Anda di halaman 1dari 3

Motor grader adalah alat berat yang digunakan untuk meratakan jalan, membentuk jalan (grading) yang

dibiasa digunakan dalam proyek pembangunan jalan. Motor grader merupakan salah satu alat berat
yang sangat penting untuk konstruksi jalan. Grader juga dapat digunakan untuk pengupasan lapisan atas
yang hendak dibuang, atau dikurangi, mencampur material dan meratakan/ menyebarkannya lagi.
Meratakan area dengan grader sangat diperlukan untuk pemadatan yang sempurna oleh compactor.

Grader mempunyai roda dari karet sehingga dapat dikendarai di jalanan beraspal, 4 wheel drive dengan
transmisi otomatis. Grader juga berbeda dari alat berat yang lain, karena hasil akhirnya merupakan
visualisasi dari sang operator.

Salah satu skill yang membedakan operator grader professional dan pemula adalah kemampuan untuk
memvisualisasikan hasil akhir yang sempurna, tikungan, kemiringan, tanjakan dan turunannya dan
membentuk jalanan sesuai dengan visualisasi tersebut.

1. Fungsi Motor Grader

a. Membuat jalan, seperti membentuk jalan (grading)

b. Meratakan jalan, dan finishing

Motor grader adalah sebuah traktor roda dengan dilengkapi peralatan kerja (work equipment) seperti:

1. Blade yang berfungsi untuk meratakan tanah,

2. Scarifier yang dipasang pada bagian depan blade digunakan untuk memecah material-material

keras

3. Ripper yang dipasang pada bagian belakang alat yang berguna juga untuk memecah

material-material keras.

Bagian-bagian Motor Grader


1. Blade lift cylinder

2. Drawbar lift cylinder

3. Cab

4. Rear wheel

5. Ripper

6. Articulate cylinder

7. Blade

8. Front wheel

9. Head lamp

Perlengkapan Kerja

Pada sebuah motor grader ada beberapa perlengkapan kerja yang digunakan, seperti dibawah ini:

1. Front blade

Front blade sangat dibutuhkan untuk pekerjaan- pekerjaan spreading (penaburan) yang sulit.

2. Front pull hook

Front pull hook dipasang dibagian depan alat yang berfungsi untuk menarik. Terdapat dua tipe hook,
yaitu front weight with nails dan Ushape bracket welded on front axle. Jika front attachment, seperti
front blade dipasang, maka hook tersebut tidak tersedia.

3. Push plate

Komponen ini digunakan untuk menumbangkan pohon atau mendorong alat lain pada saat terjebak
dalam lumpur. Push plate juga berfungsi sebagai pemberat (counterweight) untuk menjaga agar roda
depan tidak terangkat pada saat alat tersebut digunakan untuk melakukan pekerjaan

ripping.

4. Scarifier
Scarifier digunakan untuk menggali material-material keras seperti aspal atau lapisan es yang tidak
mampu digali dengan menggunakan blade. Banyaknya jumlah gigi yang terdapat pada scarifier
tergantung pada kekerasan material yang akan digali.

5. Extension blade

Dengan menggunakan extension blade ini, blade dapat diperpanjang baik satu sisi maupun kedua sisi.
Pekerjaan yang dilakukan dapat lebih efisien tetapi hanya dapat digunakan untuk pekerjaan-pekerjaan
ringan saja.

6. Hydraulic blade tip control

Dengan adanya hydraulic blade tip control, maka sudut potong blade dapat diatur secara hidrolik
melalui kabin operator.

7. Rear mounted ripper

Ripper ini digunakan untuk menggali batu atau material keras yang tidak dapat dikerjakan dengan
menggunakan scarifie