: SANGKRAH SEMANGGI edit 2 Flow: q50
RS = 24 P632
.05 .05 .05
92
Legend
90 WS PF 1

88 Ground
Elevation (m)

Levee
86
Bank Sta
84

82

80

78
0 50 100 150 200 250
Station (m)

Gambar selanjutnya :

LAPORAN HIDROLOGI DAN HIDRAULIKA


Halaman V-13
BBWS BENGAWAN SOLO DD DAN LARAP TANGGUL BENGAWAN SOLO
TAHUN 2015 KOTA SURAKARTA

TANGGUL BSOLObanjir Plan: Plan 02


Geom: SANGKRAH SEMANGGI edit 2 Flow: q50
RS = 23 P633
.05 .05 .05
92
Legend
90 WS PF 1

88 Ground
Elevation (m)

Levee
86
Bank Sta
84

82

80

78
0 50 100 150 200 250
Station (m)

TANGGUL BSOLObanjir Plan: Plan 02


Geom: SANGKRAH SEMANGGI edit 2 Flow: q50
RS = 22 P634
.05 .05 .05
92
Legend
90 WS PF 1

88 Ground
Elevation (m)

Levee
86
Bank Sta
84

82

80

78
0 50 100 150 200 250
Station (m)

TANGGUL BSOLObanjir Plan: Plan 02


Geom: SANGKRAH SEMANGGI edit 2 Flow: q50
RS = 21 P635
.05 .05 .05
92
Legend
90 WS PF 1

88 Ground
Elevation (m)

Levee
86
Bank Sta
84

82

80

78
0 50 100 150 200 250
Station (m)

TANGGUL BSOLObanjir Plan: Plan 02


Geom: SANGKRAH SEMANGGI edit 2 Flow: q50
RS = 20 P636
.05 .05 .05
92
Legend
90 WS PF 1

88 Ground
Elevation (m)

Levee
86
Bank Sta
84

82

80

78
0 50 100 150 200 250
Station (m)

Gambar selanjutnya :

LAPORAN HIDROLOGI DAN HIDRAULIKA


Halaman V-14
BBWS BENGAWAN SOLO DD DAN LARAP TANGGUL BENGAWAN SOLO
TAHUN 2015 KOTA SURAKARTA

TANGGUL BSOLObanjir Plan: Plan 02


Geom: SANGKRAH SEMANGGI edit 2 Flow: q50
RS = 19 P637
.05 .05 .05
92
Legend
90 WS PF 1

88 Ground
Elevation (m)

Levee
86
Bank Sta
84

82

80

78
0 50 100 150 200 250
Station (m)

TANGGUL BSOLObanjir Plan: Plan 02


Geom: SANGKRAH SEMANGGI edit 2 Flow: q50
RS = 18 P638
.05 .05 .05
92
Legend
90 WS PF 1

88 Ground
Elevation (m)

Levee
86
Bank Sta
84

82

80

78
0 50 100 150 200 250
Station (m)

TANGGUL BSOLObanjir Plan: Plan 02


Geom: SANGKRAH SEMANGGI edit 2 Flow: q50
RS = 17 P639
.05 .05 .05
90
Legend

88 WS PF 1
Ground
86
Elevation (m)

Levee
84 Bank Sta

82

80

78
0 50 100 150 200 250
Station (m)

TANGGUL BSOLObanjir Plan: Plan 02


Geom: SANGKRAH SEMANGGI edit 2 Flow: q50
RS = 16 P640
.05 .05 .05
90
Legend
88 WS PF 1

86 Ground
Elevation (m)

Levee
84
Bank Sta
82

80

78

76
0 50 100 150 200 250 300
Station (m)

Gambar selanjutnya :

LAPORAN HIDROLOGI DAN HIDRAULIKA


Halaman V-15
BBWS BENGAWAN SOLO DD DAN LARAP TANGGUL BENGAWAN SOLO
TAHUN 2015 KOTA SURAKARTA

TANGGUL BSOLObanjir Plan: Plan 02


Geom: SANGKRAH SEMANGGI edit 2 Flow: q50
RS = 15 P641
.05 .05 .05
90
Legend

88 WS PF 1
Ground
86
Elevation (m)

Levee
84 Bank Sta

82

80

78
0 50 100 150 200 250
Station (m)

TANGGUL BSOLObanjir Plan: Plan 02


Geom: SANGKRAH SEMANGGI edit 2 Flow: q50
RS = 14 P642
.05 .05 .05
90
Legend
88 WS PF 1

86 Ground
Elevation (m)

Levee
84
Bank Sta
82

80

78

76
0 50 100 150 200 250
Station (m)

TANGGUL BSOLObanjir Plan: Plan 02


Geom: SANGKRAH SEMANGGI edit 2 Flow: q50
RS = 13 P643
.05 .05 .05
90
Legend

88 WS PF 1
Ground
86
Elevation (m)

Levee
84 Bank Sta

82

80

78
0 50 100 150 200 250 300
Station (m)

TANGGUL BSOLObanjir Plan: Plan 02


Geom: SANGKRAH SEMANGGI edit 2 Flow: q50
RS = 12 P644
.05 .05 .05
90
Legend
88 WS PF 1

86 Ground
Elevation (m)

Levee
84
Bank Sta
82

80

78

76
0 50 100 150 200 250
Station (m)

Gambar selanjutnya :

LAPORAN HIDROLOGI DAN HIDRAULIKA


Halaman V-16
BBWS BENGAWAN SOLO DD DAN LARAP TANGGUL BENGAWAN SOLO
TAHUN 2015 KOTA SURAKARTA

TANGGUL BSOLObanjir Plan: Plan 02


Geom: SANGKRAH SEMANGGI edit 2 Flow: q50
RS = 11 P645
.05 .05 .05
90
Legend
88 WS PF 1

86 Ground
Elevation (m)

Levee
84
Bank Sta
82

80

78

76
0 50 100 150 200 250 300
Station (m)

TANGGUL BSOLObanjir Plan: Plan 02


Geom: SANGKRAH SEMANGGI edit 2 Flow: q50
RS = 10 P646
.05 .05 .05
90
Legend

88 WS PF 1
Ground
86
Elevation (m)

Levee
84 Bank Sta

82

80

78
0 50 100 150 200 250 300
Station (m)

TANGGUL BSOLObanjir Plan: Plan 02


Geom: SANGKRAH SEMANGGI edit 2 Flow: q50
RS = 9 P647
.05 .05 .05
90
Legend

88 WS PF 1
Ground
86
Elevation (m)

Levee
84 Bank Sta

82

80

78
0 50 100 150 200 250 300
Station (m)

TANGGUL BSOLObanjir Plan: Plan 02


Geom: SANGKRAH SEMANGGI edit 2 Flow: q50
RS = 8 P648
.05 .05 .05
90
Legend

88 WS PF 1
Ground
86
Elevation (m)

Levee
84 Bank Sta

82

80

78
0 50 100 150 200 250 300
Station (m)

Gambar selanjutnya :

LAPORAN HIDROLOGI DAN HIDRAULIKA


Halaman V-17
BBWS BENGAWAN SOLO DD DAN LARAP TANGGUL BENGAWAN SOLO
TAHUN 2015 KOTA SURAKARTA

TANGGUL BSOLObanjir Plan: Plan 02


Geom: SANGKRAH SEMANGGI edit 2 Flow: q50
RS = 7 P649
.05 .05 .05
90
Legend

88 WS PF 1
Ground
86
Elevation (m)

Levee
84 Bank Sta

82

80

78
0 50 100 150 200 250 300
Station (m)

TANGGUL BSOLObanjir Plan: Plan 02


Geom: SANGKRAH SEMANGGI edit 2 Flow: q50
RS = 6 P650
.05 .05 .05
90
Legend

88 WS PF 1
Ground
86
Elevation (m)

Levee
84 Bank Sta

82

80

78
0 50 100 150 200 250 300
Station (m)

TANGGUL BSOLObanjir Plan: Plan 02


Geom: SANGKRAH SEMANGGI edit 2 Flow: q50
RS = 5 P651
.05 .05 .05
90
Legend

88 WS PF 1
Ground
86
Elevation (m)

Levee
84 Bank Sta

82

80

78
0 50 100 150 200 250 300
Station (m)

TANGGUL BSOLObanjir Plan: Plan 02


Geom: SANGKRAH SEMANGGI edit 2 Flow: q50
RS = 4 P652
.05 .05 .05
90
Legend

88 WS PF 1
Ground
86
Elevation (m)

Levee
84 Bank Sta

82

80

78
0 50 100 150 200 250 300
Station (m)

Gambar selanjutnya :

LAPORAN HIDROLOGI DAN HIDRAULIKA


Halaman V-18
BBWS BENGAWAN SOLO DD DAN LARAP TANGGUL BENGAWAN SOLO
TAHUN 2015 KOTA SURAKARTA

TANGGUL BSOLObanjir Plan: Plan 02


Geom: SANGKRAH SEMANGGI edit 2 Flow: q50
RS = 3 P653
.05 .05 .05
90
Legend

88 WS PF 1
Ground
86
Elevation (m)

Levee
84 Bank Sta

82

80

78
0 50 100 150 200 250 300
Station (m)

TANGGUL BSOLObanjir Plan: Plan 02


Geom: SANGKRAH SEMANGGI edit 2 Flow: q50
RS = 2 P654
.05 .05 .05
90
Legend

88 WS PF 1
Ground
86
Elevation (m)

Levee
84 Bank Sta

82

80

78
0 50 100 150 200 250 300
Station (m)

TANGGUL BSOLObanjir Plan: Plan 02


Geom: SANGKRAH SEMANGGI edit 2 Flow: q50
RS = 1 P655
.05 .05 .05
90
Legend

88 WS PF 1
Ground
86
Elevation (m)

Levee
84 Bank Sta

82

80

78
0 50 100 150 200 250 300
Station (m)

Gambar 5.10 Profil Penampang melintang Sungai Bengawan Solo Sta P.626 s/d P.655

TANGGUL BSOLObanjir Plan: Plan 02


Geom: SANGKRAH SEMANGGI edit 2 Flow: q50
BSHULU0 BSHULU1
92 Legend

90 WS PF 1

88 Ground
LOB
Elevation (m)

86
ROB
84 Left Levee

82 Right Levee

80
P644...

P640...

P631...
P64...
P654

P653

P652

P651
P650

P649
P648
P647
P646

P645

P643

P641

P639

P638
P637
P636

P635
P634
P633
P632

P630

P629
P628
P627
P626

78

76
0 200 400 600 800 1000 1200 1400 1600
Main Channel Distance (m)

Gambar 5.11 Profil Penampang memanjang Sungai Bengawan Solo Sta P.626 s/d P.655

LAPORAN HIDROLOGI DAN HIDRAULIKA


Halaman V-19