Anda di halaman 1dari 55

Selamat datang

Selamat datang di pembelajaran


IPA SMP Kelas 7

Dalam pembelajaran kali ini kita


akan belajar tentang kalor dan
perpindahannya.. Klik tombol
ikon pensil untuk memulai
Kompetensi dasarkompetensi
3.7. Memahami konsep suhu, pemuaian, kalor,
3.7. Memahami konsep suhu, pemuaian, kalor, perpindahan kalor, dan
perpindahan kalor, dan penerapannya dalam
penerapannya dalam mekanisme menjaga kestabilan suhu tubuh pada
mekanisme menjaga kestabilan suhu tubuh
manusia dan hewan serta dalam kehidupan sehari-hari.
pada manusia dan hewan serta dalam
kehidupan sehari-hari.
Indikator

1. Memahami konsep kalor


2. Menerapkan persamaan kalor Q = m . c . t dan Q = m . L
dalam menyelesaikan permasalahan sederhana
3. Menjelaskan macam-macam konsep perpindahan kalor

MATERI EVALUASI
Tentu kamu pernah minum es, apa yang kamu
rasakan ketika memegang gelasnya atau ketika
meminumnya??

Ketika kamu memegang gelas beisi air es, kamu merasakan dingin
Ketika kamu membantu memasak di dapur kamu merasakan
panas dari api.
Panas dan dingin ini berkaitan dengan kalor pada suatu benda,
nah apa itu kalor???
Untuk itu mari kita pelajari materi berikut oke.

Pasti kamu juga pernah


membantu ibu atau bapakmu
memasak di dapur
Kalor adalah bentuk energi yang secara alami berpindah dari benda yang
suhunya lebih tinggi ke benda yang suhunya lebih rendah.
Sebagai bentuk energi, dalam SI kalor bersatuan Joule (J)
Simbol Kalor adalah Q
Satuan kalor yang populer (sering digunakan di bidang gizi) adalah kalori
dan kilokalori.
Satu kalori adalah jumlah energi panas yang dibutuhkan untuk
menaikkan suhu 1 gram air hingga naik sebesar 1oC

1 kalori = 4,2 joule


1 joule = 0,24 kalori
MENGUBAH SUHU BENDA

MENGUBAH WUJUD BENDA

PERPINDAHAN KALOR

Klik salah satu


MENGUBAHmengubah
SUHUsuhuBENDA

Perhatikan ketika kamu memasak


mie instan air yang kamu
gunakan mula-mula dingin
kemudian lama kelamaan menjadi
panas dan mendidih.
Semakin banyak airnya semakin
lama mendidihnya..
Jika pada saat awal memasak mie
langsung dicelupkan pun akan
membuat lebih lama mendidih
MENGUBAH SUHU BENDA

Kalor dapat menyebabkan kenaikan suhu suatu zat


Dari kenyataan bahwa:
Kalor yang diberikan pada benda sebanding dengan kenaikan
suhu.
Kalor yang diberikan pada benda menaikkan suhu sebanding
massa benda.
Kalor yang diberikan pada benda menaikkan suhu tergantung
jenis benda.
Maka persamaan kalor dirumuskan sebagai berikut
Q = m . c . t
Dengan
c = kalor jenis benda (J/kg oC)
Q = energi kalor (J)
m = massa bneda (kg)
t = perubahan suhu (oC)
MENGUBAH SUHU BENDA

KALOR JENIS
Kalor jenis (c) suatu benda di definisikan sebagai sejumlah kalor yang
diperlukan untuk menaikkan suhu 1 kg suatu zat sebesar 1 K. Kalor jenis
merupakan sifat khas suatu benda yang menunjukkan kemampuannya
menyerap kalor. Secara matematis kalor jenis dituliskan:

Q
c =
m . t
Dengan
c = kalor jenis benda (J/kg oC)
Q = energi kalor (J)
m = massa benda (kg)
t = perubahan suhu (oC)
MENGUBAH SUHU BENDA

Tabel Kalor Jenis untuk beberapa jenis bahan

NO Jenis Bahan Kalor Jenis Bahan J /kgo C


Besaran kalor jenis inilah yang
1 Aluminium 9,1 x 10 2 kenapa kalau kita
menyebabkan
2 Kaca memanaskan
6,7 x 10 2 besi, kaca atau batu
akan terjadi perbedaan lamanya
3 Besi 4,7 x 10 2
kita merasakan panas
4 Air Tentu
4,2 kita
x 10 2kita akan mengatakan
5 Tembaga bahwa
3,9 xbesi
10 2 lebih cepat panas
6 Raksa 1,4 x 10 2
7 Timah 1,3 x 10 2 Klik aku !
Contoh Penerapan
Berapa kalor yang dibutuhkan untuk menaikkan suhu 500 g air, dari suhu mula-mula
20o C menjadi 100oC ? (kalor jenis air = 4200 J/kgoC)

1. Apa yang diketahui?


Bagaimana langkah 2. Apa permasalahannya?
penyelesaiannya 3. Bagaimana strateginya?
4. Bagaimana penerepannya

1. Massa air, m = 500gram = 0,5 kg


Kalor jenis air, c = 4200 J/kgoC
Kenaikan suhu, t = (100-20) oC = 80 oC
2. Kalor yang diperlukan Q
3. Gunakan persamaan Q = m.c. t
Q=m . c. t
Q=(0,5 kg) (4200J/kgoC)(80oC)
Q = 168000
J = 1,68.106 J

Jadi, kalor yang diperlukan sebesar 1,68.106J


menu
Klik untuk kembali ke menu sebelumnya
MENGUBAH
MengubahWUJUD
wujudcv BENDA

Tentu kamu masih


ingat dengan wujud
benda kan??...
Nah, kalor ternyata
dapat merubah
wujud benda.
MENGUBAH WUJUD BENDA

Perubahan wujud yang melepaskan kalor yaitu :


1. membeku ( perubahan wujud dari cair menjadi padat ), contoh perubahan
air menjadi es
2. mengembun ( perubahan wujud dari gas menjadi cair ), contoh perubahan
terbentuknya tetes-tetes air di luar gelas berisi es
3. mengkristal/disposisi ( perubahan wujud gas menjadi padat ), contoh
berubahnya uap menjadi salju
Perubahan wujud yang menerima/membutuhkan kalor yaitu :
1. mencair/ melebur ( perubahan wujud padat menjadi cair), contoh
berubahnya es menjadi air
2. menguap ( perubahan wujud dari cair menjadi gas ), contoh
berubahnya air menjadi uap
3. menyublim ( perubahan wujud dari padat menjadi gas), contoh kamper
yang lama-kelamaan menjadi gas (habis)
MENGUBAH WUJUD BENDA

Kalor yang dibutuhkan untuk mengubah wujud suatu benda dinamakan kalor
laten. Kalor laten ada 2 macam, yaitu kalor uap dan kalor lebur.
Kalor uap / kalor didih ialah kalor yang diperlukan untuk
merubah wujud zat dari cair menjadi uap.
Kalor uap = kalor embun
Q = m x U

Q = energi kalor yang diperlukan (J)


m = massa zat (kg)
U = kalor didih / kalor uap (J/kg)

Kalor lebur ialah banyaknya kalor yang diperlukan zat


untuk merubah wujud dari padat menjadi cair.
Kalor lebur = kalor beku

Q = m x L
Q = energi kalor yang diperlukan (J)
m = massa zat (kg)
L = kalor lebur (J/kg)
Contoh Penerapan
Berapakah kalor yang diperlukan untuk meleburkan 5 kg air dalam keadaan beku (es),
jika kalor lebur air tersebur 336.000 J/kg?

Bagaimana langkah 1. Apa yang diketahui?


penyelesaiannya 2. Apa permasalahannya?
3. Bagaimana strateginya?
4. Bagaimana penerepannya

1. Massa air, m = 5 kg Kalor lebur air LAir= 336.000 J/kg = 3,36 . 105 J/kg
2. Kalor yang diperlukan Q
3. Gunakan persamaan Q = m.L
4. Q=m L
Q=(5 kg) (3,36.105J/kg)
Q = 16,8.105
J = 1,68.106 J

Jadi, es tersebut memerlukan kalor sebesar 1,68.106J agar


melebur pada titik leburnya.
t (oC)
Kenaikan suhu, Q = m . c. t
Perhatikan!! Bahwa jumlah kalor
Air yang diterima benda
selama suhunya naik atau wujudnya berubah adalah
Uap Air
sama dengan
Perubahan jumlah
Wujud, Q = mkalor
.U yang dilepaskan si pemberi
kalor(misal kalor dari api kompor). Hal ini sesuai
dengan Asas Black yang menyatakan bahwa jumlah
kalor yang diterima sama dengan jumlah kalor yang
dilepaskan Kenaikan suhu, Q = m . c. t

Es Air
Perubahan Wujud, Q = m . L Q (Joule)
Klik aku!
Kenaikan suhu, Q = m . c. t
Es
Grafik Pengaruh Kalor (Q) terhadap Perubahan suhu (t)

menu
Klik untuk kembali ke menu sebelumnya
Pemuaian
PERPINDAHAN KALOR

Kalor dapat berpindah dari benda


bersuhu tinggi ke benda bersuhu
rendah. Bagaimana caranya??
1. Konduksi
Perpindahan kalor secara
konduksi adalah perpindahan kalor
yang terjadi melalui zat perantara
dimana partikel-partikel zat
perantara tidak ikut berpindah.
2. Konveksi

Apakah yang dimaksud perpindahan panas secara


konveksi?
Perpindahan kalor secara konveksi adalah perpindahan
kalor yang terjadi melalui zat perantara dimana
partikel-partikel zat perantara ikut berpindah
bersama-sama dengan kalor.

Perpindahan kalor secara konveksi dapat terjadi pada


zat cair dan gas. Hal tersebut dikarenakan adanya
perbedaan massa jenis zat saat partikel zat tersebut
terkena panas
3. Radiasi
Apa yang dimaksud dengan perpindahan kalor secara
radiasi ?
Perpindahan kalor secara radiasi adalah perpindahan
kalor yang terjadi secara langsung dengan cara
pancaran dan tanpa membutuhkan zat perantara .
CONTOH KALOR DALAM KEHIDUPAN

Pada malam hari bumi tidak menjadi dingin sekali karena


atmosfer berperan sebagai isolator sekaligus berperan
sebagai media konveksi udara.
Pada siang hari yang terik sepatu dan sandal berfungsi
sebagai isolator sehingga telapak kaki tidak terasa panas.
Pada gagang seterika maupun alat-alat masak dibuat dari
plastik supaya tidak panas
Diantara dinding termos dibuat hampa udara sehingga kalor
tidak merambat secara konduksi dari dinding dalam ke
dinding luar maka panas air dapat dipertahankan.
Radiasi matahari digunakan untuk penguapan, misal pada
penjemuran pakaian ataupun kristalisasi garam dari air laut
EVALUASI
evaluasi

Petunjuk Mengerjakan!!
Jumlah soal ada 10 butir
Setiap soal harus dijawab untuk dapat berpindah ke soal
atau halaman berikutnya
Untuk memilih jawaban Klik pada tombol A, B, C, atau D
Klik tombol next untuk mulai mengerjakan dan berpindah
ke soal berikutnya
EVALUASI

1. Apabila dua buah benda yang suhunya berbeda disentuhkan, maka


.

Kalor mengalir dari benda bersuhu rendah ke benda bersuhu


tinggi

Kalor mengalir dari benda bersuhu tinggi ke benda bersuhu


rendah

Benda bersuhu rendah melepaskan kalor

Terjadi penambahan suhu pada benda bersuhu tinggi


EVALUASI

2. Diantara bahan berikut, yang menghantarkan kalor paling buruk


adalah .

Kaleng alumunium

tembaga

besi

air
EVALUASI

3. Pakaian yang dijemur dapat menjadi kering, hal ini menunjukkan


kalor dari matahari bepindah secara .

Radiasi

Konduksi

Konveksi

Aliran
EVALUASI

4. Perpindahan kalor secara konveksi terjadi pada .

Zat cair secara aliran

Zat padat secara rambatan

Zat gas secara pancaran

Ruang hampa secara pancaran


EVALUASI

5. Berikut ini yang merupakan asas Black adalah .

Kalor yang diterima tidak diberikan lagi

Kalor yang diterima diberikan dalam jumlah kecil

Kalor yang diberikan tidak sama dengan kalor yang diterima

Kalor yang diberikan suatu benda sama dengan kalor yang


diterima benda lain ketika bersentuhan
EVALUASI

6. Es selama mencair suhunya tetap sampai seluruhnya menjadi air. Air


selama mendidih suhunya tetap sampai seluruhnya menjadi uap. Dari
kedua pernyataan tersebut dapat dirumuskan.

Zat pada waktu berubah wujud suhunya selalu tetap

Semua zat jika dipanaskan akan berubah wujud

Semua zat ketika mencair memerlukan kalor

Semua zat saat mendidih dapat menjadi uap


EVALUASI

7. Di bawah ini yang termasuk perubahan wujud benda yang


melepaskan kalor adalah .

Menguap dan melebur

Membeku dan melebur

Mengembun dan membeku

Membeku dan menguap


EVALUASI

8. Sebanyak 500 gram air dipanaskan dari suhu 28oC sampai 80oC. Bila
kalor jenis air 4200 J/kgoC, maka kalor yang dibutuhkan pada
proses pemanasan tersebut adalah .

63000 J

105000 J

168000 J

210000 J
EVALUASI

9. Banyaknya kalor yang diperlukan untuk mencairkan 500 gram es


bersuhu -5oC agar menjadi air seluruhnya adalah . (kalor jenis
es= 2100 J/kgoC kalor lebur es= 336000 J/kg)

5250 J

168000 J

173250 J

105000 J
EVALUASI

10. Baju wol efektif menjaga badan kita tetap hangat selama hari
yang dingin, karena.

Wol dapat mempertahankan suhu tetap

Wol menyerap kalor tubuh dengan baik

Sebagai isolator menjaga kalor hilang akibat konveksi dan radiasi

Wol mengambil kalor dari lingkungan


Belajar lagi exit
AUTHOR
info

Penyusun : Triyono, S.Si


NIM : 14708259013
Prodi : Pendidikan IPA
Program Pasca Sarjana
Universitas Negeri Yogyakarta
Email : iyon_triyono@yahoo.com

Sumber pustaka
Buku siswa IPA Kelas VII kurikulum 2013

Anda mungkin juga menyukai