Anda di halaman 1dari 1

A.

Etiologi
Cerebral palsy disebabkan oleh kerusakan yang tidak progresif pada otak
akibat adanya lesi pada otak. Penyebab dari cerebral palsy hanya dapat diidentifikasi
sebesar 10-50% dari semua kasus. Riwayat dahulu anak memungkinkan
meningkatkan resiko terjadinya cerebral palsy. Penyebab terjadinya cerebral palsy
dapat dikaitkan dengan faktor resiko prenatal, perinatal dan post natal, namun
sebagian besar kasus tidak diketahui penyebabnya12.
Prematur dan bayi lahir dengan berat badan rendah merupakan faktor resiko
yang paling sering terjadi. Resiko postnatal sangat berperan besar terhadap faktor
resiko terjadinya cerebral palsy8. Berat lahir rendah meningkatkan resiko terinfeksi
rubella, herpes simplex, toxoplasma dan citomegalovirus yang dapat menembus
plasenta dan menginfeksi fetus yang nantinya akan berefek terhadap kerusakan
sistem saraf pusat yang berat. Eclampsia atau atau penyakit ibu yang berat lainnya,
hipotermia, hipoglikemia dapat menurunkan kadar oksigen atau nutrien pada fetus
atau meningkatkan produksi toksin yang secara tidak langsung akan mempengaruhi
kerusakan dari sistem saraf pusat. Multigravida juga dapat meningkatkan resiko
terjadinya cerebral palsy. Peningkatan produksi bilirubin yang berlebihan pada bayi
baru lahir juga dapat meningkatkan terjadinya cerebral palsy. Bayi yang mempunyai
faktor resiko tersebut harus dilakukan pengawasan4.