Anda di halaman 1dari 15

PERKEMBANGAN AKUNTANSI SUMBER DAYA MANUSIA DI DUNIA

INTERNASIONAL

FINA FADILAH SIREGAR


NIM. 110522059
Fakultas Ekonomi Universitas Sumatera Utara
Drs. Firman Syarif, M.Si, Ak
Fakultas Ekonomi Universitas Sumatera Utara
fina.fadilah@yahoo.co.id

ABSTRACT

Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah bagaimana perkembangan akuntansi


sumber daya manusia di dunia internasional. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui
perkembangan akuntansi sumber daya manusia di dunia internasional. Jenis penelitian ini adalah
penelitian kualitatif yang tidak bersifat menguji hipotesis, melainkan dimaksudkan untuk
mendapatkan pengertian yang lebih mendalam mengenai berbagai variabel atau bersifat
mendeskripsikan keadaan masa lampau atau fenomena yang sedang terjadi saat ini.
Jenis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data sekunder. Penelitian ini
dilakukan dengan menganalisis data-data yang dikumpulkan terlebih dahulu oleh penulis, yaitu
dari studi literatur, jurnal, buku teks, internet, serta berbagai sumber yang berhubungan lainnya.
Teknik analisis yang digunakan penlis dalam penelitian ini adalah metode deskriptif kualitatif,
yaitu metode yang dilakukan dengan cara mengumpulkan data, menyusun dan mendeskripsikan
sehingga diperoleh hasil berupa gambaran yang jelas tentang perkembangan akuntansi sumber
daya manusia di dunia internasional.
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat perbedaan dalam pengungkapan
informasi akuntansi sumber daya manusia antarnegara dan penyediaan akuntansi serta wawasan
profesional keuangan di wilayah informasi akuntansi sumber daya manusia yang dibutuhkan
untuk fokus pada masing-masing negara.

Kata Kunci: Akuntansi Sumber Daya Manusia, Perkembangan Internasional

PENDAHULUAN sumber daya manusia. Akuntansi


A. Latar Belakang sumber daya manusia adalah paradigma
Derasnya arus informasi yang yang mencoba menjawab permasalahan
disebabkan oleh kemajuan teknologi tersebut, yang berguna untuk
dan transportasi mengakibatkan semua memberikan informasi yang diperlukan
aktivitas tidak bisa berdiri. Demikian untuk memperoleh, mengembangkan,
halnya dengan disiplin ilmu akuntansi mengalokasikan, menghemat,
yang dahulunya hanya memberikan menggunakan dan menilai sumber daya
informasi tentang kekayaan perusahaan manusia dari suatu perusahaan.
berupa sumber daya alam dan modal Akuntansi sumber daya manusia
saja, sekarang dirasakan masih kurang muncul disebabkan kegagalan prinsip-
karena masih ada kekayaan perusahaan prinsip akuntansi dalam memberikan
yang belum tersajikan yaitu kekayaan informasi yang relevan kepada pihak
manajemen dan investor, di mana biaya- terdapat perbedaan di setiap negara
biaya sumber daya manusia dalam pengungkapan informasi
diperlakukan sebagai beban (expense) akuntansi sumber daya manusia.
pada saat terjadi. Bagi suatu perusahaan
secara keseluruhan sumber daya B. Perumusan Masalah
manusia merupakan kekayaan yang Berdasarkan uraian latar belakang
sangat berharga. Kehilangan atau masalah yang telah dipaparkan di atas,
kepindahan sumber daya manusia yang maka yang menjadi perumusan masalah
profesional bagi suatu perusahaan dalam penelitian ini adalah Bagaimana
merupakan suatu kerugian yang besar Perkembangan Akuntansi Sumber Daya
karena hal tersebut akan membuang Manusia Di dunia Internasional? .
biaya yang telah dikeluarkan oleh
perusahaan untuk membina atau C. Tujuan Penelitian
mendidik sumber daya manusia yang Penelitian ini bertujuan untuk
diperolehnya itu. mengetahui bagaimana perkembangan
Di dunia internasional, akuntansi sumber daya manusia di
perkembangan akuntansi sumber daya dunia internasional.
manusia ditandai dengan adanya
metamorfosis fundamental ekonomi TINJAUAN PUSTAKA
Amerika Serikat. Amerika Serikat saat A. Pengertian Akuntansi Sumber
ini sedang mengalami restrukturisasi Daya Manusia
fundamental terhadap Menurut Flamholtz dalam bukunya
perekonomiannya. Khususnya, ekonomi Human Resource Accounting (1977),
tersebut sedang dalam proses dikemukakan sebagai berikut:
transformasi kualitatif dari ekonomi Human Resource Accounting means
industrial menjadi ekonomi berbasis accounting for people as an
jasa. Transformasi yang dimulai pada organizational resources. Artinya:
akhir Perang Dunia II telah mengarah Akuntansi Sumber Daya Manusia
pada perubahan dalam komposisi dari berarti akuntansi untuk manusia sebagai
angkatan kerja tidak hanya pada sektor- suatu sumber dari organisasi. Hal ini
sektor di mana manusia dipekerjakan, menyangkut tentang biaya-biaya yang
tetapi juga dalam jenis dan tingkatan dikeluarkan oleh perusahaan dan
keahlian yang diminta. organisasi yang lain untuk merekrut,
Minat akan akuntansi sumber daya memilih, mempekerjakan, melatih, dan
manusia terkait pelaporan telah mengembangkan human assets yang
berkembang di sejumlah negara di juga berhubungan dengan nilai
benua. Tercatat setidaknya dua pertiga ekonomis dari pekerja/pegawai
dari 250 perusahaan terbesar di dunia organisasi.
saat ini membicarakan masalah laporan
keuangan mereka untuk menangkap B. Konsep Awal Akuntansi Sumber
nilai penuh dari organisasi. Beberapa Daya Manusia
penelitian telah memasukkan aspek Sampai tahun-tahun belakangan ini,
akuntansi sumber daya manusia dalam nilai masih diukur sebagaimana yang
studi memeriksa dan membandingkan tercantum dalam neraca tradisional,
praktik pelaporan sejumlah negara. Dari termasuk bangunan, mesin, perencanaan
penelitian tersebut terungkap bahwa produksi dan lain-lain masih dipandang
sebagai suatu cerminan yang cukup goodwill yang tidak terbeli untuk
tentang aktiva perusahaan. mengukur nilai dari aktiva manusia yang
Bagaimanapun juga, dengan dikembangkan oleh suatu perusahaan
kemunculan dari pengetahuan melalui operasi normal (perekrutan,
ekonomi, penilaian tradisional ini pelatihan, dan seterusnya) dibandingkan
mulai disangsikan karena pengukuran dengan apa yang dibeli melalui akuisisi
modal manusia secara terus menerus terhadap perusahaan lain.
meningkat yang menjadi bagian dari Pada tahun 1966, sekelompok peneliti
nilai total perusahaan. Hermanson terdiri atas R. L. Brummet, Flamholtz,
(1964) merupakan orang yang pertama dan W.C. Pyle memulai suatu program
riset mengenai akuntansi sumber daya
mencoba memasukkan modal manusia
manusia di universitas Michigen. Riset ini
dalam neraca yang dikenal sebagai
mengarah pada berbagai konsep dan
akuntansi sumber daya manusia. model teoritis serta aplikasi dari
Pendekatan awal akuntansi sumber daya pendekatan-pendekatan ini dalam
manusia digambarkan sebagai proses organisasi yang sesungguhnya. Di bawah
tentang pengidentifikasian, pengukuran arahan William C. Pyle, Barry R
dan pengkomunikasian informasi Corporation yang bermarkas di
akuntansi sumber daya manusia untuk Columbus, Ohio, membuat upaya laporan
memudahkan efektivitas manajemen pertama untuk mengembangkan suatu
dalam suatu organisasi. Hal ini sistem akuntansi bagi investasi
merupakan pengembangan dari prinsip perusahaan dalam manusia. Sistem ini
akuntansi atas kesesuaian biaya dan lebih dimaksudkan untuk tujuan
pendapatan terhadap data organisasi manajerial dibandingkan dengan tujuan
untuk mengkomunikasikan informasi pelaporan keuangan.
lain dalam istilah keuangan. Hal ini juga Eksperimentasi pertama dalam
melibatkan pengukuran nilai ekonomi organisasi yang sesungguhnya dengan
dari manusia terhadap organisasi. pengukuran nilai sumber daya manusia
dilaksanakan oleh Flamhotz (1968)
C. Penelitian Awal Tentang Akuntansi sebagai dasar bagi diserasi doktornya
Sumber Daya Manusia yang berjudul The theory and
Salah satu dari pendekatan paling awal measurement of an individuals value to
untuk mengukur dan mencatat nilai dari an organization. Dalam disertasi ini
sumber daya manusia dikembangkan oleh Flamhotz telah mengembangkan model
R.H Hermanson, seorang akuntan teoritis untuk menilai individu bagi suatu
akademis, sebagai bagian dari disertasi organisasi. Model ini disebut The
Ph.D-nya yang kemudian diterbitkan Sthocastic Rewards Valuation Model,
sebagai monograf pada tahun 1964 model ini yang kemudian disaring dan
dengan judul Akuntansi untuk Aset kemudian dipublikasikan dalam jurnal
Manusia (Accounting for Human The Accounting Review, maupun dalam
Assets). buku Flamhotz berikutnya berjudul
Keprihatinan utama dari Hermanson Human Resource Accounting, dijelaskan
adalah bahwa laporan keuangan dalam bagian mengenai pengukuran biaya
konvensional gagal untuk mencerminkan dan nilai sumber daya manusia.
dengan memadai posisi keuangan dari
suatu perusahaan karena laporan tersebut D. Dorongan Terhadap Pengembangan
tidak memasukkan aktiva manusia. Akuntansi Sumber Daya Manusia
Hermanson mengembangkan metode Akuntansi sumber daya manusia
adalah suatu pengakuan bahwa orang-
orang merupakan modal manusia maupun mengenai modal manusia, perhatian ahli
aktiva manusia. Teori ekonomi dari jiwa organisasional terhadap efektivitas
modal manusia didasarkan pada konsep kepemimpinan, perspektif sumber daya
bahwa manusia memiliki keterampilan, manusia yang baru.
pengalaman, dan pengetahuan yang
merupakan bentuk dari modal yang 2. Tahap Kedua (1966-1971)
disebut dengan modal manusia. Schultz Tahap ini merupakan tahap periode
(1971), menyatakan bahwa para pekerja riset akademik untuk mengembangkan
telah menjadi kapitalis tidak hanya dari dan menilai validitas dari model-model
difusi kepemilikan saham perusahaan pengukuran biaya sumber daya manusia
sebagaimana yang terjadi dalam dongeng,
(biaya historis atau biaya pengganti)
tetapi dari akuisisi pengetahuan dan
dan nilai (moneter dan non moneter).
keterampilan yang memiliki nilai
Oleh karena itu, riset didesain untuk
ekonomi. Akuntansi sumber daya
manusia juga telah mengembangkan dari memformulasi manfaat sekarang dan
tradisi yang paralel dalam manajemen potensial dari akuntansi sumber daya
karyawan yang dikenal sebagai aliran manusia sebagai suatu alat profesional
sumber daya manusia yang didasarkan sumber daya manusia, manajer lini, dan
pada pemikiran bahwa manusia adalah pemakai eksternal dari informasi
sumber daya organisasional yang keuangan perusahaan.
berharga dan oleh karena itu harus
dikelola sebagai sumber daya yang 3. Tahap Ketiga (1971-1976)
berharga. Teoretikus personalia seperti Tahap ini mencakup banyak riset
Odiorne dan psikolog organisasi seperti akademik di seluruh dunia Barat,
Likert telah memperlakukan manusia Australia dan Jepang, dalam masa ini
sebagai sumber daya organisasional yang terjadi peningkatan usaha untuk
berharga dalam karya mereka. menerapkan akuntansi sumber daya
manusia dalam usaha organisasi.
E. Perkembangan Sejarah Akuntansi Selama tahap ketiga ini riset meliputi
Sumber Daya Manusia penilaian pengaruh potensial dari
Berdasarkan sejarah perkembangan informasi akuntansi sumber daya
akuntansi sumber daya manusia, manusia atas keputusan yang diambil
Flamholtz membagi perkembangan oleh profesional sumber daya manusia,
sejarah di bidang ini ke dalam lima manajer lini, dan investor. Mencakup
tahap. Tahapan tersebut dimulai sejak juga keberlanjutan pengembangan
tahun 1960-an sampai tahun 1980-an. mengenai konsep-konsep serta model-
Adapun tahapan-tahapan tersebut model untuk mengukur dan
meliputi: mempertanggungjawabkan biaya dan
1. Tahap Pertama (1960-1966) nilai sumber daya manusia.
Tahap ini ditandai dengan timbulnya
minat terhadap akuntansi sumber daya 4. Tahap Keempat (1976-1980)
manusia dan asal mula mengenai Tahap ini merupakan periode
konsep-konsep dasar akuntansi sumber menurunnya minat para akademik
daya manusia dan kerangka teori yang dalam dunia perusahaan. Salah satu
berhubungan. Dorongan mula-mula alasan menurunnya minat ini adalah
untuk pengembangan akuntansi sumber kebanyakan riset pendahuluan yang
daya manusia berasal dari berbagai relatif mudah telah diselesaikan, riset
sumber, termasuk teori ekonomi
yang tersisa yang diperlukan untuk F. Kerangka Konseptual
mengembangkan akuntansi sumber Menurut Flamholtz dalam bukunya
daya manusia adalah rumit, hanya dapat Human Resource Accounting (1977),
diselesaikan oleh akademisi yang relatif dikemukakan sebagai berikut:
sedikit dan memerlukan kerjasama Human Resource Accounting means
dengan organisasi yang ingin memberi accounting for people as an
pelayanan sebagai tempat riset untuk organizational resources. Artinya:
studi riset terapan. Akuntansi Sumber Daya Manusia
berarti akuntansi untuk manusia sebagai
5. Tahap Kelima (1980-sekarang) suatu sumber dari organisasi.
Tahap ini mencakup awal Hal ini menyangkut tentang biaya-
kebangkitan minat dalam teori dan biaya yang dikeluarkan oleh perusahaan
praktik akuntansi sumber daya manusia. dan organisasi yang lain untuk
Walaupun selama periode tahun 1976- merekrut, memilih, mempekerjakan,
1980 mengalami kelesuan, tetapi tidak melatih dan mengembangkan human
sepenuhnya mati. Awal pembaharuan assets yang juga berhubungan dengan
terjadi selama tahun 1980-an dan sejak nilai ekonomis dari pekerja/pegawai
saat itu terjadi peningkatan sejumlah organisasi. Perkembangan akuntansi
riset baru yang signifikan terkait dengan sumber daya manusia di dunia
perkembangan dan penerapan akuntansi internasional menunjukkan bagaimana
sumber daya manusia serta pentingnya karyawan dalam sebuah
meningkatnya (sekalipun relatif kecil) organisasi sehingga biaya yang
sejumlah usaha untuk menerapkan dikeluarkan untuk kepentingan
akuntansi sumber daya manusia oleh karyawan dianggap sebagai asset karena
organisasi terkemuka. akan menghasilkan manfaat masa depan
bagi perusahaan.
Berdasarkan latar belakang dan
tinjauan teoritis, maka dapat
disimpulkan kerangka konsetual sebagai
berikut:

Akuntansi Sumber Daya Manusia

Sejarah Perkembangan Akuntansi Sumber


Daya Manusia

Perkembangan Akuntansi Sumber Daya


Manusia Di Dunia Internasional

Skandinavia

Iran
Inggris

Australia dan Selandia Baru

India

Cina

Portugal

Jerman

Kanada

Yunani

Kerangka Konseptual

METODOLOGI PENELITIAN C. Metode Pengumpulan Data


A. Jenis Penelitian Dalam mengumpulkan data
Jenis penelitian yang digunakan sekunder, penulis menggunakan 2 metode,
dalam penelitian ini adalah penelitian yaitu:
kualitatif yang tidak bersifat menguji 1. Studi pustaka, yaitu dilakukan
hipotesis, melainkan dimaksudkan dengan melihat, membaca, dan
untuk mendapatkan pengertian yang mempelajari teori yang ada pada
lebih mendalam mengenai berbagai buku, daftar pustaka, refrensi, dan
variabel atau bersifat mendeskripsikan literatur yang sesuai dengan
ke dalam masa lampau atau fenomena permasalahan yang akan diteliti.
yang sedang terjadi saat ini (Danim, 2. Pencarian secara online di beberapa
2002). situs web, dengan berkembangnya
teknologi maka munculah berbagai
B. Jenis Data informasi yang memudahkan penulis
Jenis data yang digunakan dalam dalam mecari data.
penelitian ini adalah data sekunder.
Data sekunder adalah data yang D. Teknik Analisis
diperoleh peneliti melalui studi literatur, Teknik analisis yang digunakan
jurnal ilmiah, buku-buku teks, internet, penulis dalam penelitian ini adalah
serta media lainnya yang menyajikan metode deskriptif kualitatif, yaitu
informasi yang berkaitan dengan metode yang diakukan dengan cara
masalah penelitian. mengumpulkan data, menyusun, dan
mendeskripsikan sehingga diperoleh
hasil berupa gambaran yang jelas
tentang perkembangan akuntansi
sumber daya manusia di dunia khususnya di beberapa Negara akan
internasional. dijelaskan sebagai berikut:
1. Skandinavia
HASIL PENELITIAN DAN Negara-negara Skandinavia telah
PEMBAHASAN menunjukkan minat yang sangat kuat di
A. Perkembangan Akuntansi Sumber bidang akuntansi sumber daya manusia.
Daya Manusia Di Dunia Sebagai contoh, Model Talks Driving
Internasional Value (VDT) dikembangkan oleh
Minat akan akuntansi sumber daya Sandervang (2000), dan diuji dalam
manusia terkait pelaporan telah studi empiris pada suatu perusahaan
berkembang di sejumlah negara di bisnis Norwegia di sektor listrik. Model
benua. Dalam bahasan "Metrik Sumber ini menghitung pengembalian keuangan
Daya Manusia," Hansen (2007), pada investasi organisasi dalam
mencatat bahwa dua pertiga dari 250 pengembangan kompetensi, berfokus
perusahaan terbesar di dunia saat ini pada pelatihan karyawan atau
membicarakan masalah laporan yang pengembangan kompetensi sebagai
berlanjut bersama dengan laporan fokus strategis dan menyelaraskan
keuangan mereka untuk menangkap investasi dalam pengembangan
nilai penuh dari organisasi. Standar kompetensi dengan strategi bisnis
global untuk laporan yang berlanjut secara keseluruhan untuk membantu
memerlukan pengungkapan data tenaga organisasi dengan tujuan manajemen
kerja yang mencerminkan potensi untuk sumber daya manusia yang strategis.
kinerja dan profitabilitas masa depan. Para peserta menilai manfaat dari
Pelaporan yang berlanjut telah program kompetensi melalui pernyataan
diresmikan di bawah pedoman Global deskripsi manfaat yang menunjukkan
Reporting Initiative. Beberapa perbandingan manfaat potensial dan
penelitian telah memasukkan aspek perbaikan pengalaman. Perhitungan
akuntansi sumber daya manusia dalam mendatangkan manfaat bagi perusahaan
studi memeriksa dan membandingkan dan dibandingkan dengan biaya
praktik pelaporan sejumlah negara. pelatihan untuk sampai pada Return on
Sebuah studi oleh Subbarao & Zehgal Investment (ROI) pelatihan dan
(1997), memberikan perspektif tingkat pengembangan.
makro dalam pengungkapan akuntansi Dua orang Swedia bereksperimen
sumber daya manusia pada laporan dengan melaporkan pengukuran
keuangan dengan menganalisis akuntansi sumber daya manusia dalam
perbedaan antar negara dalam laporan keuangan. Pernyataan Sumber
pengungkapan informasi dalam laporan Daya Manusia diterbitkan oleh Telia,
tahunan di enam negara. Para penulis Perusahaan telekomunikasi Nasional
menemukan perbedaan dalam Swedia (Telia, 1996) dan Pernyataan
pengungkapan informasi sumber daya Sumber Daya Manusia yang disediakan
manusia antar negara. oleh Penerbangan Sipil Swedia
(Swedish Civil Aviation Administration,
B. Pembahasan Hasil Penelitian 1998), memberikan beberapa wawasan
Perkembangan akuntansi sumber tentang format pelaporan. Dalam kasus
daya manusia di dunia internasional, Telia pada laporan sumber daya
manusia, laporan keuangan termasuk
laporan laba rugi dan neraca merupakan Northwest of Stockholm, dan
investasi dalam sumber daya manusia. melaporkan bahwa belajar dalam
Pernyataan yang diberikan oleh kelompok yang lebih kecil merupakan
Administrasi Penerbangan Sipil Swedia cara yang efektif untuk membuat
memberikan laporan laba rugi sumber komunikasi organisasi mengenai modal
daya manusia dan neraca sumber daya intelektual dalam organisasi, membantu
manusia yang menunjukkan perubahan organisasi lebih mempelajari bagaimana
dalam persen dari nilai modal manusia, melaporkan nilai sumber daya manusia.
jumlah karyawan dan nilai yang Vuontisjarvi (2006), mengeksplorasi
dihitung dari modal manusia yang dengan menganalisis isi sejauh mana
merupakan kunci lain indikator perusahaan terbesar Finlandia telah
personil. menyesuaikan praktik pelaporan
Grojer (1997), memberikan tanggung jawab sosialnya dalam studi
perspektif yang menarik tentang penelitian yang berfokus pada pelaporan
mengapa akuntansi sumber daya sumber daya manusia dalam laporan
manusia begitu kuat di Skandinavia tahunan perusahaan dengan kriteria
terutama Swedia, dibandingkan dengan yang ditetapkan atas dasar analisis
bagian lain di Eropa, dikatakan bahwa dokumen yang diterbitkan di tingkat
pengukuran akuntansi sumber daya Eropa dalam konteks tanggung jawab
manusia berhasil diperkenalkan hanya sosial perusahaan dengan perhatian
apabila sesuai dengan tatanan sosial khusus pada daya tarik Dewan Eropa
dalam organisasi dan manajemen pada tanggung jawab sosial perusahaan.
Skandinavia dan organisasi sosial Hasil analisis isi menunjukkan bahwa
Swedia sesuai dengan akuntansi biaya meskipun di Finlandia praktik pelaporan
sumber daya manusia. Grojer mencatat sosial masih pada tahap awal
bahwa pengenalan personil baru rasio pengembangan, tema yang paling
keuangan utama di halaman rasio kunci dilaporkan adalah pelatihan dan
dalam organisasi dapat mengakibatkan pengembangan staf. Dampak positifnya
perubahan dalam tatanan sosial antara adalah mayoritas juga mengungkapkan
elit manajemen dan akan menjadi tema keterlibatan partisipasi dan
proses yang bermasalah. Kesimpulan kesejahteraan staf serta kesehatan
dari perspektif ini adalah pengukuran karyawan yang terjaga, dan hampir
sumber daya manusia dapat sepertiga membuat refrensi ke atmosfer
diperkenalkan dengan baik dalam kerja mereka atau survei kepuasan
organisasi ketika pengukuran sesuai kerja. Namun pengungkapan tidak
dengan tatanan sosial organisasi, tetapi memiliki keseluruhan konsistensi dan
penelitian lebih lanjut perlu perbandingan satu sama lain dan
mempelajari area akuntansi sumber beberapa indikator kuantitatif juga
daya manusia dan sosial dalam diungkapkan.
organisasi untuk membantu memahami
implikasi dari faktor ini. 2. Iran
Olsson (1999), mempelajari Namazi dan Ebrahimi (2008),
pengukuran personil melalui laporan meneliti hubungan antara modal
akuntansi sumber daya manusia sebagai intelektual dan kinerja manufaktur
prosedur untuk pengelolaan mengenai masalah keuangan di bursa
pembelajaran di sektor rumah sakit Tehran. Hasil penelitian menunjukkan
bahwa terdapat hubungan yang positif tahunan sekarang terlalu menekankan
dan signifikan antara modal intelektual peran hubungan modal dalam kinerja
dan kinerja manufaktur mengenai perusahaan dan meminimalkan peran
masalah keuangan di bursa Tehran. modal manusia, memberi pandangan
Koefisien modal fisik dan efisiensi miring kinerja masa depan perusahaan.
modal manusia memiliki pengaruh Kesimpulannya adalah nilai jangka
positif, namun efisiensi modal struktural panjang pekerja inovatif tidak
memiliki pengaruh negatif terhadap mendapatkan perhatian yang cukup dari
Earning Per Share (EPS). Koefisien perusahaan yang menyiapkan laporan
efisiensi modal fisik dan struktural tahunan bagi investor. Menurut
memiliki pengaruh positif, namun penelitian untuk Dewan Riset Ekonomi
efisiensi modal manusia memiliki dan Sosial Inggris, meskipun laporan
pengaruh negatif dan signifikan tahunan memberikan pertumbuhan
terhadap ASR dan efisiensi elemen rekening dari pengeluaran dan jumlah
modal intelektual memiliki pengaruh hak paten R & D termasuk yang
positif dan signifikan terhadap ROE. dihasilkan oleh inovator yang dimiliki
Hasil ini memiliki kinerja keuangan perusahaan, laporan cenderung fokus
yang tinggi dan efisiensi elemen modal pada jumlah inovator yang dimiliki
intelektual berpengaruh positif dan perusahaan dan dengan demikian
signifikan terhadap Return On mengurangi prospek masa depan
Investment (ROE). perusahaan untuk inovasi.

3. Inggris 4. Australia Dan Selandia Baru


Morrow (1996 & 1997), menyelidiki Gusenzow dan Menara (2006),
konsep pemain sepak bola di Inggris mencatat bahwa Australian Football
sebagai aset manusia dan kepentingan League (AFL) adalah penonton utama
pengukuran sebagai faktor penting olahraga Australia yang melibatkan
dalam pengakuan aset. Di publikasi jutaan orang di berbagai komunitas, dan
lain, Wagner (2007), menyatakan tidak heran hal itu dianggap aset yang
bahwa modal manusia (orang-orang dan paling berharga oleh klub AFL dan
tim) merupakan salah satu aset tak hirarki AFL adalah pemain yang
berwujud, yakni investor dicari dalam menjadi penentu pendapatan terbesar
menilai sebuah perusahaan bersama organisasi. Namun dalam survei penulis
dengan modal struktural (proses, sistem dari 79 penghubung individu AFL dan
informasi, hak paten) dan modal 58 akuntan serta akademisi akuntansi
relasional (hubungan dengan pelanggan, menilai para pemangku kepentingan
pemasok serta pemangku kepentingan utama yang dianggap menempatkan
lainnya). Namun, menurut sebuah nilai pemain pada neraca merupakan
analisis terhadap lebih dari 600 suatu ide yang masuk akal, temuan
perusahaan manufaktur dan jasa dalam menunjukkan bahwa mayoritas
penelitian yang dipimpin oleh Dr Chris responden tidak setuju dengan konsep
Hendry, Profesor ke seratus dari menampilkan nilai pemain AFL di
perilaku organisasi dan manajemen neraca klub mereka. Namun sangat
sumber daya manusia di Cass Business menarik untuk dicatat bahwa hasil dari
School, City University of London, analisis regresi logistik dan analisis
Wagner mencatat bahwa laporan ANOVA menunjukkan ada hubungan
yang signifikan antara konsep menilai biaya. Para penulis merujuk pada
pemain AFL dan kedua jenis responden pertanyaan besar apakah informasi
serta pengetahuan mereka tentang akuntansi sumber daya manusia lebih
akuntansi. Gusenzow dan Tower berguna untuk pembuat keputusan
mecatat bahwa meskipun valuasi daripada alternatif beban pengobatan,
pemain adalah ide yang masuk akal dan dan penelitian terakhir menunjukkan
bisa dibilang penting, alasan untuk bahwa pengguna terkini dari informasi
perlawanan oleh responden AFL bisa keuangan yang membuat keputusan
jadi karena AFL memiliki topi gaji berbeda secara signifikan dengan
untuk membatasi jumlah yang presentasi yang berbeda. Hasilnya diuji
dibayarkan kepada pemain dan tidak di Selandia Baru dalam kuesioner survei
ada sistem biaya transfer. Meskipun yang ditanggapi oleh 64 anggota dari
bukti dari studi tidak menunjukkan Institut Badan Profesional Piagam
kebutuhan untuk melaksanakan Akuntan Selandia Baru. Secara
penilaian pemain, bergerak menuju keseluruhan, penelitian ini
valuasi laporan keuangan pemain menunjukkan bahwa secara umum
mungkin diperlukan jika klub AFL akuntan akan membuat keputusan
meniru kode olahraga lain di luar negeri investasi yang sama terlepas dari
dan daftar di bursa saham. apakah informasi sumber daya manusia
Penulis Australia lainnya Whiting & dibebankan atau dikapitalisasi. Para
Chapman (2003), juga meneliti manfaat penulis mencatat, bagaimanapun,
akuntansi sumber daya manusia dalam latihan mereka hanya dieksplorasi oleh
olahraga profesional rugby. Para satu jenis proses pengambilan
penulis berkomentar bahwa serikat keputusan dan penelitian sebelumnya
rugby Australia dan Selandia Baru mungkin bersifat lebih luas, sehingga
adalah kombinasi yang dijamin untuk menjelaskan hasil yang berbeda.
membangkitkan perasaan patriotik di Mereka kemudian menunjukkan jika
seluruh Tasman tersebut. Para penulis akuntansi sumber daya manusia untuk
memunculkan pertanyaan sejak pemain mengikuti tren internasional yang
rugby merupakan aset tim yang paling muncul dalam pelaporan tidak
berharga, nilai mereka harus berwujud, informasi sumber daya
ditempatkan pada neraca dan membuat manusia dapat dikapitalisasi menjadi
banyak perbedaan untuk keputusan lebih umum.
yang dibuat oleh pengguna laporan
keuangan. Mereka berkomentar bahwa 5. India
olahraga profesional telah lazim di Minat dalam mengukur modal
Inggris dan Amerika Lain selama manusia juga telah terlihat di India.
hampir 200 tahun, namun tiba lebih Mahalingam (2001:19), mencatat bahwa
lambat di Australia dan Selandia Baru. "Para pakar saat ini menyatakan bahwa
Di Inggris dan Amerika Serikat, bentuk lain dari modal, termasuk bahan,
rekening keuangan tim olahraga peralatan, alat dan teknologi hanya
profesional sering menggabungkan mewakili potensi yang lemah. Sumber
akuntansi sumber daya manusia, di daya manusialah yang mengubah
mana nilai bagi karyawan ditempatkan potensi ini dan memberikan energi
pada neraca dan diamortisasi selama penciptaan kekayaan". Penulis
periode waktu, bukan membebankan menunjukkan nilai pendekatan sumber
daya manusia berdasarkan kemampuan dalam organisasi. Penulis juga
seseorang dan kembalinya keterampilan menyebutkan model Jaggi & Lau
yang diharapkan selama lima tahun ke (1974), memperkirakan sumber daya
depan dengan tahun-tahun mendatang manusia yang bernilai pada kelompok
didiskontokan untuk tiba di nilai saat sumber daya manusia dengan kelompok
ini. Mahalingam mencatat bahwa setiap akuntansi untuk produktivitas dan
orang memiliki seperangkat kompetensi kinerja, dan metode unpurchased
dan nilai yang ditugaskan masing- goodwill Hermanson (1964, 1986), di
masing dengan jumlah nilai total yang mana potensi penghasilan marginal
membentuk nilai karyawan dan nilai lebih tinggi dari sumber daya manusia
dari semua karyawan yang membentuk dibandingkan dengan industri sejenis
sumber daya manusia dari organisasi yang dikapitalisasi. Bhat mencatat
yang bersama-sama dengan pelanggan bahwa dunia perdagangan dan transaksi
dan modal struktural menghasilkan valuta asing menjadi lebih kompleks
pendapatan. Dalam studi kasus yang dengan inovasi dalam derivatif,
dilakukan di India, Patra, Khatik & keseragaman yang lebih dalam praktik
Kolbe (2003), mempelajari keuntungan akuntansi serta akan muncul
membuat rekayasa perusahaan sektor transparansi. Para penulis menunjukkan
publik yang menggunakan moodel Lev bahwa isu-isu akuntansi dan manajemen
& Schwartz (1971) untuk mengevaluasi keuangan akan segera diintegrasikan
pengukuran akuntansi sumber daya dalam fasilitas laporan akuntansi
manusia. Para penulis meneliti korelasi dengan penggunaan akun yang lebih
antara total sumber daya manusia dan bermakna sebagai lawan dari sejarah
biaya personil untuk kebugaran dan dan pembukuan.
berdampak pada produksi. Mereka
menemukan bahwa penilaian akuntansi 6. Cina
sumber daya manusia penting bagi Tang (2005), memfokuskan
pengambilan keputusan dalam rangka pengukuran biaya sumber daya manusia
mencapai tujuan organisasi dan dalam mengembangkan kerangka
meningkatkan output. Bhat (2000: 1), heuristik menangani hubungan antara
memberikan definisi akuntansi sumber biaya penggantian sumber daya manusia
daya manusia sebagai gambaran sumber dan pengambilan keputusan dalam
daya manusia yang potensial dalam sistem biaya penggantian sumber daya
bentuk uang ketika membuat laporan manusia. Sistem ini mengukur biaya
keuangan organisasi. Penulis mengacu langsung dan tidak langsung dari
pada beberapa model pengukuran sumber daya manusia yang kemudian
termasuk Model Brummet, dkk (l968a, diterapkan pada sebuah perusahaan
l968b, 1969) berdasarkan metode biaya dalam industri metro di Cina. Penulis
historis dengan ketentuan untuk memberi saran untuk mengukur biaya
depresiasi yang tepat dan memperoleh belajar, biaya hilangnya produktivitas,
biaya penggantian, melatih dan dan biaya lowongan pekerjaan serta
mengembangkan seluruh sumber daya membahas kegunaan dari model biaya
manusia dan penawaran kompetitif penggantian sumber daya manusia
mengusulkan untuk memanfaatkan dalam pengambilan keputusan di
potensi penghasilan tambahan dari berbagai bidang seperti pergantian
masing-masing sumber daya manusia karyawan, kerugian pemisahan,
lamanya kontrak kerja, dan anggaran Meskipun sistem biaya penggantian
personil dalam istilah moneter. Tang sumber daya manusia yang
(hal. 2) mencatat bahwa peningkatan dikembangkan didasarkan pada studi
fokus pada manajemen sumber daya percontohan dan masih membutuhkan
manusia dan teknologi informasi yang perbaikan dan ekstensi, namun tidak
ditingkatkan telah menimbulkan mewakili kontribusi yang berarti untuk
pernyataan "apa yang tidak dapat anda praktik akuntansi sumber daya manusia,
ukur, anda tidak bisa mengelolanya". dan hasil yang diharapkan adalah
Penulis menambahkan bahwa sejak kesadaran baru oleh manajemen dari
Cina menganut pembaruan kebijakan tingginya biaya pergantian.
terbuka telah ada upaya mencari cara Ng (2004:26), berkomentar lebih
baru untuk menangani organisasi dan lanjut tentang manfaat dari informasi
manajemen. Tang (hal. 14) juga akuntansi sumber daya manusia yang
menunjukkan bahwa informasi terkait dan mencatat bahwa mengukur
akuntansi sumber daya manusia dapat dan mengelola modal manusia bukan
membantu dalam penganggaran ilmu roket, tetapi (hal. 26) "hanya
perekrutan dan pengembangan sumber kerangka yang didefinisikan untuk
daya manusia. Biaya yang dalam biaya memaksimalkan keuntungan kompetitif
penggantian sumber daya manusia perusahaan dalam pengetahuan
merupakan investasi yang sebenarnya ekonomi yaitu aset modal manusia. Ng
dalam sumber daya manusia mencatat bahwa untuk memperoleh dan
mencerminkan biaya historis langsung mengukur nilai dari aset manusia
dari perekrutan, orientasi, dan pelatihan dibutuhkan analisis modal manusia,
orang-orang. Penggabungan biaya yang kelas yang benar-benar baru dari sistem
besar dengan permintaan sumber daya yang mengumpulkan data keuangan
manusia dapat membantu anggaran sumber daya manusia, pelanggan dan
perusahaan pada kegiatan personil yang pemasok informasi untuk eksplorasi,
lebih andal. Tang (hal. l5) mencatat analisis dan presentasi. Menurut
bahwa sistem akuntansi untuk biaya penulis, analisis modal manusia
penggantian orang merupakan upaya mendukung keputusan cepat yang
untuk meningkatkan kualitas informasi didukung oleh kuantitatif, informasi
yang tersedia untuk memfasilitasi yang akurat dan perkiraan akan
manajemen sumber daya manusia yang dipertahankan serta membantu
efektif, memberikan informasi yang mengidentifikasi wawasan penting yang
diperlukan untuk analisis biaya manfaat memungkinkan organisasi secara
dan pengambilan keputusan di berbagai proaktif menerapkan inisiatif sumber
bidang seperti pergantian karyawan, daya manusia strategis untuk
pemisahan ganti rugi, durasi kontrak memenuhi tujuan perusahaan.
kerja serta anggaran personil dalam
istilah moneter. Perawatan dilakukan 7. Portugal
untuk mengakui bahwa tingginya biaya Bra & Rodrigues (2008),
sumber daya manusia tidak harus dilihat menganalisis dua pendekatan bersaing
sebagai biaya negatif dan rendah. dengan akuntansi untuk investasi dalam
Ambilah sisi positifnya, misalnya biaya kegiatan pelatihan staf, pendekatan
yang lebih tinggi dapat menunjukkan akuntansi dan tenaga kerja ekonomi
kualitas pelatihan yang tinggi. yang berpendapat bahwa tidak ada aset
yang harus diakui dari kegiatan akuntansi sumber daya manusia di
pelatihan dan pendekatan manajemen Kanada dan menyesali mengapa perlu
sumber daya manusia yang didukung membuat kasus bisnis untuk sesuatu
oleh akuntansi sumber daya manusia yang penting diketahui secara intrinsik
yang menganjurkan pengakuan aset. untuk kepentingan keuangan. Penulis
Para penulis menggunakan analisis mengacu pada standar baru yang
dokumen dan wawancara dalam usaha diterbitkan Komite Standar Akuntansi
mereka untuk memahami fenomena Internasional pada Aset Tidak Berwujud
pelatihan dari sudut pandang (IAS 38) dan komentar tentang laporan
perusahaan. Makalah ini memberikan bahwa investasi dan kesadaran akan
analisis berbasis kasus empiris pentingnya aset tidak berwujud telah
akuntansi dan modal manusia serta meningkat secara signifikan dalam dua
argumen pengakuan aset, dan dekade terakhir. Selanjutnya penulis
menjelaskan situasi dimana aset harus mencatat bahwa sementara standar yang
diakui dihasilkan oleh pengeluaran diharapkan tidak berdampak langsung
pelatihan. pada bagaimana piagam laporan
akuntansi dan dokumen perusahaan
8. Jerman Kanada (kecuali perusahaan
Schmidt & Minssen (2007), multinasional di negara-negara
menggali sejauh mana praktisi sumber diwajibkan untuk memenuhi standar
daya manusia menilai dan mencatat IASC) tidak memberikan definisi global
tugas internasional dan menghubungkan untuk asset berwujud. Jones (hal. 2)
penemuan ini dengan konteks biaya meminta peneliti bekerjasama dengan
akuntansi sumber daya manusia. Para praktisi untuk menciptakan dasar
penulis mengambil data dari survei pengetahuan yang diperlukan untuk
kuantitatif antara 415 perusahaan kimia pengembangan sistem pengukuran baru
Jerman dan wawancara dengan ahli secara keseluruhan untuk penciptaan
manajer sumber daya manusia dari nilai yang akan beroperasi secara
delapan perusahaan kimia. Mereka paralel dengan sistem pengukuran
menemukan bahwa para manajer realisasi nilai yang ada. Penulis
sumber daya manusia menghargai mencatat bagaimana Dewan Inisiatif
dampak positif dari tugas Pelaporan Kinerja Kanada sedang
pengembangan pribadi di luar negeri, dibentuk untuk memajukan
tetapi sering meremehkan manfaat pengetahuan dalam pengelolaan modal
jangka panjang suatu tugas internasional intelektual dan wilayah lainnya yang
bagi perusahaan. penting untuk pengukuran kinerja,
memberikan kesempatan emas bagi
9. Kanada pemimpin sumber daya manusia bekerja
Jones (2000:9), menyatakan bahwa sama untuk memastikan perhitungan
"sistem pelaporan keuangan penting orang.
untuk menjelaskan orang. Penulis
menunjukkan bahwa masalah 10. Yunani
penyediaan garis besar untuk pelatihan, Andrikopoulos (2005), berusaha
program kesehatan atau survei kepuasan menjembatani kesenjangan antara teori
karyawan merupakan hal yang sedang keuangan tradisional dan pelaporan
diperjuangkan oleh para eksekutif modal intelektual dengan mengusulkan
sebuah model di mana prioritas 3. Terdapat perbedaan dalam
organisasi yang ditetapkan sebagai pengungkapan informasi
solusi untuk masalah pemilihan akuntansi sumber daya manusia
portofolio. Solusi untuk masalah ini antarnegara dan penyediaan
memberikan prioritas untuk perubahan akuntansi serta wawasan
organisasi. Penulis mencatat bahwa profesional keuangan di wilayah
pendekatan kuantitatif dalam makalah informasi akuntansi sumber daya
ini butuh penggunaan luas pada kinerja manusia yang dibutuhkan untuk
organisasi yang ditemukan pada fokus pada negara masing-
pernyataan modal intelektual dan ketika masing.
berada pada pelaporan intelektual modal 4. Perusahaan semakin menyadari
manusia, bekerja pada hasil akuntansi pentingnya arti karyawan sebagai
sumber daya manusia yang banyak aset yang berharga bagi
diterapkan dalam komunitas akademis perusahaan karena akan
dan bisnis. Andrkopoulos menemukan menghasilkan manfaat masa
bahwa model ini membantu depan demi tercapainya tujuan
menemukan kekuatan perusahaan dan perusahaan.
menggunakannya untuk menetapkan 5. Adanya keinginan perusahaan
prioritas organisasi untuk penciptaan untuk mengenali kebutuhan dan
nilai modal intelektual. mempertimbangkan pengukuran
serta penggunaan akuntansi
KESIMPULAN DAN SARAN sumber daya manusia pada
A. Kesimpulan pelaporan keuangan eksternal
Berdasarkan hasil pembahasan masa depan.
penelitian, maka penulis membuat
kesimpulan mengenai perkembangan B. Saran
akuntansi sumber daya manusia di Adapun saran-saran yang dapat
dunia internasional. Kemudian penulis diberikan peneliti terhadap
berusaha menyumbangkan saran pengembangan bidang akuntansi
berdasarkan dari kesimpulan tersebut. sumber daya manusia adalah sebagai
1. Kontribusi internasional yang berikut:
dibuat untuk bidang akuntansi 1. Penelitian ini dapat menjadi
sumber daya manusia telah referensi perusahaan dalam
mengakibatkan perkembangan mempertimbangkan posisi dan
akuntansi sumber daya manusia di kedudukan akuntansi sumber
lapangan dan studi yang lebih luas daya manusia, dalam hal ini
dari modal manusia, metrik modal segala biaya yang dikeluarkan
manusia, modal intelektual serta untuk kebutuhan karyawan yang
manajemen organisasi. menghasilkan manfaat masa
2. Seiring dengan kemajuan dalam depan.
teori akuntansi sumber daya 2. Penelitian ini dapat menjadi
manusia, perlu dicatat bahwa referensi penelitian akuntansi
beberapa studi telah didasarkan sumber daya manusia
pada penelitian empiris, kasus dan selanjutnya, baik yang
studi lapangan. menggunakan metode kualitatif
maupun kuantitatif.
3. Bagi lembaga pendidikan Hoque, A. S. M. Mahmudul, 2010. Human
penelitian ini hendaknya bisa Resource Accounting, Articlebase,
menjadi pendorong agar Vol 4 No 1, hal 90-97
akuntansi sumber daya manusia
dijadikan mata kuliah wajib bagi Ikhsan, Arfan, 2008. Akuntansi sumber
mahasiswa akuntansi agar Daya Manusia:Suatu Tinjauan
mahasiswa memiliki pengetahuan Penilaian Modal Manusia, Graha
yang mendalam tentang akuntansi Ilmu, YogyakartaIkhsan, Arfan dan
sumber daya manusia. Muhammad Ishak, 2005. Akuntansi
4. Bagi pemerintah penelitian ini Keperilakuan, Salemba Empat,
hendaknya menjadi pendorong Jakarta
agar pemerintah membuat
peraturan tentang perlakuan Ishak, Arep dan Hendri Tanjung, 2002.
terhadap karyawan yang Manajemen Sumber Daya Manusia,
merupakan aset bagi perusahaan Universitas Trisakti, Jakarta
sebagaimana yang telah dilakukan
oleh berbagai negara di dunia. Kumar, S.P., 2009. Human Resource
Accounting, Articlebase, vol 11 No
DAFTAR PUSTAKA 5, hal 100-103

Assistant, 2009. Human Resource Lubis, Arfan Ikhsan, 2009. Akuntansi


Accounting Practices in India. Keperilakuan, Edisi 2, Salemba
http://www.articebase.com/human- Empat, Jakarta
resource-accounting (08 Okt. 2012)
Sudarno, 2010. Akuntansi Sumber Daya
Fakultas Ekonomi Universitas Sumatera Manusia : Perlakuan dan Pengukuran,
Utara, Departemen Akuntansi, 2012. Jurnal Akuntansi Universitas Jember,
Buku Pedoman Penulisan Skripsi Dan Vol 8 No 1
Ujian Komprehensif Program Strata Taymoorluie, Saeed Divkhaar, et all, 2011.
Satu (S1), Fakultas Ekonomi Studi of Human Resource
Universitas Sumatera Utara, Medan Accounting, Interdisciplinary
Journal of Contemporary Research In
Fathoni, Abdurrahmat, 2006. Organisasi Business, Vol 3 No 3
dan Manajemen Sumber Daya
Manusia, Rineka Cipta, Jakarta Warno, 2011. Pencatatan dan Pengakuan
Sumber Daya Manusia dalam
, 2006. Manajemen Akuntansi , Jurnal Sekolah Tinggi
Sumber Daya Manusia, Rineka Cipta, Ilmu Ekonomi Semarang, Vol 3 No 2
Jakarta
Widjaja, Tunggal Amin, 1995. Akuntansi
Flamholtz, E. G., et all, 2002. Human sumber Daya Manusia, Rineka Cipta,
Resource Accounting: A Historical Jakarta
perspective and Future Implication,
Management Decision, Vol 40 No 10, , 1994. Akuntansi
hal 947-954 sumber Daya Manusia :Suatu
Pengantar, Hervarindo, Jakarta