Anda di halaman 1dari 21

Laporan Praktikum Perawatan Pasien dengan Kebutuhan 2016

Khusus - PSIK Universitas Jember

LAPORAN PERTANGGUNG JAWABAN PENYULUHAN KESEHATAN


TENTANG PERAWATAN GIGI DAN MULUT DAN CARA MENGGOSOK
GIGI YANG BENAR

Diajukan untuk memenuhi tugas mata kuliah Kebutuhan Khusus

Oleh

Rizky Bella Mulyaningsasi


NIM 132310101043

KEMENTERIAN RISET, TEKNOLOGI DAN PENDIDIKAN TINGGI


UNIVERSITAS JEMBER
PROGRAM STUDI ILMU KEPERAWATAN
Jl. Kalimantan No.37 Kampus Tegal Boto Jember Telp./Fax (0331) 323450
Laporan Praktikum Perawatan Pasien dengan Kebutuhan 2016
Khusus - PSIK Universitas Jember

BAB I. LATAR BELAKANG

1.1 Analisa Situasi


Mulut tidak hanya sebagai tempat masuknya berbagai macam makanan,
tetapi di mulut juga terjadi proses penghancuran makanan yang melibatkan
beberapa organ dan kelenjar didalamnya seperti gigi. Oleh sebab itu, oral
hygiene atau kebersihan mulut haruslah sangat dijaga. Akibat tidak menjaga
kebersihan mulut akan timbul berbagai macam penyakit seperti penyakit gigi,
rongga mulut, penyakit kelenjar ludah dan rahang.
Gigi merupakan organ manusia yang terpenting. Tanpa gigi, manusia
tidak akan enak dalam mencerna makanan. Gigi berfungsi untuk mengunyah
setiap makanan yang masuk ke mulut untuk diteruskan ke tubuh manusia,
tentunya makanan yang sudah halus. Proses ini akan terus berlangsung mulai
dari masa kanak-kanak sampai dewasa.
Pertumbuhan gigi dimulai dengan tumbuhnya dua gigi seri rahang
bawah pada saat bayi berusia 6-9 bulan disusul dengan gigi seri rahang atas.
Pada usia 7-10 bulan tumbuh dua gigi seri depan kedua (di samping gigi seri
pertama) rahang atas maupun bawah. Kadang gigi seri kedua di rahang bawah
tumbuh lebih dulu sebelum gigi seri kedua rahang atas.
Lalu, satu gigi geraham depan tumbuh pada usia 16-20 bulan. Gigi
taring juga mulai muncul pada usia yang sama. Gigi geraham kedua tumbuh
pada usia 23-30 bulan. Biasanya, anak akan punya gigi susu lengkap (20)
pada usia 3 tahun. Lalu, satu per satu gigi susu itu tanggal dan digantikan gigi
permanen yang jumlahnya 32 buah, yang dimulai saat anak berusia 5-6 tahun
sampai gigi geraham bungsu muncul pada usia 19-22 tahun.
Mulai tumbuhnya gigi merupakan proses penting dari pertumbuhan
seorang anak. Orang tua harus mengetahui cara merawat gigi anaknya
tersebut, dan orang tua juga harus mengajari anaknya cara merawat gigi yang
baik. Walaupun masih memiliki gigi susu, seorang anak harus mendapatkan
perhatian serius dari orang tua. Sebab, kondisi gigi susu akan menentukan
pertumbuhan gigi tetap si anak nanti.
Merawat gigi sejak dini juga menghindari proses kerusakan gigi,
seperti gigi berlubang, keropos, dan pembengkakan pada gusi. Harus
dibiasakan untuk periksa secara rutin ke dokter gigi setiap enam bulan sekali.

1.2 Perumusan Masalah


Berdasarkan latar belakang diatas, maka perumusan masalah dalam
kegiatan yang akan dilakukan ini adalah bagaimana cara merawat gigi dan
mulut dan cara menggosok gigi yang benar
Laporan Praktikum Perawatan Pasien dengan Kebutuhan 2016
Khusus - PSIK Universitas Jember

BAB II. TUJUAN DAN MANFAAT


2.1 Tujuan
2.1.1 Tujuan Umum
Kegiatan pendidikan kesehatan ini bertujuan untuk memberi
pengetahuan dan mengajarkan pada anak usia sekolah tentang kebersihan
gigi dan mulut dan cara menggosok gigi yang benar

2.1.2 Tujuan Khusus


1. mampu menjelaskan tentang pengertian menggosok gigi
2. mampu menjelaskan tentang tujuan menggosok gigi
3. mampu menjelaskan tentang cara kerja gosok gigi yang benar
4. mampu mengikuti gerakan menggosok gigi yang benar
5. mampu mengikuti dan mendemonstrasikan gerakan menggosok gigi
yang benar

2.2 Manfaat
2.2.1 Menambah pengetahuan tentang manfaat menggosok gigi
2.2.2 Menambah keterampilan dalam mempraktikkan gosok gigi dengan
tepat dan benar
Laporan Praktikum Perawatan Pasien dengan Kebutuhan 2016
Khusus - PSIK Universitas Jember

BAB III. KERANGKA PENYELESEIAN MASALAH


3.1 Dasar pemikiran
Kesehatan gigi dan mulut aalah sangat penting karena gigi dan gusi yang
rusak dan tidak dirawat akan menyebabkan rasa sakit, gangguan pengunyahan an
apat mengganggu kesehatan tubuh lainnya. Mulut merupakan suatu tempat yang
sangat ideal bagi perkembangan bakteri. Bila tidak dibersihkan engan baik dan
benar, sisa makanan yang terselip bersama bakteri akan bertambah banyak dan
membentuk koloni yang disebut plak, yaitu lapisan film tipis, lengket an tidak
berwarna. Juga dapat menyebabkan gigi berlubang.
Plak merupakan tempat pertumbuhan bagi bakteri yang dapat
memproduksi asam. Jika tiak disingkirkan dengan melakukan penyikatan gigi,
asam tersebut akhirnya akan menghancurkan email gigi dan akhirnya akan
menyebabkan gigi berlubang. Selain itu plak ini juga berpengaruh terhadap
kesehatan jaringan pendukung gigi seperti gusi dan tulang
pendukungnya. Hal ini disebabkan oleh bakteri yang menempel pada plak diatas
permukaan gigidan di atas garis gusi. Kuman- kuman pada plak
menghasilkan racun yang merangsang gusi sehingga terjadi radang gusi,
dan gusi menjadi mudah berdarah. Menyikat gigi adalah cara untuk
membersihkankotoran lunak pada permukaan gigi dan gusi

3.2 kerangka penyeleseian

Pemateri menyampaikan
materi tentang menggosok
gigi yang benar

Pemateri memberikan contoh Cara


menggosok gigi yang di ikuti oleh klien
Motivasi Klien selama
penyuluhan

Klien menstimulasikan sendiri


latihan menggosok gigi

Klien mampu menjelaskan tentang


latihan menggosok gigi
Laporan Praktikum Perawatan Pasien dengan Kebutuhan 2016
Khusus - PSIK Universitas Jember

BAB IV. RENCANA PELAKSANAAN KEGIATAN

4.1 Realisasi Penyeleseian Masalah


Pendidikan kesehatan merupakan upaya untuk memberikan pengalaman
belajar atau menciptakan suatu kondisi bagi lansia untuk menerapkan cara-
cara hidup sehat dalam realisasi penyelesaian masalah mengenai kebersihan
gigi dan mulut dan cara menggosok gigi yang benar
4.2 Khalayak Sasaran
Khalayak sasaran pada kegiatan pendidikan kesehatan ini yaitu anak usia
sekolah
4.3 Metode Yang Digunakan
1. jenis model pembelajaran: ceramah
2. landasan teori : diskusi
3. langkah pokok
a. Menciptakan suasana pertemuan yang baik
b. Mengajukan masalah
c. Mengidentifikasi pilihan tindakan
d. memberi komentar
e. Menetapkan tindak lanjut

Pemateri

Peserta lain

BAB V. HASIL KEGIATAN

5.1 ANALISIS EVALUASI DAN HASIL-HASILNYA


5.1.1 Evaluasi Struktur
a. Kegiatan menggosok gigi yang benar dilakukan pada klompok anak usia
sekolah pada hari Senin tanggal 25 Oktober 2016 pukul 15.15 WIB;
b. Pemateri menuju tempat dilakukannya penyuuhan kegiatan menggosok
gigi yang benar di Kecamatan Sumbersari Kabupaten Jember Propinsi
Jawa Timur;
c. Persiapan lain yang dilakukan yaitu menyiapkan alat yaitu sikat gigi;
d. Persiapan untuk kegiatan menggosok gigi yang benar untuk kelompok
anak usia sekolah terdiri dari format pengkajian, SAP, SOP, leaflet, lembar
daftar hadir dan berita acara;
Laporan Praktikum Perawatan Pasien dengan Kebutuhan 2016
Khusus - PSIK Universitas Jember

e. Salah satu anak usia sekolah mengizinkan diadakan kegiatan menggosok


gigi yang benar di rumahnya;
f. Telah terbina hubungan saling percaya antara pemateri dengan kelompok
anak usia sekolah di Kecamatan Sumbersari Kabupaten Jember.

5.1.2 Evaluasi Proses


a. Klien antusias dan mau untuk mengikuti segala rangkaian kegiatan dengan
baik;
b. Klien tampak bahagia dalam mengikuti prosedur yang sudah dibuat dari
awal sampai akhir acara.

5.1.3 Evaluasi Hasil


a. Klien merasa senang karena kelompok anak usia sekolah dapat melakukan
gosok gigi sendiri;
b. Klien memahami dan mengerti bagaimana cara menggosok gigi yang
benar dengan benar;
c. Klien mampu mendemonstrasikan cara melakukan menggosok gigi yang
benar dengan tepat.

5.2 FAKTOR PENDORONG


a. Klien belum pernah mendapat penyuluhan: menggosok gigi yang benar
sehingga klien antusias selama kegiatan berlangsung
b. Klien kooperatif selama proses penyuluhan berlangsung

5.3 FAKTOR PENGHAMBAT


a. Pemateri kesusahan dalam mencari kelompok anak usia sekolah
b. Kesiapan waktu yang sedikit mundur
Laporan Praktikum Perawatan Pasien dengan Kebutuhan 2016
Khusus - PSIK Universitas Jember

BAB VI. KESIMPULAN DAN SARAN

6.1 KESIMPULAN
Menggosok gigi sangat penting dilakukan karena gigi dan gusi yang rusak
dan tidak dirawat akan menyebabkan rasa sakit, gangguan pengunyahan an apat
mengganggu kesehatan tubuh lainnya. Mulut merupakan suatu tempat yang sangat
ideal bagi perkembangan bakteri. Bila tidak dibersihkan engan baik dan benar,
sisa makanan yang terselip bersama bakteri akan bertambah banyak dan
membentuk koloni yang disebut plak, yaitu lapisan film tipis, lengket an tidak
berwarna. Juga dapat menyebabkan gigi berlubang.
Gigi yang berlubang disebabkan oleh bakteri yang menempel pada plak
diatas permukaan gigi dan di atas garis gusi. Kuman- kuman pada plak
menghasilkan racun yang merangsang gusi sehingga terjadi radang gusi,
dan gusi menjadi mudah berdarah. Menyikat gigi adalah cara untuk
membersihkan kotoran lunak pada permukaan gigi dan gusi.

6.2 SARAN

6.2.1 Bagi Sasaran


a. Kelompok anak usia sekolah dapat melakukan menggosok gigi yang benar
untuk mengindari kerusakan gigi;
b. Agar kelompok anak usia sekolah selalu mengingat langkah langkah
menggosok gigi yang baik dengan benar.

6.2.2 Bagi Masyarakat


a. Masyarakat diharapkan berperan aktif dalam pecegahan gigi berlubang
pada anak usia sekolah;
b. Masyarakat juga harus bisa untuk melakukan menggosok gigi yang benar.

6.2.3 Bagi Tenaga Kesehatan


Tenaga kesehatan sebagai edukator untuk memberikan informasi kepada
anak usia sekolah untuk mencegah gigi berlubang
Laporan Praktikum Perawatan Pasien dengan Kebutuhan 2016
Khusus - PSIK Universitas Jember

DAFTAR PUSTAKA

https://www.academia.edu/4472861/PENTINGNYA_MENJAGA_KESEHATAN
_GIGI_DAN_MULUT
https://www.academia.edu/9667214/MATERI_KESEHATAN_GIGI_DAN_MUL
UT
Depertemen Kesehatan RI, Dirjenyanmed, 1991. Prosedur Perawatan Dasar,
Direktorat rumah salit dan pendidikan
Potter, P.A., Pery, A.G.,1996, Fundamentals of Nursing,St.
Louis, Mosby Company.
Rider, J.,et.al,1995, Modules for Basic Nursing Skills, Philadelphia, Lippincott.
Smeltzer, S.C., Bare, B.G.,2002, Keperawatan Medikal Bedah Brunner dan
Studdarth, Alih Bahasa : Monica Ester, EGC; Jakarta

Lampiran:
Lampiran 1 : Berita Acara
Lampiran 2 : Daftar Hadir
Lampiran 3 : Satuan Acara Penyuluhan (SAP)
Lampiran 4 : Standar Operasional Prosedur (SOP) bila ada
Lampiran 5 : Materi
Lampiran 6 : Media Leaflet
Lampiran 7 : Foto Kegiatan
Laporan Praktikum Perawatan Pasien dengan Kebutuhan 2016
Khusus - PSIK Universitas Jember

Lampiran 1 : Berita Acara

KEMENTERIAN RISET, TEKNOLOGI DAN


PENDIDIKAN TINGGI
UNIVERSITAS JEMBER
PROGRAM STUDI ILMU KEPERAWATAN
T.A 2015/2016

BARITA ACARA
Pada hari ini, Senin tanggal 25 bulan Oktober tahun 2016 jam 15.15 s/d 15.45
WIB lingkungan Sumbersari telah dilaksanakan Kegiatan Pendidikan Kesehatan
tentang Cara menggosok gigi yang benar pada anak sekolah oleh Mahasiswa
Program Studi Ilmu Keperawatan Universitas Jember. Kegiatan ini diikuti oleh 3
.orang (daftar hadir terlampir).

Jember, 25 Oktober 2016

Mengetahui,

Dosen Pembimbing
Kebutuhan Khusus
PSIK Universitas Jember

Ns. Latifa aini s, M.Kep.,Sp.Kom


NIP 19710926 200912 2 001
Laporan Praktikum Perawatan Pasien dengan Kebutuhan 2016
Khusus - PSIK Universitas Jember

Lampiran 2: Daftar Hadir

KEMENTERIAN RISET, TEKNOLOGI DAN


PENDIDIKAN TINGGI
UNIVERSITAS JEMBER
PROGRAM STUDI ILMU KEPERAWATAN
T.A 2015/2016

DAFTAR HADIR
Kegiatan Pendidikan Kesehatan tentang Menggosok gigi yang benar pada lansia
pada : Hari senin tanggal 9 bulan November tahun 2015 jam 15.15 s/d 15.45
bertempat di rumah Anak usia sekolah kecamatan Sumbersari Kabupaten / Kota
Jember Propinsi Jawa Timur.

TANDA
NO. NAMA ALAMAT
TANGAN

1. 1.

2. 2.

3. 3.

Jember, 9 November 2015

Mengetahui,

Dosen Pembimbing
Kebutuhan Khusus
PSIK Universitas Jember

Ns. Latifa aini s, M.Kep.,Sp.Kom


NIP 19710926 200912 2 001
Laporan Praktikum Perawatan Pasien dengan Kebutuhan 2016
Khusus - PSIK Universitas Jember

Lampiran 3: SAP

SATUAN ACARA PENYULUHAN

Topik/materi : Cara Menggosok gigi yang benar


Sasaran : anak usia sekolah
Waktu : 15.15 s/d 15.45
Hari/ Tanggal : Senin, 25 Oktober 2016
Tempat : Rumah Mashilla

1. Standar Kompetensi
Setelah dilakukan pendidikan kesehatan dan pelatihan menggosok gigi yang
benar, sasaran akan dapat mengerti dan memahami tentang pentingnya
menggosok gigi yang benar.

2. Kompetensi Dasar
Setelah dilakukan pendidikan kesehatan dan demonstrasi selama 30 Menit
sasaran akan mampu:
a. Menjelaskan tentang manfaat menggosok gigi yang benar;
b. Mengikuti gerakan latihan menggosok gigi yang benar;
c. Mendemonstrasikan gerakan dalam menggosok gigi yang benar;
d. Melakukan menggosok gigi yang benar secara rutin.

3. Pokok Bahasan
Menggosok gigi yang benar

4. Subpokok Bahasan
a. Menjaga kebersihan gigi dan mulut: menggosok gigi yang benar

5. Waktu
1x30 Menit

6. Bahan/ Alat yang digunakan


Leaflet
Musik/ audio visual

7. Model Pembelajaran
a. Jenis Model Pembelajaran : Pertemuan Kelompok
b. Landasan Teori : Konstruktivisme
c. Landasan Pokok :
1. Menciptakan suasana ruangan yang baik
2. Mengajukan masalah
3. Membuat keputusan nilai personal
Laporan Praktikum Perawatan Pasien dengan Kebutuhan 2016
Khusus - PSIK Universitas Jember

4. Mengidentifikasi pilihan tindakan


5. Memberi komentar
6. Menetapkan tindak lanjut

8. Setting Tempat
keterangan:
1. Peserta

2. Pemateri

3. Dosen penguji

9. Persiapan
Penyuluh mencari materi tentang Kebersihan gigi dan mulut: menggosok gigi
yang benar

10. Kegiatan Pendidikan Kesehatan


Tindakan
Proses Kegiatan Waktu
Kegiatan peserta
Penyuluhan
Pendahuluan 1. Salam pembuka Memperhatikan 3 Menit
2. Memperkenalkan
diri
3. Menjelaskan
tujuan umum dan
tujuan khusus
Penyajian 1. Menjelaskan Memperhatikan, 24 menit
materi tentang: menganggapi
a. latihan dengan pertanyaan
menggosok
gigi yang
benar:
menggosok
gigi yang
benar
2. Memberikan
kesempatan pada
anak-anak untuk
bertanya
3. Menjawab
pertanyaan
Laporan Praktikum Perawatan Pasien dengan Kebutuhan 2016
Khusus - PSIK Universitas Jember

4. Memberikan
kesempatan
kepada anak-
anak untuk
menjelaskan
kembali dan
mempraktikan
materi yang
sudah
disampaikan
Penutup 1. Menyimpulkan Memperhatikan 3 menit
materi yang telah dan menanggapi
diberikan
2. Mengevaluasi
hasil pendidikan
kesehatan
3. Memberikan
leaflet tentang
menggosok gigi
yang benar
4. Salam penutup

11. Evaluasi
1. Evaluasi Struktur
a. Materi yang akan disajikan terkait pendidikan kesehatan mengenai
menggosok gigi yang benar siap disajikan
b. Tempat yang akan digunakan untuk melakukan latihan siap digunakan
c. Persiapan mahasiswa telah dilakukan
d. Persiapan Anak usia sekolah dan keluarga telah dilakukan

2. Evaluasi Proses
a. Proses penyuluhan dan demonstrasi latihan menggosok gigi yang
benar, pemberian materi kepada anak usia sekolah berjalan dengan
lancar mulai dari awal hingga akhir latihan sesuai dengan yang
diharapkan
b. Anak usia sekolah dan keluarga kooperatif selama dilakukan
Menggosok gigi yang benar
c. Tujuan umum dan tujuan khusus tercapai setelah melakukan gosok
gigi yang benar dilaksanakan

3. Evaluasi Hasil
Setelah mendapatkan asuhan keperawatan pasien dan keluarga mampu:
a. Menjelaskan pengertian, tujuan, indikasi dan kontraindikasi, serta
manfaat Menggosok gigi yang benar
b. Mengetahui dan mampu mempraktikkan langkah-langkah Menggosok
gigi yang benar
c. Melakukan konseling untuk membantu klien dalam mengemukakan
masalah yang dihadapi
Laporan Praktikum Perawatan Pasien dengan Kebutuhan 2016
Khusus - PSIK Universitas Jember
Laporan Praktikum Perawatan Pasien dengan Kebutuhan 2016
Khusus - PSIK Universitas Jember

Lampiran 4: SOP

STANDAR OPERASIONAL PRODUSER (SOP)

MENGGOSOK GIGI YANG BENAR PADA ANAK


USIA SEKOLAH
PSIK
UNIVERSITAS
JEMBER

NO DOKUMEN: NO REVISI: HALAMAN:


PROSEDUR TETAP
TANGGAL
DITETAPKAN OLEH:
TERBIT:
1. Pengertian Menggosok gigi yang benar merupakan Membersihkan gigi
dari kotoran / sisa makanan dengan menggunakan sikat gigi
dan pasta gigi
2. Tujuan a. Supaya mulut dan gigi
tetap sehat, bersih dan tidak berbau.
b. Mencegah terjadinya
infeksi, misalnya stomatitis, caries gigi dll
c. Memberikan perasaan
segar pada klien
d. Mempertinggi daya tahan
tubuh.
3. Indikasi -
4. Kontraindikasi -
5. Persiapan pasien a. Sebaiknya sebelum dan setelah melakukan gerakan
pemanasan terlebih dahulu.

b. Berikan gerakan-gerakan kecil terlebih dahulu, seperti


beri gerakan pada daerah punggung ,kaki, dan tangan

c. Senam ini bisa dilakukan dalam posisi berdiri.


6. Persiapan alat a. Handuk dan pengalas
b. Sikat gigi
c. Pasta gigi
d. Sedotan
e. Gelas untuk kumur yang
berisi air bersih
f. Tissue
Laporan Praktikum Perawatan Pasien dengan Kebutuhan 2016
Khusus - PSIK Universitas Jember

7. Cara kerja a. Siapkan sikat dan pasta gigi yang sesuai dengan ukuran
b. Kumur-kumur sebelum menyikat gigi
c. Sikat semua permukaan gigi dengan gerakan maju
mundur dan pendek-pendek selama 2 menit dan
sedikitnya 8 kali gosokan untuk setiap permukaan.
d. Sikat permukaan gigi yang menghadap ke bibir dan pipi
e. Sikat permukaan gigi yang menghadap ke langit-langit/
lidah
f. Sikat permukaan gigi yang dipakai mengunyah
g. Setelah semua permukaan gigi selesai disikat, kumurlah
secukupnya.

Hasil: Subyektif:
a. Klien mengatakan mulut lebih segar

Obyektif
a. Mulut klien harum
b. Klien tampak segar

B. Hal yang perlu diperhatikan:


1. Perhatikan respon ketidaknyaman klien saat melakukan menggosok gigi
yang benar
2. Kaji gerakan lansia setelah melakukan menggosok gigi yang benar
Laporan Praktikum Perawatan Pasien dengan Kebutuhan 2016
Khusus - PSIK Universitas Jember

Lampiran 5: Materi

PERAWATAN KESEHATAN GIGI DAN MULUT


Cara Menggosok Gigi yang Benar

1. Bagian-Bagian Terpenting Mulut


a. Bibir
Disebut juga tepi mulut. Bibir terdiri atas bibir atas dan bawah titik
pertemuan antara bibir atas dan bawah disebut sudut mulut.
Fungsi:
a. Menjaga jangan sampai makanan dan minuman tercecer keluar
mulut.
b. Merasakan panas dinginnya makanan dan minuman.
c. Berbicara dengan jelas.
b. Lidah
Terdiri atas otot-otot dan dapat digerakkan. Pada bagian atas dari lidah
ada tonjolan-tonjolan kecil. Tonjolan kecil merupakan alat pengecap
dan perasa.
c. Gigi
Bagian yang terlihat hanya sebagian dari seluruh gigi yang disebut
mahkota gigi. Sebagian tertanam di dalam rahang. Bagian yang tidak
terlihat disebut akar gigi. Akar gigi ini diikat oleh tulang rahang
dengan benang-benang yang sangat halus . karena akar gigi ini diikat
pada tulang rahang maka gigi tidak pernah capek.
Fungsi gigi:
a. Memotong, mencabik dan menghaluskan makanan.
b. Mengucapkan kata-kata dengan jelas
c. Mendorong pertumbuhan-pertumbuhan rahang sehingga bentuk
wajah menjadi harmonis.
d. Gusi
Daging disekitar gigi disebut gusi. Biasanya berwarna merah muda,
tetapi kadang-kadang ada juga yang berwarna agak kecoklatan, warna
Laporan Praktikum Perawatan Pasien dengan Kebutuhan 2016
Khusus - PSIK Universitas Jember

ini disebabkan dalam gusi terdapat zat pewarna yang disebut pigmen.
Gusi yang sehat meekat erat di gigi. Pinggiran dari gusi yangsehat
kelihatan tipis dan mengkilat.

2. Penyakit Gigi Dan Mulut


a. Penyakit gigi yang sering dijumpai
1. Gigi berlubang (keropos)
2. Gigi berdarah (radang)
b. Kebiasaan yang tidak baik yang menyebabkan penyakit
1. Kebiasaan menghisap jari sehingga bibir bawah dapat
menyebabkan gigi depan atas depan mendongos.
2. Menggigit benang , membuka tutup botol dan gigi dapat
menyebabkan gigi patah.

3. Pencegahan Penyakit
a. Sikat gigi minimal dua kali sehari sehabis makan dan sebelum
tidur.
b. Sikat gigi teratur dan benar dapat menghilangkan plak dari
permukaan gigi
c. Menggunakan pasta gigi yang mengandung flour dapat
menguatkan gigi
d. Hindari kebiasaan makan jenis makanan yang merusak gigi
(permen, dodol, coklat, dsb) biasakanlah makan sayuran dan buah-
buahan.
e. Periksakan gigi minimal 6 bulan sekali.

4. Cara Menyikat Gigi Yang Benar


a. Siapkan sikat dan pasta gigi yang sesuai dengan ukuran
b. Kumur-kumur sebelum menyikat gigi
c. Sikat semua permukaan gigi dengan gerakan maju mundur dan
pendek-pendek selama 2 menit dan sedikitnya 8 kali gosokan
untuk setiap permukaan.
d. Sikat permukaan gigi yang menghadap ke bibir dan pipi
e. Sikat permukaan gigi yang menghadap ke langit-langit/ lidah
f. Sikat permukaan gigi yang dipakai mengunyah
g. Setelah semua permukaan gigi selesai disikat, kumurlah
secukupnya.
Laporan Praktikum Perawatan Pasien dengan Kebutuhan 2016
Khusus - PSIK Universitas Jember

Lampiran 6 : media leaflet


Laporan Praktikum Perawatan Pasien dengan Kebutuhan 2016
Khusus - PSIK Universitas Jember

Lampiran 7: Foto kegiatan